28.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 29

Hentikan Fitnah dan Kebencian yang Dibungkus Agama, Lindungi Kerukunan Maluku

0

 

Editorial Redaksi
Kamis, (12/3/2026)

Media sosial kembali menjadi ladang subur bagi kebencian yang dibungkus agama. Video yang beredar di TikTok beberapa waktu terakhir mencoba menampilkan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, seolah memperlakukan umat Islam dan Kristen secara berbeda. Padahal, narasi ini jelas-jelas palsu dan berbahaya. Ini bukan sekadar kritik terhadap seorang pemimpin—ini fitnah keji yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Orang-orang yang membuat konten semacam ini biasanya digerakkan oleh kebencian pribadi, bukan kepedulian terhadap kepentingan umum. Dalam hati mereka, seringkali hanya ada dendam atau niat menjatuhkan orang lain. Agama dijadikan bungkus untuk menyebarkan rasa curiga dan permusuhan, padahal yang mereka sebarkan sesungguhnya adalah kebencian. Gubernur Hendrik Lewerissa bukanlah tipe pemimpin yang memperlakukan warganya berbeda berdasarkan identitas agama. Tuduhan yang disebarkan video itu adalah fitnah yang mengancam harmoni sosial di Maluku.

Kita perlu menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh dijadikan tameng untuk menyebarkan kebohongan. Penyebaran narasi provokatif semacam ini bisa memicu persepsi negatif yang luas, memperkeruh suasana, dan bahkan menimbulkan konflik yang nyata. Konten yang memojokkan seorang pemimpin daerah dengan tuduhan tak berdasar bukan hanya merugikan pihak yang dituduh, tetapi juga seluruh masyarakat Maluku yang selama ini menjaga kerukunan antarumat beragama.

Masyarakat harus semakin cerdas dan kritis. Tidak semua yang beredar di media sosial adalah fakta; banyak informasi sengaja dipelintir untuk membangun opini yang merugikan orang lain. Aparat hukum pun perlu bersikap tegas terhadap penyebar fitnah dan konten yang berpotensi memecah belah masyarakat. Penegakan hukum yang jelas akan memberi efek jera dan melindungi ruang digital dari penyebaran kebencian.

Gubernur Hendrik Lewerissa selama ini dikenal sebagai pemimpin yang mengutamakan persatuan dan kesejahteraan masyarakat Maluku, bukan sebagai sosok yang membeda-bedakan warganya. Dukungan publik terhadapnya adalah dukungan terhadap stabilitas dan kedamaian daerah ini. Sebaliknya, mereka yang memanfaatkan agama untuk menyebarkan kebencian harus disadarkan bahwa tindakan mereka sangat berbahaya.

Menjaga kedamaian Maluku bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. Ruang digital seharusnya menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan tempat untuk menebar fitnah dan memperuncing perbedaan. Mari bersama-sama menolak provokasi yang berbahaya ini dan memperkuat persatuan yang telah lama menjadi ciri khas Maluku.

Politisi Gerindra Minta Kapolda Maluku Serius Tindak Vidio TikTok yang Dinilai Picu Perpecahan

0

Politisi Partai Gerindra sekaligus anggota DPRD Buru, Rustam Fadly Tukuboya, SH, mendesak Kepolisian Daerah Maluku agar serius menindaklanjuti laporan masyarakat terkait beredarnya video di TikTok yang menyinggung aktivitas Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Menurut Tukuboya, narasi dalam video tersebut dinilai berbahaya karena membandingkan intensitas kegiatan gubernur di kelompok Islam dan Kristen. Konten itu, kata dia, berpotensi memicu kesalahpahaman serta memperkeruh hubungan antarumat beragama di Maluku.

“Konten seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Narasi yang membandingkan kegiatan di kelompok agama tertentu sangat sensitif dan berpotensi memecah belah masyarakat,” ujar Tukuboya dalam keterangannya, Kamis, (12/3/2026).

Ia menegaskan bahwa sejumlah laporan masyarakat termasuk video tersebut telah masuk ke Polda Maluku. Bahkan, menurutnya, laporan terbaru muncul setelah adanya pernyataan seorang pengguna TikTok yang kembali menyinggung isu serupa.

Tukuboya meminta Polda Maluku segera melakukan penyelidikan secara serius dan transparan agar polemik yang berkembang di ruang digital tidak merembet menjadi konflik sosial di tengah masyarakat.

