Beranda blog Halaman 723

Bupati Buru Usulkan Pembentukan Perda Adat sebagai Rujukan Bersama

0

Bupati Buru, Ikram Umasugi, mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Adat sebagai payung hukum yang mengatur dan melindungi nilai-nilai adat di Kabupaten Buru. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat bersama 10 koperasi serta perwakilan PT Tri M dan PT Wanshuai Indo Mining, yang digelar di ruang rapat utama Kantor Bupati Buru, Jumat, 9 Januari 2026.

Rapat strategis tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buru sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan regulasi daerah.

Dalam penyampaiannya, Bupati Ikram menegaskan bahwa Perda Adat sangat penting untuk dijadikan rujukan bersama dalam mengelola hubungan antara masyarakat adat, pemerintah daerah, dan pihak swasta, khususnya dalam aktivitas ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam.

Perda adat ini penting agar ada kepastian hukum dan kesepahaman bersama. Dengan begitu, adat tidak hanya dihormati, tetapi juga dilindungi dan dijalankan secara adil,” ujar Ikram.

Menurutnya, keberadaan Perda Adat diharapkan mampu mencegah konflik lahan, memperjelas hak dan kewajiban para pihak, serta menjaga kearifan lokal agar tetap hidup di tengah arus pembangunan dan investasi.

Keunggulan Perda Adat

Adapun sejumlah keunggulan dari pembentukan Perda Adat yang diusulkan Bupati Buru, antara lain:

1. Memberikan Kepastian Hukum
Perda Adat menjadi dasar hukum yang jelas dalam pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat.

2. Mencegah Konflik Sosial
Dengan aturan yang disepakati bersama, potensi konflik antara masyarakat adat, pemerintah, dan investor dapat diminimalkan.

3. Melindungi Kearifan Lokal
Nilai-nilai adat dan budaya lokal tetap terjaga dan tidak tergerus oleh kepentingan ekonomi semata.

4. Menjadi Rujukan Investasi Berkelanjutan
Investor memiliki pedoman yang jelas dalam beraktivitas, sehingga pembangunan berjalan selaras dengan adat dan lingkungan.

5. Memperkuat Peran Masyarakat Adat
Masyarakat adat dilibatkan secara aktif dalam pengambilan keputusan yang menyangkut wilayah dan kehidupan mereka.

Bupati Ikram berharap seluruh pihak dapat mendukung proses perumusan Perda Adat ini agar Kabupaten Buru memiliki regulasi yang adil, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat secara menyeluruh.(Tim)

Ketua DPD Laskar NKRI Subang Dampingi Warga Lapor ke Polres Subang

0

Pemilihan Kepala Desa PAW Batusari Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2026,kini menjadi bahan perbincangan dan sorotan publik.

 

Diduga dalam tahapan seleksi bakal calon Kades PAW Batusari kecamatan Dawuan diduga terjadi praktek Pungutan Liar (Pungli) yang melibatkan oknum Panitia Pemilihan PAW Kades Batusari.

 

Sehingga Warga masyarakat desa Batusari didampingi Ketua DPD Laskar NKRI kabupaten Subang Anton Nugraha S.H melaporkan kejadian tersebut ke Polres Subang.

 

Ketua DPD Laskar NKRI sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini sehingga bisa menodai citra demokrasi”ungkapnya.

 

Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) adalah proses demokratis untuk mengisi jabatan kades yang kosong sebelum masa jabatan berakhir,melibatkan pemilih lebih spesifik (tokoh masyarakat,adat,agama,dll bukan seluruh warga seperti Pilkades biasa) melalui musyawarah atau pemungutan suara,dengan tahapan pembentukan panitia,pendaftaran calon,masa tenang,pemungutan suara,perhitungan,dan penetapan pemenang sesuai aturan daerah untuk memastikan pemerintahan desa tetap berjalan secara efektif”imbuh Anton Nugraha S.H.

 

Saya Selaku Ketua DPD Laskar NKRI kabupaten Subang mendampingi warga desa Batusari kecamatan Dawuan untuk melaporkan adanya dugaan (Pungli) oleh oknum Panitia Pemilihan Kades PAW desa Batusari kecamatan Dawuan ke Polres Subang”ungkapnya.

 

Saya berharap proses Pemilihan Kades PAW desa Batusari kecamatan Dawuan ini berjalan lancar,dan mulus sesuai peraturan Bupati,tidak diciderai oleh praktik dugaan pungli yang melibatkan oknum penyelenggara sehingga membuat masyarakat dan pihak terkait khawatir demokrasi di tingkat desa menjadi terganggu”pungkas Anton Nugraha S.H.

