25.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 275

PW–FRN DPC Banyuwangi Serukan Kedamaian dan Persatuan, Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah

0

Banyuwangi-mediaistana.com// 12 November 2025 — Ketua Fast Respon Nusantara (PW–FRN) DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan pentingnya menjaga suasana damai dan kondusif di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, cinta tanah air serta kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Agus menuturkan, pihaknya selalu mengutamakan jalan musyawarah daripada tindakan yang dapat menimbulkan keresahan publik.

> “Lebih baik duduk bersama daripada membuat huru-hara di ruang publik. Kami tidak melarang siapa pun menyampaikan aspirasi, namun sebaiknya dilakukan dengan cara yang bijak dan tertata,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Agus mengusulkan agar Forkopimda Banyuwangi mengagendakan pertemuan terbuka untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, langkah tersebut akan efektif membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan warga, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengimbau masyarakat agar bersikap dewasa dan proporsional dalam menanggapi berbagai isu yang berkembang. Ia menegaskan bahwa situasi yang kondusif merupakan kunci utama dalam menjaga keutuhan dan ketenteraman Banyuwangi sebagai bagian dari NKRI.

Dengan semangat persatuan dan cinta tanah air, PW–FRN DPC Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya harmoni sosial. Pesan damai ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat agar selalu mengedepankan dialog dan persaudaraan di atas segala perbedaan.

REPORTER (NURSALIM)

Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia d Kmr Hotel Lestari, D duga Alami Srangan Jantung

0

GAMBIRAN – Mediaistana.com//Seorang perempuan berusia 51 tahun ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Lestari yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Selasa (11/11/2025) malam. Korban diketahui bernama Aniyah, warga Dusun Plosorejo, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 21.00 WIB, ketika saksi berinisial A.S. (31), yang diketahui merupakan teman korban, meminta pertolongan kepada saudaranya setelah korban tiba-tiba mengalami sesak napas di kamar nomor 6 hotel tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 19.00 WIB, A.S. datang bersama korban ke Hotel Lestari untuk bermalam. Saat berada di dalam kamar, korban mendadak mengalami sesak napas. Saksi sempat berusaha menolong dengan membasuh wajah korban menggunakan air agar sadar, namun korban tidak menunjukkan respons. Dalam keadaan panik, A.S. kemudian meminta bantuan kepada saudaranya, B.B., yang datang ke lokasi dan mencoba menolong korban dengan mengoleskan minyak telon serta mengenakan pakaian.

Namun, hingga beberapa saat kemudian kondisi korban tidak menunjukkan perubahan. Ketika diperiksa kembali oleh saksi dan pihak hotel, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia. Pihak hotel melalui resepsionis S.F. (41) kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Gambiran bersama tenaga medis dari Puskesmas Jajag segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal. Pemeriksaan medis dilakukan oleh dr. Agus Anang Fatoni dibantu perawat Angga Warsito.

Dari hasil pemeriksaan medis, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 2–3 jam sebelum ditemukan. Petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau luka baru di tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sesak napas atau serangan jantung. Untuk memastikan penyebab pasti, dokter merekomendasikan agar dilakukan autopsi.

Namun demikian, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak dilakukannya autopsi, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti antara lain tiga unit ponsel berbagai merek, satu botol minyak telon, dua botol air mineral, satu botol minuman energi, satu botol Pocari Sweat, dua bungkus roti, dua bungkus kapsul Hemaviton, beberapa permen, serta pakaian dan sandal milik korban.

Kapolsek Gambiran AKP Badrodin Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut. “Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena faktor kesehatan. Seluruh proses olah TKP berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan olah TKP selesai sekitar pukul 01.30 WIB, dan situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman, lancar, serta kondusif.

REPORTER (NURSALIM)

Pembangunan Pasar Kroya mangkrak dan Rugikan Vendor sehingga Picu Sorotan Publik

0

Cilacap-Mediaistana.com – Proyek pembangunan Pasar Kroya di Kabupaten Cilacap, yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai rp.67 Miliar, kini menjadi sorotan tajam publik setelah mangkrak.

Kontraktor pelaksana, PT LINCE ROMAULI RAYA yang berkedudukan di Jakarta, diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen dan menelantarkan kewajiban pembayaran, sehingga merugikan sejumlah vendor lokal dan memicu kekecewaan masyarakat.

Proyek yang diharapkan menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat, kini terlihat lengang tanpa aktivitas, sehingga memantik dugaan kuat adanya penyalahgunaan wewenang.

