30.8 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 3

Gerak Cepat Polres Gresik Ringkus Pencuri HP di Manyar, Gasak 4 Ponsel Saat Pesta Ulang Tahun

0

mediaistana.com||GRESIK – Gerak cepat jajaran Satreskrim Polres Gresik membuahkan hasil dengan berhasil meringkus dua pelaku pencurian handphone yang beraksi di wilayah Manyar beserta penadah. Para pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang tengah merayakan pesta ulang tahun di sebuah warung kopi, hingga empat unit ponsel berhasil digasak.(4/5/2026)

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Arya Widjaya menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya empat unit handphone milik sekelompok pemuda di sebuah warung kopi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 23 April 2026, di Warkop Jirolu 02, Tebalo Center, Manyar. Saat itu, korban berinisial GPA bersama rekan-rekannya tengah merayakan ulang tahun salah satu teman mereka. Dalam suasana santai dan penuh canda, mereka menjalankan tradisi “guyonan” dengan menceburkan teman yang berulang tahun ke tambak yang berada di samping lokasi.

Sebelum melakukan aksi tersebut, para korban meletakkan empat unit handphone di atas meja warkop, masing-masing satu unit iPhone 13 Midnight, Poco X5 warna hitam, Oppo A60 warna biru, serta satu unit HP warna krem. Namun, kegembiraan itu justru dimanfaatkan oleh pelaku.

Sekitar pukul 17.10 WIB, setelah kembali dari tambak, para korban mendapati keempat ponsel tersebut telah hilang dari tempat semula.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob Polres Gresik segera melakukan penyelidikan, pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, petugas berhasil mengamankan dua tersangka berinisial AS (32) asal Bangkalan dan SNK (34) warga Kebomas di kawasan Jalan Mayjend Sungkono, Gulomantung,” tegasnya.

Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita satu unit handphone Oppo A60 milik korban yang belum sempat dijual, serta satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi W-2928-DL yang digunakan sebagai sarana dalam menjalankan aksi pencurian.

Pengembangan kasus terus dilakukan. Berdasarkan hasil interogasi, diketahui bahwa tiga unit ponsel lainnya telah dijual kepada seorang penadah. Tim kemudian bergerak cepat dan pada pukul 21.30 WIB berhasil mengamankan terduga penadah berinisial IAP (30) di sebuah toko servis handphone di wilayah Balongpanggang, Gresik.

“Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Gresik untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Polisi juga tengah melakukan pendalaman guna melacak keberadaan barang bukti lain yang telah berpindah tangan.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian.

“Kami dari Polres Gresik mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar. Apabila menemukan atau mengalami kejadian serupa, masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center 110 atau hotline Lapor Kapolres di nomor 0811-8800-2006 (Cak Rama),” tandasnya.(DJat)

Haji 2026: Kloter 10 Bogor Berangkat dari Masjid Raya

0

Haji 2026: Kloter 10 Bogor Berangkat dari Masjid Raya

, Bogor –mediaistana.com

Pemberangkatan calon jamaah haji kloter 10 asal Kota Bogor resmi dilepas pada Sabtu, 2 Mei 2026 dari Masjid Raya Kota Bogor. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bogor Indra Karmawan menyebut momen ini sebagai awal perjalanan ibadah yang telah lama dinantikan para jamaah.

Kloter ini menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan dari wilayah Bogor dan sekitarnya pada musim haji tahun ini. Indra Karmawan menegaskan pihaknya telah menyiapkan pelayanan maksimal agar seluruh proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar. Sebanyak 441 calon jamaah haji (calhaj) mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat sejak pagi hari.

“Kami memastikan seluruh tahapan telah dipersiapkan dengan baik melalui koordinasi lintas instansi,” ujar Indra Karmawan.