 

(Aep.S)

Polres Bogor Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

0

Polres Bogor Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

Bogor –mediaistana.com

Polres Bogor turut mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) pukul 10.40 WIB di Kampung Cidangdeur , Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres Bogor serta unsur pemerintah daerah dan Forkopimcam.
Kehadiran ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bogor.

Turut hadir antara lain Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Entis Sutisna, S.Pd., M.M., Wakapolres Bogor KOMPOL Rizka Fadilah, S.H., S.I.K., , S.H., serta unsur Forkopimcam Cijeruk.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembukaan oleh MC dan pembacaan doa. Selanjutnya ditayangkan video selayang pandang mengenai Program Ketahanan Pangan Polri sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga melaksanakan dialog interaktif secara daring dengan jajaran Polda se-Indonesia, serta menyerahkan bantuan sosial kepada kelompok tani (poktan) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para petani.

Puncak kegiatan ditandai dengan panen raya jagung, dilanjutkan dengan bakti kesehatan dan kegiatan doorstop bersama media. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan nasional yang berkelanjutan.

Mediaistana reporter Maulana

Pemkab Purworejo Apresiasi Semangat Kolaboratif Dandim dan Kapolres dalam Sinergi Menjaga Kondusivitas

0

PURWOREJO  | Mediaistana.com – Menandai transisi pucuk kepemimpinan Kodim 0708/Purworejo dan alih ketugasan Kapolres Purworejo, Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar acara Pengantar Tugas Dandim 0708/Purworejo dan Kapolres Purworejo, serta Perkenalan Dandim 0708/Purworejo baru, di Ganeca Convention Hall, pada Kamis (8/1/2026).

Letkol Infanteri Imam Purwoko SE MHI, usai melepas jabatan Kodim 0708/Purworejo, mendapat amanah baru sebagai Pabandya 1/Siapops Spaban 10/Ops LN Sopsat. Posisinya digantikan oleh Letkol Infanteri Ketut Hendra Budihardja yang sebelumnya menjabat sebagai Danyonif TP 802/WMJ Brigif TP 83/Bugodi Kodam XVII/Cendrawasih.

Sementara itu AKBP Andry Agustiano SIK MSi beralih tugas menjadi Wadirreskrimsus Polda Jateng, dan posisinya akan dilanjutkan oleh AKBP Windy Syafutra yang sebelumnya menjabat Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Jatim.

Acara pengantar tugas yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan ini, dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Raja Thifal Mazaya Izzati SIKom, jajaran Forkopimda, dan unsur pimpinan di lingkup Pemkab Purworejo.

Bupati Purworejo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Letkol Inf Imam Purwoko SE MHI dan AKBP Andry Agustiano SIK MSi, atas pengabdian, dedikasi, dan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik selama bertugas di Kabupaten Purworejo.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat bersinergi bersama dalam semangat kolaboratif, sehingga stabilitas, ketenteraman, serta kondusivitas wilayah Purworejo dapat terjaga dengan baik sampai saat ini,” ucapnya.

Pada momen ini, Bupati juga menyampaikan doa dan harapan agar keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam mengemban amanah selanjutnya. Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf, apabila selama kebersamaannya terdapat khilaf atau hal-hal yang kurang berkenan.

Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan sambutan hangat atas kedatangan Letkol Infanteri Ketut Hendra Budihardja yang akan memimpin Kodim 0708/Purworejo ke depan. Ia berharap, sinergi, komunikasi, dan kolaborasi yang telah terbangun dengan baik selama ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Purworejo senantiasa berkomitmen untuk menguatkan sinergi bersama Kodim 0708/Purworejo, dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga keamanan, serta mewujudkan masyarakat Purworejo yang aman, rukun, dan sejahtera, sejalan dengan visi Purworejo Berseri. /Joko

Sumber: Prokopim

Penyelesaian Kekeluargaan: Insiden Kecelakaan Lalu Lintas di Cilacap Berakhir Damai

0

CILACAP – Mediaistana.com // Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sepeda ontel di Jalan Sampang – Nusajati, tepatnya di depan SDN 3 Nusajati, Kabupaten Cilacap, akhirnya mencapai titik terang melalui jalur perdamaian.

