Probolinggo, Mediaistana.com
Pemerintah Kota Probolinggo resmi meluncurkan Gerakan Literasi GERBANG SERIBU. Targetnya: melahirkan 10 ribu buku karya pelajar SD dan SMP se-Kota Probolinggo.
Peluncuran dilakukan Wali Kota dr. Aminuddin di Aula SMPN 9, Jalan Cokroaminoto. Hadir Kepala Disdikbud Setyorini Sayekti, Kepala Disperpusip Slamet Swantoro, pengawas sekolah, dan 115 penulis muda, Kamis (6/8/2026).
Acara pembukaan dimeriahkan pagar betis kehormatan dari siswa Pramuka, OSIS, Adiwiyata, PMR dan Jurnalistik, lengkap dengan atraksi semaphore.
Kepala Disdikbud Setyorini Sayekti mengatakan, Gerbang Seribu bertujuan menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Sekaligus mengasah kemampuan membaca, menulis, dan literasi digital peserta didik.
Hasil karya siswa nantinya diterbitkan dalam bentuk e-book. Mulai tahun depan sudah bisa diakses di perpustakaan digital Disperpusip, ujarnya.
Program ini juga mendukung prioritas Kemendikdasmen dalam penguatan budaya literasi.
Sebagai tanda dimulainya gerakan, Wali Kota melakukan penandatanganan dokumen peluncuran Gerbang Seribu. Itu sekaligus menandai bergulirnya Gerakan Literasi 10 Ribu Buku di Kota Probolinggo.
Wali Kota dr. Aminuddin mengapresiasi program tersebut. Menurutnya literasi bukan hanya soal baca-tulis, tapi juga membangun karakter dan cara berpikir generasi muda.
Saya ajak seluruh anak Kota Probolinggo berkarya. Mari buktikan kita mampu melahirkan penulis-penulis hebat, tegasnya.
Bahkan Wali Kota berkomitmen menghadirkan Museum Rekor Dunia Indonesia – MURI jika target 10 ribu buku tercapai. Ia juga berharap karya anak-anak Probolinggo bisa diterjemahkan ke bahasa internasional.
Dari merekalah akan lahir generasi unggul yang bawa nama baik daerah dan bangsa, tambahnya.

Rangkaian Gerbang Seribu berlangsung 4-6 Agustus. Peserta dibekali teknik menulis oleh pegiat literasi Sudarmanto, Sandi Purwanto, Ida Iyatul Uliyah, dan Riska Amalia.
Salah satu peserta, Fara dari SMPN 1, mengaku bangga. Senang bisa belajar langsung. Semoga bisa hasilkan buku bermanfaat dan ajak teman-teman gemar menulis, katanya.
Di akhir acara, Wali Kota juga menerima replika Kelabang Songo dan buku Kelabang ll karya siswa SMPN 4. Buku 114 halaman itu mengulas sejarah kesenian musik tradisional khas Probolinggo.