Kekhawatiran masyarakat semakin memuncak setelah beredar rumor terhentinya proyek ini turut menyeret kerugian bagi para vendor.
Mereka menuntut haknya sebesar rp.12 Miliar yang hingga kini belum terbayarkan oleh PT Lince Romauli Raya.

​Guna mencari solusi dan keadilan, audiensi antara PT Lince Romauli Raya dengan para vendor, yang didampingi oleh organisasi masyarakat (Ormas) GRIB Jaya Kabupaten Cilacap. sejatinya diagendakan hari ini, Rabu, 12 November 2025, bertempat di dalam gedung pasar Kroya yang mangkrak.

Sayangnya, pihak PT Lince Romauli Raya dilaporkan mangkir dari pertemuan tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ketidakhadiranya ini memaksa para vendor dan GRIB Jaya menyampaikan keluhan mereka kepada beberapa awak media yang diundang.

Dalam pernyataannya, Ketua GRIB Jaya Kabupaten Cilacap, Gatot Aji Suseno, SH, membeberkan permasalahan krusial terkait mangkraknya pembangunan pasar Kroya berikut dengan perjuangan vendor dalam menuntut haknya.

“GRIB Jaya Kabupaten Cilacap telah mendampingi para vendor sejak September 2024 hingga saat ini, dengan telah melakukan berbagai upaya koordinasi baik dengan Satker, Bank Bukopin, BPKP Yogyakarta, hingga PT Lince sendiri, namun pembayaran tak kunjung terealisasi, “tegasnya.

Sementara Perwakilan vendor mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya mencari tahu kredibilitas manajemen PT Lince, dan menduga kontraktor tersebut hanyalah “spekulator” yang tidak memiliki dana maupun jaminan pelaksanaan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran.

“Diduga ada upaya dari negara untuk menutupi pidana dari PT Lince, mengingat aroma Pidana dalam proyek pasar ini sangat luar biasa, termasuk pemalsuan dokumen,” ujar salah satu perwakilan vendor.

Mereka juga menyesalkan adanya penghianatan dari PT.Lince yang berani menanda-tangani kesanggupan atas sisa pembayaran sebagai tanggungan, tanpa setahu dan se-ijin vendor.

Menututnya, permasalahan macetnya pembayaran dan mangkraknya pembangunan pasar kroya ini disebut sebagai kasus tunggal di Cilacap, bahkan se-Jawa Tengah, di mana dana yang seharusnya dibayarkan kepada vendor untuk pekerjaan mereka, justru ditahan karena PT Lince diduga tidak memiliki jaminan pelaksanaan, sehingga pembayaran rp.12 Miliar tertahan.

Meskipun pembangunan pasar Kroya, baru mencapai 50%, namun Gatot Aji Suseno menegaskan bahwa polemik ini adalah momentum untuk mengungkap kebusukan dari kontraktor berikut lemahnya pengawasan dari pejabat terkait hingga kerugian rp.12 Miliar yang menimpa banyak pihak, termasuk para pekerja belum terbayarkan.

​Tatkala dipertanyakan langkah apa yang akan ditempuh dalam membantu menyelesaikan polemik pembangunan pasar Kroya, Gatot Aji secara tegas memaparkan bahwa Pembayaran dan pembangunan pasar kroya harus tetap dilanjutkan hingga selesai.

Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, termasuk Novita (selaku pembawa aspirasi proyek ini), dengan menindaklanjuti kasus ini ke Dirjen terkait, serta memastikan agar negara bertanggung jawab, sesuai arahan dari BPKP Yogyakarta, demi penyelesaian masalah dan kelanjutan pembangunan Pasar Kroya.

“Pasar itu merupakan pusat layanan publik, sehingga jangan sampai dalam renovasinya justru hanya menguntungkan segelintir orang dan merugikan masyarakat luas,” pungkas Gatot Aji Suseno.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, PT Lince Romauli Raya belum berhasil dikonfirmasi lebih lanjut. (suliyo)

Koramil Timika Gelar Komsos Kreatif Bersama Warga Lewat Lomba Bola Voli

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Timika – Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Koramil 1710-02/Timika menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif dengan warga binaan melalui lomba bola voli, yang berlangsung di Koramil 1710-02/Timika, jalan Yos Sudarso, pada hari Rabu (12/11/2025). Melalui ajang olahraga tersebut, Koramil berupaya menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta memperkuat sinergi antara aparat TNI dan warga di wilayah binaan.

