Beranda blog Halaman 671

Kodim 0708 Purworejo Bangun Jembatan Gantung Garuda di Desa Plipir

0

PURWOREJO  || Mediaistana.com – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang dilaksanakan oleh Kodim 0708 Purworejo di Desa Plipir, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap pembuatan tapak pondasi untuk tiang penyangga tali seling jembatan, Rabu (4/2/2026).

Di lokasi kegiatan, tampak anggota Kodim 0708 Purworejo bersama warga setempat bergotong royong menyiapkan proses pengecoran tapak pondasi. Selain itu, pengerjaan juga difokuskan pada perakitan dan penataan besi rangka sebagai struktur penguat pondasi agar konstruksi jembatan kokoh dan tahan lama.

Danramil 01 Purworejo Kapten Inf Noor Cholik menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat yang bertujuan membantu meningkatkan infrastruktur di wilayah pedesaan. Untuk wilayah Kodim 0708 Purworejo, pembangunan jembatan ini diprioritaskan bagi masyarakat Desa Plipir karena kebutuhan akses penyeberangan yang sangat mendesak.

“Jembatan sebelumnya terbuat dari bambu dan kondisinya sudah rusak sehingga membahayakan warga yang melintas. Tiangnya sudah beberapa kali diganti, sementara tapak jembatannya banyak yang kropos dan tidak layak digunakan,” ungkap Kapten Inf Noor Cholik.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas perekonomian warga di dua desa, yakni Desa Plipir dan Desa Pacekelan. Selain itu, jembatan tersebut juga akan mempermudah akses pendidikan bagi pelajar serta menunjang kegiatan pertanian warga setempat.

Jembatan Gantung Garuda ini dirancang dengan panjang 30 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 3,5 meter. Dengan spesifikasi tersebut, diharapkan jembatan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas serta menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama. [Joko]

drh. Nurdiansyah Alasta, M. Kes Dinilai Sosok Ideal Pimpin Demokrat Aceh.

0

drh. Nurdiansyah Alasta, M. Kes Dinilai Sosok Ideal Pimpin Demokrat Aceh.

​ACEH TENGGARA Mediaistana com. Dinamika internal Partai Demokrat Provinsi Aceh kini tengah menjadi sorotan seiring munculnya aspirasi mengenai regenerasi kepemimpinan. Nama drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes., mencuat sebagai sosok yang dinilai paling mumpuni untuk menakhodai partai berlambang bintang mercy tersebut di Serambi Mekkah. Analisis terhadap rekam jejak, pengalaman birokrasi, hingga karier politiknya menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang progresif dan transformatif.

​Nurdiansyah Alasta memiliki perjalanan karier politik yang merangkak dari bawah, memberikan pemahaman mendalam tentang manajemen organisasi partai. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tenggara (2020—2021) sebelum akhirnya didapuk menjadi Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh periode 2021—2026. Legitimasi politiknya semakin kokoh setelah berhasil mempertahankan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) selama dua periode berturut-turut. Pada Pemilu 2024, ia meraih 18.007 suara di Daerah Pemilihan (Dapil) 8, sebuah capaian signifikan yang membuktikan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap sosoknya.

​Di parlemen, Nurdiansyah dikenal sebagai politisi yang proaktif dan memiliki integritas tinggi. Saat menjabat sebagai Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) Mineral dan Batubara (Minerba) serta Migas, ia berani mengungkap praktik mafia tambang ilegal yang merugikan daerah hingga Rp360 miliar per tahun. dan beliau mengusulkan program jalan lintas propinsi jlan marstulen berkat kedekatan dgn pemerintah Aceh Alhadullh bisa terliasasi pd thun 2024. Sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat (2022—2024) dan kini sebagai Ketua Komisi IV DPRA yang membidangi pembangunan, semakin mengukuhkan perannya dalam mewarnai kebijakan publik di Aceh.