Suasana haru dan doa dari keluarga turut mengiringi keberangkatan para jamaah menuju embarkasi. Pemerintah Kota Bogor bersama berbagai pihak terkait terus memberikan dukungan agar para jamaah dapat menjalani perjalanan dengan aman dan nyaman.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim turut menyampaikan doa dan harapannya bagi seluruh jamaah. Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan kesempatan berhaji yang tidak mudah didapat.

“Semoga seluruh jamaah haji dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat. Jangan sampai kesempatan menunggu hingga 29 tahun ini sia-sia sehingga harus bisa memanfaatkan ibadah haji dengan baik,” kata Dedie Rachim.

Di akhir prosesi, perwakilan calon jamaah haji turut menyampaikan harapan dan doa bagi masyarakat yang ditinggalkan. Mereka memohon doa restu agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, sekaligus berjanji akan mendoakan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia dari Tanah Suci.

Mediaistana reporter Maulana

Jalan Sehat Warnai May Day 2026 di Jember, Ribuan Peserta Penuhi Pusat Kota

0

MEDIAISTANA.COM | JEMBER, 3 Mei 2026.Ribuan warga Jember yang terdiri dari buruh, karyawan swasta, pengusaha, pejabat Pemkab Jember hingga masyarakat umum memadati jalanan pusat kota sejak pagi untuk mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati hari buruh internasional (May Day) dengan penuh kegembiraan. Berbeda dengan aksi demonstrasi yang identik orasi, perayaan May Day di Jember sudah 2 tahun ini dikemas dalam suasana yang lebih santai menyenangkan dalam suasana kekeluargaan, Minggu 03/05/2026.

 

Drs.Imam,M.M selaku ketua panitia peringatan hari buruh sedunia (May Day) kabupaten Jember tahun 2026 menyampaikan terimakasih kepada Pj Sekda, ketua DPRD Jember, komandan Kodim 0824, Polres Jember yang diwakili Wakapolres, semua kepala OPD dan semua yang hadir mensukseskan jalan sehat untuk memperingati hari buruh sedunia. Peringatan hari buruh sedunia ini merupakan bentuk perhatian dari pengusaha untuk menciptakan harmonisasi industial antara pengusaha, buruh dan pemerintah sehingga investasi kedepan masuk ke Jember dengan enak sesuai tagline Gus Bupati Jember Jember Baru Jember Maju.

 

Lebih lanjut Drs.Imam,M.M menyampaikan terselenggaranya acara ini murni dari partisipasi pengusaha dan stakeholder lainnya. Kalau acara tasyakuran kemarin karena esensinya bagaimana doa itu bisa meluluhkan pengusaha bisa memperhatikan peningkatan kenyamanan dan kesejahteraan buruh di perusahaan masing-masing. Harapannya kedepannya tidak ada letupan kegaduhan sehingga tercipta keharmonisan, terang Imam.

 

Imam juga menjelaskan rute jalan sehat dari Jl. Sudarman, Jl Ahmad Yani, Jl.Trunojoyo, Jl.Hos Cokroaminoto, Jl. Sultan Agung dan finish Jl. Sudarman. Kami bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan dinas kesehatan. Semua peserta diasuransikan dan dijamin pengobatannya bila ada sesuatu hal kecelakaan seperti tahun kemarin,pungkas Imam.

 

Ketua DPRD Jember H.Ahmad Halim,S.Sos menyampaikan sambutan Bupati Jember Muhammad Fawait atas nama pemerintahan Kabupaten Jember mengucapkan selamat hari buruh internasional. Hari buruh bukan sekedar seremonial tahunan tetapi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, mererat solidaritas serta meneguhkan komitmen kita dalam rangka meningkatkan kesejahteraan buruh.

