Beranda blog Halaman 725

Polsek Air Buaya Gelar Panen Raya Jagung Kuartal I di Desa Awilinan

0

Polsek Air Buaya menggelar panen raya jagung Kuartal I yang berlangsung di Desa Awilinan, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, SH, SIK, MM, Wakil Bupati Buru Sudarmo, Dandim 1506/Namlea Letkol Harubertus Purwanto, Wakapolres Buru Kompol Akmil Djapa, Kapolsek Air Buaya Thamrin Buton, serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Buru. Turut hadir pula unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan kelompok tani setempat.

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang dalam sambutannya menyampaikan bahwa panen raya jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah pedesaan. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Melalui program pertanian seperti ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Buru Sudarmo memberikan apresiasi kepada Polsek Air Buaya dan jajaran Polres Buru atas inisiatif dan pendampingan yang telah dilakukan kepada para petani. Ia menilai kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian daerah.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan program peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani,” katanya.

Kapolsek Air Buaya Thamrin Buton menjelaskan bahwa lahan jagung yang dipanen merupakan hasil kerja sama antara Polsek Air Buaya dengan kelompok tani setempat. Penanaman jagung ini telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu dengan pendampingan dan pengawasan rutin, sehingga hasil panen pada Kuartal I ini dinilai cukup memuaskan.

Kegiatan panen raya ditandai dengan pemetikan jagung secara simbolis oleh Kapolres Buru bersama Wakil Bupati Buru dan unsur Forkopimda. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat dan masyarakat.

Dengan adanya panen raya jagung ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Desa Awilinan dan wilayah Kecamatan Air Buaya secara umum untuk terus mengembangkan sektor pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Buru.(Syam.AS)

Pemuda Muhammadiyah Soroti Tuduhan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Aktivitas Tambang di GB

0

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Maluku, Syamsul Sampulawa, SP, angkat bicara menanggapi pemberitaan salah satu media online yang memuat pernyataan Ketua Aliansi Mahasiswa Bupolo (AMB), Viki Besan, terkait dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian berinisial IPDA MNU dalam aktivitas penambangan di wilayah gunung botak.

Dalam pemberitaan tersebut, AMB menuding IPDA MNU diduga membiarkan praktik penambangan berlangsung serta menerima imbalan dari para penambang. Bahkan, oknum tersebut disebut sebagai perwira pengendali (padal) di Pos Longsoran dan Kapuran, yang dinilai memiliki kewenangan langsung dalam pengawasan aktivitas di lapangan.

Menanggapi hal itu, Syamsul Sampulawa menilai persoalan ini tidak bisa dilihat secara sepihak tanpa membedah akar masalah tata kelola aktivitas penambangan yang selama ini berlangsung.

“Pernyataan AMB tentu harus dihormati sebagai bentuk kontrol publik. Namun, kita juga perlu jujur melihat fakta di lapangan. Menurut informasi yang kami peroleh, aparat di lapangan tidak serta-merta bisa melarang aktivitas masyarakat karena para penambang telah mengantongi kartu tanda anggota koperasi,” kata Sampulawa, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, keberadaan kartu koperasi tersebut kerap dijadikan dasar legitimasi oleh para penambang untuk tetap beroperasi, sehingga menempatkan aparat keamanan pada posisi dilematis.

“Kalau sudah membawa atribut koperasi, aparat tidak bisa langsung bertindak represif. Ini menunjukkan ada persoalan sistemik, bukan sekadar menyalahkan individu,” ujarnya.

Meski demikian, Sampulawa menegaskan bahwa jika benar terdapat dugaan penerimaan imbalan oleh oknum aparat, maka hal itu harus diusut secara serius oleh institusi terkait.

“Kalau ada dugaan pelanggaran etik atau hukum oleh oknum aparat, maka mekanisme internal Polri harus bekerja. Jangan sampai isu ini dibiarkan menggantung dan menurunkan kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum membuka secara transparan legalitas koperasi yang dijadikan tameng aktivitas penambangan tersebut.

“Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik abu-abu. Legalitas koperasi, izin tambang, dan peran aparat harus dibuka secara terang agar tidak ada pihak yang dikorbankan,” pungkas Sampulawa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tudingan yang dialamatkan kepada IPDA MNU.(Cs.As)

Peran TNI dalam Ketahanan Pangan Mendapat Apresiasi Presiden

0

Peran TNI dalam Ketahanan Pangan Mendapat Apresiasi Presiden

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri acara Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan Indonesia yang diikuti sekitar 5.000 petani dan penyuluh pertanian secara luring serta lebih dari 2 juta petani secara daring. Kegiatan ini terpusat di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, penyuluh pertanian, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. “Hari ini kita mencatat suatu kemenangan. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa merdeka kalau tergantung bangsa lain,” ucap Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa percepatan pencapaian swasembada pangan melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, berkat persatuan dan kerja keras seluruh elemen bangsa. “Memang saya beri target 4 tahun swasembada beras swasembada pangan, terima kasih seluruh komunitas pertanian di Indonesia, saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak. 1 tahun kita sudah swasembada, 1 tahun kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri, 1 tahun kita tidak bergantung pada bangsa lain,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden RI juga menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada sejumlah tokoh atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pencapaian swasembada pangan tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satya Lencana Wirakarya.

Dari jajaran TNI, sebanyak 29 personel menerima tanda kehormatan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan nasional. Di antaranya Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika, Komandan Kodiklat TNI AD, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Pangdam II/Sriwijaya, Pangdam III/Siliwangi, Pangdam V/Brawijaya, Pangdam IX/Udayana, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Laut, Panglima Komando Armada Il, Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma dan jajaran TNI lainnya, yang dinilai berperan aktif dalam merumuskan kebijakan, mengoordinasikan langkah strategis, serta mengoptimalkan peran satuan jajaran TNI guna memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia.

HAMDAN Bima

Mako Polsek Geger Berwajah Baru, Kapolres Madiun Resmikan Secara Simbolis

0
Oplus_131072

Madiun media istana.com

– Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., meresmikan renovasi Markas Komando (Mako) Polsek Geger yang berlokasi di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (8/1/2026). Kegiatan peresmian tersebut berlangsung di Mapolsek Geger dan dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Madiun Ny. Nossy Kemas, Waka Polres Madiun, pejabat utama Polres Madiun, Kapolsek jajaran, unsur Muspika Kecamatan Geger, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta personel Polres Madiun dan Polsek Geger.

Kapolres Madiun melakukan pemotongan pita secara simbolis dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian sebagai tanda diresmikannya renovasi Mako Polsek Geger, kemudian meninjau langsung sejumlah ruangan dan fasilitas yang telah direnovasi untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Oplus_131072

Dalam sambutannya, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan bahwa renovasi Polsek Geger merupakan upaya peningkatan sarana dan prasarana guna menunjang pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Geger beserta seluruh personel atas terwujudnya pembangunan tersebut serta berpesan agar bangunan Polsek Geger senantiasa dijaga dan dirawat dengan baik.

Sementara itu, Kapolsek Geger AKP Hafiz Prasetia Akbar, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., M.Sc. menjelaskan bahwa Polsek Geger memiliki nilai sejarah sejak berdiri pada tahun 1916 pada masa kolonial dan kini menjadi pusat pelayanan masyarakat.

Renovasi Mako Polsek Geger ini diharapkan mampu menciptakan kenyamanan bagi masyarakat serta meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah Kecamatan Geger dan sekitarnya.

(Tukiyo)

Sinergitas TNI-Polri: Danramil Cigombong Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di Desa Tugu Jaya

0

Sinergitas TNI-Polri: Danramil Cigombong Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di Desa Tugu Jaya

​CIGOMBONG –mediaistana.com

Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Danramil 0621-12/Cigombong menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak yang diinisiasi oleh Polri. Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, pada Kamis (08/01/2026).

​Acara ini merupakan bagian dari program dukungan Polri terhadap kedaulatan pangan, yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini menegaskan soliditas antara TNI dan Polri dalam mendampingi masyarakat petani di wilayah Bogor Selatan.
​Mendukung Ketahanan Pangan Lokal
​Dalam kesempatan tersebut, Danramil menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung sangat efektif dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat desa.
​”Kami dari unsur TNI sangat mendukung inisiatif Polri dalam program panen raya ini. Ini bukan sekadar seremonial, tapi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap terjaga, khususnya di wilayah Cigombong,” ujar Danramil.

​Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya:
Kapolres Bogor, ​Kapolsek Cijeruk-Cigombong beserta jajaran,Camat Cigombong,
​Pemerintah Desa Tugu Jaya.
​Kelompok Tani (Poktan) setempat.
​Tokoh Masyarakat dan penyuluh pertanian.

​Selain melakukan pemotongan jagung secara simbolis, para pejabat yang hadir juga berdialog dengan para petani mengenai kendala di lapangan, seperti ketersediaan pupuk dan teknik pengairan. Jagung yang dipanen merupakan varietas unggul yaitu hibrida yang diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi warga Desa Tugu Jaya.

