26.5 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 25

Kasus Dugaan Pelanggaran Anggota Polisi Diproses, Gebrak Sulbar Apresiasi Langkah Propam Polresta Mamuju

0

Mamuju – Lembaga Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gebrak) Sulawesi Barat memberikan apresiasi terhadap kinerja Propam Polresta Mamuju yang dinilai serius dan transparan dalam menangani laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/01/I/2026/Sipropam Polresta Mamuju tertanggal 29 Januari 2026, yang saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Seksi Propam Polresta Mamuju.

Ketua Gebrak Sulbar, Idham, menyampaikan bahwa sikap tegas kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat menunjukkan komitmen institusi Polri dalam menjaga profesionalitas serta kepercayaan publik.

“Kami mengapresiasi langkah Propam Polresta Mamuju yang telah menerima dan menindaklanjuti laporan ini secara terbuka dan transparan. Ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menangani setiap laporan yang melibatkan anggotanya tanpa pandang bulu,” ujar Idham.

Menurutnya, berbagai program pengawasan internal yang dijalankan Polri saat ini, termasuk layanan pengaduan Polri 110 serta penguatan pengawasan melalui Yanduan Propam Polda Sulbar, menjadi bukti bahwa institusi kepolisian terus melakukan pembenahan secara serius.

“Program Polri 110 dan layanan pengaduan Propam menjadi bukti bahwa Polri serius berbenah.

Masyarakat kini memiliki ruang untuk melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum anggota, dan itu patut diapresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, melalui Kasi Propam Polresta Mamuju yang disampaikan oleh Briptu Muh. Takdir Riyadhi, pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah institusi serta menindak setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota.

Siapapun yang terlibat dalam pelanggaran hukum oleh anggota kami akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Kami berkomitmen menjaga marwah institusi Polri di mata masyarakat dan tidak akan pandang bulu dalam menindak setiap pelanggaran,” tegasnya.

Idham juga menegaskan bahwa Gebrak Sulbar akan terus mengawal proses penanganan laporan tersebut hingga benar-benar selesai.

“Gebrak Sulbar akan terus memantau dan mengawal proses ini sampai tuntas. Harapan kami, proses ini berjalan objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat,” tutupnya.

Pra Musrenbang Tematik Stunting, Pemkab Purworejo Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar Pra Musrenbang Tematik Stunting di Ruang Arahiwang Setda Kabupaten Purworejo, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat strategi percepatan penanganan stunting guna mencapai target nasional sebesar 14 persen.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto ST SSos MPA, Kepala Bapperida Kabupaten Purworejo Hery Raharjo MSi, Kepala Dinsosdaldukkb Andang Nugerahatara Sutrisno SSTP MSi, para kepala OPD terkait, seluruh camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Purworejo.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Dion menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penanganan stunting. Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi program MBG untuk memberikan pelayanan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui), dan balita.

“Pencegahan stunting melalui program MBG ini akan kita dorong agar dapat segera melayani 3B, yaitu Bumil, Busui, dan Balita. Ini bisa menjadi salah satu solusi apabila implementasi dan eksekusinya benar-benar dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Dion juga menekankan bahwa penanganan stunting memiliki keterkaitan dengan persoalan lain seperti pernikahan dini dan anak putus sekolah, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan serta kerja sama lintas sektor hingga tingkat pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Dion meminta seluruh pihak yang terlibat untuk terus memperkuat koordinasi, khususnya dengan dinas kesehatan, serta melakukan sinkronisasi data pelayanan 3B secara berkala agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif.

Melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting ini diharapkan sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan semakin kuat dalam menekan angka stunting serta mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di Kabupaten Purworejo. (*/Jkj)

Sumber: Prokopim Purworejo

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

0

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H yang turut dihadiri Menkopolkam RI Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii serta Direktur Utama PT. Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, bertempat di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan bahwa pelaksanaan apel ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh unsur yang terlibat dalam menjaga keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. “Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama dalam rangka mengamankan perayaan Idul Fitri serta arus mudik dan arus balik lebaran Tahun 2026,” ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi saja, tetapi merupakan hasil kerja sama lintas sektor antara TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik di berbagai wilayah Indonesia.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya kehadiran aparat di tengah masyarakat selama masa mudik Lebaran, dengan pengamanan yang optimal diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan keselamatan para pemudik. “TNI dan Polri harus senantiasa hadir untuk rakyat memberikan rasa aman menjamin kelancaran perjalanan serta memastikan keselamatan para pemudik dari berbagai potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.