Kata Tukuboya, jika ditemukan ada unsur pelanggaran pidana atau UU ITE maka wajib kasus ini ditingkatkan ke penyidikan hingga ada penetapan tersangka.

“Maluku memiliki sejarah panjang menjaga kerukunan antarumat beragama. Karena itu, setiap narasi yang berpotensi memecah belah harus ditangani secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum tentu benar.

“Jangan sampai media sosial dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan narasi yang dapat merusak persaudaraan di Maluku,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa Polda Maluku harus bertindak tegas agar pembuat video tidak seenaknya membuat pernyataan di media sosial yang menjurus pada perpecahan di tengah masyarakat.

Kasum TNI Buka Rakor Komlek TNI 2026: Perkuat Sinergi dan Modernisasi Sistem Komunikasi Militer

0

Kasum TNI Buka Rakor Komlek TNI 2026: Perkuat Sinergi dan Modernisasi Sistem Komunikasi Militer

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon didampingi Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI TA 2026 yang mengusung tema “Skomlek TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat”, bertempat di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).

Dalam sambutanya Kasum TNI menekankan bahwa Komlek memiliki peran vital dalam menjamin kelancaran komunikasi militer yang cepat, aman, dan terintegrasi guna mendukung sistem komando dan pengendalian dalam setiap operasi. “Perkembangan Komlek sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan operasi militer modern, dalam penguasaan spektrum elektromagnetik memungkinkan terciptanya dominasi informasi dan efektivitas komando kendali di medan operasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasum TNI menyampaikan bahwa Komlek TNI harus terus meningkatkan kemampuan personel serta memperkuat sistem komunikasi dan elektronika yang modern dan adaptif. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal maupun nonformal serta penguasaan teknologi mutakhir menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan dimasa yang akan datang.

Kasum TNI juga menekankan pentingnya kesiapan Komlek dalam mendukung setiap operasi TNI di berbagai wilayah, termasuk daerah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur komunikasi, penguatan sistem jaringan terpusat, serta interoperabilitas antar matra menjadi langkah strategis guna memastikan kelancaran operasi dan menjaga keunggulan informasi di medan tugas.

Rakor Komlek TNI TA 2026 ditutup secara resmi oleh Askomlek Panglima TNI. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, serta menyelaraskan langkah dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi komunikasi dan peperangan modern yang semakin kompleks.

HAMDAN

“Na Willa” Siap Hangatkan Lebaran 2026: Film Keluarga Penuh Imajinasi,Hadirkan Nostalgia Masa Kecil Indonesia

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya yang menyentuh hati penonton melalui film keluarga berjudul Na Willa, sebuah film yang mengajak penonton kembali merasakan dunia masa kecil yang penuh kejujuran, imajinasi, dan kehangatan keluarga, Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momentum libur Lebaran yang identik dengan kebersamaan keluarga.

Diproduksi oleh rumah produksi ternama Visinema Studios, film ini menjadi proyek terbaru yang menghadirkan kisah sederhana namun sarat makna tentang kehidupan anak-anak Indonesia pada era 1960-an.

Kisahnya diadaptasi dari novel populer karya penulis Reda Gaudiamo, yang telah menjadi bacaan lintas generasi di Indonesia.

Film Na Willa disutradarai sekaligus ditulis oleh Ryan Adriandhy, yang sebelumnya dikenal melalui karya film animasi sukses Jumbo.

Film ini juga menjadi debut film live action bagi Ryan Adriandhy yang menghadirkan visual artistik Indonesia di era 1960-an melalui sudut pandang seorang anak kecil bernama Na Willa.

Dari sisi produksi, film ini digarap oleh dua produser berbakat, yakni Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari, yang sebelumnya juga terlibat dalam sejumlah proyek film keluarga sukses di Indonesia, Mereka menghadirkan film ini sebagai bentuk komitmen menghadirkan tontonan berkualitas yang dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia.

Film Na Willa dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris yang menghidupkan karakter dalam cerita, di antaranya:

1.Luisa Adreena sebagai Na Willa

2.Irma Rihi sebagai Mak

3.Junior Liem sebagai Pak

Dalam cerita, Na Willa digambarkan sebagai gadis kecil yang aktif, penuh rasa ingin tahu, dan memiliki imajinasi luas tentang dunia di sekitarnya. Ia tumbuh di sebuah gang di Surabaya pada era 1960-an, di mana kehidupan sehari-hari penuh dengan keajaiban sederhana yang sering kali luput dari perhatian orang dewasa.