 

Kami menyampaikan salam hormat Presiden RI kepada segenap warga Jember. Kebetulan fraksi Gerindra kemarin mengikuti acara May Day di Monas dan ada intruksi yang disampaikan Presiden bahwa komitmen pemerintah kita terhadap buruh sangat berpihak. Kemarin diumumkan bahwa Danantara melalui pemerintah telah mengakuisisi sebagian saham bahwa nanti Ojol akan mendapatkan keikutsertaan perusahaan aplikator hanya akan memungut 8 % keuntungan dari sebelumnya 20% bahkan 30%. Selain itu di Kabupaten Jember dengan tagline “Harmoni”, Pemda, pengusaha dan buruh akan saling bekerjasama untuk kemajuan Jember Baru Jember Maju. “Selamat menikmati Jalan Sehat”.

 

Sementara itu Fitria Desiana Fatmawati dari PT Ash Shofwah Tour and Travel selaku sponsor hadiah utama umroh jalan sehat May Day menyampaikan selamat kepada pemenang hadiah umroh BPK Eko Purwadi Jl.A.Yani 1C nomor 35 Kepatuhan Kaliwates setelah melalui proses berkali-kali pengundian dan ini takdir Alloh memanggil bapak Eko Purwadi untuk menunaikan ibadah Umroh ke Baitulloh.

 

Harapan kami semoga jajaran pemerintah daerah dan pengusaha lokal lebih memperhatikan kesejahteraan para buruh dan bisa bersinergi serta berkolaborasi. Harapan kedepannya, agar semua bisa ke Baitullah dengan mudah, murah, amanah dan berkah bersama PT. Ash Shofwah, pungkas Fitri Fatmawati.

Ringankan Beban 6.500 Pedagang Pasar, Pemkab Banyuwangi Gratiskan Retribusi Sabtu-Minggu

0

MEDIAISTANA.COM | BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membebaskan pungutan retribusi bagi ribuan pedagang pasar rakyat yang tersebar di seluruh pasar se-Banyuwangi setiap akhir pekan alias hari Sabtu dan Minggu. Retribusi sendiri biasanya diambil setiap hari oleh petugas kepada para pedagang pasar daerah.

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, program ini sebagai bentuk dukungan bagi pedagang pasar tradisional.

 

“Karena itu, pemkab mengeluarkan kebijakan, semua pedagang pasar dibebaskan dari retribusi setiap Sabtu dan Minggu. Ini untuk mengurangi beban pedagang pasar rakyat,” terang Ipuk saat sosialisasi program tersebut ke pedagang di Pasar Srono Banyuwangi, Minggu (3/5/2026).

 

Ipuk menjelaskan, pembebasan retribusi pedagang atau sewa los dan kios berlaku bagi 6.500 lebih pedagang yang tersebar di 20 pasar daerah. 

 

Pemkab juga telah menerbitkan aturan tersebut yang tertuang dalam Peraturan Bupati tentang Pembebasan Retribusi Pelayanan Pasar Daerah di Kabupaten Banyuwangi tahun 2026.

 

“Semoga dengan adanya relaksasi bagi pedagang، kegiatan ekonomi di pasar rakyat terus bergeliat yang nantinya juga akan menggerakkan perekonomian daerah,” harap Ipuk.

 

Para pedagang pasar menyambut baik kebijakan relaksasi tersebut. Salah satunya Suwarso (60) pedagang sayur yang mengaku sangat senang dengan kebijakan pembebasan retribusi di hari Sabtu & Minggu.

 

Buat Suwarso, kebijakan ini meringankan beban pengeluarannya sehari hari. Dalam sehari keuntungan jualan berkisar Rp. 70-100 ribu perhari.

 

“Alhamdulillah, bisa mengurangi pengeluaran, apalagi sekarang harga kresek (plastik) juga naik, saya juga masih harus beli bensin buat motor. Ini meringankan sekali,” ujar Suwarso. 

 

Hal ini juga dirasakan Kusmini pedagang buah yang mengaku turut senang adanya retribusi gratis selama dua hari. 

 

“Alhamdulillah kalau hari sabtu Minggu tidak bayar retribusi. Apalagi sabtu minggu kan pasar biasanya banyak pembeli,” ujar Kusmini. 

