Beranda blog Halaman 724

Bupati Garut Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Tekankan Kualitas Pelayanan Publik

0

Garut, Mediaistana.com. – Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., I.P.U. Melantik 69 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan Jabatan Struktural dan 19 PNS Jabatan Fungsional yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Selasa (6/1/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan kosong atau rotasi biasa. Ia menyebut momentum ini sebagai bagian dari upaya menjawab tuntutan reformasi birokrasi yang mutlak demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Tuntutan reformasi birokrasi, hari-hari ini sering disuarakan oleh berbagai pihak, terutama terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan publik maupun peningkatan kapasitas penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Garut yang merupakan agenda yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ujarnya.

Syakur juga memberikan instruksi khusus terkait akurasi data, terutama kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta para pimpinan wilayah seperti Camat dan Lurah. Ia menyoroti adanya keluhan masyarakat mengenai bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.

“Komunikasikan dengan baik dan ketika ada masalah saya mohon camat lah, lurah lah, cepet cari informasi, cepet cari solusinya,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati berencana mendatangi Kementerian Sosial RI pada pekan depan untuk melakukan koordinasi mendalam guna memastikan integrasi data kemiskinan (Desil 1-5) menjadi lebih valid dan efektif.

Menutup arahannya, Bupati Garut menjelaskan bahwa kebijakan mutasi dan rotasi kali ini memiliki fokus pada kompetensi dan manajemen talenta.

“Kita sekarang lagi dorong upaya kita untuk memperkuat manajemen talenta yang baik, karena kita punya data-data orang-orang hebat. Tentu saja ada ukurannya, ukurannya adalah kompetensi,” pungkas Abdusy Syakur Amin.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap dapat melahirkan aparatur birokrasi yang tangguh dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat di era digital.

Dalam pelantikan, terdapat 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yaitu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ir. Beni Yoga Gunasantika, M.P, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, drh. Dyah Savitri, M.A, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Agus Kurniawan, S.Si., M.E.

Sumber : (Humas Diskominfo Garut)
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par)

Alami KDRT Berat, Ibu Dua Anak Laporkan Suami ke Polres Metro Jakarta Selatan

0

Mediaistana.com | Jakarta — Seorang perempuan berinisial SL (27) melaporkan suaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka berat hingga harus menjalani tindakan operasi di rumah sakit.

Dalam proses penanganan perkara, korban didampingi oleh Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) DKI Jakarta serta tim kuasa hukum dari HADI & SUSANTO LAW OFFICE (Advokat & Konsultan Hukum).

Peristiwa KDRT tersebut terjadi pada Minggu, 21 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WIB, di rumah kontrakan korban yang beralamat di Jalan Bangka VIII RT 008/012, Gang Manggis, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Menurut keterangan korban, pertengkaran bermula dari persoalan sepele terkait peminjaman alat kebersihan rumah tangga, seperti sapu dan pel lantai, oleh saudara maupun tetangga yang tinggal berdekatan. Meski korban telah berupaya meredam konflik dengan membeli peralatan baru, persoalan tersebut terus diungkit oleh suami hingga memicu pertengkaran hebat.

“Masalahnya hanya soal peminjaman sapu dan pel lantai. Saya sudah berusaha menenangkan dan membeli yang baru, tetapi tetap dipermasalahkan,” ujar SL.

Situasi kemudian memanas. Suami korban diduga melempar korban dengan makanan, lalu memukul wajah korban menggunakan tangan yang masih memegang telepon genggam. Akibatnya, hidung korban pecah dan mengeluarkan darah dalam jumlah banyak, disertai pusing berat.

Korban sempat dibawa ke puskesmas terdekat. Namun, karena keterbatasan fasilitas dan kondisi luka yang dinilai serius, korban dirujuk ke RS Fatmawati, Jakarta, dan masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 22 Desember 2025 dini hari. Akibat luka berat tersebut, korban harus menjalani operasi pada 23 Desember 2025.

Peristiwa kekerasan ini disaksikan langsung oleh anak pertama korban yang masih berusia lima tahun, serta didengar oleh sejumlah tetangga di sekitar lokasi kejadian.