​Pemerintah Desa Tugu Jaya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara Babinsa (TNI) dan Bhabinkamtibmas (Polri) dalam mendampingi petani, diharapkan produktivitas lahan di Kecamatan Cigombong terus meningkat sehingga mampu menjadi salah satu lumbung pangan di Kabupaten Bogor.

Mediaistana Reporter Maulana

Keluarga Besar PWRI Bogor Raya Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Bapak M. Yusup

0

Keluarga Besar PWRI Bogor Raya Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Bapak M. Yusup

Bogor Raya -Mediaistana.com

Keluarga besar PWRI Bogor Raya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak M. Yusup, salah satu anggota PWRI Bogor Raya, yang berpulang pada Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB di RSUD Cibinong.

Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, bersama jajaran pengurus menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian almarhum. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik, aktif, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap organisasi dan sesama anggota.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar PWRI Bogor Raya, dan husunya Maulana mediaistana.com kami merasa sangat kehilangan. Almarhum Bapak M. Yusup adalah pribadi yang santun, bersahaja, dan selalu menjaga kebersamaan. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Rohmat Selamat.

Selain itu, Rohmat Selamat juga menyampaikan doa serta dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

“Kami mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan. Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khotimah,” tambahnya.

Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi seluruh jajaran PWRI Bogor Raya dan meninggalkan kenangan serta teladan kebaikan yang akan selalu dikenang.

Mediaistana Reporter Maulana

Unggah Paspor WNA di Media Sosial Terancam Penjara hingga 8 Tahun dan Denda Miliaran Rupiah

0

Editorial Redaksi

Fenomena unggah paspor Warga Negara Asing (WNA) di media sosial kian marak dan dilakukan secara terbuka. Mulai dari unggahan untuk sensasi, perundungan, hingga konten “viral”, dokumen negara yang bersifat sangat pribadi itu kini seolah kehilangan perlindungan hukum di ruang digital.

Padahal, paspor bukan sekadar kartu identitas biasa. Paspor merupakan dokumen resmi negara yang memuat data pribadi sensitif, seperti nama lengkap, kewarganegaraan, nomor paspor, tanggal lahir, dan foto pemiliknya. Penyebaran paspor tanpa izin pemiliknya merupakan perbuatan melawan hukum dan dapat diproses pidana.

Ancaman Pidana dalam UU Keimigrasian

Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penyalahgunaan dokumen perjalanan diatur secara tegas.

Pasal 126 huruf c UU Keimigrasian menyebutkan:
Setiap orang yang dengan sengaja dan melawan hukum menyalahgunakan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia atau dokumen keimigrasian lainnya dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Meskipun pasal ini menyebut dokumen keimigrasian, praktik penyebaran paspor WNA tanpa hak tetap dapat dikualifikasikan sebagai penyalahgunaan dokumen keimigrasian.

Ancaman Pidana dalam UU ITE

Selain itu, tindakan mengunggah paspor WNA ke media sosial juga berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pasal 32 ayat (1) UU ITE melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan atau memindahkan informasi elektronik milik orang lain.

Pasal 48 ayat (1) UU ITE mengatur ancaman pidana atas pelanggaran tersebut, yakni:

Pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun, dan/atau

Denda paling banyak Rp2.000.000.000 (dua miliar rupiah).

Paspor yang diunggah dalam bentuk foto atau gambar jelas merupakan informasi elektronik yang memuat data pribadi.

Ancaman Tambahan dalam UU Perlindungan Data Pribadi

Lebih lanjut, sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), penyebaran paspor tanpa persetujuan pemiliknya juga berpotensi dikenakan sanksi pidana.

Pasal 65 UU PDP melarang setiap orang mengungkapkan data pribadi milik orang lain tanpa hak.

Pasal 67 ayat (1) UU PDP mengatur ancaman:

Pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun, dan/atau

Denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).

Tidak Ada Alasan Pembenar

Ironisnya, di tengah ketentuan hukum yang jelas, praktik pelanggaran justru kerap dibenarkan dengan dalih “kepentingan publik”, “kritik”, atau “edukasi”. Padahal, tidak ada satu pun undang-undang yang membenarkan penyebaran data pribadi tanpa izin, apa pun motifnya.

Pakar hukum menilai lemahnya penegakan hukum di ruang digital berpotensi menciptakan preseden berbahaya. Jika dibiarkan, pelanggaran serupa dapat meluas dan mengancam perlindungan data pribadi warga negara Indonesia sendiri.