Danramil 1710-02/Timika, Kapten Kav Devie Dolfie Goni menyampaikan bahwa kegiatan Komsos Kreatif merupakan salah satu bentuk nyata upaya TNI untuk hadir di tengah masyarakat dan memperkuat komunikasi sosial di wilayah. “Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kami ingin menumbuhkan semangat kekompakan, kebersamaan, serta mempererat tali silaturahmi antara Koramil dan warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta menumbuhkan jiwa sportivitas,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap agar Koramil 1710-02/Timika dapat terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin sebagai bentuk pembinaan wilayah yang kreatif, sehat, dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim 1710/Mimika)

HAMDAN

Seminar BPD se-kabupaten Di GOR Gotong Royong Subang

0

Seminar BPD se-kabupaten Subang dilaksanakan di GOR Gotong Royong Subang.

 

PABPDSI (Persatuan anggota Badan Permusyawaratan Desa)kabupaten Subang melaksanakan seminar BPD se-kabupaten Subang yang bertempat di GOR Gotong royong Subang Jln.A.Nanta Sukarya No.17 kelurahan Pasir Kareumbi Subang.Rabu (12/11/25).

Kurang lebih dari 2000 orang anggota BPD dan Ketua BPD se-kabupaten Subang mengikuti seminar BPD yang dibuka langsung oleh Ketua PABPDSI kabupaten Subang H.Mulyana,S.H..

Dalam sambutanya Ketua PABPDSI kabupaten Subang mengatakan”Dalam acara seminar kali ini berharap bisa meningkatkan peran dan fungsi BPD dalam pemerintahan desa,mempeejuangkanhak hak anggota BPD dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembangunan desa”ungkapnya.

Warga kp Palasari Sangat Resah Bulan-Bulan Ini Sering Kehilanga Sepeda Motor Siang Hari 

0

Warga kp Palasari Sangat Resah Bulan-Bulan Ini Sering Kehilanga Sepeda Motor Siang Hari

Bogor- Mediaistana .com
Wrga berteriak sepedah motor telah di gondol oleh maling langsung Laporan kepada awak mediaistana telah terjadi kehilangan sepeda motor pada hari rabu tanggal 12/11/2025 sekitar jam 9.30 wib pada siang hari nopol F 5334 FHX sepedah motor tersebut baru lunas dua bulan hasil kredit warga mendesak berharap si pelaku agar cepat tertangkap sudah

Pak didin Yang telah kehilangan sepeda motor atas nama bapak didin warga kp Palasari Rt003/Rw 001 /desa tanjungsari kecamatan Cijeruk kabupaten bogor sepeda motor tersebut milik bapak didin sedang di parkir di halaman rumah keluarga ibu Sinta keadan setang ter kunci merk Honda Beat warna hitam tahun 2023

Saat kejadian motor tersebut motor keadan di parkir di halaman rumah tersebu sang pemilik keadan di dalam rumah pas di tengok motor tersebut di bawa oleh si pelaku sang pemilik sepeda motor tersebt langsung ngejar si pelaku lamung si pelaku tidak berhasil dan kehilangan jejak si pelaku langsung menghilang ntah kemana dan sepeda motor tersebut raib

Mediaistana red maulana Mansur

Warga kp Palasari Sangat Resah  Tindak kejahatan Maling Sepedah Motor 

0

Warga kp Palasari Sangat Resah  Tindak kejahatan Maling Sepedah Motor

Bogor- Mediaistana .com
Wrga berteriak sepedah motor telah di gondol oleh maling langsung Laporan kepada awak mediaistana telah terjadi kehilangan sepedah motor pada hari rabu tanggal 12/11/2025 sekitar jam 9.30 wib pada siang hari nopol F 5334 FHX sepedah motor tersebut baru lunas dua bulan hasil kredit warga mendesak berharap si pelaku agar cepat tertangkap sudah

Pak didin Yang telah kehilangan sepedah motor atas nama bapak didin warga kp Palasari Rt003/Rw 001 /desa tanjungsari kecamatan Cijeruk kabupaten bogor sepedah motor tersebut milik bapak didin sedang di parkir di halaman rumah keluarga ibu Sinta keadan setang ter kunci merk sepedah motor honda Beat tahun 2023 warna itam

Saat kejadian motor tersebut motor keadan di parkir di halaman rumah ada suara motor tersebu bunyi sang pemilik keadan di dalam rumah pas di tengok motor tersebut di bawa oleh si pelaku sang pemilik sepedah motor tersebu langsung di kejar mengejar si pelaku lamung si pelaku tidak ke kejar dan nttah si pelaku menghilang ntah kemana dan sepedah motor raib di bawa si pelaku

Mediaistana red maulana Mansur

Disdukcapil Jabar Dorong Pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional Secara Berkala

0

Garut, Mediaistana.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk meningkatkan akurasi dan keterpaduan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui pemutakhiran berkala. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat MPP Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul. Selasa 11 November 2025.