Selama korban menjalani perawatan medis, suami korban disebut tidak menghubungi korban maupun keluarga korban. Korban juga menduga terlapor memberikan keterangan yang tidak sesuai fakta kepada pihak rumah sakit dengan menyebut korban mengalami kecelakaan jatuh dari tangga, padahal korban menegaskan tidak pernah mengalami kejadian tersebut.

Setelah kondisi kesehatannya mulai membaik, korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/4883/XII/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA, tertanggal 25 Desember 2025 pukul 12.02 WIB.Adapun penyampaian informasi dan pendampingan hukum kepada publik dilakukan pada Kamis, 8 Januari 2026, seiring dengan perkembangan penanganan perkara. Meski hasil visum et repertum masih dalam proses dan berada di pihak rumah sakit, laporan tetap diterima dengan disertai keterangan korban dan saksi.

Kuasa hukum korban dari HADI & SUSANTO LAW OFFICE, Hendra Agus Susanto, S.H. dan Wiryahadi Purwanto, S.H., M.H., menyatakan komitmen penuh untuk mengawal perkara ini hingga tuntas demi memperoleh keadilan bagi korban.

“Kami diminta langsung oleh klien kami untuk mendampingi dan mengawal perkara ini agar korban benar-benar mendapatkan keadilan. Fakta hukumnya sudah jelas, luka korban nyata, saksi ada, dan nantinya keterangan medis dari pihak rumah sakit akan semakin memperjelas peristiwa yang sebenarnya,” ujar Hendra Agus Susanto, S.H. dan Wiryahadi Purwanto, S.H., M.H.

Lebih lanjut, Wiryahadi Purwanto, S.H., M.H. menegaskan bahwa dugaan kekerasan terhadap korban telah terjadi berulang kali sejak awal pernikahan, termasuk adanya ancaman saat kejadian terakhir.

“Sejak awal menikah, korban telah berulang kali mengalami kekerasan dan ancaman. Bahkan pada saat kejadian terakhir, korban kembali diancam. Di rumah sakit pun pelaku sempat menyampaikan keterangan yang tidak benar dengan mengatakan korban jatuh dari tangga, padahal faktanya korban dipukul,” tegas Wiryahadi Purwanto, S.H., M.H.

Atas peristiwa tersebut, terlapor diduga melanggar Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yang mengatur sanksi pidana bagi pelaku kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga, terlebih apabila mengakibatkan luka berat.

Saat ini, korban juga tengah mengajukan proses perceraian dan berharap aparat penegak hukum segera bertindak agar dirinya dan anak-anaknya dapat hidup aman serta terlindungi.

“Saya hanya ingin hidup aman, anak-anak terlindungi, dan suami saya diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutup SL.

Sebagai paragraf penutup, kuasa hukum korban Hendra Agus Susanto, S.H. menegaskan pihaknya tetap mempercayakan proses hukum kepada kepolisian, namun akan terus memperjuangkan keadilan bagi kliennya.

“Pada prinsipnya kami mempercayakan proses penegakan hukum kepada Polres Metro Jakarta Selatan Unit IV PPA. Namun apabila pelaku sampai lolos dari jerat hukum, kami akan terus mencari keadilan demi tegaknya asas kepastian hukum bagi klien kami,” ujar Hendra Agus Susanto, S.H.

(red/tim)

Di Balik Kesuksesan Kabinet Merah putih,Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

0

Media istana.com – Kamis 8 Januari 2026 – Jakarta Presiden Prabowo Subianto memasuki masa awal pemerintahannya dengan agenda besar yang menuntut eksekusi cepat dan disiplin tinggi, terutama pada dua program prioritas: ketahanan pangan (khususnya swasembada beras dan jagung), serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam konteks ini, Presiden Prabowo dapat dikatakan berada dalam posisi yang relatif beruntung karena memiliki Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sosok yang mampu menerjemahkan visi politik presiden ke dalam kerja institusional yang konkret dan terukur.

Di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak lagi tampil semata-mata sebagai lembaga penegak hukum, tetapi sebagai aktor negara yang aktif dalam agenda pembangunan nasional.

Fakta di lapangan secara konsisten menunjukkan bagaimana Polri dilibatkan secara langsung dalam program ketahanan pangan, terutama melalui program penanaman jagung dan padi berskala nasional. Keterlibatan ini bukan simbolik, melainkan operasional. Mulai dari pembukaan lahan, pendampingan petani, hingga pengamanan proses produksi dan distribusi.

