Mediaistana.com || Kota Bogor, Jabar
Kegiatan monitoring pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) secara mandiri dilakukan di sepanjang Jalan KH Abdullah Bin Nuh, tepatnya di samping dealer Daihatsu, wilayah Kecamatan Bogor Barat, Jumat (24/04/2026).
Monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Bogor Barat bersama jajaran terkait. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memastikan proses pembongkaran lapak dilakukan secara mandiri oleh para PKL tanpa adanya tindakan penertiban paksa. Sejumlah pedagang terlihat mulai membongkar lapaknya secara sukarela sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan yang telah disosialisasikan sebelumnya.
Kasi Trantib Kecamatan Bogor Barat juga menyampaikan imbauan tegas namun persuasif kepada para PKL yang hingga saat ini belum melakukan pembongkaran. Mereka diminta segera membongkar lapaknya secara mandiri guna menghindari penertiban lanjutan oleh petugas.
“Pembongkaran ini diharapkan dilakukan secara sadar dan mandiri oleh para pedagang, sebagai bentuk dukungan terhadap penataan kota yang lebih baik,” ujarnya di sela kegiatan monitoring.
Penataan kawasan Jalan KH Abdullah Bin Nuh ini dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan, meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, serta menjaga estetika lingkungan. Pemerintah setempat berharap para PKL dapat bekerja sama demi terciptanya ketertiban dan keteraturan di ruang publik.
Kegiatan monitoring berjalan dengan kondusif, tanpa adanya penolakan berarti dari para pedagang. Petugas akan terus melakukan pengawasan secara berkala hingga seluruh lapak yang berada di lokasi tersebut dapat ditertibkan secara mandiri.