Beranda blog Halaman 714

Beredar Isu Korban Tambang Antam, Bupati Bogor Pastikan Informasi Tidak Benar

0

Bogor –Media istana.com// Rabu (14/1/26) Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan keterangan resmi terkait beredarnya informasi dugaan adanya korban jiwa akibat munculnya asap di area tambang PT Aneka Tambang (Antam) UPBE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Bupati menegaskan, kedatangannya langsung ke Kecamatan Nanggung dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Hal tersebut sekaligus mempertegas pernyataan pimpinan PT Antam yang sebelumnya telah disampaikan kepada pihak kecamatan.

“Begitu kami menerima informasi adanya dugaan korban, kami langsung datang ke lokasi untuk memastikan kebenarannya. Setelah kami koordinasi dan verifikasi langsung, dipastikan tidak ada satu pun karyawan PT Antam yang menjadi korban,” ujar Rudy Susmanto.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan resmi dari PT Antam dan Polres Bogor, peristiwa munculnya asap terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Pada waktu tersebut dipastikan tidak ada aktivitas operasional penambangan yang sedang berjalan.

Bupati juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait isu adanya korban terjebak di “level 700”. Menurutnya, yang benar adalah istilah level tersebut merupakan bagian dari struktur tambang, bukan jumlah korban.

“Yang ada adalah level 400, 500, 600, dan 700. Bukan berarti ada 700 orang terjebak. Informasi itu tidak benar dan sudah diverifikasi langsung oleh pihak Antam,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah bersama aparat terkait tetap menyiagakan mobil pemadam kebakaran, BPBD, serta tim kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan saat pertama kali menerima laporan dugaan adanya korban.

“Alhamdulillah, setelah dipastikan, tidak ada karyawan Antam yang menjadi korban. Sumber asap juga berada di dalam wilayah izin usaha pertambangan resmi PT Antam,” jelasnya.

Terkait tingkat keamanan, Rudy menyebutkan bahwa sebelumnya tingkat kewaspadaan sempat meningkat. Namun, berdasarkan laporan terbaru sebelum Magrib, status keamanan telah menurun secara signifikan dan terus dilakukan pemantauan serta verifikasi lanjutan.

Ia mengimbau masyarakat dan seluruh pihak agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, serta memastikan kebenaran sumber sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan kepanikan.

“Kami minta semua pihak, termasuk masyarakat dan media, menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta di lapangan. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat dan memastikan kondisi tetap aman,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor bersama PT Antam dan aparat keamanan akan terus melakukan pemantauan dan memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal dan aman.

Reporter (NURSALIM)

Telun Yang Tulus

0

 

Goresan, Putra Desa

NTT, 13/01/2026

Dia berjuang, dengan hati yang tulus
Mendirikan lembaga, untuk mencerdaskan bangsa
Dengan cinta dan kasih, dia melayani
Membantu mereka, yang membutuhkan pertolongan
Membangun generasi, dengan ilmu dan akal
Membentuk karakter, dengan nilai-nilai luhur dan bijak

Dia adalah pendiri, yang bijak dan jujur
Membangun lembaga, dengan tekad yang kuat
Dia adalah telun, yang setia dan kuat
Berjuang untuk pendidikan, tanpa henti dan lelah
Dengan visi yang jelas, dia memimpin
Membangun lembaga, yang berkualitas dan terpercaya

Dengan lembaga pendidikan, dia membuka pintu
Masa depan yang cerah, bagi generasi muda
Dengan penyantunan, dia membantu mereka
Yang membutuhkan pertolongan, dengan cinta dan kasih
Membantu anak-anak, yang terlupa dan terlindas
Membuka pintu, menuju masa depan yang lebih baik

Dia murah hati, dalam memberi dan berbagi
Tidak pernah lelah, membantu mereka yang membutuhkan
Dia pemaaf, yang tidak menyimpan dendam
Memaafkan kesalahan, dengan hati yang lapang

Kamu adalah pendiri, yang tulus dan jujur
Berjuang untuk kebaikan, tanpa pamrih dan henti
Kamu adalah telun, yang setia dan kuat
Berjuang untuk pendidikan, tanpa takut dan ragu
Kamu adalah inspirasi, bagi kita semua
Menunjukkan jalan, menuju kebaikan dan kebenaran.