Model keterlibatan Polri dalam sektor pangan mencerminkan pendekatan kepemimpinan Kapolri yang adaptif terhadap kebutuhan pemerintahan. Ketahanan pangan dipahami bukan sekadar urusan pertanian, tetapi sebagai fondasi stabilitas nasional.

Dalam kerangka tersebut, Polri berfungsi sebagai pendongkrak kebijakan, memastikan program swasembada berjalan tanpa gangguan sosial, konflik lahan, maupun hambatan non-teknis di lapangan. Kehadiran institusi dengan struktur komando nasional dan jangkauan hingga ke desa menjadi aset strategis bagi Presiden Prabowo dalam mencapai target swasembada pangan.

Peran serupa juga terlihat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Di bawah koordinasi Kapolri, Polri terlibat aktif dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi tulang punggung pendistribusikan makanan bergizi di berbagai daerah.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa jaringan dan kapasitas logistik Polri memungkinkan program ini dijalankan secara cepat, seragam, dan relatif teratur, sebuah tantangan besar bagi program dengan skala nasional dan mencakup jutaan penerima manfaat.

Keterlibatan Polri dalam MBG menegaskan bahwa program ini tidak dianggap sebagai proyek sektoral semata, melainkan sebagai kebijakan strategis negara. Dengan Polri berada di dalam rantai pelaksanaan, negara hadir secara langsung dalam menjamin ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat.

Hal ini menampilkan keselarasan visi antara Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Bahawa negara harus kuat, operasional, dan tidak ragu menggunakan seluruh instrumen kelembagaannya untuk memastikan program prioritas berjalan efektif.

Dukungan terbuka Presiden Prabowo terhadap peran Polri semakin menegaskan hubungan kerja yang solid antara kepala negara dan pimpinan kepolisian. Apresiasi presiden terhadap keterlibatan Polri dalam penanaman jagung dan padi serta MBG bukan sekadar pujian pribadi, melainkan sinyal politik bahwa Polri dipandang sebagai mitra strategis pemerintahan.

Dalam konteks ini, kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit memberikan keuntungan politik dan administratif bagi Presiden Prabowo. Stabilitas internal Polri terjaga, arah kebijakan jelas, dan mesin institusi bergerak sejalan dengan agenda nasional.

Citra Polri berkembang menjadi institusi yang semakin multidimensi. Di bawah kepemimpinan Kapolri saat ini, Polri diposisikan bukan hanya sebagai penjaga keamanan, namun sebagai bagian dari solusi atas permasalahan struktural bangsa. Mulai dari pangan hingga gizi. Transformasi ini memperkuat narasi pemerintahan Prabowo tentang negara yang hadir secara nyata, tidak absen, dan tidak hanya mengandalkan mekanisme pasar atau birokrasi sipil semata.

Dengan demikian, peran Polri dalam menyukseskan ketahanan pangan dan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat lepas dari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Bagi Presiden Prabowo, memiliki Kapolri yang mampu bergerak cepat, loyal pada agenda negara, dan efektif menggerakkan institusi sebesar Polri merupakan modal penting dalam memastikan program-program prioritas tidak berhenti pada tataran janji politik, namun benar-benar terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Media istana. com
David Tasti

Sinergitas antar Para ibu-ibu TPK 9 desa Tingkat kecamatan Cijeruk 

0

Sinergitas antar Para ibu-ibu TPK 9 desa Tingkat kecamatan Cijeruk

Bogor -mediaitana.com
Sinargitas para ibu- ibuTPK tingkat kecamatan Cijeruk terdiri dari 9 desa tingkat kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor: -Palasari, -Tanjungsari, Tajurhalang, -Sukaharja, -Cipicung, -Cibalung, Cipelang,-Cijeruk, Warungmenteng.
– Acara berlangsung pada tanggal 07 Januari 2026, dengan waktu titik kumpul di halaman Kantor Kecamatan Cijeruk. Para anggota TPK sejumlah 1.80 TPK sekecamatan Cijeruk kabupaten Bogor