 

Ditambahkan Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso estimasi nilai relaksasi ini mencapai sekitar Rp3,2 miliar per tahun dari total potensi retribusi pasar daerah yang sebelumnya berkisar Rp9 miliar.

 

Pemkab juga memastikan tidak ada kenaikan tarif retribusi bagi pedagang, sebagaimana diatur oleh Perda nomor 3 tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

 

Budi juga menjelaskan, tarif retribusi terbagi dalam tiga kelas, yakni kelas 1,2, dan 3. Untuk fasilitas toko, kios, dan los daging atau ikan, tarif harian kelas 1 sebesar Rp900/m2, kelas 2 Rp700/m2 dan kelas 3 Rp500/m2.

 

Penggunaan los dikenakan Rp700/m2 untuk kelas 1, Rp500/m2 kelas 2, dan Rp400/m2 kelas 3, sedangkan pelataran Rp600/2, Rp400/m2, dan Rp300/m2.

 

Adapun tarif toko menghadap keluar Rp1.200/m2 kelas 1, Rp900/2 kelas 2, Rp700/m2 kelas 3, dan menghadap ke dalam Rp1.100/m2, Rp800/m2, Rp700/m2.

 

Sementara retribusi pasar hewan sebesar Rp7.000 untuk ternak besar seperti sapi, kerbau, dan kuda, serta Rp3.500 untuk ternak kecil.

Driver Online Banyuwangi Tagih Keadilan, FOBB Soroti Program ASN Naik Ojol yang Dinilai Hanya Seremonial

0

MEDIAISTANA.COM |BANYUWANGI — Forum Ojol Banyuwangi Bersatu (FOBB) menegaskan akan menggelar gerakan solidaritas pada Mei 2026 untuk mengawal implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 sekaligus menyuarakan sejumlah tuntutan strategis terkait kesejahteraan driver online di Banyuwangi.

Koordinator FOBB, Yudha Okta Mahendra, menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terkait dorongan penggunaan transportasi umum maupun ojek online (ojol) oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai belum berjalan merata hingga wilayah kecamatan.
Menurutnya, program tersebut selama ini lebih banyak terlihat di kawasan kota, sementara wilayah seperti Rogojampi dan Genteng yang juga memiliki banyak driver online belum merasakan dampak nyata.

“Poin utama kami adalah meminta program pemerintah Banyuwangi terkait ASN menggunakan transportasi umum atau ojol benar-benar diterapkan menyeluruh sampai kecamatan. Jangan hanya terpusat di kota. Di Rogojampi, Genteng, dan wilayah lain juga ada driver online yang butuh perhatian,” ujar Yudha, Sabtu (02/06/25).

Yudha juga mengkritisi dugaan praktik seremonial dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut, driver online kerap hanya dijadikan pelengkap laporan administratif tanpa ada transaksi nyata.

“Kami jangan hanya dijadikan alat laporan. Foto selfie dengan ojol ada, tapi tidak benar-benar naik atau order. Kalau hanya formalitas, driver tidak mendapatkan manfaat ekonomi,” tegasnya.

FOBB juga menyoroti kebijakan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) yang mendorong pengurangan penggunaan kendaraan dinas. Menurut mereka, implementasi di lapangan masih belum konsisten karena sebagian ASN atau pejabat hanya menggunakan transportasi alternatif saat berangkat kerja, namun kembali memakai kendaraan dinas saat pulang.

“Kalau berangkat naik sepeda atau transportasi umum, tapi pulangnya pakai kendaraan dinas, di mana letak efisiensinya? Justru itu bisa menambah beban anggaran,” tambahnya.

Selain isu kesejahteraan dan kebijakan transportasi, FOBB dalam momentum aksi damai mendatang juga akan menagih komitmen Kapolresta Banyuwangi yang baru, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, terkait janji silaturahmi dengan komunitas ojol.