 

SUMBER INSPIRASI; Dr. Harun Y. Natonis, M.Si

Kasih Yang Tak Pernah Berhenti

0

 

Goresan, Jhon Otu

TTS, 13/01/2026.

Dia berjuang, untuk gereja yang suci
Dengan iman yang kuat, dan cinta yang tulus
Dia melayani, dengan hati yang lembut
Membantu mereka, yang membutuhkan pertolongan
Membangun jemaat, dengan kasih dan persatuan
Menjadi teladan, bagi umat yang setia

Dia berjuang, untuk pendidikan yang berkualitas
Dengan tekad yang kuat, dan jiwa yang besar
Dia membantu, anak-anak yang terlupa
Membuka pintu, menuju masa depan yang cerah
Mencerdaskan generasi, dengan ilmu dan akal
Membentuk karakter, dengan nilai-nilai luhur dan bijak

Dia berjuang, untuk masyarakat yang adil
Dengan keberanian, dan jiwa yang besar
Dia melawan, ketidakadilan dan korupsi
Membawa perubahan, untuk kehidupan yang lebih baik
Membangun komunitas, dengan kasih dan persaudaraan
Menjadi suara, bagi mereka yang tak bersuara

Dia berjuang, untuk keluarga yang harmonis
Dengan cinta dan kasih, dia membimbing
Anak-anaknya, menjadi generasi yang kuat
Dengan nilai-nilai, yang luhur dan bijak
Membangun rumah tangga, dengan kasih dan kesabaran
Menjadi teladan, bagi keluarga yang bahagia

Pejuang kemanusiaan, kami hormati kamu
Kami percaya, kamu akan terus berjuang
Dengan keberanian dan kebijaksanaan
Kamu akan membawa kita, menuju masa depan yang cerah
Kamu adalah inspirasi, bagi kita semua
Kamu adalah teladan, bagi generasi muda.

 

SUMBER INSPIRASI;

#Mercy Indonesia, TTS 

#Pembina Compani Oekefan, TTS

 

Pak Guru Bahasa Inggris, Inspirasi Kami

0

 

By. Mr. Muclas

Malang,13/01/2026.

Pak Guru Bahasa Inggris, di ruang kelas ini
Kami berkumpul, belajar, dan tumbuh
Dengan sabar, bapak ajarkan kami
Bahasa Inggris, jendela dunia

Dengan senyum, bapak membimbing kami
Melalui kesulitan, menuju kefasihan
Bapak adalah inspirasi, bagi kami semua
Menjadi contoh, yang baik dan bijak

Kami lihat, bapak tidak pernah lelah
Mengajar, membimbing, dan memberikan cinta
Bapak adalah pahlawan, tanpa topi
Selalu siap, membantu kami, kapan saja

Dengan buku dan papan tulis
Bapak membuka pintu, menuju pengetahuan
Kami belajar, mengerti, dan berkembang
Dengan bahasa Inggris, kami menjelajahi dunia

Kami berterima kasih, pak guru
Untuk cinta dan dedikasi bapak
Kami janji, akan berusaha
Belajar dengan giat, menjadi yang terbaik

Bapak adalah kunci, membuka pintu
Menuju kesuksesan, dan impian kami
Kami hargai, bapak sangat banyak
Selalu kami cintai, pak guru Bahasa Inggris

Semoga bapak selalu sehat
Dan terus menginspirasi kami
Kami akan selalu mengingat
Kasih sayang dan ilmu bapak.

Sumber: Siswa Inspirasi

 

Tong Ilegal Masih Beroperasi di Dava dan Widit, Polres Buru Amankan 5 Orang dan Sita Puluhan BB

0

Polres Buru kembali menunjukkan ketegasannya dalam menertibkan aktivitas pengolahan emas ilegal di belakang Desa Dava dan Widit, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru, Rabu (14/1/2026).

Saat razia dilakukan, para pemilik tong tidak berada di lokasi dan diduga sengaja menghindari aparat. Petugas hanya mendapati empat orang pekerja dan satu orang penanggung jawab kegiatan yang kemudian langsung diamankan.