​Dukungan terhadap Nurdiansyah terus mengalir dari berbagai elemen. Arief Prianta, SH, selaku Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tenggara, menyatakan bahwa Nurdiansyah memang sangat layak memimpin di tingkat provinsi. Menurut Arief, dedikasi Nurdiansyah dalam membesarkan partai selama ini telah teruji secara nyata.

​”Nurdiansyah memiliki kemampuan komunikasi politik yang sangat mumpuni. Beliau mampu membangun kolaborasi lintas partai di Aceh, sehingga kehadiran Partai Demokrat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh semua komponen masyarakat,” ujar Arief Prianta Sh.
Arief juga mengatakan banyak program2 pro rakyak yg di berikan kpd Kabupaten Aceh tenggra melalui pokir Nurdiansyah
Contoh seperti becak,lembu jalan antar desa alat perkebunan dan alat pertanian..

​Senada dengan itu, Subuki Yusuf, SP, seorang tokoh muda Aceh yang aktif dalam gerakan pilar sosial, menilai Nurdiansyah memiliki jaringan politik yang luas dan visioner. Menurutnya, keterlibatan Nurdiansyah dalam posisi-posisi penting di Pansus dan tim kerja DPRA membuktikan kemampuannya dalam menempatkan posisi strategis partai untuk mengawal pembangunan Aceh.

​”Beliau sangat proaktif dalam setiap momen besar pemerintahan Aceh. Ini menunjukkan bahwa Nurdiansyah mampu memberi pengaruh besar terhadap arah pembangunan Aceh ke depan melalui kebijakan-kebijakan yang strategis,” tegas Subuki Yusuf.

​Pendekatan politiknya yang “cair” dan inklusif membuatnya diterima oleh berbagai lintas fraksi, termasuk partai lokal di Aceh. Dengan kombinasi antara kematangan organisasi, integritas legislatif, dan kemampuan kolaborasi, Nurdiansyah Alasta diproyeksikan mampu membawa Partai Demokrat Aceh menuju era baru yang lebih solid dan relevan dengan tantangan zaman.

(AS/SE)

Medco E&P Malaka Distribusikan 1,13 Juta Liter Air Bersih untuk 56 Desa Pascabanjir Aceh Timur

0

 

Aceh Timur, Mediaistana.com

PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) terus berperan aktif dalam upaya pemulihan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Timur. Air bersih hingga saat ini menjadi salah satu kebutuhan korban bencana tersebut, karena itu salah satu bentuk dukungan tersebut melalui pendistribusian sebanyak 1,13 juta liter air bersih bagi masyarakat di 56 desa terdampak yang tersebar di lima kecamatan.

Distribusi air bersih telah dilakukan sejak 3 Desember 2025 dengan mengerahkan empat unit mobil tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Bantuan ini ditujukan untuk membantu warga yang kesulitan mengakses air bersih akibat sumur dan sumber air alami yang belum dapat dimanfaatkan pascabanjir. Adapun lima kecamatan yang menjadi sasaran distribusi meliputi Kecamatan Julok, Simpang Ulim, Pante Bidari, Nurussalam, dan Peureulak, yang merupakan wilayah dengan dampak banjir cukup parah.

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn mengatakan, bantuan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat hingga pemulihan. “Distribusi air bersih ini ditujukan untuk membantu warga di 56 desa yang mengalami keterbatasan akses air bersih, yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas dasar sehari-hari. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat kembali beraktivitas secara normal pada masa pemulihan pascabanjir,” ujar Leony.

Lebih lanjut, Leony menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. “Kami berkomitmen mendukung upaya penanggulangan darurat bencana alam dengan terlibat aktif sesuai kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Kami juga berterima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat sehingga perusahaan dapat terus beroperasi dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, mengapresiasi langkah cepat Medco E&P Malaka dalam membantu masyarakat sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan. “Bantuan dari Medco E&P Malaka menjadi salah satu kontribusi terbesar pada masa tanggap darurat dan dilanjutkan masa pemulihan. Kami berharap ini mendorong pihak lain untuk ikut membantu Aceh Timur bangkit,” kata Iskandar. (TM)

 

 

 

 

 

Kapolres Purworejo Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Binmas

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Di bawah siraman cahaya matahari pagi yang menyimbolkan semangat baru, halaman Mapolres Purworejo menjadi saksi bisu bergulirnya roda organisasi Kepolisian Republik Indonesia. Pada Rabu (04/02), Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dua posisi strategis: Kasat Reskrim dan Kasat Binmas.

