Jakarta – Indonesia, 13 Juli 2026. Direktur Politik Anak Muda Indonesia (POLAM-INDONESIA), A. ANDAR KAREPESINA, menilai kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menerapkan Biosolar B50 secara nasional sebagai sebuah langkah penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian energi.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan Biosolar B50 secara nasional. Hal tersebut menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia dalam mengolah kekayaan sumber daya alamnya sendiri melalui pemanfaatan teknologi yang dikembangkan oleh anak-anak bangsa.
Penerapan Biosolar B50 merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM), memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia demi kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo juga menegaskan tekadnya agar Indonesia menjadi bangsa yang semakin mandiri, termasuk dalam memenuhi kebutuhan energi secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi dalam negeri.
“Perjalanan kita tentu masih panjang. Masih banyak yang harus kita kerjakan. Namun, hari ini adalah sebuah langkah penting menuju Indonesia yang lebih mandiri, lebih tangguh, dan semakin sejahtera.”
POLAM-INDONESIA memandang kebijakan ini sebagai bagian dari upaya membangun fondasi kemandirian nasional melalui penguatan sektor energi, peningkatan kapasitas industri dalam negeri, serta pemanfaatan inovasi karya anak bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat.
#POLAM-INDONESIA,UNTUK PERSATUAN UNTUK INDONESIA