Kelima orang tersebut saat ini masih diamankan di Polres Buru untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut terkait aktivitas pengolahan emas ilegal yang mereka jalankan. Sementara itu, pemilik tong dipastikan akan dipanggil guna mempertanggungjawabkan perannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam operasi tersebut, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polres Buru menyita sejumlah barang bukti berbahaya, di antaranya cyanida (CN), karbon, serta sekitar 40 jenis barang bukti (BB) lainnya yang digunakan dalam proses pengolahan emas ilegal. Seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Buru.

Penindakan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Buru, AKP Deny Indrawan Lubis, SIK, MM. Hingga kini, proses penyelidikan dan penegakan hukum masih terus berjalan dan dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat.

Langkah tegas ini menegaskan komitmen Polres Buru dalam menertibkan aktivitas ilegal di kawasan Gunung Botak yang selama ini merusak lingkungan serta membahayakan keselamatan masyarakat, dengan memastikan penegakan hukum tetap berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.(Tim)

Tangan Kreatif, Hati Yang Berbudaya

0

 

Goresan,  Dr. Teguh Sulistyo, M Pd.

Mediaistana,com. Malang, 14/01/2026.

Ibu, dengan tangan terampil
Membatik, menciptakan keindahan
Warna-warni, motif indah
Menceritakan kisah dan budaya

Dengan canting dan lilin
Ibu menciptakan karya agung
Dihiasi dengan cinta dan doa
Untuk keluarga dan generasi

Setiap goresan, setiap warna
Menggambarkan kesabaran dan ketekunan
Ibu, pahlawan tanpa tanda jasa
Membawa keindahan ke dalam hidup kita

Melalui batik, ibu menjaga
Warisan budaya dan tradisi
Menghidupkan ekonomi lokal
Dengan tangan kreatif dan inovatif

Terima kasih, ibu
Untuk keindahan dan warisan
Kami hargai setiap goresan
Dari tangan ibu, pembatik sejati

Semoga karya ibu selalu
Dibanggakan dan disukai
Dan ibu selalu sehat
Untuk terus menciptakan keindahan.

 

Sumber: Batik Seng

GEBRAK Sulbar Desak Polisi Tetapkan Tersangka Kasus MBG Tubo Sendana, Agar Tidak Terulang.

0

MAJENE – Temuan pelanggaran serius dalam pengelolaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, memicu desakan keras dari Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Sulawesi Barat agar aparat kepolisian segera menetapkan tersangka.

Hasil sidak Dinas Kesehatan Kabupaten Majene mengungkap dapur SPPG yang berhadapan langsung dengan toilet, penyimpanan bahan makanan bercampur tabung gas, hingga wadah makanan yang diletakkan di lantai. Bagi GEBRAK Sulbar, temuan itu adalah pelanggaran fatal standar keamanan pangan yang tidak bisa ditutupi dengan istilah evaluasi atau pembenahan internal.

Ini bukan kesalahan teknis kecil. Ini adalah bentuk kealpaan serius yang berpotensi pidana. Yang dipertaruhkan adalah nyawa anak-anak sekolah,” kata Idham, Ketua GEBRAK Sulbar, Rabu (14/1/2026).
Menurut Idham, dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) sejak 2 Januari 2026, tidak ada lagi ruang tafsir bagi aparat untuk menempatkan kasus ini sebatas pelanggaran administratif.

Dalam KUHP Nasional, Pasal 475 ayat (1) secara tegas mengatur pidana bagi setiap orang yang karena kealpaannya menyebabkan orang lain sakit atau luka berat. Jika terdapat korban yang meninggal, maka Pasal 474 KUHP Nasional dapat diterapkan dengan ancaman pidana penjara hingga lima tahun.

Kalau ada anak muntah, diare, dirawat, itu sudah masuk unsur pidana. Polisi tidak boleh menunggu korban bertambah dulu baru bertindak, ujar Idham.

Yayasan Bisa Jadi Tersangka
GEBRAK Sulbar juga menegaskan bahwa tanggung jawab hukum tidak berhenti pada petugas dapur. KUHP Nasional secara eksplisit menyebut korporasi atau yayasan sebagai subjek pidana.