Upacara ini bukan sekadar prosesi administratif, melainkan sebuah ritual estafet tanggung jawab. Berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Jateng tertanggal 20 Januari 2026, AKP Catur Agus Yudo Praseno, S.H., M.H., resmi melepas jabatannya sebagai Kasat Reskrim Purworejo untuk mengemban amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Sragen. Tongkat komando reserse kini berpindah tangan kepada AKP Dwiyono, S.H., M.H., yang sebelumnya menimba pengalaman di Polresta Surakarta.

“Mutasi adalah hukum alam dalam sebuah organisasi, namun integritas adalah pilihan yang harus tetap dijaga ke mana pun kaki melangkah,” tegas AKBP Windy Syafutra dalam amanatnya yang menggetarkan semangat personel.

Suasana haru sekaligus bangga mewarnai pergantian di lini pembinaan masyarakat. IPTU Damara Wibowo, S.Tr.K., S.I.K., hadir membawa energi muda untuk menjabat sebagai Kasat Binmas, menggantikan AKP Sarbini yang telah menuntaskan pengabdian panjangnya sebagai insan Bhayangkara dan memasuki masa purna tugas.

Kepada pejabat lama, Kapolres memberikan apresiasi mendalam.

“Terima kasih atas dedikasi luar biasa di Bumi Purworejo. Bawalah prestasi yang sudah diukir di sini untuk mewarnai tempat tugas yang baru. Jangan pernah lupakan semangat yang kita bangun bersama,” ungkap AKBP Windy kepada AKP Catur.

Sementara itu, sambutan hangat namun penuh tantangan diberikan kepada AKP Dwiyono dan IPTU Damara. AKBP Windy menekankan bahwa kehadiran mereka di keluarga besar Polres Purworejo diharapkan membawa solusi nyata bagi masyarakat.

“Saya tidak meminta Anda untuk menjadi sempurna, tapi saya menuntut Anda untuk selalu hadir dan menjadi solusi bagi masyarakat. Segera beradaptasi, karena tantangan keamanan tidak akan menunggu kita siap,” tambahnya dengan nada lugas.

Hadir dalam upacara tersebut seluruh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Jajaran, personel Polres, serta perwakilan Pengurus Bhayangkari Cabang Purworejo. Melalui Sertijab ini, Polres Purworejo kembali meneguhkan komitmennya bahwa pergantian pemimpin adalah langkah pasti untuk menjaga keberlanjutan pelayanan dan keamanan bagi seluruh warga. [ Joko ]

Polsek Cisurupan Amankan Tiga Pelaku Curas di Sukaresmi

0

mediaistana.com

Garut – Jajaran Polsek Cisurupan Polres Garut berhasil mengamankan tiga orang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut.

Peristiwa dugaan curas tersebut terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 20.20 WIB di Kampung Tarikolot RT 04 RW 05 Desa Sukajaya Kecamatan Sukaresmi, tepatnya di jalan desa.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa
Para pelaku memasang batang pohon pisang di tengah jalan, ketika korban yang sedang naik motor melintas dan berhenti untuk menyingkirkan batang pohon pisang tersebut. Tiba tiba para pelaku menarik, dan melakukan kekerasan kepada korban dan membawa kabur motor tersebut.

Kapolsek Cisurupan AKP Yulius Siswantoro, S.E. mengungkapkan menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Cisurupan melakukan penyelidikan dan menyebarkan ciri ciri pelaku kepada warga masyarakat.

Pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Cisurupan menerima informasi keberadaan para pelaku. Bersama warga akhirnya pelaku berhasil di amankan yaitu Sdr. AT (21), DD (19), dan DS (16) ketiganya merupakan warga Kecamatan Sukaresmi.