Melalui kisah ini, penonton diajak melihat dunia dari sudut pandang anak-anak—dunia yang penuh rasa ingin tahu, kehangatan keluarga, serta persahabatan yang tulus.

Alih-alih menghadirkan konflik besar, film ini menampilkan keindahan momen-momen kecil dalam kehidupan yang justru meninggalkan kesan mendalam.

Produser Anggia Kharisma menyebutkan bahwa film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebuah ajakan untuk kembali mengingat bagaimana rasanya menjadi anak-anak yang jujur dan penuh imajinasi, Melalui film ini, Visinema berharap dapat menghadirkan tontonan keluarga yang hangat sekaligus bermakna bagi semua generasi.

Dengan konsep cerita yang sederhana namun emosional, visual era klasik Indonesia, serta jajaran pemain yang kuat, Na Willa diprediksi menjadi salah satu film keluarga yang paling dinantikan pada musim Lebaran 2026.

Film ini tidak hanya ditujukan bagi anak-anak, tetapi juga bagi orang dewasa yang ingin kembali merasakan nostalgia masa kecil yang penuh kenangan.

Jalin Silaturahmi, Sedekah Tanpa Batas dan Jurnalis Madiun Raya Bagikan Ratusan Takjil

0
Oplus_131072

Madiun, media istana.com
– Mengisi momentum Ramadan dengan semangat berbagi, komunitas Sedekah Tanpa Batas Caruban berkolaborasi dengan Jurnalis Madiun Raya menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis. Kegiatan ini dipusatkan di depan Taman Kota Caruban, Jalan Raya Madiun, pada Rabu (11/3/2026).

Sebanyak 300 paket takjil habis dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan strategis tersebut. Aksi ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat

Simbol Kebersamaan
Ketua Sedekah Tanpa Batas Caruban, Sukini, terjun langsung memimpin jalannya pembagian. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan simbol kebersamaan antara relawan dan awak media di wilayah Madiun Raya.

“Alhamdulillah, hari ini kami mengadakan pembagian takjil. Ini adalah agenda rutin untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga,” ujar Sukini di sela-sela kegiatan.

Ia berharap bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi umat Muslim yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Kolaborasi dan Sinergi
Keberhasilan aksi sosial ini didorong oleh semangat gotong royong dari berbagai pihak. Sukini menyampaikan apresiasi tinggi kepada para mitra dan donatur yang telah berkontribusi secara kolektif.

“Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi para donatur. Sinergi antar jurnalis ini menunjukkan kuatnya kepedulian sosial di wilayah Caruban,” tambahnya.

Sambutan Hangat Warga
Aksi ini mendapat respon positif dari masyarakat. Salah satu pengendara yang melintas mengaku sangat terbantu, mengingat posisi jalanan yang cukup padat menjelang waktu Magrib. Menurutnya, paket takjil tersebut sangat berarti bagi warga yang menempuh perjalanan jauh.

Melalui gerakan ini, Sedekah Tanpa Batas Caruban dan Jurnalis Madiun Raya berharap semangat berbagi ini dapat menginspirasi kelompok masyarakat lain untuk saling membantu, sekaligus memperkuat kerukunan warga di Kabupaten Madiun.(Tukiyo)

Pangdam XXIII/Palaka Wira Kunjungi Mamasa, Disambut Hangat Pemkab dan Forkopimda

0

Mamasa, MEDIAISTANA.COM 10 Maret 2026  Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamasa, Selasa (10/03/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 142/Tatag Hartono.

Kedatangan Pangdam disambut penuh antusias oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi, Wakil Bupati H. Sudirman, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Mamasa. Penyambutan berlangsung meriah dengan iringan musik bambu sebagai bagian dari adat istiadat masyarakat Mamasa yang melambangkan kegembiraan dalam menyambut tamu kehormatan. Rombongan Pangdam kemudian diterima di Rumah Jabatan Bupati Mamasa.


Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Jonathan menyampaikan bahwa Kabupaten Mamasa yang kini telah berusia 24 tahun memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Sulawesi.
“Keindahan alam Mamasa sangat memukau. Daerah ini penuh dengan kasih dan keramahan yang mampu menghangatkan setiap orang yang datang berkunjung,” ujar Mayjen Jonathan.
Ia juga menjelaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjalankan berbagai program pembangunan yang diamanatkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah program percetakan sawah yang menggunakan anggaran APBN dan mendapat mandat langsung dari Presiden untuk dikawal oleh TNI.
Menurutnya, di Kabupaten Mamasa program percetakan sawah tersebut dialokasikan seluas sekitar 300 hektare dan pengawasannya dilakukan secara serius oleh personel TNI yang ditugaskan di lapangan. Selain itu, TNI juga mendapat tugas untuk membantu pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jembatan.
“Hingga saat ini terdapat sekitar 78 titik jembatan yang telah diimplementasikan di wilayah Kabupaten Mamasa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa TNI juga memiliki peran penting dalam pembinaan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif seperti penyalahgunaan obat terlarang, kenakalan remaja, maupun berbagai persoalan sosial lainnya yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat.
“Saya berharap koordinasi dan keharmonisan antara TNI dan pemerintah daerah terus terjaga dengan baik dalam melaksanakan berbagai program yang diamanatkan negara demi terwujudnya kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga berkomitmen untuk turut membantu memperkenalkan potensi pariwisata Mamasa ke berbagai daerah luar agar dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kunjungan kerja Pangdam XXIII/Palaka Wira yang untuk pertama kalinya datang ke Kabupaten Mamasa.
“Kami sangat bangga atas kunjungan Pangdam ke Kabupaten Mamasa. Ini menjadi bukti nyata perhatian TNI kepada masyarakat Mamasa,” ujar Welem.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Mamasa tetap kondusif berkat sinergi dan konsolidasi yang baik antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Rumah Jabatan Bupati Mamasa serta buka puasa bersama antara rombongan Pangdam, jajaran Forkopimda, dan masyarakat dari berbagai elemen di Kabupaten Mamasa.
(Nurdin)

TMMD Sengkuyung Tahap I Purworejo di Desa Grabag Resmi Ditutup

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Grabag resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” ini menjadi bukti nyata sinergitas antara TNI, rakyat, dan Pemerintah Daerah.

Upacara penutupan diikuti oleh 300 orang peserta dari berbagai unsur, antara lain Letkol Caj Abdul Rohim (Kaajenrem 072/Yogyakarta) yang mewakili Danrem 072/Pmk, Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Rochman SSos, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra SH SIK, MMedKom, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Purworejo, jajaran Forkopimcam Grabag, Kepala Desa Grabag, Wahyu Cahyono dan tokoh masyarakat.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Letkol Inf Ketut Hendra Budiharja menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan program TMMD.

“Program TMMD ini adalah program kerja sama yang terpadu dan berkelanjutan antara TNI, kementerian/lembaga, bersama Pemerintah Daerah dan Polri guna mewujudkan percepatan pembangunan di daerah,” ucapnya.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima hasil kegiatan TMMD dari Komandan Satgas TMMD kepada Bupati Purworejo, dilanjutkan dengan penyerahan alat kerja secara simbolis dan pernyataan resmi penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026.

Selama kurang lebih satu bulan pelaksanaan, TMMD di Desa Grabag berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik utama meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 387,5 meter dan 203 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 0,12 meter. Selain itu, sebagai sasaran fisik tambahan, tim TMMD juga berhasil merehab Masjid Jami Nurul Qomar di Desa Grabag.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur, berbagai kegiatan non-fisik juga digelar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan pencegahan stunting dan Posbindu PTM (Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) oleh Dinas Kesehatan, penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan oleh Kodim 0708/Pwr, penyuluhan pendidikan oleh Dinas Pendidikan, serta penyuluhan tanggap bencana dari BPBD Kabupaten Purworejo.

Kegiatan sosial juga mewarnai TMMD kali ini, dengan adanya pemberian bantuan uang tunai dari BAZNAS dan KEMENAG kepada kaum duafa, bantuan air bersih dari PDAM Purworejo, bantuan Al Quran dari Indonesia Off-Road Federation (IOF), serta bantuan semen dari Perhutani.

