Beranda blog Halaman 624

KAKAO BERAU TAK HANYA BUAH TAPI JALAN MENUJU MIMPI PETANI

0

Media Istana. 28 februari 2026

Kampung Rantau Panjang dan beberapa daerah lain di Kabupaten Berau kini semakin dikenal bukan hanya karena kekayaan alam bawah tanahnya, melainkan juga sebagai sumber kakao berkualitas tinggi yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan petani. Program kepelatihan kakao yang digalakkan PT Berau Coal melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) telah berhasil mengubah nasib ratusan petani, bahkan menjadi harapan bagi mereka yang memiliki mimpi seperti Zaenuddin dari Kampung Rantau Panjang yang bertekad menjadi petani kakao sukses.

Dari hasil jerih payahnya setelah merantau dari Malaysia, zaenuddin mencoba menanam tanaman jangka pendek untuk menghasilkan uang. Dengan sebidang tanah yang dibeli dari hasil menanam sayur mayur, zaenuddin beralih ke tanaman kakao. Dengan informasi serta bimbingan dari Samuel salah satu penggagas tanaman kakao di Berau, berhasil merubah hidupnya dari pekerja kakao di Malaysia menjadi petani kakao yang sukses di Berau.

Dimulai sejak tahun 2010, program ini terus berkembang dari tahap awal yang fokus pada teknik penanaman dan perawatan, hingga kini mencakup rantai nilai lengkap dari hulu hingga hilir. Sejak 2016, pelatihan diperluas ke pengolahan pascapanen, dan pada 2017 didirikan entitas Berau Cocoa untuk mengelola pemasaran produk hingga ke pasar lokal dan internasional.

Pada April 2025 lalu, sebanyak 132 peserta termasuk mahasiswa mengikuti Sekolah Lapang Kakao selama empat hari, yang digelar bersama BMKG Berau. Peserta diajarkan tentang Good Agricultural Practices (GAP) serta cara mengelola tanaman dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan iklim. Tak hanya itu, pada September 2025, bersama Sahabat Cipta, perusahaan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Agroforestri selama tujuh hari dengan 26 peserta dari berbagai kampung binaan termasuk Rantau Panjang, bertujuan menciptakan pelatih lokal yang dapat terus memberikan pembinaan di wilayahnya.

Sebelumnya pada Juli 2024, juga diselenggarakan sekolah lapang GAP bersama Puslitkoka dengan 46 peserta, yang memberikan pembekalan materi dan praktik langsung di lapangan. Selain pelatihan, dukungan berupa bibit unggul, kompos, dan pupuk juga terus tersalurkan – hingga Agustus 2025 telah terdistribusi sebanyak 155.368 bibit kakao ke 343 petani.

Petani seperti Agus dari Gunung Tabur dan Nanie dari KAT Maning KM 41 mengaku mendapatkan manfaat besar dari program ini. “Pengetahuan baru yang kita dapatkan membuat hasil panen lebih baik dan kualitas kakao kita meningkat,” ujar Agus.

Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, namun juga mendukung pertanian berkelanjutan dan penghijauan, serta diharapkan menjadi penopang ekonomi Kabupaten Berau di era pasca tambang. Kakao Berau kini semakin dikenal memiliki kualitas yang tinggi dan permintaan yang besar di pasar, menjadikannya kebanggaan lokal yang membawa harapan bagi masa depan masyarakat.

Aroel mandang

1 Kg Sabu Terungkap, Kasatnarko Polres Labuhanbatu Serius Berantas

0

LABUHANBATU – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, petugas berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu di Loket Taxi Rapi, Desa Perbaungan Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Sabtu (28/02/2026).

Pengungkapan tersebut dipimpin oleh Kanit I Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, IPDA Sastrawan Ginting, atas perintah Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardianto, S.H., M.H. Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu.

Pada penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial MMZ (23), warga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus besar narkotika jenis sabu ditaksir seberat bruto sekitar 1.045 gram yang disimpan di dalam plastik kresek dengan dibungkus lakban.