Para terduga pelaku kemudian di amankan di Kantor Desa Mekarjaya, melihat masyarakat yang semakin banyak berdatangan kanit Reskrim langsung menghubungi piket Polsek Cisurupan dan Tim Sancang Polres Garut.

Kapolsek Cisurupan memimpin langsung proses evakuasi pelaku dari amukan warga, selanjutnya ketiga pelaku dibawa ke Mapolres Garut guna pemeriksaan awal serta pendalaman kasus dan proses hukum lebih lanjut.

“Dari tangan pelaku, kami berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa Gear sepeda motor yang dililit tali sabuk, 1 unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam dan 1 batang pohon pisang sepanjang kurang lebih 120 cm.” kata Kombes Hendra, Rabu (4/2/2026).

Kapolsek Cisurupan menambahkan bahwa langkah cepat yang dilakukan bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera melaporkan setiap kejadian tindak pidana kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

( To/Fq )

Ditsamapta Polda Jabar Terjunkan Puluhan Personel Tangani Bencana Longsor KBB

0

mediaistana.com

Bandung – Personel Direktorat Samapta Polda Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pada hari Selasa, 3 Februari 2026, sebanyak 68 personel Ditsamapta Polda Jabar diterjunkan untuk mendukung upaya pencarian, evakuasi, serta pengamanan di lokasi terdampak longsor. Selasa (3/2/2026).

Kekuatan personel yang dilibatkan terdiri dari 44 anggota Dalmas, 9 anggota Unit Pammat, 6 anggota crew pendukung, 7 personel Unit K9, serta 2 personel PID. Seluruh personel dikerahkan dalam rangka penanggulangan bencana dan membantu Tim SAR gabungan di lapangan.

Pada kegiatan Unit Pammat, apel pagi dilaksanakan pukul 07.00 WIB untuk pengecekan personel dengan jumlah lengkap 9 orang yang terdiri dari 1 Perwira dan 8 Bintara. Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB, anggota Pammat bersama Unit K9 melakukan pembuatan rongga-rongga di area longsor guna membantu anjing pelacak dalam proses pengendusan korban. Pencarian dan evakuasi korban kemudian dilanjutkan pada pukul 09.00 WIB bersama Tim SAR Gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan relawan di lokasi longsor Blok A3.

Sementara itu, personel Dalmas yang berjumlah 44 anggota melaksanakan apel pagi pukul 07.00 WIB di Lapangan SPN Cisarua, kemudian langsung bergerak menuju lokasi bencana dengan menggunakan 2 unit truk, 1 unit Almira, dan 1 unit barier. Selain itu, 1 unit RCU traktor disiagakan di SPN Polda Jabar untuk menunggu perintah lanjutan. Personel Dalmas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur menuju lokasi kejadian serta melakukan pengawalan proses evakuasi korban longsor.

Untuk kegiatan Unit K9, personel melaksanakan apel pengecekan pada pukul 07.00 WIB dan menerima arahan dari BPBD serta Basarnas. Pada pukul 07.15 WIB, tim bergerak menuju TKP dan mulai melaksanakan kegiatan SAR pada pukul 08.00 WIB di area A3 sesuai petunjuk Basarnas. Hingga pukul 10.30 WIB, Unit K9 menemukan dua titik endusan di area A3 zona merah yang diduga terdapat korban, yang berdasarkan informasi sementara diduga merupakan anggota TNI.

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan hingga Selasa, 3 Februari 2026 pukul 17.00 WIB, Unit K9 berhasil menemukan dua titik endusan yang diduga terdapat korban di zona merah A3. Pada hari ini, korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi berjumlah 6 body pack. Dengan demikian, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi hingga Selasa, 3 Februari 2026 pukul 15.00 WIB mencapai 85 body pack, dengan 61 body pack di antaranya telah berhasil diidentifikasi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polda Jabar akan terus mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk membantu percepatan penanganan bencana dan pencarian korban.