Perdamaian itu dicapai pasca dilakukanya MEDIASI antara kedua belah pihak yang dilaksanakan di Pos Lantas Sampang, dengan dipandu dan didipimpin langsung oleh Aiptu Agus, anggota pos lantas Sampang.

​Peristiwa yang terjadi pada Rabu siang, 29 Oktober 2025 tersebut, melibatkan kendaraan Honda Beat No.Pol R.4959 AA yang dikendarai oleh seorang pelajar berinisial FNA dengan seorang pengayuh sepeda ontel bernama Ibu Wiji Ningsih.

Akibat insiden tersebut, Ibu Wiji dilaporkan mengalami cedera (retak pada bagian paha kanan), sementara kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan fisik (lecet pada body sepeda motor).

Atas kejadian laka tersebut, kedua belah pihak yang diwakili oleh Kardiman SPd (pihak pengendara sepeda motor) dan Andi Kristiyoko (pengendara sepeda ontel) memilih untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengedepankan asas kekeluargaan dan musyawarah.

Pasalnya, mereka menyadari bahwa kejadian laka lantas itu merupakan musibah yang tidak disengaja dan sekaligus merupakan sesuatu yang tidak pernah diduga dan diharapkan sebelumnya.

​Dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani di Cilacap pada tanggal 8 Januari 2026, kedua belah pihak sepakat untuk “menyelesaikan perkara secara mandiri tanpa melibatkan penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian dan Pemberian santunan pengobatan oleh pihak pengendara sepeda motor kepada pihak pengayuh sepeda ontel, sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) sebagai bentuk tanggung jawab moral dan materiil. serta sepakat untuk melakukan tanggung jawab mandiri atas kerusakan kendaraan masing-masing pihak”.

Dengan ditandatanganinya surat pernyataan di atas materai tersebut, kedua belah pihak menyatakan bahwa segala risiko yang timbul di kemudian hari menjadi tanggung jawab masing-masing.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk tidak mengajukan tuntutan santunan atau asuransi dalam bentuk apa pun di masa mendatang, terhitung sejak ditanda tanganinya surat pernyataan tersebut.

Langkah ini diambil dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan, mencerminkan kearifan lokal dalam menyelesaikan perselisihan di tengah masyarakat melalui dialog yang santun dan rasa tanggung jawab yang tinggi (suliyo)

Wabup T. Zainal Abidin Terobos banjir Demi Tinjau Warga Terdampak.

0

 

Aceh Timur -mediaistana.com 

Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd., M.H kembali turun langsung meninjau warga yang mengungsi akibat luapan air di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur. Kamis, 08 Januari 2026.

 

Berangkat dari Kota Idi sejak pagi hari, Wakil Bupati tak hanya datang membawa empati, tetapi juga membawa bantuan bagi para korban banjir susulan Kec Indra Makmur..

 

Bersama rombongan yang didampingi komunitas track, Camat Indra Makmur, serta unsur Muspika setempat, Wabup menembus wilayah yang terdampak banjir paling parah di kawasan tersebut.

 

Setibanya di Desa Alue Ie Mirah, T. Zainal Abidin menyempatkan diri berbincang langsung dengan warga yang terdampak banjir susulan. 

 

Dengan penuh kehangatan, ia mendengarkan keluhan, cerita, serta kebutuhan masyarakat yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat genangan air yang kembali naik.

 

Tak berhenti di satu lokasi, Wakil Bupati juga melanjutkan peninjauan ke lokasi pengungsian kedua di Desa Jambo Leubok, Kecamatan Indra Makmur. 

 

Di sana, ia kembali menyerahkan bantuan dan memastikan kondisi para pengungsi, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Perjalanan menuju lokasi pengungsian bukanlah perkara mudah. 

 

Demi bisa bertemu langsung dengan warga, Wabup bahkan harus menggunakan kereta track dan menerobos genangan banjir yang masih menguasai sejumlah kawasan. Langkah tersebut menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, dalam kondisi apa pun.

 

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati mengimbau seluruh warga Indra Makmur dan masyarakat Aceh Timur pada umumnya agar tetap waspada dan siaga terhadap potensi banjir susulan. Ia mengingatkan bahwa intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir berpotensi memperparah kondisi di sejumlah wilayah.

 

“Dalam dua hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi kembali melanda Aceh Timur dan menyebabkan beberapa kecamatan mulai terendam banjir, seperti Kecamatan Julok, Rantau Peureulak, Pante Bidari, Simpang Ulim, Madat, Birem Bayeun, Peunaron, serta beberapa kecamatan lainnya,” Ungkap T. Zainal Abidin.