Sementara itu dihadapan media, Panglima TNI menyampaikan kesiapan dan dukungan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H dengan menyiapkan 105.365 Prajurit TNI, menggelar 3.501 Alutsista serta menyiapkan KRI Semarang-594 dengan rute Jakarta – Bangka Belitung – Jakarta dan KRI Banda Aceh-593 dengan rute Jakarta – Semarang – Surabaya – Jakarta bagi masyarakat dalam arus mudik dan balik lebaran 1447 H.

HAMDAN

Hendrik Lewerissa: Jejak Cahaya di Masjid Istiqlal, Merajut Toleransi Beragama untuk Maluku

0

 

Editorial Redaksi

Di tengah dinamika kehidupan berbangsa yang terus berkembang, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Hal itulah yang tercermin dalam pertemuan hangat antara Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, pada Jumat (13/3/2026) di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta.

Masjid terbesar di Asia Tenggara itu bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga ruang simbolik yang menyatukan pesan spiritual, kebangsaan, dan kebersamaan. Dari tempat inilah dialog mengenai masa depan kehidupan beragama di Maluku dibangun—sebuah daerah yang sejak lama dikenal sebagai rumah bagi keragaman keyakinan, budaya, dan tradisi.

Kunjungan Gubernur Maluku tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda formal. Ia adalah bentuk komitmen nyata untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, khususnya dalam bidang keagamaan. Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua tokoh membicarakan langkah-langkah strategis untuk memperkuat moderasi beragama, meningkatkan dukungan terhadap pendidikan keagamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Langkah ini menjadi sangat relevan bagi Maluku, wilayah yang memiliki sejarah panjang dalam membangun kembali harmoni sosial setelah pernah menghadapi dinamika konflik di masa lalu. Kini, dengan semangat baru, Maluku terus menunjukkan dirinya sebagai contoh daerah yang mampu merawat keberagaman dengan bijaksana.

Apresiasi yang disampaikan Menteri Agama kepada Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan bahwa upaya menjaga kehidupan beragama yang harmonis tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas lembaga, kebijakan yang berpihak pada persatuan, serta komitmen bersama untuk menanamkan nilai toleransi di tengah masyarakat.

Plakat yang diserahkan dalam pertemuan tersebut bukan sekadar simbol penghargaan. Ia juga menjadi penanda kuatnya jembatan kerja sama antara pusat dan daerah—sebuah pengingat bahwa pembangunan di bidang keagamaan merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa secara keseluruhan.

Dari ruang pertemuan di Masjid Istiqlal itu, pesan yang lahir sesungguhnya sederhana namun mendalam: Indonesia yang damai hanya dapat terwujud ketika keberagaman dijaga dengan rasa saling menghormati. Dan Maluku, dengan kekayaan pluralitasnya, memiliki peran penting dalam menjaga nyala harmoni tersebut.

Sinergi yang terbangun hari ini diharapkan menjadi fondasi bagi langkah-langkah konkret ke depan—membangun masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga inklusif, toleran, dan penuh kedamaian. Dari Jakarta, semangat itu kembali dibawa pulang ke Maluku, untuk terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Gubernur Maluku Temui Menteri Agama di Masjid Istiqlal, Perkuat Sinergi Program Keagamaan

0

 

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melakukan kunjungan silaturrahmi dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, pada Jumat (13/3/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di kawasan kantor Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Setibanya di Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Gubernur Maluku langsung menuju Masjid Istiqlal untuk melaksanakan agenda pertemuan dengan Menteri Agama. Kunjungan ini menjadi bagian dari koordinasi antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan Kementerian Agama Republik Indonesia terkait penguatan program keagamaan dan kerukunan umat beragama di daerah.

