Kab. Agam, Mediaistana.com – Kabupaten Agam mulai tancap gas mempersiapkan Porprov XVI Sumatera Barat. Dinamika organisasi boleh ramai, tetapi kalender pertandingan tetap jalan terus tanpa mengenal rapat tambahan.
Langkah pemerintah daerah ditandai surat Disparpora Agam tertanggal 7 September 2026. Para pengurus cabor diundang menghadiri rapat dan pendaftaran kontingen, karena Porprov bukan acara tunggu-tungguan.
Surat bernomor 400.2.5/370/Disparpora-Ag/2026 ditujukan kepada ketua atau pengurus cabor Kabupaten Agam. Artinya jelas, yang perlu bergerak sekarang bukan hanya kursi rapat, melainkan seluruh perangkat pertandingan.
Rapat dijadwalkan Selasa, 8 September 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai di Aula Disparpora. Semoga selesai tepat waktu, sebab kalender sudah mulai lari dan sulit diajak negosiasi.
Agenda rapat ialah pendaftaran cabor peserta kontingen Kabupaten Agam untuk Porprov XVI Sumbar 2026. Jadwal pertandingan 2-14 Oktober semakin dekat, sehingga administrasi tak boleh ikut bermain petak umpet.
Disparpora Agam menegaskan kegiatan tersebut penting karena pelaksanaan Porprov semakin dekat. Atlet harus bersiap, cabor harus bergerak, dan berkas harus lengkap, supaya semuanya tidak sibuk mencari siapa membawa map.
Anggota Caretaker KONI Agam, Honest Gian Saputra, menyatakan pihaknya siap mengikuti Porprov XVI Sumbar sesuai tahapan persiapan. Prinsipnya sederhana, pertandingan jangan sampai kalah cepat dari urusan administrasi.
“Kami siap mengikuti Porprov XVI Sumbar. Yang utama sekarang memastikan cabang olahraga dan atlet dapat dipersiapkan serta proses administrasi berjalan,” kata Honest dengan pesannya, atlet dulu, drama belakangan, Senin (7/9/26).
Menurut Honest, persiapan pertandingan tetap harus menjadi perhatian meskipun dinamika organisasi olahraga Kabupaten Agam masih berlangsung. Sebab atlet tidak mungkin latihan sambil menunggu episode organisasi berikutnya tayang.
“Kami ingin kepentingan atlet dan cabang olahraga tetap menjadi prioritas. Waktu menuju Porprov sudah semakin dekat,” ujarnya. Kalau waktu sudah dekat, memang kurang elok kalau persiapan masih sibuk mencari sandal.
Honest memiliki pengalaman sebagai atlet karate Indonesia dan pernah meraih banyak medali. Pengalaman tersebut menjadi modal memahami kebutuhan atlet menghadapi kompetisi, terutama pentingnya fokus sebelum bertanding.
Di sisi lain, surat Disparpora Agam menunjukkan Pemerintah Daerah mengambil langkah administratif dengan memanggil seluruh pengurus cabor. Koordinasi menjadi kunci agar dinamika organisasi tidak ikut menginjak rem persiapan atlet.
Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung 2-14 Oktober 2026. Waktu semakin sempit, administrasi semakin mendesak, dan atlet harus tetap fokus. Sebab di arena nanti, yang dinilai bukan rapatnya, tetapi prestasinya. (*)