“Polda Jabar bersama TNI, BPBD, Basarnas, serta unsur terkait lainnya terus bersinergi dalam upaya pencarian dan evakuasi korban longsor. Keselamatan personel dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, dan kami berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal hingga seluruh proses penanganan bencana dinyatakan selesai,” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu (4/2/2026). ( To/Fq )

Kades Karang Baru Hadiri Musrenbang Kecamatan Cikarang Utara, Usulkan Empat Program Prioritas Tahun 2026

0

Mediaistana.com -:Rabu 4 februari 2026 Bekasi – Kepala Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Komarudin Ambarawa, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cikarang Utara yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cikarang Utara, Jl. Gatot Subroto No 64, pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan tersebut dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Musrenbang Kecamatan ini merupakan forum strategis dalam rangka penyusunan rencana pembangunan daerah yang bersumber dari aspirasi masyarakat desa untuk diusulkan ke tingkat kabupaten. Kegiatan dihadiri oleh Bupati, DPRD, unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Karang Baru Komarudin Ambarawa menyampaikan empat poin usulan prioritas pembangunan Desa Karang Baru untuk Tahun Anggaran 2026, sebagaimana tertuang dalam catatan usulan yang diajukan dalam forum Musrenbang.

Adapun empat usulan prioritas tersebut meliputi:

1. Pembangunan Kantor Desa Karang Baru, guna meningkatkan pelayanan publik serta menunjang kinerja aparatur pemerintahan desa.

2. Penambahan Tempat Pembuangan Umum (TPU) seluas ± 910 meter persegi, sebagai solusi penataan lingkungan dan pengelolaan sampah desa.

3. Pembangunan Turap/Sheet Pile di wilayah bantaran Kali Cikarang, sebagai upaya pencegahan abrasi serta penguatan struktur tebing sungai.

4. Pembangunan Insinerator atau fasilitas pengolahan sampah yang direncanakan berlokasi di wilayah Desa Karang Baru, untuk mendukung pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Komarudin Ambarawa menyampaikan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan hasil musyawarah dan kebutuhan nyata masyarakat Desa Karang Baru yang diharapkan dapat segera direalisasikan.

“Alhamdulillah, seluruh usulan yang kami sampaikan sudah diterima dan direspons dengan baik dalam forum Musrenbang Kecamatan. Empat poin ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya dalam peningkatan pelayanan pemerintahan desa, penanganan sampah, serta penguatan infrastruktur lingkungan,” ujar Komarudin.

Ia juga berharap agar usulan tersebut dapat memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dan masuk dalam prioritas pembangunan daerah tahun 2026.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti dan merealisasikan usulan ini. Insyaallah, jika terlaksana, dampaknya akan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Karang Baru,” tambahnya.

Kegiatan Musrenbang Kecamatan Cikarang Utara ini menjadi bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang selanjutnya akan dibahas pada tingkat kabupaten sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penganggaran pembangunan tahun mendatang. ( Mardani Lubis / Rbn )

Lapas Banyuwangi Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas, Siap Raih Predikat WBBM

0

Mediaistana.com

BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi resmi memulai langkah besar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Bertempat di Aula Sahardjo, jajaran Lapas Banyuwangi menggelar Deklarasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (04/02).

 

Kegiatan strategis ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai bentuk konsistensi setelah sebelumnya pada tahun 2023 lalu, Lapas Banyuwangi sukses meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kini, dengan semangat yang lebih kuat, Lapas di ujung timur Pulau Jawa ini bersiap meningkatkan standar pelayanan dan integritas demi meraih predikat tertinggi, yakni WBBM.

 

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, yang memimpin langsung pelaksanaan penandatanganan tersebut menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar seremonial di atas kertas. Ia meminta seluruh jajarannya untuk mengimplementasikan poin-poin komitmen tersebut dengan sebaik-baiknya dalam tugas sehari-hari.

 

“Predikat WBK telah kita raih, namun tantangan selanjutnya jauh lebih besar, yaitu WBBM. Tekad untuk meraih WBBM ini bukan milik pimpinan saja, melainkan milik kita bersama,” ujar Wayan dalam arahannya.