Gubernur Hendrik Lewerissa tiba di kompleks Masjid Istiqlal pada pagi hari dan disambut langsung oleh Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar di kantor pengelola masjid. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga menyerahkan sebuah plakat kepada Gubernur Maluku sebagai simbol penghargaan dan bentuk penguatan hubungan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh membahas sejumlah hal strategis, termasuk penguatan moderasi beragama, dukungan terhadap pendidikan keagamaan, serta upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama di Maluku yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman yang kuat.

Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Maluku yang terus mendorong kehidupan beragama yang harmonis dan inklusif.

Pertemuan di Masjid Istiqlal tersebut juga menjadi momentum mempererat komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pembangunan di bidang keagamaan, khususnya di wilayah Maluku. Agenda kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Pemkab Lampung Barat Terbitkan Surat Edaran BHR untuk Driver Online dan THR bagi Pekerja 2026

0

Pemkab Lampung Barat Terbitkan Surat Edaran BHR untuk Driver Online dan THR bagi Pekerja 2026

Jakarta -MEDIA ISTANA, Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat mengeluarkan surat edaran terkait pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi dan kurir layanan angkutan berbasis aplikasi serta Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja dan buruh di perusahaan pada tahun 2026.

Kebijakan tersebut diterbitkan oleh Bupati Lampung Barat melalui Surat Edaran Nomor 236 Tahun 2026 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi pengemudi dan kurir online pada layanan angkutan/barang berbasis aplikasi.

Surat edaran ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pengemudi dan kurir online dalam menyambut hari raya keagamaan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas mereka.

Kebijakan tersebut juga mengacu pada berbagai regulasi nasional, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja/buruh.

Dalam surat edaran tersebut, pemerintah daerah menghimbau perusahaan penyelenggara layanan transportasi dan pengiriman berbasis aplikasi agar memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada para pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi di perusahaan aplikasi.

BHR keagamaan diberikan kepada pengemudi dan kurir yang aktif dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

Bonus tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.

Perusahaan aplikasi juga diminta untuk transparan dalam proses perhitungan besaran bonus yang diberikan kepada para mitra pengemudi.

Selain itu, perusahaan diwajibkan menyalurkan BHR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pemberian bonus tersebut tidak menghilangkan bentuk dukungan kesejahteraan lain yang telah diberikan perusahaan kepada para pengemudi dan kurir sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian setempat agar memantau dan mengupayakan pelaksanaan pemberian BHR tersebut.

Selain itu, Pemkab Lampung Barat juga menerbitkan surat edaran kepada seluruh perusahaan di sektor industri, perkebunan, jasa, dan sektor lainnya terkait pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2026 bagi pekerja dan buruh.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa THR wajib diberikan kepada pekerja yang telah memiliki masa kerja minimal satu bulan secara terus-menerus, baik yang bekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu maupun waktu tidak tertentu.

Besaran THR ditetapkan sebesar satu bulan upah bagi pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan atau lebih. Sementara bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai masa kerja.

Pemerintah juga menegaskan bahwa pembayaran THR harus dilakukan secara penuh dan tidak boleh dicicil.

Perusahaan diwajibkan membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Untuk mengantisipasi potensi keluhan terkait pembayaran THR, perusahaan diimbau berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Lampung Barat.

Pemerintah juga membuka layanan konsultasi dan pengaduan melalui Posko Satgas THR yang terintegrasi secara nasional.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap hak pekerja dan mitra pengemudi dapat terpenuhi sehingga mereka dapat menyambut hari raya dengan lebih sejahtera bersama keluarga.

Hamdan

Dengan Tema “Zakat Menguatkan Indonesia” BAZNAS Kabupaten Bogor

0

Dengan Tema “Zakat Menguatkan Indonesia” BAZNAS Kabupaten Bogor Sukses Menyelenggarakan Agenda Tahunan Zakat Kepala Daerah

Bogor CIBINONG, –Mediaistana.com

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bogor sukses menyelenggarakan agenda tahunan “Zakat Kepala Daerah” pada Kamis (12/3/2026).