Selain sabu, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam serta uang tunai sebesar Rp70.000. Tersangka langsung dibawa ke Satres Narkoba Polres Labuhanbatu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardianto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tersangka diduga berperan sebagai kurir yang membawa sabu tersebut untuk diedarkan ke wilayah Sumatera Barat atas perintah jaringan bandar narkotika.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. melalui Plt. Kasi Humas, IPTU Arwin, S.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satres Narkoba atas keberhasilan tersebut. Ia juga menegaskan komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke jaringan teratas.

“Pengungkapan ini merupakan wujud keseriusan Polres Labuhanbatu dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian,” tegas Kasi Humas.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.***

 

BERAU GELORAKAN POTENSI KAKAO, DARI KOMODITAS UNGGULAN JADI DESTINASI WISATA YANG MENGINSPIRASI

0

Media Istana

Kabupaten Berau semakin mengukuhkan posisinya sebagai “Kota Kakao” di Kalimantan Timur dengan mengembangkan ekosistem yang meliputi dari pemberdayaan petani hingga konsep wisata kakao yang unik. Dukungan signifikan dari PT Berau Coal sebagai “bapak angkat” telah membawa sektor kakao Berau berkembang pesat, menjadikannya bukan hanya sumber penghasilan masyarakat tetapi juga ikon pariwisata daerah.

Program pengembangan kakao yang dimulai sejak tahun 2010 telah memberikan dampak nyata bagi ratusan petani. Hingga awal Agustus 2025, telah ada 343 petani yang menerima total 155.368 bibit kakao unggul, beserta bantuan pendukung seperti kompos dan pupuk. Melalui pelatihan berbasis Good Agricultural Practices (GAP) dan kolaborasi dengan Puslitkoka serta BMKG, kualitas produk kakao Berau terus meningkat, bahkan siap untuk memasuki pasar internasional melalui entitas Berau Cocoa yang didirikan pada 2017.

Tak berhenti di situ, potensi kakao kini diangkat ke level baru dengan konsep wisata kakao. Pengunjung dapat menjelajahi kebun kakao edukatif untuk mempelajari proses budidaya secara langsung, berpartisipasi dalam aktivitas pengolahan biji kakao hingga pembuatan coklat sendiri, serta menikmati paket wisata yang mengintegrasikan keindahan alam dan budaya lokal Berau. Kadang kala, acara khusus seperti festival kakao juga diadakan untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan wisatawan sekaligus mempromosikan produk olahan kakao lokal.

Dengan langkah ini, Berau tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani tetapi juga membangun identitas daerah yang kuat. Wisata kakao diharapkan dapat menjadi daya tarik baru yang menginspirasi, sekaligus mengedukasi tentang pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam.

Pemda Berau Gandeng Stakeholder, Dorong Petani Kakao Naik Kelas dari Budidaya hingga Produksi Olahan

Pemerintah Kabupaten Berau mengambil peran aktif sebagai pendamping utama, bekerja sama dengan berbagai stakeholder termasuk PT Berau Coal dan Berau Cocoa, untuk memberdayakan petani kakao tidak hanya sebagai produsen biji mentah tetapi juga sebagai pelaku usaha dalam rantai nilai hilir. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani namun juga menjadi sarana edukasi bagi komunitas kakao lokal.

Pemda Berau menyadari bahwa hanya berfokus pada produksi biji kakao belum cukup untuk maksimalkan potensi ekonomi daerah. Oleh karena itu, bersama dengan mitra kerja, pemerintah daerah mendukung program pengembangan kapasitas petani dalam proses pengolahan biji kakao menjadi berbagai produk olahan seperti coklat batangan, bubuk kakao, minuman berbasis kakao, hingga produk kue dan makanan ringan berbahan dasar kakao.