Kepala Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti menegaskan, fokus utama kegiatan yaitu untuk meningkatkan akurasi dan keterpaduan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui pemutakhiran secara berkala.

“Pemerintah Pusat sudah menginstruksikan kepada pemerintah p4rovinsi dan Kabupaten/kota se-Indonesia untuk menggunakan DTSEN sebagai dasar perencanaan, penargetan program, sekaligus evaluasi kebijakan,” jelas Berli Hamdani Gelung Sakti.

Ditempat yang sama Plt. Kadisdukcapil Kabupaten Garut, Galih Yudha Praja, mengungkapkan peran krusial kolaborasi lintas entitas seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Pemutakhiran DTSEN ini tentu tak lepas dari peran serta semua entitas. Semua berkolaborasi bersinergi agar bisa menghasilkan satu data yang memang mempunyai validitas yang tinggi.

“Kabupaten Garut sebelumnya juga telah mendapatkan instruksi untuk segera melakukan validasi data DTSEN, terutama pada Desil 1 sampai Desil 4, melalui pemadanan. Akurasi data ini akan menjadi dasar utama untuk pemberian bantuan sosial, baik PKH, BPNT, BLT, serta penanganan PBI-JK,” ujar Galih Yudha Praja.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Buldansah mengatakan, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Karawang sebagai daerah dengan data anomali (belum diverifikasi) yang besar, sehingga validasi secara ground check sangat diperlukan.

“Sinkronisasi dan kolaborasi antara Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat penting mengingat data DTSEN bersumber dari kumpulan P3KE (Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dan Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) yang pembaruannya memerlukan data kependudukan dari Disdukcapil,” pungkas Buldansah Kabid pengelolaan Disdukcapil Jabar.

Pada kesempatan tersebut, acara dibuka secara langsung oleh Kepala Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, dan dihadiri oleh Sekretaris Disdukcapil Provinsi Jawa Barat Indrastuti Chandra Dewi.

Plt. Kadisdukcapil Kabupaten Garut Galih Yudha Praja, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut Dang Sani Imansyah, serta perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten dan stakeholder terkait lainnya.

Sumber : (Humas Diskominfo Garut)
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par.)

Polres Pasuruan Tangkap Petani Pengedar Sabu di Kandang Sapi, Amankan 7,4 Gram Barang Bukti

0

Polri,PASURUAN||mediaistana.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Prigen.

Seorang pria berinisial CO (51), warga Dusun Dayurejo, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, diamankan petugas di dalam kandang sapi miliknya pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tiga poket sabu dengan total berat sekitar 7,432 gram, masing-masing seberat 4,387 gram, 2,202 gram, dan 0,843 gram. Selain itu, turut disita satu timbangan elektrik, satu scop dari sedotan, satu bendel klip kosong, uang tunai sebesar Rp15 juta, satu dompet warna kuning, serta satu ponsel merek Vivo warna kuning.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irwan menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.

“Kami menerima laporan dari warga dan segera menindaklanjutinya dengan penyelidikan. Saat dilakukan penggeledahan, tersangka CO kedapatan menyimpan tiga poket sabu siap edar. Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial IO yang saat ini masih kami buru,” ujar AKBP Jazuli, Rabu (12/11/2025).

Hasil penyidikan mengungkap bahwa tersangka berperan sebagai pengedar sabu dengan keuntungan sekitar Rp200 ribu per gram, sekaligus dapat menggunakan sabu secara gratis. Ia juga diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Prigen dan sekitarnya, yang saat ini masih dalam pengembangan oleh Satresnarkoba Polres Pasuruan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus memerangi peredaran narkotika hingga ke akar jaringan yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan.