Seluruh kegiatan ini menghabiskan anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi sebesar Rp170 juta, APBD Kabupaten Rp185 juta, dan swadaya masyarakat desa sebesar Rp15 juta. Dalam pelaksanaannya, personel yang terlibat berjumlah 98 orang, terdiri dari TNI, Polri, dinas terkait, dan masyarakat setempat.

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, S.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras.

“Semoga hasil pembangunan ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan,” harapnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung hasil-hasil pembangunan TMMD oleh para tamu undangan dan pejabat yang hadir.

Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini, diharapkan sinergi antara TNI, rakyat, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin erat untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan ketahanan nasional yang kuat, mulai dari tingkat desa. (Joko)

Sumber: IKP

Presiden Prabowo Tunjuk Dirjen Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni sebagai Anggota BAZNAS RI

0

JAKARTA l Mediaistana.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menetapkan dan menunjuk Agus Fatoni Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri sebagai Anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa bakti 2026–2031.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Pimpinan dan Anggota BAZNAS Periode 2026-2031 yang diserahkan oleh Menteri Agama RI di Ruang Pelantikan Lantai 2 Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Susunan anggota BAZNAS periode 2026–2031 terdiri dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Dari unsur masyarakat yaitu Diddik Sodik Mudjahid, Zainut Tauhid Saadi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, dan Neyla Saida Anwar. Sedangkan dari unsur pemerintah yaitu Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofludin.

Pengangkatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang mengelola zakat secara nasional. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel sehingga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Fatoni yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiwa Institutl Ilmu Pemerintahan (IIP) Tahun 1998 dan menjadi Mahasiswa Teladan IIP Tahun 1999, saat ini sedang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, termasuk sebagai Kepala Daerah.

Fatoni dikenal sebagai pejabat dengan rekam jejak cukup lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Dalam masa kepemimpinannya, Fatoni mendapatkan berbagai penghargaan dan apresiasi termasuk dinobatkan sebagai Pj Gubernur Terbaik berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri bersama Tempo Media Group pada 30 Agustus 2024. Ia meraih dua kategori sekaligus, yakni total kinerja terbaik dan kinerja terbaik bidang ekonomi daerah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS sebagai Gubernur yang berhasil mendukung program BAZNAZ di Papua.

Selain itu, yang terbaru, Fatoni juga meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026, serta CNN Indonesia Awards 2024 kategori Most Inspiring Leader.

Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga meraih penghargaan Best Social Engagement dan Leading Public Infrastructure Management pada 9 Agustus 2024. Ia pernah juga pernah mendapatkan penghargaan Pin Emas dari Kapolri Tahun 2023 dan 2024.**

(R)

KOLABORASI GURU KECAMATAN AIR HITAM: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui KKG

0

KOLABORASI GURU KECAMATAN AIR HITAM: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui KKG

Jakarta -MEDIA ISTANA Kecamatan Air Hitam, Lampung Barat – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya, para guru di Kecamatan Air Hitam, Lampung Barat, membentuk Kelompok Kerja Kelompok Guru (KKG) yang bertujuan untuk meningkatkan sistem pengajaran dan pembelajaran di sekolah-sekolah dasar negeri (SDN).

Trimo Febrianto, S.Pd., Ketua KKG Kecamatan Air Hitam, mengungkapkan bahwa KKG terbentuk dari rasa visi dan misi yang sama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. “Kami ingin membuat komunitas guru-guru se-Kecamatan Air Hitam untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman dalam meningkatkan sistem pengajaran,” ujarnya.

KKG ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antara guru-guru SDN di Kecamatan Air Hitam, sehingga mereka dapat berbagi metode pembelajaran dan meningkatkan kualitas pengajaran. “Dengan adanya KKG, kami berharap dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kami,” tambah Trimo.

Dalam kegiatan pertemuan bulanan KKG, para guru akan membahas tentang pembelajaran mendalam atau deep learning di seluruh sekolah SDN Kecamatan Air Hitam. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SDN Semarang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat.

Trimo, yang baru saja menjabat sebagai Ketua KKG periode 2026, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen KKG untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. “Kami akan terus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Air Hitam,” ujarnya.

HAMDAN

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Kisah Tulang Punggung Keluarga yang Menggetarkan Hati Siap Hangatkan Lebaran 2026

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya yang menyentuh sisi emosional penonton. Rumah produksi RAPI Films bekerja sama dengan Screenplay Films, Legacy Pictures, dan Vortera Studios mempersembahkan film drama keluarga berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti, yang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada momen Lebaran 2026.