Selain penambahan sumber penghasilan, program pengolahan ini juga berfungsi sebagai wadah edukasi bagi petani kakao lainnya. Petani yang telah menguasai teknologi pengolahan menjadi fasilitator dalam berbagi pengetahuan, mulai dari teknik fermentasi dan pengeringan biji yang baik hingga cara membuat produk olahan yang memiliki nilai jual tinggi. Kolaborasi ini juga melibatkan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran, agar produk olahan kakao Berau dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Dukungan dari Pemda Berau meliputi penyediaan lokasi untuk pusat pelatihan pengolahan, pendataan potensi pasar, serta koordinasi dengan lembaga terkait untuk mendapatkan sertifikasi produk yang memenuhi standar nasional dan internasional. Dengan demikian, petani kakao Berau tidak hanya memiliki keterampilan baru tetapi juga akses yang lebih baik untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

 

Aroel mandang

PROYEK NORMALISASI 9,2 M DI TASUK, DUA PROYEK ” BANTUAN ” DAN BERMASALAH

0

Media Istana

Berau, 28 februari 2026 – Proyek pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer serta normalisasi parit di Kawasan Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, yang dikerjakan oleh CV Angin Mewah dengan anggaran sebesar Rp 9.200.203.000,- dari APBD-P Tahun 2025, kini menyisakan pertanyaan akibat ditemukannya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan dan penjelasan pihak terkait.

Sebelumnya, proyek yang tercantum pada plang yang dipasang di lokasi menyatakan fokus pada pembangunan saluran irigasi dan normalisasi. Namun, ternyata terdapat dua unit pekerjaan jalan yang juga dikerjakan namun tidak tercatat dalam cakupan proyek utama tersebut. Ketika ditanyakan, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Berau menyatakan bahwa kedua jalan tersebut merupakan “bantuan”, meskipun berdasarkan dokumen pengadaan yang diperoleh, keduanya termasuk dalam satu paket proyek yang sama.

DATA PROYEK YANG TERDAFTAR.

Proyek yang tercatat resmi memiliki rincian

– Nama Kegiatan: Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Primer dan Sekunder Daerah Irigasi Luas 1.000 HA.
– Detail Pelaksanaan: Pembangunan Saluran Irigasi dan Normalisasi Kawasan Kampung Tasuk
– Waktu Pelaksanaan: 01 Desember 2025 – 31 Desember 2025
– Penyedia Jasa: CV Angin Mewah (beralamat di Kecamatan Tanjung Redeb)
– Nomor DPA-SPPA: A.3/1.03.00.00.00.01.0000/001/2025
– Nilai HPS: Rp 9.700.000.000,- dengan lelang yang berlangsung 19 November – 05 Desember 2025 di LPSE Kabupaten Berau.

Selain itu, kondisi parit yang telah dikerjakan sebelumnya juga menunjukkan ketidaksesuaian dengan standar proyek yang seharusnya dicapai dengan anggaran besar tersebut, seperti dinding parit yang tidak rata, tidak adanya pelindung erosi, dan pertumbuhan vegetasi yang tidak terkontrol.

Menurut Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, satu paket proyek harus mencakup seluruh kegiatan yang telah ditetapkan dalam dokumen pengadaan seperti Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan Term of Reference (TOR). Memisahkan bagian proyek dengan menyebutkannya sebagai “bantuan” dapat menjadi indikasi upaya menghindari pengawasan terhadap total anggaran dan volume kerja, serta berpotensi menyembunyikan penyimpangan dalam penggunaan dana daerah.

“Jika memang merupakan satu paket, maka semua unit pekerjaan harus tercatat secara transparan dan dikenai pengawasan yang sama. Penyebutan sebagai ‘bantuan’ tanpa dokumentasi resmi dapat menyebabkan tidak terkontrolnya kualitas pekerjaan dan akuntabilitas penggunaan anggaran,” ujar salah satu pengamat infrastruktur lokal yang tidak ingin disebutkan namanya.