dalam kegiatan acara tujuan Pantai Pasir Putih Ciparayi, Banten, menggunakan bis pariwisata milik PT Mahadat sebagi kordinator penyiapkan armada bis mahadat oleh Maulana mediaistana.com sebagi usaha pariwisata wa 08 139 548 341
dengan tujuan menuju pantai pasir putih ciparai Banten dengan agenda kegiatan sinergitas ibu-ibu TPK untuk meningkatkan kinerja dan kekompakan para ibu-ibu TPK sekecamatan Cijeruk dalam segi pelayanan kepada masyarakat wilayah masing-masing – Desa

dalam titik terahir di rest area Palasari sangat begituh mangfat untk falitasi umum husunya dalm kegiatan lingkungan setempat sehingga ibu-ibu TPK sangat berterimakasih kepada pak kads aip Palasari meberikan ijin untk parkir Bis mahadat untuk menurunkan ibu-ibu para TPK tingkat kecamatan Cijeruk kabupaten Bogor adanya rest area Palasari Bis bisa parkir di hamam rest area sangat membatu tidak menggangu penguna jalan umu

Mediaistana Reporter Maulana

Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., I.P.U. Sambut Baik Kunjungan Investor Manca Negara

0
Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., I.P.U. bersama Mr. Nelson.

Garut – Mediaistana.com – Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., I.P.U., menerima kunjungan investor manca negara dari jajaran pimpinan PT Ennova Apparel Group dan PT Hoga Reksa Garment di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Minggu (4/1/2026).

“Bupati Garut Apresiasi Investor Manca Negara”

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasinya atas ketertarikan investor mancanegara untuk menanamkan modal di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen penuh dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Kami tentu saja sangat menyambut baik dan kami akan membantu semaksimal yang kami bisa kerjakan sesuai dengan ketentuan,” ujar Bupati Garut.

“PT Ennova Apparel Group Targetkan 5000 Karyawan”

Di tempat yang sama, perwakilan PT Ennova Apparel Group, Mr. Nelson, menjelaskan bahwa pihaknya akan segera memulai tahapan pembangunan pabrik baru dalam waktu dekat.

“And start renovations for the new factory and we’ll be under renovation for the next 5 to 6 months, at least until we start the factory (Tentu saja, kami juga akan memulai renovasi untuk pabrik baru tersebut dan proses renovasi ini akan berjalan setidaknya selama 5 hingga 6 bulan ke depan sampai kami mulai mengoperasikan pabriknya),” ucap Mr. Nelson.

Terkait penyerapan tenaga kerja, Nelson memproyeksikan kebutuhan personel yang cukup besar bagi masyarakat lokal Garut. Perekrutan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan operasional pabrik.

“We’re targeting to have maybe 3 to 5000 employees yet. At the beginning of course, we have different stages. We have stage one stage, 2 stage 3 1st stage is to have around 900 to 1000 first,”.

“Kami menargetkan untuk memiliki mungkin sekitar 3.000 hingga 5.000 karyawan. Di awal, tentu saja, kami memiliki tahapan yang berbeda; ada tahap 1, tahap 2, dan tahap 3. Tahap pertama ditargetkan untuk menyerap sekitar 900 hingga 1.000 orang terlebih dahulu),” ujar Mr. Nelson.

Menutup pertemuan tersebut, Mr. Nelson menyatakan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Garut, pungkasnya.

Sumber : (Humas Diskominfo Garut)
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah

0

Mediaistana.com . Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 6 Januari 2026.

Selain melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah di tahun 2025, taklimat ini juga dimaksudkan untuk membangun pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa.

Lebih jauh, Presiden Prabowo menekankan pentingnya fokus dan pandangan pada langkah konkret dan target yang harus dicapai pada tahun 2026.

Dalam taklimat tersebut, Presiden Prabowo turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras lebih cepat dari target awal yang ditetapkan selama empat tahun. Presiden juga menyampaikan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini berada pada tingkat tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa program MBG yang telah berjalan tepat satu tahun lalu telah berhasil menjangkau 55 juta penerima manfaat.

Presiden pun menegaskan bahwa pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan.#presiden RI Prabowo Subianto

Imigrasi Reaksi Cepat Tanggapi Berita di Media Sosial Terkait Keberadaan WNA China di Buru. ‎

0

Isu yang beredar luas di media sosial dan menjadi ramai di masyarakat terkait keberadaan warga negara asing (WNA) asal China yang disebut-sebut berkegiatan ilegal di Gunung Botak perlu dipastikan Kebenarannya.