Yudha menyebut, pertemuan yang sebelumnya dijanjikan saat bulan Ramadan hingga kini belum terealisasi.

“Dulu sempat ada janji bertemu dengan rekan-rekan FOBB saat puasa, tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut,” katanya.

Tak hanya itu, FOBB juga mempertanyakan keberlanjutan perhatian terhadap program maupun komitmen yang pernah disampaikan dalam kegiatan Ojol Kamtibmas Jogo Bumi Blambangan, yang menurut mereka belum menunjukkan hasil nyata bagi driver online.

FOBB menegaskan, aksi damai yang akan digelar pada Mei 2026 mendatang bukan sekadar peringatan Hari Buruh, tetapi juga bentuk pengawalan terhadap implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online.

Dalam regulasi tersebut, pemerintah pusat menekankan peningkatan kesejahteraan driver, termasuk pembatasan potongan aplikator serta perlindungan sosial yang lebih jelas.

“Momentum ini kami jadikan perjuangan bersama. Kami ingin kebijakan pusat benar-benar dikawal sampai daerah dan dirasakan nyata oleh seluruh driver online Banyuwangi,” pungkas Yudha.

Gubenur HL, Tukuboya dan Harapan Panjang Masyarakat Batabual di Ambang Realisasi

0

 

Editorial oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF.

Ada harapan yang kadang tumbuh begitu lama hingga nyaris kehilangan bentuknya. Namun di Batabual, harapan itu tetap bertahan—mengendap dalam kesabaran masyarakat yang puluhan tahun menanti jalan yang layak, jembatan yang kokoh, dan akses yang manusiawi. Kini, ketika pemerintah akhirnya menempatkan ruas jalan Batabual sebagai prioritas, secercah cahaya itu kembali menyala.

Komitmen Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, untuk memprioritaskan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran bukan sekadar keputusan teknokratis. Ia adalah pernyataan keberpihakan. Di saat banyak wilayah berlomba-lomba menarik perhatian pembangunan, Batabual hadir dengan realitas yang tak bisa lagi ditunda: keterisolasian yang menghambat kehidupan dasar masyarakat.

Apa yang disampaikan Rustam Fadly Tukuboya mencerminkan denyut suara rakyat yang selama ini kerap tenggelam. Bahwa aspirasi ini bukan baru kemarin sore, melainkan jejak panjang dari generasi ke generasi. Dari era Karel Ralahalu hingga Murad Ismail, harapan itu tetap sama: membuka keterisolasian Batabual.

Editorial ini tidak hendak menafikan kritik. Kritik adalah bagian penting dalam demokrasi. Namun, kritik yang adil semestinya berpijak pada realitas. Dan realitas Batabual adalah kebutuhan mendesak akan infrastruktur dasar. Jalan bukan sekadar aspal yang membentang; ia adalah jalur kehidupan—menghubungkan anak-anak ke sekolah, orang sakit ke layanan kesehatan, dan hasil bumi ke pasar.

Langkah Pemerintah Provinsi Maluku menggandeng PT Sarana Multi Infrastruktur menunjukkan bahwa di tengah keterbatasan, masih ada keberanian untuk mencari jalan keluar. Ini bukan solusi instan, melainkan upaya strategis yang memerlukan komitmen berkelanjutan dan pengawasan publik.

Namun, harapan tidak boleh berhenti pada perencanaan. Masyarakat Batabual tidak hanya membutuhkan janji—mereka membutuhkan bukti. Realisasi pembangunan harus menjadi prioritas berikutnya, dengan transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi utama.

Pada akhirnya, Batabual bukan sekadar tentang satu ruas jalan. Ia adalah cermin dari bagaimana negara hadir untuk mereka yang selama ini berada di pinggiran. Jika pembangunan ini benar-benar terwujud, maka ia bukan hanya menjawab harapan puluhan tahun—ia juga mengembalikan kepercayaan bahwa perhatian terhadap daerah terpencil bukan sekadar wacana.