Untuk mengklarifikasi kasus ini, beberapa langkah dapat ditempuh oleh masyarakat atau pihak terkait, antara lain:

1. Mengajukan permohonan informasi publik kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui SDA Kabupaten Berau untuk mendapatkan salinan lengkap dokumen kontrak dan TOR proyek.
2. Melaporkan kasus ini kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Komisi III DPRD Berau untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam.
3. Meminta klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Berau mengenai alasan kedua jalan tersebut tidak dicantumkan dalam plang proyek.

Sebelumnya, DPRD Berau telah mendukung program pembangunan irigasi terpadu sebagai solusi masalah pengairan petani di daerah, melalui musrembang dibahas mengenaii lahan yang dikelola oleh kelompok Gakpotan Karya Bersama agar di buatkan gorong – gorong sehingga airnya bisa mengalir dengan lancar. Akan tetapi jalan yang di buatkan oleh kontraktor CV Angin Mewah tidak termasuk di proyek normalisasi namun pembukaan jalan untuk ditimbun, dimasukan sebagai satu paket normalisasi pembukaan jalan dan penimbunan.

” Saya tidak minta bantuan ke Dinas PUPR Berau. Saya hanya menyampaikan ke DPRD Berau melalui Musrembang. Kalau itu di proyekkan, saya tidak tahu karena itu lahan saya. Saya bangun rumah dan di depannya sudah timbun. Kalau disamping rumah di buatkan jalan dan ditimbun, saya keberatan ” Ungkap Mahmud.

Ketika Mahmud bertemu dengan pihak kontraktor dan Konsultan Proyek, salah seorang pihak kontraktor mengatakan bahwa dia hanya sebagai pelaksana pekerjaan dan dia tidak tahu ada pekerjaan pembuatan jalan disamping rumah Mahmud.

Media Istana mengecek proyek normalisasi yang sudah di buka lahan dan dibuatkan jalan petak, di dapati hanya lima jalan yang sudah dikerjakan di belakang kampung. Yang di persoalkan ketika dibuatkan jalan dilahan Ketua Kelompok Tani Gapoktan Karya Bersama, ada keberatan dari Mahmud agar lahannya tidak dibuatkan proyek.

 

Petak jalan yang sudah dikerjakan dibelakang kampung

 

Aroel mandang

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Temukan Sumber Air di Desa Falila

0

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Temukan Sumber Air di Desa Falila

Jakarta -MEDIA ISTANA Morotai, Maluku Utara – Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai menunjukkan kemajuan signifikan pada sasaran pembangunan sumur bor di Desa Falila, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (28/02/2026). Dalam proses pengeboran tersebut, tim Satgas berhasil menemukan sumber air pada kedalaman 25 meter. Penemuan ini menjadi langkah penting dalam upaya penyediaan air bersih bagi masyarakat setempat. Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD Ke-127 yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.

Salah satu personel Satgas di lapangan, Serda Dino, menjelaskan bahwa progres pekerjaan berjalan sesuai harapan dan hasil pengeboran menunjukkan debit air yang cukup baik. “Puji Tuhan, pada kedalaman sekitar 25 sampai 30 meter kami sudah menemukan sumber air. Air yang keluar cukup banyak dan kondisinya bersih. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Desa Falila,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setelah tahap pengeboran dan penemuan sumber air, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan instalasi dan pembuatan toren air agar distribusi air dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. “Selanjutnya kami akan melanjutkan pekerjaan pembuatan toren air dan penyempurnaan instalasi agar air bisa langsung digunakan masyarakat,” jelasnya.

Serda Dino juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Falila atas dukungan dan keterlibatan mereka selama proses pengerjaan berlangsung. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat yang selalu membantu di lapangan. Kami berharap kekompakan dan semangat gotong royong ini tetap terjaga sampai seluruh progres pekerjaan benar-benar selesai,” tambahnya.