Film yang disutradarai oleh Naya Anindita dan ditulis oleh Evelyn Afnilia ini mengangkat kisah perjuangan seorang tulang punggung keluarga bernama Arga, yang diperankan oleh Ardit Erwandha,Melalui sudut pandang karakter Arga, penonton diajak menyelami realitas pahit sekaligus harapan para pejuang hidup yang berusaha meraih kesuksesan demi keluarga.

Film ini berhasil menghadirkan emosi yang kuat dan terasa begitu dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Perjuangan, tekanan keluarga, hingga harapan untuk dihargai menjadi benang merah cerita yang membuat penonton larut dalam perjalanan hidup Arga.

Sutradara Naya Anindita mengungkapkan bahwa kisah dalam film ini sangat personal dan relevan dengan banyak orang.

“Ini adalah cerita tentang bagaimana Arga sebagai tulang punggung keluarga berusaha mewujudkan mimpi keluarganya dan keluar dari ketergantungan keluarga besar, Bagi saya film ini terasa personal dan juga dekat,” ujarnya.

Sementara itu, produser Sunil Samtani menjelaskan bahwa film ini mengangkat realitas sosial yang sering terjadi dalam dinamika keluarga Indonesia, terutama saat momen Lebaran ketika keluarga besar berkumpul.

“Film Tunggu Aku Sukses Nanti membawa permasalahan realitas sosial yang mencerminkan banyak dinamika keluarga Indonesia saat Lebaran, Ceritanya ringan namun menyentuh, Penonton akan merasa dekat dengan kisahnya dan pulang dari bioskop dengan perasaan hangat,” kata Sunil.

Dalam film ini, suasana khas Lebaran digambarkan secara autentik, Pertanyaan klasik dari kerabat, perbandingan kesuksesan antar anggota keluarga, hingga tekanan sosial menjadi ruang refleksi bagi karakter Arga yang tengah berjuang membuktikan dirinya.

Bagi Ardit Erwandha, peran Arga menjadi pengalaman emosional yang mendalam. Ia mengaku karakter tersebut sangat dekat dengan perjalanan hidupnya.

“Dalam film ini aku banyak belajar, Dulu kalau sedih selalu sok kuat, tapi sekarang mencoba memvalidasi emosi itu. Kalau capek ya capek, tidak apa-apa. Aku bahkan menangis karena merasa sudah melewati tantangan yang dulu aku takuti,” ungkapnya.

Ardit berharap film ini dapat menjadi pelukan hangat bagi para pejuang hidup, terutama mereka yang memikul tanggung jawab besar bagi keluarga.

“Semoga para pejuang hidup yang menjadi tulang punggung keluarga bisa jujur pada diri sendiri. Capek dan marah itu valid,Semoga film ini bisa memeluk para penonton,” tambahnya.

Tak hanya mengandalkan kekuatan cerita, film ini juga menghadirkan deretan aktor dan aktris ternama Tanah Air, Selain Ardit Erwandha, film ini turut dibintangi oleh Lulu Tobing, Ariyo Wahab, Adzana Ashel, Maudy Effrosina, Fita Anggriani, Reza Chandika, Niniek L. Karim, Ayu Laksmi, Renitasari Adrian, Jamie Aditya, Afgan, Sarah Sechan, Marcella Zalianty, Petra Gabriel Michael, Gusty Pratama, Rudy Kawilarang, Mitchel Surjadi, Ziyan, Arie Kriting, Soleh Solihun, Indra Brasco, Jourdy Pranata, hingga Yono Bakrie.

Film ini juga menghadirkan penampilan spesial dari Vidi Aldiano dan Tara Basro yang semakin menambah daya tarik cerita.

Dengan cerita yang menyentuh, akting emosional para pemain, serta realitas kehidupan yang sangat dekat dengan masyarakat, Tunggu Aku Sukses Nanti diprediksi menjadi salah satu film yang paling menghangatkan hati penonton saat musim Lebaran 2026.

Film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia, Sebuah kisah tentang harapan, perjuangan, dan keberanian untuk mengakui bahwa menjadi kuat bukan berarti harus selalu terlihat baik-baik saja.