Dan di situlah, pembangunan menemukan maknanya yang paling hakiki: menghadirkan keadilan, bukan sekadar kemajuan.

Penanganan Darurat Sampah, Pemkab Bogor Teken Kerja Sama PSEL dengan Weiming Grup

0

Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
‎Pemerintah Kabupaten Bogor menandatangani perjanjian kerja sama proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bersama Weiming Group. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup, Danantara, BRIN, serta Wali Kota Bogor.

‎Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turut hadir dan menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam upaya penanganan darurat sampah, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor yang selama ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan limbah.

‎Dalam pernyataannya, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa proyek PSEL ini bukan hanya solusi jangka pendek, melainkan bagian dari lompatan besar dalam arah pembangunan daerah ke depan.

‎“Ini segera kita wujudkan sebagai wajah dan lompatan baru arah pembangunan Kabupaten Bogor. Banjir kita selesaikan, sampah kita atasi, pembangunan terus berjalan dengan baik dan terarah,” ujarnya.

‎Melalui teknologi PSEL, sampah tidak lagi hanya menjadi beban lingkungan, tetapi dapat diolah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran Weiming Group diharapkan membawa teknologi modern dan pengalaman internasional dalam pengelolaan sampah berbasis energi.

‎Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan solusi terintegrasi, mulai dari aspek lingkungan, energi, hingga riset dan inovasi.

‎Selain mengatasi persoalan sampah, proyek ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengurangan risiko banjir akibat penumpukan limbah, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Bogor.

‎Pemerintah optimistis, dengan sinergi berbagai pihak, program ini akan segera terealisasi dan menjadi tonggak penting dalam transformasi pengelolaan lingkungan di daerah.

Trek Jogging Lapangan Sempur Dipadati Pengunjung, Pelari Harapkan Pemisahan Jalur ‎

0

Mediaistana.com || Kota Bogor, Jabar
‎Trek jogging di kawasan ini kembali dipadati pengunjung pada akhir pekan, khususnya pada Minggu (03/05/2026). Kepadatan tersebut menjadi pemandangan rutin setiap hari libur, seiring tingginya minat masyarakat untuk berolahraga maupun sekadar bersantai.

‎Namun, ramainya pengunjung justru menimbulkan kendala bagi warga yang ingin berlari secara optimal. Banyaknya pejalan kaki yang menggunakan lintasan jogging membuat pelari harus memperlambat langkah bahkan berhenti untuk menghindari tabrakan.

‎Salah satu warga, Asih, mengaku kesulitan saat berlari di tengah padatnya pengunjung. Ia berharap ada solusi dari pengelola agar fungsi lintasan tetap terjaga.

‎“Kalau bisa ada pemisahan antara jalur lari dan jalur untuk jalan santai, jadi yang ingin olahraga lari tetap nyaman meski ramai,” ujarnya.

‎Menurutnya, pemisahan jalur akan memberikan kenyamanan bagi semua pengunjung, baik yang ingin berolahraga serius maupun yang hanya berjalan santai bersama keluarga.

‎Kondisi ini juga dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah setempat, mengingat Lapangan Sempur merupakan salah satu ruang terbuka publik favorit di Kota Bogor yang selalu ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.

‎Warga berharap penataan ulang area jogging dapat segera dilakukan, sehingga fungsi fasilitas olahraga tetap optimal tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung lainnya.

Polisi Ungkap Peredaran Obat Berbahaya Tanpa Izin di Tanjung Priok, Satu Pelaku Diamankan

0

Jakarta ,Mediaistana.Com – Minggu (3/5/2026) Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan berbahaya (Daftar G) tanpa izin di wilayah Tanjung Priok Jakarta Utara. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pelaku yang diduga berperan sebagai penjual.

Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat pada Kamis, terkait adanya aktivitas peredaran obat-obatan berbahaya di kawasan Tanjung Priok dan sekitarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Operasional Satresnarkoba melakukan observasi di beberapa wilayah, termasuk Kelurahan Rawa badak, Tugu Utara, dan Kebon Bawang Tanjung Priok.

Petugas menemukan sebuah toko kosmetik bernama Toko Bahari yang berlokasi di Jalan Bakti Raya, Kebon Bawang, Tanjung Priok. Dari lokasi tersebut, polisi mendapati ratusan butir obat-obatan berbahaya yang dijual tanpa izin resmi.

Pelaku yang diamankan diketahui bernama AW (27), seorang laki-laki asal Aceh Utara. Ia diduga berperan sebagai penjual obat-obatan tersebut.

 

Dari hasil penggerebekan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa:
272 butir obat jenis Excimer
209 butir Tramadol
121 butir Trihexyphenidyl
121 butir Alprazolam dan sejenisnya
Selain itu, turut diamankan barang bukti non-narkotika berupa satu unit handphone dan uang tunai sebesar Rp1.500.000.
Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Habibie, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran obat-obatan berbahaya yang tidak sesuai dengan peruntukan dan ketentuan hukum.

“Pengungkapan ini merupakan komitmen Polri dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal yang dapat membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Botani Square dan Hotel Santika Bogor Sampaikan Hak Jawab, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Lingkungan

0

Mediaistana.com || Kota Bogor, Jabar
‎Manajemen Botani Square dan Hotel Santika Bogor menyampaikan Hak Jawab sekaligus permohonan Hak Koreksi atas pemberitaan yang dinilai berpotensi menimbulkan persepsi kurang tepat terkait dugaan pencemaran lingkungan dan banjir di wilayah Tegallega.

‎Dalam pernyataan resminya, manajemen menilai pemberitaan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keberimbangan dan tidak didukung data teknis yang terverifikasi. Mereka menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat hasil uji laboratorium, kajian teknis, maupun pernyataan resmi dari instansi berwenang yang menyatakan Botani Square maupun Hotel Santika sebagai penyebab pencemaran atau banjir.

‎Sebagai bentuk klarifikasi, telah dilakukan pertemuan pada Kamis, 30 April 2026, yang melibatkan Lurah Tegallega, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, perwakilan masyarakat, serta pihak manajemen. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengkaji langsung isu yang berkembang di lapangan.

‎“Hasil pertemuan menunjukkan tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Botani Square maupun Hotel Santika,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi manajemen.

‎Manajemen Botani Square menjelaskan bahwa seluruh limbah cair dikelola melalui fasilitas Sewage Treatment Plant (STP) sesuai ketentuan yang berlaku, serta telah mengantongi izin lengkap sejak 2018. Pengujian kualitas limbah juga dilakukan secara rutin setiap bulan dengan hasil memenuhi baku mutu lingkungan, serta dilaporkan secara berkala kepada instansi terkait.

‎Selain itu, saluran yang dipersoalkan ditegaskan merupakan saluran air hujan (storm water drainage) yang terpisah dari sistem limbah, sehingga tidak mengalirkan limbah cair ke badan sungai.

‎Sementara itu, pihak Hotel Santika Bogor juga memastikan operasional pengelolaan limbah telah sesuai regulasi. Hotel ini memiliki Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) yang masih berlaku, melakukan pengolahan limbah melalui STP, serta rutin melakukan uji laboratorium dengan hasil memenuhi standar baku mutu sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Manajemen juga menekankan bahwa seluruh kegiatan operasional dilaksanakan dengan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan berada dalam pengawasan instansi berwenang.

‎Dengan disampaikannya Hak Jawab ini, manajemen berharap masyarakat mendapatkan informasi yang lebih berimbang, objektif, serta berbasis data yang valid, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terhadap komitmen mereka dalam menjaga lingkungan.