Bertempat di Gedung Serbaguna 1 Gedung PEMDA Kabupaten Bogor, acara ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh pilar ekonomi umat sesuai dengan tema yang diusung: “Zakat Menguatkan Indonesia”.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang datang untuk menunaikan kewajiban zakatnya. Kehadiran Bupati didampingi oleh jajaran pejabat teras di lingkungan Kabupaten Bogor, di antaranya:

– Ketua DPRD Kabupaten Bogor
– Jajaran FORKOPIMDA Kabupaten Bogor.
– Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kabupaten Bogor.
– Camat dari 40 kecamatan.
– Pimpinan Instansi Vertikal wilayah Kabupaten Bogor.
– Fokus Pemberdayaan: Penyerahan Bantuan Z-Auto

Dalam agenda kali ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto tidak memberikan sambutan formal. Sebaliknya, Bupati langsung menunjukkan aksi nyata dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan Simbolis Bantuan Z-Auto.

Z-Auto merupakan program unggulan BAZNAS berupa bantuan modal dan sarana usaha bengkel motor bagi para mustahik yang memiliki keahlian otomotif. Penyerahan simbolis ini disaksikan langsung oleh jajaran SKPD dan pimpinan instansi sebagai bukti konkret bahwa zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bogor disalurkan secara produktif untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

Penyerahan Zakat Kepala Daerah yang diikuti oleh seluruh elemen pimpinan SKPD, Camat, Instansi Vertikal, dan Forkopimda menjadi teladan bagi seluruh ASN dan warga muslim di Kabupaten Bogor dalam menunaikan kewajiban keislamannya.adw

(Mediaistana reporter Maulana)

0

Editorial Redaksi

Di tengah dinamika kehidupan berbangsa yang terus berkembang, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Hal itulah yang tercermin dalam pertemuan hangat antara Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, pada Jumat (13/3/2026) di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta.

Masjid terbesar di Asia Tenggara itu bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga ruang simbolik yang menyatukan pesan spiritual, kebangsaan, dan kebersamaan. Dari tempat inilah dialog mengenai masa depan kehidupan beragama di Maluku dibangun—sebuah daerah yang sejak lama dikenal sebagai rumah bagi keragaman keyakinan, budaya, dan tradisi.

Kunjungan Gubernur Maluku tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda formal. Ia adalah bentuk komitmen nyata untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, khususnya dalam bidang keagamaan. Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua tokoh membicarakan langkah-langkah strategis untuk memperkuat moderasi beragama, meningkatkan dukungan terhadap pendidikan keagamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Langkah ini menjadi sangat relevan bagi Maluku, wilayah yang memiliki sejarah panjang dalam membangun kembali harmoni sosial setelah pernah menghadapi dinamika konflik di masa lalu. Kini, dengan semangat baru, Maluku terus menunjukkan dirinya sebagai contoh daerah yang mampu merawat keberagaman dengan bijaksana.

Apresiasi yang disampaikan Menteri Agama kepada Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan bahwa upaya menjaga kehidupan beragama yang harmonis tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas lembaga, kebijakan yang berpihak pada persatuan, serta komitmen bersama untuk menanamkan nilai toleransi di tengah masyarakat.

Plakat yang diserahkan dalam pertemuan tersebut bukan sekadar simbol penghargaan. Ia juga menjadi penanda kuatnya jembatan kerja sama antara pusat dan daerah—sebuah pengingat bahwa pembangunan di bidang keagamaan merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa secara keseluruhan.

Dari ruang pertemuan di Masjid Istiqlal itu, pesan yang lahir sesungguhnya sederhana namun mendalam: Indonesia yang damai hanya dapat terwujud ketika keberagaman dijaga dengan rasa saling menghormati. Dan Maluku, dengan kekayaan pluralitasnya, memiliki peran penting dalam menjaga nyala harmoni tersebut.

Sinergi yang terbangun hari ini diharapkan menjadi fondasi bagi langkah-langkah konkret ke depan—membangun masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga inklusif, toleran, dan penuh kedamaian. Dari Jakarta, semangat itu kembali dibawa pulang ke Maluku, untuk terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Sinergi Badan Pendapatan Maluku dan Pemkab Buru–Buru Selatan Dorong Optimalisasi Pajak Daerah

0

Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak daerah melalui berbagai langkah strategis yang dibahas dalam rangkaian kunjungan kerja pada Kamis pagi, (12/3/2026)

Pertemuan berlangsung sekitar pukul 08.00 WIT di kediaman Bupati Buru, Ikram Umasugi, di Namlea, Kabupaten Buru. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku, termasuk Sekretaris Badan Zulhaida Latuconsina, Kepala Bidang Pajak Nita Patiselano, serta sejumlah staf.