 

Selain itu, ia juga menegaskan kepada seluruh keuchik dan camat agar terus aktif memperbarui dan melaporkan data serta informasi terkait warga yang terdampak banjir susulan. Hal tersebut dinilai penting agar penanganan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan merata.

 

Kehadiran Wakil Bupati di tengah kepungan banjir susulan menjadi bukti pemerintah Aceh Timur tidak tinggal diam menghadapi bencana, tetapi terus bergerak dan hadir bersama rakyatnya. (MN) 

Tiga Pria Ini di Tangkap Karena Kasus Pengedar Narkoba

0

Mediaistana.com

Rokan Hulu – Polsek Ujungbatu, Polres Rokan Hulu, berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan tiga orang pelaku yang diduga sebagai pengedar. Penangkapan dilakukan pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Sudirman Km 04, Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si melalui KOMPOL Jusup Purba, S.H., M.H., Menjelaskan Bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Kanit Reskrim Polsek Ujungbatu AKP Sudarto Sihombing,S.sos langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penggerebekan.

“Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tiga orang terduga pelaku berinisial inisial EPI (51), inisial M (31) dan inisial ZP (28). Dari hasil penggeledahan, ditemukan narkotika jenis sabu sebanyak 79 paket yang siap diedarkan,” ujar Kapolsek.

Barang bukti sabu dengan berat kotor 14,68 gram itu ditemukan di saku celana salah satu pelaku serta disembunyikan di dalam sebuah sapu berwarna hijau di dalam ruko. Selain sabu, polisi juga menyita tiga unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp812.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

Ketiga tersangka diduga berperan sebagai pengedar dengan modus menyimpan, menguasai, dan menjual narkotika jenis sabu. Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Ujungbatu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No.1 Tahun 2023 tentang KUHP dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polsek Ujungbatu menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu serta mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian. (Samiono)

Ketua PEMKAB Bantah Isu Pembiaran Tambang Gunung Botak: Pemberitaan Dinilai Pesanan dan Menyesatkan

0

Pemberitaan yang beredar di sejumlah platform media online terkait dugaan pembiaran aktivitas tambang emas di Gunung Botak oleh Aliansi Mahasiswa Bupolo dinilai tidak objektif dan sarat kepentingan. Hal tersebut ditegaskan Ketua Pergerakan Mahasiswa Kecamatan Batabual (PEMKAB), Sarul Simpu, yang menyebut informasi tersebut terkesan sebagai pesanan kelompok tertentu.

Menurut Sarul, narasi yang menyebut adanya pembiaran aktivitas tambang ilegal di kawasan Gunung Botak adalah tidak benar dan menyesatkan publik. Ia menegaskan bahwa saat ini aktivitas pertambangan telah diatur secara resmi dan hanya diperbolehkan bagi penambang yang terdaftar serta memiliki kartu atau ardikat yang dikeluarkan oleh koperasi pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

“Tidak ada aktivitas sembarangan. Penambang hanya boleh bekerja di area masing-masing koperasi pemegang IPR. Jika tidak memiliki kartu dari koperasi, maka tidak ada aktivitas, apalagi pembiaran seperti yang diberitakan,” tegas Sarul.

Ia juga menjelaskan bahwa selama masa penertiban, penindakan, dan pengosongan area tambang Gunung Botak, tidak ditemukan adanya aktivitas penambangan ilegal. Pengawasan di lapangan disebut sangat ketat, dengan keberadaan pos-pos pemantau serta penjagaan aktif dari TNI dan Polri yang terus melakukan kontrol terhadap potensi pelanggaran.

“Pengawasan TNI-Polri berjalan sangat aktif. Tidak ada ruang bagi penambang ilegal untuk beroperasi,” tambahnya.

Sarul mengimbau masyarakat Kabupaten Buru agar tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang tidak berimbang dan cenderung menggiring opini publik. Ia menduga isu pembiaran ini sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mencederai nama baik institusi TNI dan Polri.

“Pemberitaan itu sangat tidak berdasar dan patut diduga sebagai upaya sistematis untuk merusak kepercayaan publik terhadap aparat keamanan,” pungkasnya.(Tim)

Bantuan Pusat Bukan Hadiah Gratis, Ada Kerja Keras Gubernur di Baliknya

0

Pemberitaan salah satu media online yang menyiratkan bahwa bantuan pemerintah pusat tidak dapat dikaitkan dengan kinerja gubernur merupakan narasi keliru, menyesatkan, dan cenderung meremehkan fakta tata kelola pemerintahan.