Dengan kemajuan tersebut, diharapkan pembangunan sumur bor dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Falila. (Pendim 1514/Morotai)

HAMDAN

Bhayangkari Ranting Kelapa Gading Berbagi Takjil, 100 Paket Dibagikan untuk Ojol dan Warga

0

MediaIstana | Jakarta Utara – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Bhayangkari Ranting Kelapa Gading bersama jajaran Polsek Kelapa Gading melaksanakan kegiatan Ramadhan Berkah Berbagi Takjil kepada pengemudi ojek online (ojol) dan warga masyarakat di wilayah Kecamatan Kelapa Gading.

Kegiatan sosial tersebut digelar pada Jumat (27/2/2025) pukul 16.45 WIB di depan Kantor Polsek Kelapa Gading, Jalan Raya Kelapa Nias No. 1, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Sebanyak 100 paket takjil berupa nasi kotak, kolak, dan makanan ringan dibagikan kepada masyarakat yang melintas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Ranting Kelapa Gading Ibu Puri Esha beserta pengurus, Bhabinkamtibmas, Ka SPKT Aiptu Eka M, serta personel Polsek Kelapa Gading.

Kapolsek Kelapa Gading, KOMPOL Muhammad Esha, S.IK., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berbagi kebahagiaan serta keberkahan di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program JAGA LINGKUNGAN, dengan membangun kebersamaan dan kepedulian antarwarga di wilayah Kelapa Gading.

Kegiatan berakhir pada pukul 17.10 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.

Mantan Kadis KB Aceh Tenggara, Budi Afrizal Resmi Nahkodai Dinas Sosial Aceh

0

Mantan Kadis KB Aceh Tenggara, Budi Afrizal Resmi Nahkodai Dinas Sosial Aceh

BUDI Afrizal, SKM, MKM yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Aceh Tenggara, resmi dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Aceh. Sosok Budi Afrizal dinilai memiliki pengalaman administratif dan manajerial yang cukup matang, setelah sebelumnya memimpin sektor pengendalian penduduk dan keluarga berencana di Aceh Tenggara.

Kini, ia dipercaya memegang kendali di Dinas Sosial Aceh, lembaga strategis yang berperan dalam penanganan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat rentan, hingga pengawasan penyaluran bantuan sosial.

Dalam keterangannya langsung Via WhatsApp kepada. Minggu (28/02/2026), Budi Afrizal menegaskan bahwa jabatan barunya adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab

Saya siap menjalankan tugas ini dengan komitmen penuh. Dinas Sosial harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perlindungan dan perhatian pemerintah,” tegasnya.

Ia menyebut, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program yang sedang berjalan, khususnya terkait validasi data penerima bantuan sosial.

Data harus akurat. Kita tidak ingin ada bantuan yang salah sasaran atau menimbulkan polemik. Koordinasi dengan kabupaten/kota akan kita perkuat agar penyaluran bansos lebih transparan dan tepat sasaran,” ujarnya kepada. Media istana.com

Selain itu, mantan Kadis KB Aceh Tenggara tersebut juga menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan menjadi fokus utama.

Bantuan sosial itu penting, tetapi tujuan akhirnya adalah kemandirian. Kita ingin masyarakat bangkit, punya daya saing, dan tidak terus-menerus bergantung pada bantuan,” tambahnya

Pelantikan Budi Afrizal diharapkan membawa energi baru bagi Dinas Sosial Provinsi Aceh, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(AS/$E)

Puskesmas Bagendit Laksanakan Cek Kesehatan Gratis, Sekaligus Usulkan Reaktivasi BPJS Kesehatan

0
Puskesmas Bagendit Melaksanakan Cek Kesehatan Gratis

Garut, Mediaistana.com – Puskesmas Bagendit melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG), sekaligus mengusulkan reaktivasi (pengaktifan) peserta BPJS Kesehatan PBI, bertempat di Aula Desa Binakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Kamis (26/02/2026).