Upaya Peningkatan Pajak Kendaraan Bermotor

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, salah satu agenda utama yang dibahas adalah upaya meningkatkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor melalui kegiatan swiping bersama antara Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buru.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat luasnya wilayah Kabupaten Buru, sehingga dibutuhkan dukungan tambahan kendaraan roda empat untuk menunjang pelaksanaan kegiatan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Buru diharapkan dapat berpartisipasi dalam penyediaan sarana tersebut.

Sebagai informasi, opsi atau pembagian hasil Pajak Kendaraan Bermotor kepada Pemerintah Kabupaten Buru pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp 4,8 miliar. Capaian ini dinilai cukup baik dan diharapkan dapat terus meningkat apabila seluruh unsur pemerintah berpartisipasi aktif dalam optimalisasi pungutan pajak daerah.

Pembahasan Pajak MBLB dan Alat Berat

Selain itu, pertemuan juga membahas mengenai Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) yang sebelumnya dikenal sebagai Galian C. Pajak ini dipungut oleh pemerintah kabupaten/kota, sementara opsi atau bagi hasilnya diserahkan kepada pemerintah provinsi.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Buru telah melakukan penagihan pajak tersebut pada tahun 2025, namun opsi bagi hasilnya masih belum disetorkan kepada pemerintah provinsi.

Pembahasan turut menyinggung kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor untuk kendaraan dinas atau plat merah yang masih belum sepenuhnya disetorkan, termasuk pajak untuk alat berat. Salah satu pengusaha, Ongko Tuya, disebut telah memberikan contoh positif dengan melaporkan kepemilikan alat beratnya untuk kemudian diproses pembayaran pajaknya.

Kunjungan ke Buru Selatan

Usai pertemuan di Buru, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Buru Selatan dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam.

Setibanya di lokasi, rombongan terlebih dahulu melaksanakan rapat evaluasi internal bersama seluruh staf UPTD Samsat Buru Selatan guna membahas kinerja serta strategi peningkatan pelayanan dan penerimaan pajak kendaraan bermotor.

Selanjutnya dilakukan peninjauan lokasi tanah yang telah dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Buru Selatan untuk pembangunan kantor UPTD Samsat, sebelum kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Bupati Buru Selatan.

Dorongan Kolaborasi dan Peningkatan PAD

Dalam diskusi tersebut, berbagai persoalan dan peluang kerja sama dibahas, antara lain evaluasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor plat merah, identifikasi kepemilikan kendaraan alat berat, serta penyetoran opsi MBLB kepada pemerintah provinsi.

Selain itu, turut dibahas mengenai pajak kendaraan yang beroperasi di atas permukaan air serta berbagai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Buru Selatan, La Hamidi menyambut baik berbagai upaya tersebut dan menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Ia menilai peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak akan memberikan dampak langsung terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Harapan Ke Depan

Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

Upaya bersama tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di wilayah Maluku.

Propam Polres Lampung Utara Gelar Gaktiblin, Cek Sikap Tampang dan Kelengkapan Personel

0

Lampung Utara l Mediaistana.com — Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Lampung Utara melalui Provos melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap personel, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan disiplin serta profesionalisme anggota Polri di lingkungan Polres Lampung Utara.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi personel, di antaranya Kartu Tanda Anggota (KTA), Surat Izin Mengemudi (SIM), serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Selain itu, pemeriksaan juga menyasar sikap tampang anggota, seperti kerapian rambut, kelengkapan seragam dinas, hingga kehadiran personel.

Tidak hanya itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap telepon genggam personel guna memastikan tidak adanya pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan bahwa kegiatan Gaktiblin tersebut dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pengawasan internal terhadap anggota.

“Gaktiblin ini merupakan langkah untuk memastikan seluruh personel tetap disiplin dan mematuhi aturan yang berlaku, baik dari segi kelengkapan administrasi, sikap tampang, maupun penggunaan media komunikasi,” ujar Herawati.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Lampung Utara dapat terus menjaga kedisiplinan serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi,” pungkasnya.**

(R)