Beranda blog Halaman 732

Andi Mulyati Pananrangi SE Ketua Umum AJB Siap Perjuangkan Hak Tanah Pemukiman Warga Kp.Kepu Marunda

0

Jakarta,Mediaistana.com-Minggu (4/1/2026) Dalam Pertemuannya dengan warga Kp. Kepu Marunda Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) Andi Mulyati Pananrangi, SE menegaskan bahwa upaya penelusuran serta peningkatan status hukum lahan pemukiman yang sudah ditempati warga kampung Kepu Kelurahan Marunda Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara akan dilakukan secara bertahap, terbuka, dan transparan.

Selaku pendamping warga masyarakat yang terdampak sengketa lahan pemukiman yang hingga kini belum memperoleh kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati, Andi Mulyati Pananrangi,SE menjelaskan pihaknya telah menerima kuasa pendampingan sebanyak 61 Kepala Keluarga (KK) dan kemungkinan jumlahnya akan bertambah dari total 325 kepala keluarga (KK) yang menempati lahan pemukiman seluas kurang lebih 2,5 hektare yang terletak di dua wilayah yakni RT 08,RT 09 RW 07 Kampung Kepu,Warga tersebut diketahui telah mendiami kawasan tersebut sejak kisaran tahun 1970-an,warga asli yang bernama Madjaji (Kong Jangkung) adalah warga yang pertama kali menempati lahan pemukiman tersebut.

Seluruh proses penelusuran kepemilikan dan status hukum tanah pemukiman tidak akan ditutup-tutupi serta akan disampaikan secara terbuka kepada publik guna mencegah beredarnya informasi simpang siur yang berpotensi merugikan masyarakat,Tidak perlu ada yang disembunyikan Semua proses harus transparan agar masyarakat tidak terus dirugikan oleh informasi yang tidak jelas,”jelas Andi Mulyati Pananrangi, SE.

Selama proses hukum masih berjalan warga yang telah lama menempati lahan pemukiman tersebut berada dalam posisi yang relatif aman, Pemerintah maupun pihak lain tidak dapat serta-merta melakukan penggusuran tanpa melalui mekanisme hukum yang sah,
Bahkan eksekusi berdasarkan putusan pengadilan pun tidak mudah dilakukan, Juru sita dan aparat penegak hukum sangat berhati-hati dalam menjalankan eksekusi artinya masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan,”tambahnya.

Terkait munculnya sejumlah pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan pemukiman tersebut, Andi Mulyati Pananrangi,SE selaku pendamping yang telah diberikan kuasa oleh warga masyarakat menilai hal tersebut justru dapat memperkuat posisi hukum warga Pasalnya setiap klaim kepemilikan wajib dibuktikan secara sah melalui dokumen hukum yang jelas serta dapat di pertanggungjawabkan, Semakin banyak klaim tanpa dasar hukum yang kuat justru menunjukkan lemahnya kepastian kepemilikan atas lahan tanah pemukiman tersebut,”ujarnya.

Buruknya tata kelola administrasi pertanahan, salah satunya dengan ditemukannya Sertifikat tanpa Akte Jual Beli (AJB) yang seharusnya diterbitkan lebih dulu sebelum naik menjadi status Sertifikat hak atas tanah, dengan adanya Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk ketidaktertiban administrasi yang selama ini kerap merugikan masyarakat,pihak nya akan terus berusaha mendorong peningkatan status hukum lahan pemukiman yang ditempati warga minimal menjadi hak pakai sebelum ditingkatkan ke status hak yang lebih kuat sesuai ketentuan perundang-undangan yaitu Sertifikat Kepemilikan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang tidak mudah terpancing oleh provokasi serta dapat mengikuti berjalannya proses pengurusan, Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar hak-hak warga tetap terlindungi,” jelas Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu Andi Mulyati Pananrangi,SE.