Pada kesempatan tersebut turut hadir tim medis Puskesmas Bagendit antara lain Kepala Puskesmas Bagendit Amilia S.K.M., M.K.M., Tim medis Wahid Rahayu S.K.M., dr. Dilla Latul Anjaniyah, Awang Nawangsih S.S.T., Rani Sriwahyuni, A.M.d. Keb, Gitta Augista, S.K.M., Heriyani A.M.d. Kep, Dian Candra A.M.d., Kep., Yadi Hermawan, S.K.M., Babinsa Desa Binakarya Sertu Hedy dan Anggun Risnawati (Kesra Desa Binakarya).

Kepala Puskesmas Bagendit Amilia, SKM, M.KM.

“Cek Kesehatan Gratis Program Asta Cita Bapak Presiden RI”

Kepala Puskesmas Bagendit Amilia, S.K.M., M.K.M., mengatakan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diatur dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025.

“913 Peserta BPJS Kesehatan PBI Faskes Bagendit di Non Aktifkan”

“Ada 913 Peserta BPJS Kesehatan PBI Faskes Bagendit di non aktifkan Pemerintah Pusat per (1/02/2026), tentunya memicu keluhan pasien saat berobat di Puskesmas Bagendit,” ujar Kepala Puskesmas Bagendit Amilia, S.K.M., M.K.M., disela-sela saat pemeriksaan.

Lanjut Kepala Puskesmas Bagendit, sesuai jadwal dari 7 Desa, mulai hari ini melaksanakan Roadshow (komunikasi langsung dan interaksi personal dengan masyarakat) mulai tanggal (26/02) sampai (05/03) tahun 2026.

“Warga Desa Binakarya 153 Peserta BPJS PBI di Nonaktifkan, Semetara 51 Peserta diusulkan ke Dinas Sosial”

Menurut Kepala Puskesmas Bagendit dari 7 Desa, pertama kali di Desa Binakarya, melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan mengusulkan kembali reaktivasi BPJS Kesehatan PBI.

Warga Desa Binakarya ada 153 Peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan, saat ini baru 51 peserta yang diusulkan kembali ke Dinas Sosial, khususnya bagi warga masyarakat yang hari ini di cek kesehatannya.

“Sementara yang belum dilaksanakan pengecekan, karena sakit, diharapkan dapat datang langsung ke Puskesmas Bagendit untuk diperiksa, dan diberikan surat keterangan sakit sebagai syarat pengajuan reaktivasi ke Dinas Sosial Kabupaten Garut sesuai arahan pimpinan,” tandasnya.

“Keberhasilan Pemerintah, Masyarakat Terjamin Kesehatannya”

Saya berharap, khususnya peserta BPJS yang telah di cek kesehatannya dapat diaktifkan kembali, secara umum masyarakat termasuk keluarga tidak mampu dan memiliki penyakit, apalagi lansia.

Selain itu diharapkan baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, dapat menjamin kesehatan bagi masyarakat tidak mampu, karena salah satunya keberhasilan Pemerintah, yakni masyarakat terjamin Kesehatannya.

“Sementara bagi warga masyarakat yang mampu diharapkan masuk ke segmen BPJS Kesehatan mandiri, dengan tujuan untuk saling membantu, dalam menjamin kesehatan kelurganya” tuturnya.

“Tidak Kasian Pemerintah Menghapus BPJS Kesehatan dan Bantuan Sosial”

Ditempat yang sama Ma Atik mengatakan, meni tega (tidak kasian) Bantuan Sosial (Bansos) Ema di hapus, ku pamarentah (oleh pemerintah) tolong bapak Presiden Prabowo, Bapak ABRI, di pasihan dei nya (dikasih kembali yah).

“Nu gadata teh lepat (yang mendata salah), maeya Ema seorang janda lansia Desil 6 teugaduh nanaon, bumi oge anu putra, emamah numpang sareng anak (mengapa Ema seorang janda lansia Desil 6, tidak punya apa-apa, rumah juga punya anak, ibu mah numpang dengan anak),” ucapnya Ma Atik sambil menangis menyampaikan kepada Wartawan.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Kepedulian Satreskoba Polres Lab. batu Bagikan Takjil di Posko Bebas Narkoba Pulo Padang. 