Yayasan pelaksana MBG tidak kebal hukum. Pengurus, penanggung jawab SPPG, hingga pihak yang memberi perintah bisa dimintai pertanggungjawaban pidana. Ini diatur jelas dalam Pasal 45 sampai Pasal 47 KUHP Nasional,” kata Idham.
Ia menilai pendekatan pemerintah daerah yang menekankan agar publik tidak berspekulasi justru berpotensi melemahkan transparansi dan menunda keadilan bagi korban.

Kalau negara lambat, publik wajar curiga. Cara mematikan spekulasi bukan dengan imbauan, tapi dengan proses hukum yang terbuka dan tegas, ujarnya.

GEBRAK Sulbar mendesak Polres Majene untuk segera: menaikkan status perkara ke penyidikan pidana, mengamankan seluruh barang bukti makanan dan peralatan dapur,
melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan dan sampel biologis korban, serta menetapkan tersangka, baik perorangan maupun yayasan pelaksana.
Jika Polres Majene tidak segera bertindak, GEBRAK Sulbar memastikan akan membawa kasus ini ke Polda Sulawesi Barat, serta membuka ruang pengaduan ke lembaga pengawas eksternal.

Program MBG adalah program strategis nasional. Kalau dikelola sembrono dan dibiarkan tanpa sanksi pidana, maka negara sedang gagal melindungi generasi masa depan,tegas Idham.

GEBRAK Sulbar menilai kasus MBG Tubo Sendana harus menjadi uji keberanian penegakan hukum di daerah. Tanpa penetapan tersangka, peristiwa ini dikhawatirkan hanya akan berakhir sebagai laporan internal, sementara risiko terhadap keselamatan publik terus berulang.

Sorotan Sepihak, Politisi Gerindra Pertanyakan Serangan terhadap Kapolres Terkait Pengamanan GB

0

Politisi partai Gerindra sekaligus anggota DPRD Kabupaten Buru, Rustam Fadly Tukuboya, SH, mempertanyakan keras sorotan segelintir pihak yang dinilainya cenderung menyudutkan Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, SH, SIK, MM, terkait pengamanan di kawasan tambang emas ilegal Gunung Botak.

Menurut Rustam, kritik yang hanya diarahkan kepada Kapolres Buru menunjukkan sikap tidak objektif dan mengabaikan fakta di lapangan. Ia menegaskan bahwa pengamanan Gunung Botak bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polres Buru, melainkan melibatkan unsur gabungan lintas instansi.

“Kenapa yang diserang hanya Kapolres? Di Gunung Botak itu bukan hanya Polri yang berjaga. Ada TNI dan Satpol PP yang ikut melakukan pengamanan di delapan Pos Pengamanan (Pos PAM). Ini harus dilihat secara utuh, jangan parsial,” tegas Rustam kepada wartawan, Rabu, (14/1)

Rustam menilai, narasi yang berkembang seolah-olah menyalahkan Kapolres Buru sebagai pihak tunggal atas dinamika keamanan di Gunung Botak sangat tidak adil dan berpotensi menyesatkan opini publik. Padahal, pengamanan kawasan tersebut merupakan hasil keputusan bersama dan dilaksanakan secara terpadu.

Ia juga mengingatkan bahwa Gunung Botak memiliki kompleksitas persoalan, mulai dari aktivitas tambang ilegal, kepentingan ekonomi masyarakat, hingga potensi konflik sosial, sehingga tidak bisa disederhanakan dengan menyalahkan satu institusi.

“Kalau mau jujur, kita harus bertanya: apa kontribusi semua pihak? Jangan hanya mencari kambing hitam. Ini soal tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rustam meminta agar kritik yang disampaikan ke ruang publik bersifat konstruktif dan berimbang, bukan bernuansa serangan personal atau institusional yang justru memperkeruh suasana.

“Kalau ada evaluasi, silakan. Tapi harus adil, berbasis fakta, dan menyeluruh. Jangan bangun opini yang melemahkan aparat yang sedang bekerja di lapangan,” pungkasnya.

Nasionalisme dan Spirit ‘Sauyunan Jaga Lembur’ Irjen Rudi Setiawan

0

 

Nasionalisme dan Spirit ‘Sauyunan Jaga Lembur’ Irjen Rudi Setiawan

Polda Jabar -mediaistana.com

Percakapan hangat di ruang tamu lantai lima Mapolda Jawa Barat terhenti sejenak. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan beranjak dari kursinya.