 

Wayan menekankan agar seluruh pegawai tidak memandang WBBM hanya sebagai pencapaian administratif atau formalitas belaka. Menurutnya, esensi dari ZI adalah adanya perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat maupun warga binaan. Ia menginstruksikan agar komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif.

 

“Hasil memang penting, tetapi bukan merupakan tujuan akhir. Proses dalam mencapai tujuan itulah yang perlu kita perhatikan secara mendalam” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Wayan mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas bukan hanya beban bagi Tim Kelompok Kerja (Pokja), melainkan tanggung jawab kolektif. Setiap individu di dalam organisasi memiliki peran krusial dalam menjaga marwah instansi.

 

“Tentu sangat penting seorang pimpinan harus menjadi role model atau teladan bagi bawahannya dalam menjunjung tinggi nilai-nilai integritas,” pungkasnya.

Peduli Keselamatan, Polresta Banyuwangi Laksanakan Tambal Jalan Berlubang

0

Mediaistana.com

Banyuwangi – Polresta Banyuwangi melaksanakan Gerakan Tambal Lubang sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan pengguna jalan. Kegiatan ini menyasar sejumlah ruas jalan di Banyuwangi yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan masyarakat. Selasa (3/2/2026)

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Polresta Banyuwangi dengan melibatkan satuan fungsi terkait, sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan berlubang, terutama pada jam-jam rawan dan cuaca ekstrem.

 

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya perlindungan dan pelayanan keselamatan.

 

“Gerakan tambal lubang ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. Jalan berlubang berpotensi menimbulkan kecelakaan, sehingga kami berupaya melakukan langkah cepat dan preventif untuk meminimalisir risiko tersebut,” ujar Kapolresta.

 

Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan tindakan responsif, prediktif, dan humanis dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

 

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Polri hadir tidak hanya saat terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga sebelum hal itu terjadi. Ini bagian dari upaya pencegahan dan kepedulian kami terhadap pengguna jalan,” tambahnya.

 

Selain melakukan penambalan jalan berlubang, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

 

Polresta Banyuwangi berharap melalui gerakan ini dapat tercipta situasi lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan tertib. (Kevin)

Hadirkan Kortas Tipikor Polri, Pemkot Tangsel Gelar Sosialisasi Mitigasi dan Tata Kelola Antikorupsi

0

mediaistana.com

Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sosialisasi mitigasi dan tata kelola antikorupsi dengan menghadirkan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri. Sosialisasi digelar di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel dan diikuti seluruh perangkat daerah hingga lurah se-Tangsel, pada Selasa (03/02/2026) . “Kita mengundang Kortas Tipikor Polri untuk memberikan sosialisasi kepada perangkat daerah sampai ke lurah se-Tangerang Selatan untuk persiapan pelaksanaan APBD 2026,” kata Wali Kota Benyamin usai membuka sosialisasi.

Lebih lanjut, kata Benyamin, kegiatan ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo saat dirinya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Salah satunya, terkait efektivitas maupun efisiensi pelaksanaan anggaran.”Secara detail kita jabarkan di kegiatan ini. Salah satu efisiensi itu jangan membuka peluang korupsi di setiap pelaksanaan anggaran. Mitigasi risikonya seperti apa, sampai kepada lurah itu diberikan pemahaman mendalam,” ujarnya.

Tentunya, sosialisasi ini diharapkan mampu menghasilkan tata kelola antikorupsi yang semakin baik, dengan indikator nantinya pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Indikatornya kita lihat disana, paham gak setelah diberikan pemahaman seperti ini, berapa temuan oleh BPK untuk tahun yang akan datang,” ungkapnya. Pemkot Tangsel juga terus berkoordinasi terkait pendampingan dari Aparat Penegak Hukum (APH) dalam proyek strategis daerah untuk mencegah dan menutup peluang korupsi.

“Pendampingan dari aparat penegak hukum, termasuk juga dari BPKP dan LKPP dalam lelang-lelang besar nanti itu akan didampingi,” katanya.

( To/Fq )