Masyarakat diimbau lebih bijak dalam bermedia sosial dan memahami bahwa kebebasan berekspresi dibatasi oleh hukum. Aparat penegak hukum pun didesak untuk bertindak tegas terhadap pelaku penyebaran paspor WNA maupun dokumen pribadi lainnya, demi menjaga kepastian hukum dan perlindungan hak privasi di era digital.

Tanpa penegakan hukum yang konsisten, media sosial berisiko berubah menjadi ruang bebas pelanggaran privasi—di mana hukum hanya tertulis, tetapi tak pernah benar-benar ditegakkan.

Indahnya ‎Silaturahmi Bersama Komunitas Ngopi Broo Dan Pengurus, Pembina Komunitas Dan Anggota

0

Indahnya ‎Silaturahmi Bersama Komunitas Ngopi Broo Dan Pengurus, Pembina Komunitas Dan Anggota

Media istana.com – ‎Kota Bekasi — Silaturahmi Komunitas Ngopi Broo Bersama Pengurus dan Pembina Komunitas, bertempat di Sekretariat Ngopi Broo, Perumahan Harapan Baru 2, Jalan Pesut 2 Blok D2 No.2, Kota Baru, Bekasi Barat. Rabu (7/1/26).

‎Yoga Satria Pamungkas, SH Sekjen Komunitas Ngopi Broo Kota Bekasi Didampingi Hasanudin Mega Pembina 2 Komunitas Ngopi Broo mengatakan, Perlu kami sampaikan bahwa Komunitas Ngopi Broo bukanlah sekadar komunitas ngopi, melainkan sebuah komunitas sosial yang didirikan untuk memberikan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat Kota Bekasi. Ngopi hanyalah simbol kebersamaan, keterbukaan, dan ruang ‎dialog yang kami bangun bersama masyarakat.

‎”Alhamdulillah, hingga saat ini Komunitas Ngopi Broo telah berupaya
‎berkontribusi dalam berbagai bidang, di antaranya menampung dan
‎menyalurkan aspirasi masyarakat, mendampingi advokasi hukum,
‎serta memberikan perhatian pada bidang pendidikan dan kesehatan”, ujarnya.

‎Selain itu, dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, kami juga kerap membuka stand kopi gratis sebagai sarana pendekatan, silaturahmi, dan komunikasi yang hangat dengan warga, “kata Yoga.

‎Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak
‎Wali Kota Bekasi, yang tidak hanya hadir sebagai pimpinan daerah, tetapi juga sebagai Pembina Komunitas Ngopi Broo, “ucap Yoga.

‎Dukungan dan arahan dari Bapak menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak secara konsisten, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, “harapan Yoga.

‎Melalui kegiatan silaturahmi ini, kami berharap terjalin sinergi yang
‎semakin kuat antara komunitas, pemerintah daerah, dan masyarakat, “imbuhnya.

‎Yoga menyampaikan, Semoga Komunitas Ngopi Broo dapat terus menjadi jembatan aspirasi, mitra strategis pemerintah, serta ruang kolaborasi yang membawa manfaat dan solusi bagi warga Kota Bekasi.

‎Yoga juga menegaskan, “Semoga pertemuan ini membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan menguatkan komitmen kita bersama dalam melayani masyarakat”. Salam Ngopi Broo..!!
Mediaistana.com
Penulis:Jimy

Kapolres Purworejo Resmikan Bantuan Sumur Bor ke Warga Guyangan Loana

0

PURWOREJOMediaistana.com. Harapan warga Desa Guyangan, Kecamatan Loano, untuk memiliki sumber air bersih yang stabil akhirnya terwujud. Kepolisian Resor (Polres) Purworejo meresmikan bantuan satu paket sumur bor dalam kegiatan Bakti Sosial yang digelar pada Selasa (06/01) sore.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Kompol Nana Edy Sugito, S.H., jajaran PJU Polres Purworejo, serta Kapolsek Loano AKP Sarpan, S.H., M.H. Kehadiran jajaran kepolisian disambut hangat oleh Camat Loano Kusairi A. P., Kepala Desa Guyangan Prayitno, mahasiswa KKN Unsiq, serta puluhan warga setempat.

Dalam sambutannya, AKBP Andry Agustiano berharap fasilitas ini tidak sekadar menjadi infrastruktur fisik, melainkan menjadi nafas kehidupan bagi masyarakat.