Gerak Cepat Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar, Enam Korban Longsor di Cisempur Berhasil Dievakuasi

0

 

Gerak Cepat Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar, Enam Korban Longsor di Cisempur Berhasil Dievakuasi

Polda Jabar -mediaistana.com

Tim SAR Satbrimob Polda Jawa Barat menunjukkan respons cepat dan profesional dalam menangani bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu (4/1/2026)

Tim SAR Satbrimob Polda Jabar segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan adanya longsor pada sebuah tebing. Peristiwa tersebut menimpa enam orang pekerja yang saat kejadian tengah melakukan pembangunan tembok penahanan tanah di area tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengatakan bahwa dengan menggunakan peralatan SAR serta menerapkan prosedur keselamatan yang ketat, personel Brimob melakukan proses evakuasi secara bertahap dan penuh kehati-hatian mengingat kondisi tanah yang masih labil. Berkat kerja sama tim yang solid dan kesiapsiagaan personel, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Selanjutnya, keenam korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selain evakuasi korban, Tim SAR juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri, khususnya Satbrimob Polda Jabar, dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam situasi darurat bencana alam.

Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. menyampaikan, “Saya mengapresiasi gerak cepat dan dedikasi Tim SAR Satbrimob Polda Jabar yang berhasil mengevakuasi seluruh korban tanah longsor di wilayah Cisempur. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami.”

“Brimob akan selalu siap hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan kemanusiaan secara profesional dan humanis, khususnya dalam penanganan bencana alam.” kata Donyar Kusumadji.

Beliau juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan longsor serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat.

Bandung, 04 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Mediaistana Reporter Maulana

Sugiyanto, Asal Indramayu Mendapat Penghargaan Dari Presiden Korea Selatan LeeJae Nyung

0

Sugiyanto Warga Indramayu Mendapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung

Nama Sugiyanto, nelayan asal Indramayu, Jawa Barat, mendadak dikenal luas setelah sebuah aksi kemanusiaan yang luar biasa. Sehari-hari ia bekerja sebagai pekerja migran di perairan Korea Selatan, hidup sederhana jauh dari sorotan.

Namun segalanya berubah ketika keberanian dan kepeduliannya menyelamatkan nyawa orang lain mengantarkannya pada penghargaan tertinggi dari sebuah negara.

Peristiwa itu terjadi pada Maret 2025, saat kebakaran hutan besar melanda wilayah Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara. Di tengah kepanikan dan api yang terus menjalar, Sugiyanto mengetahui masih ada tujuh lansia terjebak di dalam rumah.

Tanpa ragu dan tanpa memikirkan keselamatan diri, ia masuk ke lokasi, membangunkan para lansia, menggendong mereka yang tak mampu berjalan, lalu menuntun seluruhnya keluar menuju tempat aman. Ketujuh lansia tersebut berhasil diselamatkan.

Keberanian Sugiyanto mendapat apresiasi langsung dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, yang menyerahkan penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas aksi kemanusiaannya.

Pemerintah Korea Selatan bahkan tengah mempertimbangkan pemberian visa jangka panjang (F-2) sebagai bentuk penghormatan lanjutan.

Dalam acara yang sama, sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang juga menerima penghargaan, menempatkan nama Sugiyanto sejajar dengan figur-figur inspiratif lainnya.

Kisah ini menjadi bukti bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas negara, dan bahwa keberanian seorang pekerja migran Indonesia mampu menggetarkan hati dunia.

Iyons74

SPBU Tugu BI Sintang Terbakar Saat Layani Jeriken BBM Subsidi, Dugaan Praktik Ilegal Terbongkar

0

Mediaistana.Com Sintang-Kalbar, Kebakaran yang melanda SPBU 64.786.12 Tanjung Puri, kawasan Tugu BI Sintang, bukan sekadar kecelakaan. Insiden ini diduga kuat berkaitan dengan praktik pengisian BBM bersubsidi menggunakan jeriken aktivitas ilegal yang disebut telah berlangsung lama dan dilakukan secara terbuka. Peristiwa terjadi saat sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi KB 6791 mengantri pengisian Pertalite. BBM tidak diisikan ke tangki kendaraan, melainkan ke jeriken. Dalam hitungan detik, api menyambar dan melahap kendaraan tersebut, memicu kepanikan di area SPBU.

Pengisian BBM subsidi menggunakan jeriken secara langsung dari nosel merupakan pelanggaran tegas terhadap aturan keselamatan dan distribusi. Namun fakta di lapangan menunjukkan praktik tersebut diduga telah menjadi rutinitas. Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pengakuan pembeli bahwa pengisian BBM ke jeriken di SPBU itu adalah hal biasa. Pengakuan ini memperkuat dugaan adanya pembiaran sistematis oleh pengelola SPBU dan lemahnya pengawasan.

BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat diduga dialihkan ke jeriken dan disinyalir mengalir ke jaringan distribusi ilegal. Negara dirugikan, hak masyarakat dirampas, dan keselamatan publik dipertaruhkan. Insiden ini menyingkap kegagalan pengawasan dari berbagai pihak. Pertamina, aparat pengawas, hingga pengelola SPBU dinilai tidak dapat lagi berlindung di balik alasan prosedural. Jika praktik ini benar berlangsung lama, maka persoalan ini melampaui pelanggaran administratif dan mengarah pada dugaan kejahatan distribusi energi bersubsidi.

Tidak adanya korban jiwa dalam kejadian ini disebut sebagai keberuntungan semata. Api yang menyala di SPBU menjadi peringatan keras atas bahaya yang selama ini diabaikan. Hingga berita ini diterbitkan, pengelola SPBU 64.786.12 Tugu BI Sintang belum memberikan keterangan resmi. Sikap bungkam di tengah dugaan skandal distribusi BBM subsidi justru memunculkan pertanyaan serius tentang akuntabilitas dan tanggung jawab hukum.

Penegak hukum didesak untuk segera bertindak tegas, termasuk penyegelan SPBU, audit distribusi BBM, pemeriksaan operator dan pengelola, serta penindakan pidana terhadap pihak-pihak yang terlibat.

(Tim Redaksi)

Polsek Waplaw Tegaskan Penangan Masalah Dilakukan Secara Humanis dan Tanpa Kekerasan

0

Polsek Waplaw, Polres Buru, Polda Maluku merupakan satuan kepolisian yang memiliki tugas dan tanggung jawab utama dalam menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya.

Dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang terkait penanganan setiap permasalahan di wilayah hukum Polsek Waplau, perlu ditegaskan bahwa seluruh personel Polsek Waplau senantiasa mengedepankan pendekatan tanpa kekerasan, serta berpegang teguh pada prinsip humanis, sopan, dan santun dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Oleh karena itu, segala bentuk pemberitaan maupun informasi miring yang menyebutkan adanya penanganan masalah dengan kekerasan—baik yang disampaikan secara langsung maupun tidak langsung oleh pihak-pihak tertentu—adalah tidak benar dan cenderung bertujuan untuk menjatuhkan wibawa Polri, khususnya para personel Polsek Waplau Polres Buru.

Tujuan utama Polsek Waplau dalam menangani setiap laporan dan permasalahan yang disampaikan oleh masyarakat adalah mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, serta menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif di tengah kehidupan bermasyarakat.

Untuk itu, Polsek Waplau mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban, serta mendukung program Polres Buru dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang melayani dengan hati, profesional, dan berintegritas.

Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama terciptanya kedamaian di Bumi bupolo.(Syam.AS)

– LSM Triga Nusantara Gelar Ngopi Santai Awal Tahun, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Sosial 2026

0

 

Mediaistana.com – Cikarang – Bekasi 4 Januari 2026
LSM Triga Nusantara menggelar kegiatan Ngopi Santai bersama jajaran pengurus dan anggota sebagai momentum refleksi serta penguatan komitmen di awal tahun baru. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi perjuangan sosial ke depan.

Ketua LSM Triga Nusantara menyampaikan bahwa kegiatan Ngopi Santai bukan sekadar ajang berkumpul, namun menjadi ruang dialog terbuka untuk saling bertukar gagasan, mengevaluasi program kerja sebelumnya, serta merumuskan langkah strategis di tahun yang baru.

“Daeng Menyampaikan ,Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan, Dengan ngopi santai, kita ingin membangun komunikasi yang lebih signifikan, namun tetap fokus pada komitmen LSM Triga Nusantara dalam mengawal kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, berbagai isu sosial menjadi pembahasan, mulai dari penguatan peran kontrol sosial, advokasi masyarakat, hingga rencana program kerja yang lebih menyentuh kebutuhan rakyat.