0

MediaIstana.com Labuhanbatu||– Jumat (27/02/2026) Mewujudkan kepedulian dan kebersamaan, sembari mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan positif. Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, menggelar aksi sosial dengan kegiatan membagikan takjil dan makanan berbuka puasa kepada warga. Kegiatan aksi sosial bertempat di Posko Kampung Bebas Narkoba (KBN) di lingkungan Barak Seng Bandar Gula Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh personel Satreskoba Polres Kabupaten Labuhanbatu. Selain berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan, aksi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan warga Kelurahan Pulo Padang dan khususnya di wilayah yang menjadi pilot project pencegahan peredaran gelap narkotika, Jumat (27/02/2026).

​Kasat Narkoba Polres Kabupaten Labuhanbatu AKP Hardiyanto, S.H., M.H. Menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di Posko KBN dilingkungan Barak Seng memiliki makna strategis. “Kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan humanis. Berbagi takjil ini adalah bentuk dukungan kami kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa sekaligus mengajak mereka untuk tetap konsisten menjaga lingkungan dari bahaya narkoba,” katanya.

​Suasana hangat terlihat saat personel kepolisian membagikan paket makanan kepada warga yang melintas maupun yang bermukim di sekitar Posko Kampung Bebas Narkoba (KBN). Warga sekitar lingkungan Baran Seng Bandar Gula Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara, menyambut baik kegiatan ini dan merasa terbantu dengan adanya kepedulian dari pihak kepolisian.

​Selain membagikan makanan, para personel juga menyisipkan pesan-pesan kamtibmas dan edukasi singkat mengenai pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di wilayah mereka.

​”Harapan kita, dengan adanya kegiatan rutin seperti ini di Kampung Bebas Dari Narkoba, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, dan komitmen bersama untuk menciptakan Kabupaten Labuhanbatu yang bersih dari narkoba dapat terus terjaga,” ucap Kasat AKP Hardiyanto S.H.M.H, menutup..

Kegiatan aksi sosial Satres Narkoba Polres Kabupaten Labuhanbatu dilingkungan Barak Seng Kelurahan Pulo Padang, berlangsung dengan aman dan tertib hingga menjelang waktu berbuka puasa bersama seluruh Personil..

By ( Dariter Ritonga ).

*Sentuhan Kepedulian Kapolres Labuhanbatu, Hadir Menguatkan Personel yang Sakit*

0

MediaIstanacom Labuhanbatu– Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan bakti kesehatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pimpinan terhadap personel yang tengah mengalami sakit (27/2/2026).

Kunjungan pertama dilaksanakan di kediaman Aiptu Ahmad Juhri Ritonga di Jalan Ahmad Yani Gang Aman, Rantauprapat, yang menderita Diabetes Melitus Tipe II dan Stroke Hemiparese Dextra sejak tahun 2020. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kompol H. Matondang, S.H., M.H., para Pejabat Utama, serta personel Sie Dokkes. Kapolres menyerahkan tali asih serta memberikan motivasi agar yang bersangkutan tetap semangat dan optimis menjalani proses pemulihan. Tim Dokkes turut melakukan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah.

Selanjutnya, rombongan menjenguk Aiptu Mazlan, personel Ba SPKT Polres Labuhanbatu yang sedang menjalani perawatan akibat stroke di Rumah Sakit Umum Rantauprapat, Jalan KH Dewantara Nomor 129, Rantauprapat. Pada kesempatan tersebut, Kapolres kembali memberikan tali asih serta dukungan moril agar yang bersangkutan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Kapolres Labuhanbatu menegaskan komitmennya bahwa Polri tidak hanya menuntut profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga hadir memberikan perhatian dan dukungan nyata kepada personel yang membutuhkan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan baik.

By  ( Dariter Ritonga)