“Semoga sumur bor ini menjadi sumber kehidupan dan keberkahan bagi kita semua, khususnya warga Desa Guyangan yang selama ini membutuhkan akses air bersih yang lebih layak,” ujar Kapolres.

Pembangunan sumur bor ini bukanlah perkara mudah. Tim teknis harus berjuang menembus medan alam yang sulit dengan struktur tanah berbatu. Pekerjaan yang memakan waktu selama dua bulan tersebut akhirnya berhasil mencapai kedalaman 24 meter hingga menemukan titik air yang melimpah.

Kepala Desa Guyangan, Prayitno, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menjelaskan bahwa selama ini warga kerap kesulitan air terutama saat musim kemarau panjang, bahkan sering mengajukan bantuan ke Pemerintah Kabupaten.

“Atas bantuan sumur bor dari Polres ini, tentu sangat bermanfaat bagi kami. Rencananya, aliran air ini akan dimanfaatkan untuk operasional SD, PAUD, Posyandu, Kantor Desa, hingga keperluan sehari-hari warga sekitar,” jelas Prayitno.

Senada dengan Kades, Agus Saputra selaku perwakilan warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polri terhadap kondisi di desanya.

“Terima kasih banyak Bapak Kapolres. Semoga ini menjadi amal jariyah dan benar-benar bermanfaat bagi kehidupan warga masyarakat kami,” ungkapnya.

Peresmian ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis dan pengecekan langsung debit air di lokasi. Kehadiran sumur bor ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas permasalahan sosial dan kebutuhan dasar warga./ Joko

Dinas Perpusip Sulbar Optimalkan Layanan Wisata Pustaka di Hari Sabtu dan Minggu

0

Mamuju – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengoptimalkan layanan wisata pustaka dengan membuka dan mengaktifkan berbagai layanan perpustakaan pada hari libur, khususnya Sabtu dan Minggu. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan minat kunjungan masyarakat serta memperkuat budaya literasi di Sulbar.

Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, menegaskan bahwa perpustakaan harus melakukan inovasi berkelanjutan agar mampu menarik minat masyarakat, terutama pada hari libur.

Perpustakaan harus terus berinovasi untuk menarik minat kunjungan, khususnya pada hari libur Sabtu dan Minggu. Ini menjadi momentum yang tepat bagi siswa dan mahasiswa untuk memanfaatkan hari libur dengan kegiatan yang produktif dan edukatif di perpustakaan,” kata Mustari Mula, Rabu 7 Januari 2026.

Menurutnya, optimalisasi layanan wisata pustaka ini juga sejalan dengan program unggulan Gerakan Sulbar Mandarras, yang digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, bertujuan memperluas akses literasi, meningkatkan minat baca, serta menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah bagi semua lapisan masyarakat.

“Melalui Gerakan Sulbar Mandarras, kami mendorong perpustakaan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang belajar, ruang interaksi, dan ruang tumbuhnya kreativitas,” jelasnya.

Selain itu, Perpusip Sulbar juga mengintegrasikan layanan akhir pekan dengan berbagai agenda dalam Festival Literasi, yang dirancang sebagai kegiatan edukatif dan rekreatif. Festival ini melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas literasi, hingga keluarga, dengan berbagai kegiatan seperti membaca bersama, diskusi buku, lomba literasi, dan aktivitas kreatif anak.

Mustari Mula menambahkan, optimalisasi layanan di akhir pekan juga diharapkan mendorong peran keluarga dalam membangun budaya literasi sejak dini.

“Kami ingin perpustakaan menjadi destinasi wisata edukatif keluarga. Orang tua dapat mengajak anak-anaknya berkunjung ke perpustakaan, membaca buku, mengikuti kegiatan literasi, dan mengisi waktu libur dengan aktivitas yang bermanfaat,” tambahnya.

Berbagai layanan yang dioptimalkan meliputi layanan baca di tempat, koleksi anak dan remaja, ruang diskusi, pojok literasi, serta kegiatan tematik berbasis budaya dan kearifan lokal Sulbar, termasuk layanan dan ruang-ruang publik serta spot wisata, misalnya di kawasan Pantai Pelabuhan Feri Simboro Mamuju setiap hari Sabtu dan Minggu sore.

Melalui optimalisasi layanan wisata pustaka di akhir pekan, Dinas Perpusip Sulbar berharap perpustakaan semakin berperan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat, penggerak literasi daerah, serta destinasi wisata literasi yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulbar.

Naskah : Dinas Perpusip Sulbar