Seluruh peserta sepakat bahwa soliditas internal menjadi kunci utama agar LSM Triga Nusantara dapat terus berkontribusi secara nyata.

Kegiatan Ngopi Santai ini juga menjadi simbol semangat baru LSM Triga Nusantara untuk terus bergerak secara independen, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan fungsi sosialnya.

Dengan kebersamaan dan tekad yang diperkuat sejak awal tahun, LSM Triga Nusantara optimistis dapat menghadirkan program-program yang bermanfaat serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi masyarakat dan pemerintah.
Penulis:A Sugianto

Ganti Rugi Bendungan Budong Budong Belum Tuntas, Warga Mamuju Tengah Gelar Aksi Protes

0

MAMUJU TENGAH — Puluhan warga terdampak pembangunan Bendungan Budong Budong menggelar aksi protes di Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) III Sulawesi, Desa Salulekbo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Minggu (4/1/2026). Aksi ini dilakukan karena ganti rugi tahap III belum juga dibayarkan oleh pemerintah.

Salah seorang warga terdampak, Supriadi, mengatakan warga telah menunggu realisasi pembayaran sejak beberapa tahun terakhir. Padahal, dua tahap pembayaran sebelumnya telah diselesaikan oleh pemerintah.

“Sudah empat tahun kami menunggu. Tahap pertama dan kedua dibayar, tapi tahap ketiga sampai sekarang belum ada kepastian,” ujar Supriadi.

Berdasarkan data warga, sekitar 80 kepala keluarga belum menerima ganti rugi dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Ganti rugi tersebut mencakup dampak pembangunan bendungan serta kerugian akibat genangan air yang memengaruhi lahan dan tempat tinggal warga.

Warga menilai keterlambatan pembayaran berdampak langsung pada kondisi ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat terdampak. Mereka berharap pemerintah pusat dan instansi terkait dapat segera menyelesaikan kewajiban tersebut agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Aksi bakar ban yang dilakukan warga disebut sebagai bentuk kekecewaan terakhir setelah berbagai upaya komunikasi tidak membuahkan hasil. Warga menyatakan akan menghentikan aksi jika pemerintah segera membayarkan ganti rugi sesuai kesepakatan.

Masyarakat berharap agar pemerintah daerah serta pemerintah pusat segrera mengambil langka tegas

0
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

Ratusan warga melakukan demonstrasi d kantor BPN pertanahan dan kantor Bupati konawe selatan, Senin/22/12/2025, mereka berharap, agar tanah mereka, dapat kembali yang telah d ploting PT CAM.

Kepala BPN Konawe selatan menyampaikan, saat mediasi dengan para pamilik lahan, tanah yang d ploting PT. CAM. ( cipta agung manis)seluas kurang lebih 300 hektar yang d masukan untuk lahan HGU, sampai saat ini masih bersengketa ujarnya.

Dari enam desa yang melakukan demontrasi, yaitu desa labokeo, desa torobulu, desa pu’uwulo, desa mondoe, desa wawowonua, dan desa parasi dan dua kecamatan, yaitu kecamatan laeyea,dan kecamatan palangga.selatan.

Seiring — iringan Para demontrasi menuju kantor bupati walaupun hujan deras, untuk melakukan mediasi, namun Bapak Bupati tidak berada d tempat, sehingga massa tetap memaksa untuk bertemu bapak bupati, namun yang berada d kantor bupati, sekda serta stap yang lain, setelah mereka melakukan mediasi mereka sepakat akan ad pertemuan lagi
bersama Bapak bupati secepatnya.

Masyarakat menilai Dengan kehadiran PT. CAM d desa mereka, d duga sangat membawa dampak negatif, tanah mereka, d serobot, ternak d duga,d racuni dan d jerat lalu masyarakat d denda, supaya ternak merekabisa kembali, harus membayr denda, sementara PT CAM. tidak memenuhi SOP ( Standar oprasional).

Masyarakat sangat berharap, kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Bapak presiden, kementrian terkait agar IUP PT. CAM segera d cabut, agar tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan.