“Ayo,” ajak Rudi seraya meminta semua orang di ruangan itu berdiri.

Tepat pukul 10.00 WIB, Senin 12 Januari 2026, pengeras suara di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, menginstruksikan penghentian aktivitas. Suasana seketika hening saat lagu ‘Indonesia Raya’ berkumandang.

Lagu ciptaan WR Supratman tersebut rutin menggema setiap hari kerja selama 1 menit 50 detik. Seluruh personel hingga tamu wajib berdiri mendengarkan satu stanza lagu kebangsaan untuk memupuk nasionalisme.

Setelah lagu berakhir, Rudi kembali duduk, diikuti para tamu dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar. Diskusi pun berlanjut.

Saat itu, Rudi menerima kunjungan tim detikcom dan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jabar. Ia didampingi Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan, Dirlantas Kombes Pol Raydian Kokrosono, dan Dirintelkam Kombes Pol Sukendar Eka Ristyan. Pertemuan tersebut membahas isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta potensi kolaborasi dengan media massa.

Rudi menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada publik. Ia pun menitipkan pesan khusus bagi para kapolres di wilayah hukum Polda Jabar.

“Saya minta para kapolres bicara kepada media. Isi semua platform, jangan menghindar saat diwawancara wartawan,” ujar Rudi menegaskan, Rabu (14/1/2026)

Program Sauyunan Jaga Lembur

Rudi memimpin Polda Jabar sejak April 2025, menggantikan Irjen Akhmad Wijagus. Mantan Deputi Penindakan KPK ini menginisiasi program ‘Sauyunan Jaga Lembur’ sebagai instrumen keamanan berbasis komunitas.

Nama ini diambil dari kearifan lokal Sunda yaitu ‘Sauyunan’ (kebersamaan) dan ‘Jaga Lembur’ (menjaga kampung halaman). Program ini bertujuan memperkokoh kemitraan Polri, pemerintah, dan warga.

“Menjaga lingkungan adalah cerminan kearifan lokal Jawa Barat. Saya mengajak warga menjadi ‘polisi bagi diri sendiri’, keluarga, dan lingkungan melalui kesadaran kolektif,” tutur Rudi.

Saat ini, program Polda Jabar tersebut telah merangkul berbagai lapisan, mulai dari komunitas buruh, nelayan, hingga ribuan pengemudi ojek daring sebagai mitra strategis di jalan raya. “Hayu, sauyunan jaga lembur,” kata Rudi.

Bandung 14 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Mediaistana reporter Maulana

Polsek Kemang Gelar Patroli Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah

0

Polsek Kemang Gelar Patroli Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah

KEMANG –mediaistana.com

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Unit Samapta Polsek Kemang melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Selasa malam (13/01/2026).

Patroli tersebut dipimpin oleh AKP Djoko Riswayadi, S.Sos., dengan melibatkan dua personel Polsek Kemang serta unsur Pokdarkamtibmas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Kemang.

Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar sejumlah lokasi strategis yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, di antaranya minimarket Indomaret dan Alfamart di Jalan Raya Jampang, mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), pasar tradisional, serta kawasan permukiman warga.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga masyarakat dan petugas keamanan (security), khususnya di kawasan Perumahan Telaga Kahuripan. Dialog ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan imbauan kamtibmas.

Kapolsek Kemang, AKP Yulita Heriyanti, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli kewilayahan ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin sebagai langkah pencegahan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama pada malam hari,” ujar AKP Yulita Heriyanti.

Hasil dari kegiatan patroli tersebut menunjukkan bahwa situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Kemang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Di kesempatan lain, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kegiatan patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan prima dan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Kapolres Bogor juga mengarahkan agar setiap personel selalu mengedepankan pendekatan humanis, responsif terhadap laporan masyarakat, serta menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Hamzah Sofyan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas, tindakan kriminalitas, maupun adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tidak memiliki payung hukum yang jelas, yang termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Apabila masyarakat menemukan hal tersebut, segera laporkan ke Call Center Polri 110. Operator kami melayani aduan dan laporan masyarakat selama 24 jam, atau dapat menghubungi nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” pungkas IPDA Hamzah Sofyan.

Mediaistana reporter Maulana