Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Buru mulai memanaskan mesin organisasi.
Memasuki awal Oktober 2026, PPP Buru menyiapkan agenda penyiapan lahan untuk pembangunan kantor partai secara permanen.
Plt. Ketua DPC PPP Kabupaten Buru, La Lidu, mengatakan agenda tersebut menjadi salah satu langkah awal yang akan dilakukan di tengah penantian terhadap kepastian pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP.
“Agenda awal Oktober adalah penyiapan lahan untuk pembangunan kantor PPP permanen,” kata La Lidu, Selasa, (29/9/2026)
Menurutnya, pembangunan kantor permanen tidak sekadar menyangkut fasilitas organisasi, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi dan konsolidasi PPP di Kabupaten Buru.
Di sisi lain, agenda Muswil PPP hingga kini belum memiliki kepastian waktu. DPC PPP Buru masih menunggu surat resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai dasar pelaksanaan agenda tersebut.
“Saat ini kami masih menunggu surat dari DPP terkait agenda Muswil,” ujar La Lidu.
Meski Muswil masih menunggu keputusan DPP, roda organisasi di tingkat cabang tidak berhenti. DPC PPP Buru memilih tetap bergerak dengan menyiapkan sejumlah agenda strategis, termasuk pembangunan kantor permanen.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa PPP Buru tidak ingin larut dalam penantian agenda Muswil. Konsolidasi organisasi tetap dijalankan, sementara keputusan mengenai Muswil sepenuhnya menunggu instruksi resmi dari DPP.
Bagi PPP Buru, awal Oktober bukan sekadar pergantian bulan. Itu menjadi momentum untuk mulai membangun rumah organisasi—secara fisik sekaligus memperkuat konsolidasi politik di tingkat daerah.