“Tidak ada ruang bagi pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terlibat, karena narkoba adalah musuh bersama,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Kasus ini kini masih dikembangkan untuk membongkar jaringan pemasok yang melibatkan tersangka CO. Polisi juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap dugaan aktivitas penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.(djat)

Revitalisasi Sosial dan Ekonomi Papua: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat di Kabupaten Puncak

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Papua Tengah 12 November 2025 – Di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, geliat pembangunan terus bergerak seiring dukungan nyata dari pemerintah pusat. Berbagai kegiatan strategis dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk membangun dari timur Indonesia. Program-program ini mencakup bantuan modal usaha bagi penggerak ekonomi kecil, penguatan kelembagaan adat, serta pembangunan fasilitas sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Adapun bentuk dukungan konkret meliputi pembangunan dan renovasi rumah bagi kepala suku, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai penguatan peran sosial dan kesejahteraan.

Fasilitas umum dan sosial, seperti air bersih, gereja, sekolah, dan kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA) sebagai penguat pelayanan publik dan kelembagaan adat. Bantuan usaha, berupa peternakan, perkebunan, modal usaha, dan kios dagang untuk mendukung ekonomi lokal. Pemberdayaan sosial, melalui sembako, biaya pendidikan, layanan kesehatan, dan sarana mobilitas masyarakat yang mendukung aktivitas sehari-hari.

Dr. Lenis Kogoya, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua (LMAP), sebagai perwakilan pemerintah pusat, menegaskan bahwa dukungan tidak hanya diberikan di Kabupaten Puncak, tetapi juga dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Papua. Program bantuan ini telah terintegrasi dan mendapatkan izin dari pemerintah daerah setempat, sehingga saling mendukung dan tidak tumpang tindih.

Ilaga dikenal dengan nilai-nilai sosial yang hangat dan inklusif. Kebiasaan sapaan sopan dari warga lokal, ditambah dengan senyuman tulus, menjadi ciri khas yang memberikan kenyamanan bagi warga pendatang maupun turis lokal dan mancanegara. Kehangatan ini menjadi modal sosial yang memperkuat semangat gotong royong dalam setiap program pembangunan.

Secara terpisah, Di Distrik Sinak, Kepala Suku Besar Daebenus Murib Aibon sebagai penerima bantuan, memimpin kegiatan sosialisasi Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Puncak yang diikuti oleh sekitar 100 warga. Dalam pidatonya, Daebenus menyampaikan dua program utama: Koperasi Merah Putih, yang akan dibentuk di tiap kampung sebagai wadah ekonomi kolektif masyarakat dalam menunjang roda perputaran ekonomi warga Sinak. Pemeriksaan Kesehatan Gratis, yang saat ini sudah berjalan di Puskesmas Sinak dan akan diperluas dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Kegiatan pembangunan juga menyentuh sektor kesehatan spiritual, seperti pembangunan Klinik Kesehatan Sekolah Alkitab (Fasum Pdt. Lenis Kogoya), sebagai bagian dari pelayanan publik berbasis nilai-nilai keimanan.

Setiap kegiatan selalu disambut dengan semangat gotong royong. Masyarakat terlibat aktif, memberikan tenaga dan waktu mereka sebagai bentuk dukungan terhadap Program Strategis Nasional. Keterlibatan para tokoh masyarakat menjadi katalis antusiasme warga, membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal rasa memiliki dan kebersamaan.

Dalam pernyataan resmi kepada media, di Kantor Bupati Puncak, pejabat yang mewakili Bupati, Ferry Laheba, SP (Staf Ahli Bupati bidang Kesejahteraan Masyarakat), didampingi oleh Baerty Baragain, SE (Kepala Bagian Umum) dan Jhon Kogoya, S.Sos (Kepala Bagian Tata Pemerintahan), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. Mereka menegaskan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan dengan melibatkan kepala suku dan masyarakat adat secara swadaya, serta partisipasi berbagai pihak, telah memberikan dampak kebaikan bersama. Harapannya, seluruh program ini dapat berkelanjutan dan menjadi fondasi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Menurut Lenis, beberapa program saat ini masih dalam tahap penyelesaian, termasuk rencana pemberdayaan ekonomi bagi penggerak usaha kecil di Jalan Moko, Kampung Yenggerbaga, Distrik Ilaga. Telah dilaksanakan komunikasi intensif terkait pemberian bantuan kios dagang bagi pelaku UMKM. Penentuan lokasi, kebutuhan material, dan isi kios menjadi bagian dari proses partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kios ini bukan sekadar tempat berdagang, tetapi simbol kemandirian ekonomi lokal yang tumbuh dari akar komunitas. “Kabupaten Puncak tidak hanya bergerak secara fisik, tetapi juga secara sosial dan spiritual. Ini adalah wajah baru Papua: bangkit, bersatu, dan membangun dari dalam”, ujar Staf Khusus Menteri Pertahanan tersebut.

HAMDAN