 

Dana Hibah Untuk Kelompok Sosial Masyarakat RW 04 Desa Gandasoli Menuai Polemik

0

Dana hibah untuk kelompok sosial masyarakat tersedia melalui Pemerintah Daerah (APBD) dan terkadang dari Pemerintah Pusat (APBN),polemik dana hibah sering muncul karena dugaan korupsi(penyalahgunaan untuk pribadi,kampanye,atau kegiatan fiktif)yang mana semuanya menimbulkan kritik publik,tuntutan transfaransi,audit,penyelidikan,karena dana tersebut berasal dari uang rakyat untuk kepentingan publik.

 

Seperti saat ini yang terjadi di desa Gandasoli kecamatan Tanjungsiang,dimana ada pencairan dana hibah untuk kelompok sosial masyarakat RW 04 desa Gandasoli kecamatan Tanjungsiang kabupaten Subang Rp.175.000.000 yang menjadi sorotan publik.

 

Menurut keterangan warga masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media mengatakan”kami selaku warga masyarakat desa Gandasoli tidak tahu menahu adanya pencairan dana hibah buat kelompok sosial masyarakat RW 04 desa Gandasoli,itu semua dilakukan oleh saudara Sandi Akbar yang berdomisili di kmp.Panembong RT 001 RW 001 desa Tenjolaya Kecamatan Kasomalang kabupaten Subang”ungkapnya.

 

Untuk meluruskan permasalahan tersebut kami warga Gandasoli melakukan Musyawarah untuk mengklarifikasi permasalahan pencatutan mengatasnamakan Kelompok Sosial Masyarakat RW 04 desa Gandasoli dengan saudara Sandi Akbar,dimana dalam Musyawarah tersebut Saudara Sandi Akbar harus membuat Surat pernyataan yang ditanda tangani diatas materal”imbuhnya.

 

Dimana didalam Surat Pernyataan tersebut dijelaskan,bahwa saudara Sandi Akbar bertindak atas nama sendiri,terkait hal adanya kegiatan program bantuan sosial kepada masyarakat dilingkungan warga RW 04 Gandasoli sama sekali tidak melibatkan warga masyarakat RW 04 desa Gandasoli khususnya,warga masyarakat dan Pemerintahan Desa Gandasoli pada umumnya”pungkasnya.

 

(Aep).

Kesaksian Bunda Juwita Tentang Ramalan Kemunculan Mahluk Aneh di Danau Rana yang Menggemparkan Dunia

0

Oleh: Muz Latuconsina

Di hadapan Danau Rana yang senyap dan tua oleh waktu, saya, Juwita, hanya ingin bersaksi apa adanya. Bukan untuk menggemparkan dunia, bukan pula untuk mengarang cerita bohong. Apa yang saya simpan hanyalah serpihan kisah, kenangan yang pernah singgah, lalu tinggal sebagai tanda tanya di hati.

Pada tahun 1991, saya pernah berbalas surat—hanya satu kali—dengan seorang bule bernama Robert Tymsra, seorang pria asal Canada. Di sini orang mengenalnya sebagai Robert, teman dari Bapak Mus Latuconsina. Karena saya belum pandai berbahasa Inggris, isi surat itu saya minta tolong almarhum Dokter Daddy Kamarullah untuk menerjemahkannya. Dari sanalah saya tahu, bahwa ada cerita-cerita tentang Danau Rana yang sampai juga ke negeri jauh.

Tentang kabar akan munculnya makhluk aneh yang kelak menggemparkan dunia—jujur saya tidak tahu, dan tidak pernah melihatnya dengan mata kepala sendiri. Soal itu, saya hanya bisa menggeleng pelan. Namun bila bicara tentang burung… mungkin kisah itu ada benarnya.

Burung langka.Burung yang cantik jelita.Burung yang kemunculannya tidak setiap waktu, seolah hanya menampakkan diri pada orang-orang tertentu, lalu lenyap kembali ke rahasia alam.

Danau Rana bukan sekadar hamparan air. Ia menyimpan sunyi, menyimpan cerita, dan mungkin juga menyimpan makhluk ciptaan Tuhan yang belum sepenuhnya kita pahami. Tidak semua yang tidak kita lihat adalah dusta, dan tidak semua yang terdengar menakjubkan harus dipercaya mentah-mentah.

Saya hanya bersaksi sejauh yang saya tahu.Selebihnya, biarlah alam dan waktu yang menjawab.

Wallahualam bissawab.