‎Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku secara resmi langsung perintahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dilokasi terkait dokumen keimigrasian, terdapat tiga WNA asal China dan 1 WNI Etnis Tionghoa

pada Kamis, 8 Januari 2026 pukul 19.10 WIT, bertempat di Kantor Harmoni Law Farm, Jalan BTN Tatanggo, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru.

‎Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai respons cepat Imigrasi menyusul viralnya informasi di media sosial yang mempertanyakan legalitas dan maksud keberadaan orang asing di wilayah Kabupaten Buru.

‎Pemeriksaan Resmi oleh Pejabat Imigrasi

‎Tim Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku dalam kegiatan tersebut melakukan pemeriksaan dan verifikasi menyeluruh terhadap paspor dan izin tinggal ketiga WNA asal China, dan diketahui yaitu:

‎Li Jianfeng, Wu Jing, dan Cai Min

‎Pemegang Izin Tinggal Sementara atau Kitas yang masih berlaku

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan, Izin tinggal ketiga WNA tersebut sudah sesuai peruntukan karena telah memiliki RPTKA juga IMTA sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan Kitas dan tidak ditemukan pelanggaran administrasi keimigrasian. Ketiga WNA tersebut dinyatakan sah dan memenuhi seluruh persyaratan hukum untuk tinggal sementara di wilayah Kabupaten Buru sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ujar Agustinus, salah satu petugas Imigrasi yg langsung berada dilokasi.

‎Sejauh ini Petugas Imigrasi Agustinus tegaskan keberadaan WNA China tersebut legal, belum memiliki unsur pelanggaran keimigrasian berdasar fakta dan data hasil pemeriksaan keimigrasian dilapangan.

‎Kanwil Dirjen Imigrasi Maluku menegaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan semata-mata untuk memastikan kepatuhan keimigrasian, khususnya karena adanya kekhawatiran publik terkait rencana aktivitas asing di kawasan tambang emas Gunung Botak.

‎Selama kegiatan berlangsung, para WNA tersebut juga didampingi secara resmi oleh perwakilan penjamin bernama Joni Ahuang, menandakan aktivitas mereka berada dalam pengawasan dan tanggungjawab dari Penjamin berdasarkan izin tinggal WNA tersebut.

‎Pihak Imigrasi mengimbau agar masyarakat juga turut mengawasi keberadaan dan kegiatan Orang Asing dilingkungannya dan segera menginformasikan kepihak imigrasi agar segera dapat diambil langkah-langkah antisipasi dari imigrasi,

Imigrasi juga berterimakasih terhadap kepedulian masyarakat yg telah melaporkan aktivitas keberadaan orang asing dan dicurigai kepada kantor imigrasi, sehingga segera ditindaklanjuti sesuai prosedur pengawasan Keimigrasian.

‎“Setiap WNA yang berada di wilayah Indonesia berada dalam pengawasan keimigrasian. Negara hadir dan bekerja,” tegas Agustinus”

‎diharapkan pemberitaan di ruang publik dapat dicermati apakah informasi akurat, dan bisa dipertanggung jawabkan

Pelaksanaan Tour Para Ibu-Ibu TPK tingkat kecamatan Cijeruk

0

Pelaksanaan Tour Para Ibu-Ibu TPK tingkat kecamatan Cijeruk

Bogor -mediaitana.com
Sinargitas para ibu- ibuTPK tingkat kecamatan Cijeruk terdiri dari 9 desa tingkat kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor: -Palasari, -Tanjungsari, Tajurhalang, -Sukaharja, -Cipicung, -Cibalung, Cipelang,-Cijeruk, Warungmenteng.
– Acara berlangsung pada tanggal 07 Januari 2026, dengan waktu titik kumpul di halaman Kantor Kecamatan Cijeruk. Para anggota TPK sejumlah 1.80 TPK sekecamatan Cijeruk kabupaten Bogor

