BerandaBeritaPerluas Akses PAUD ke Daerah Terpencil, Probolinggo Latih 40 Guru Model TK-SD...

Perluas Akses PAUD ke Daerah Terpencil, Probolinggo Latih 40 Guru Model TK-SD Satu Atap

Surabaya, Mediaistana.com
Pemkab Probolinggo bersama Program INOVASI dan Kemendikdasmen RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru PAUD/TK–SD Satu Atap di Harris Hotel & Conventions Gubeng, Kamis-Sabtu (4-6/6/2026). Program ini untuk memperluas layanan PAUD di wilayah yang belum punya TK/PAUD memadai.

Sebanyak 40 peserta ikut pelatihan. Pesertanya guru kelas awal sekolah multigrade, calon guru PAUD/TK, pengawas sekolah, dan perwakilan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo.

Bimtek ini tindak lanjut asesmen kebutuhan pendidikan di Probolinggo. Hasilnya menunjukkan masih ada daerah yang minim layanan PAUD. Pendekatan TK–SD Satu Atap dipilih sebagai strategi agar anak bisa belajar lebih dekat dan merata.

Pembukaan dihadiri Direktur Guru PAUD & PNF Ditjen GTK Kemendikdasmen Saiful Bari bersama Kepala Disdikdaya Probolinggo Hary Tjahjono.

Selama 3 hari, peserta dapat materi konsep PAUD, karakteristik anak usia dini, pembelajaran lewat bermain, disiplin positif, media kreatif, penilaian perkembangan, hingga praktik microteaching.

Provincial Manager INOVASI Jatim M. Adri Budi Sulistyo menyebut penguatan PAUD adalah fondasi kualitas pendidikan dasar. Lewat kolaborasi pemda, sekolah, komunitas, dan mitra, kami harap lebih banyak anak dapat akses belajar berkualitas sejak dini, ujarnya.

Hary Tjahjono menegaskan komitmen Pemkab Probolinggo mendukung Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk 1 tahun pra-sekolah. Usia dini adalah golden age penentu masa depan. Kami gandeng INOVASI inisiasi TK-SD Satu Atap agar tak ada anak tertinggal, katanya.

Strategi yang dipakai adalah “Dari Multigrade ke Multilayanan”. Model ini lahir dari sukses kelas rangkap di daerah terpencil. Layanannya tak hanya belajar, tapi juga mutu pembelajaran, manajemen sekolah, kesehatan-gizi, perlindungan anak, dan parenting.

Saiful Bari mengapresiasi inisiatif Probolinggo. Ia menilai model TK-SD Satu Atap bisa jadi best practice nasional untuk kebijakan wajib belajar 1 tahun pra-sekolah.

Model ini inovasi tepat untuk menjangkau wilayah tanpa PAUD. Terobosan Probolinggo bisa kami diseminasikan ke daerah lain dengan keterbatasan serupa, tegasnya.

Melalui Bimtek ini, Pemkab Probolinggo menguatkan komitmennya: perluas akses PAUD sebagai fondasi mencetak generasi berkualitas, sejalan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!