Perlu ditegaskan secara tegas bahwa bantuan pusat bukanlah hadiah otomatis yang jatuh dari langit. Meskipun pemerintah pusat memiliki tanggung jawab pembangunan nasional, dalam praktiknya setiap rupiah anggaran dan setiap program strategis harus diperjuangkan melalui proses panjang, teknokratis, dan politis.

Indonesia bukan hanya satu atau dua daerah. Ada puluhan provinsi dan ratusan kabupaten/kota yang bersaing ketat untuk mendapatkan perhatian dan prioritas pemerintah pusat. Tanpa kerja keras, tanpa komunikasi intensif, dan tanpa lobi yang kuat dari kepala daerah, sebuah wilayah sangat mungkin terpinggirkan dari daftar prioritas nasional.

Di sinilah peran gubernur menjadi krusial dan tidak bisa dihapus begitu saja. Gubernur bertugas memastikan Maluku tidak sekadar menjadi penonton pembangunan nasional, tetapi hadir dan diperhitungkan di meja pengambilan keputusan pusat. Itu dilakukan melalui:

Penyusunan program yang sinkron dengan agenda nasional

Pendekatan langsung ke kementerian dan lembaga terkait

Penyampaian data, urgensi, dan dampak pembangunan bagi masyarakat

Konsistensi memperjuangkan kepentingan daerah di tengah keterbatasan fiskal nasional

Mengatakan bahwa bantuan pusat tidak dapat disebut sebagai pencapaian gubernur sama saja dengan menutup mata terhadap realitas birokrasi dan politik anggaran negara. Jika bantuan memang datang otomatis, maka semua daerah akan menerima porsi yang sama. Fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Bantuan pusat yang berhasil masuk ke Maluku adalah buah dari kepemimpinan dan daya juang, bukan sekadar formalitas administratif. Menghapus peran gubernur dalam proses ini bukan hanya tidak adil, tetapi juga mengaburkan pemahaman publik tentang bagaimana negara ini bekerja.

Media seharusnya menghadirkan kritik yang berbasis fakta dan pemahaman utuh, bukan membangun opini simplistis yang berpotensi menggiring persepsi publik ke arah yang keliru. Kritik boleh keras, tetapi kejujuran intelektual tidak boleh diabaikan.

Oleh karena itu, perlu ditegaskan: bantuan pusat yang diperjuangkan dan berhasil direalisasikan untuk Maluku adalah bagian dari kinerja pemerintah daerah, termasuk gubernur sebagai nahkoda utama pembangunan daerah.(Tim)

Sinergi Polri–TNI–Pemda, Polres Buru Gelar Panen Raya Jagung di Desa Awilinan

0

Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Buru bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dan unsur TNI melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak di lahan binaan Polri, Desa Awilinan, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., dan dihadiri Wakil Bupati Buru Sudarmo, S.P., M.Si., Dandim 1506/Namlea, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Buru, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kelompok tani Desa Awilinan. Panen raya ini juga terhubung melalui zoom meeting dengan Mabes Polri sebagai wujud sinergi nasional.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Buru, Wakil Bupati Sudarmo menyampaikan apresiasi kepada Polres Buru atas kepedulian dan peran aktif dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah petani merupakan bentuk nyata sinergitas pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Panen raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti kerja keras, ketekunan, dan semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Buru dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, panen jagung kali ini dilakukan di lahan seluas kurang lebih satu hektare dengan hasil sekitar dua ton. Selain itu, pada bulan berikutnya direncanakan panen lanjutan di lahan seluas sekitar 10 hektare dengan estimasi hasil mencapai 20 ton jagung. Capaian tersebut dinilai sebagai kemajuan signifikan dalam pengembangan sektor pertanian di Desa Awilinan.

Wakil Bupati juga berharap Bulog dapat menyerap seluruh hasil panen jagung petani agar memberikan kepastian pasar, menjaga stabilitas harga, serta memotivasi petani untuk terus meningkatkan produksi. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pertanian, dan koordinasi lintas sektor guna meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan. Pada kesempatan tersebut, Polres Buru turut menyalurkan bantuan pupuk dan bibit jagung sebanyak 150 kilogram kepada kelompok tani binaan.

Kegiatan panen raya berlangsung hingga pukul 14.40 WIT dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam memperkokoh ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru.(Tim)