dalam kegiatan acara tujuan Pantai Pasir Putih Ciparayi, Banten, menggunakan bis pariwisata milik PT Mahadat sebagi kordinator penyiapkan armada bis mahadat oleh Maulana mediaistana.com sebagi usaha pariwisata wa 08 139 548 341
dengan tujuan menuju pantai pasir putih ciparai Banten dengan agenda kegiatan sinergitas ibu-ibu TPK untuk meningkatkan kinerja dan kekompakan para ibu-ibu TPK sekecamatan Cijeruk dalam segi pelayanan kepada masyarakat wilayah masing-masing – Desa

dalam titik terahir di rest area Palasari sangat begituh mangfat untk falitasi umum husunya dalm kegiatan lingkungan setempat sehingga ibu-ibu TPK sangat berterimakasih kepada pak kads aip Palasari meberikan ijin untk parkir Bis mahadat untuk menurunkan ibu-ibu para TPK tingkat kecamatan Cijeruk kabupaten Bogor adanya rest area Palasari Bis bisa parkir di hamam rest area sangat membatu tidak menggangu penguna jalan umu

Mediaistana Reporter Maulana

Panen Raya Jagung di Bekasi, Kapolri Salurkan Alsintan dan Sembako untuk Kelompok Tani dan Masyarakat

0

Panen Raya Jagung di Bekasi, Kapolri Salurkan Alsintan dan Sembako untuk Kelompok Tani dan Masyarakat

Bekasi Jawa Barat-mediaistana.com

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dalam rangkaian kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Total sebanyak empat unit alsintan diserahkan kepada kelompok tani penerima manfaat.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/1/2026). Empat unit alsintan yang diberikan terdiri atas dua unit hand tractor dan dua unit pompa air untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Selain bantuan alsintan, Kapolri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi kelompok tani dan masyarakat di sekitar lokasi panen raya. Paket sembako tersebut berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, kecap 1 botol, saus 1 botol, teh 2 kemasan, susu kaleng 1 buah, minyak goreng 2 kilogram, serta mi instan 4 bungkus.

Dalam kegiatan yang sama, Polri turut menggelar bakti kesehatan bagi 500 orang dengan sasaran kelompok tani dan masyarakat sekitar. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan laboratorium.

Kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV ini dihadiri Kapolri bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Panen raya tersebut menjadi salah satu penanda capaian swasembada pangan jagung di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pejabat utama Polri, antara lain Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Asisten SDM Kapolri sekaligus Kasatgas Ketahanan Pangan Irjen Anwar, dan Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.

Adapun total luas lahan jagung yang memasuki masa panen pada kuartal IV tercatat mencapai 39.096,13 hektare. Dari jumlah tersebut, panen raya serentak dilaksanakan di lahan seluas 1.191,28 hektare yang tersebar di 36 polda.

Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan swasembada jagung pada tahun 2026 guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Mediaistana reporter Maulana

Kapolri-Ketua Komisi IV Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0

Kapolri-Ketua Komisi IV Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bekasi -mediaistana.com

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Panen Raya Jagung Serentak sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perkebunan jagung Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 8 Januari 2025.

Panen raya jagung ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga ketersediaan pangan nasional serta mendukung program strategis pemerintah di bidang pertanian.

Kegiatan panen raya dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigir Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi serta dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Direktur Utama Perum Bulog, Pejabat Utama Mabes Polri, Irwasum Polri, Asisten SDM Kapolri, Asisten Logistik Kapolri, Kepala Divisi Humas Polri, dan Kapolda Metro Jaya.

Selain dilaksanakan secara langsung di Kabupaten Bekasi, kegiatan panen raya jagung serentak ini juga diikuti secara daring oleh para Kapolda dan Kapolres jajaran dengan melibatkan (Forkopimda) setempat di lokasi panen jagung di wilayahnya masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten SDM Kapolri dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Polri telah melakukan upaya serius dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan melalui program penanaman jagung secara nasional.
“Sepanjang tahun 2025, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan telah melaksanakan penanaman jagung dengan total luas mencapai 651.196,35 hektare di berbagai wilayah Indonesia,” ujar As SDM Kapolri.

Ia menjelaskan, upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam memperkuat sektor pertanian nasional, sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Melalui panen raya jagung serentak ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari solusi strategis nasional dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.

Polri berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mewujudkan kemandirian pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Mediaistana reporter Maulana