25.8 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 85

Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Jadi Garda Depan Jaga Keamanan Malam Ramadan

0

mediaistana.com

BANYUWANGI — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan terus diperkuat oleh Polresta Banyuwangi melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi yang rutin digelar di sejumlah titik rawan di wilayah kota dan sekitarnya.

Satuan patroli yang dibentuk sekitar satu tahun lalu oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra ini dinilai efektif membantu menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada malam hingga dini hari saat aktivitas masyarakat masih berlangsung.

Kanit Patroli Presisi Satsamapta Polresta Banyuwangi Ipda Eko Tjuk, S.H. menjelaskan bahwa patroli tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan berbagai penyakit masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Banyuwangi.

“Patroli ini merupakan bagian dari upaya untuk memberantas penyakit masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Polresta Banyuwangi. Kami melakukan patroli rutin di tempat-tempat yang dianggap rawan,” ujar Ipda Eko, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, kegiatan patroli difokuskan pada sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya anak muda maupun area yang berpotensi terjadi gangguan keamanan.

“Langkah ini sebagai bentuk antisipasi untuk memberantas dan mencegah adanya gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Selama bulan Ramadan, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi aktivitas yang meresahkan masyarakat seperti balap liar sepeda BMX, balap lari liar, hingga aksi perang sarung yang kerap muncul pada malam hari.

Ipda Eko menegaskan bahwa patroli tersebut tidak bersifat sementara, melainkan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga.

“Patroli ini akan terus berlanjut dan menjadi kegiatan yang berkesinambungan guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polresta Banyuwangi,” tegasnya.

Kehadiran patroli Perintis Presisi juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga Banyuwangi, Indah, mengaku aktivitas yang sebelumnya sering meresahkan kini mulai berkurang.

“Sekarang jauh lebih tertib. Biasanya ada balap sepeda BMX, balap lari liar sampai perang sarung. Dengan adanya patroli ini situasinya lebih terkendali,” ujarnya.

Warga berharap kegiatan patroli tersebut terus dilakukan secara konsisten agar rasa aman di lingkungan masyarakat tetap terjaga, terutama selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Masyarakat Babakan Madang Diguyur Paket Sembako Bantuan Presiden Prabowo

0

Masyarakat Babakan Madang Diguyur Paket Sembako Bantuan Presiden Prabowo

BOGOR -mediaistana.com

Polsek Babakan Madang Polres Bogor terjunkan Bhabinkamtibmas Desa untuk mengamankan proses pembagian puluhan ribu paket sembilan bahan pokok (Sembako) bantuan Presiden Republik Indonesia.

Pantauan awak media di lapangan, Kapolsek Babakan Madang pun memastikan proses pembagian paket sembako kepada masyarakat se Kecamatan Babakan Madang dapat berjalan lancar, tertib, aman dan kondusif.

Penyaluran bantuan sembako kepada 36 ribu kepala keluarga di Kecamatan Babakanmadang di lapangan juga mendapat pengawalan dari personil Polsek, Koramil, Satpol PP, Aparat Pemerintah Desa dan Linmas se Kecamatan Babakan Madang. Sejumlah personil juga membantu kaum lansia mengangkat paket sembako berupa beras sampai ke kendaraan jemputan keluarganya masing-masing Senin (16/3/26).

Kades Karang Tengah, Suhandi Widyapranata, mengatakan sebanyak 4.671 kepala keluarga penerima manfaat sudah menerima bantuan sembako dari Presiden Prabowo. “Alhamdulillah, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bantuan sembako untuk masyarakat sudah tersalurkan. Di Desa Karang Tengah tercatat sebanyak 4.671 kepala keluarga yang menerima,” ucap Suhandi Widyapranata di lokasi pembagian sembako bertempat di Palbus Jungleland Sentul, Senin (16/3).

Selain di Desa Karang Tengah, pembagian paket sembako bantuan Presiden Prabowo Subianto juga berjalan tertib dan lancar di Desa Sentul, Desa Babakan Madang, Desa Cipambuan, Desa Citaringgul, Desa Bojong Koneng, Desa Cijayanti, dan Desa Sumur Batu.

Ketua RW 09 Desa Cijayanti, Caca, bersyukur atas bantuan paket sembako berupa beras 10 kilogram, mintak goreng 1 liter, kain sarung, Susu 1 kaleng, sarden 1 kaleng, kornet 1 kaleng, teh 1 bungkuskopi 150 gr, gula 1 kg, tepung terigu 1 kilogram.

Untuk diketahui, bantuan tersebut merupakan bantuan pribadi Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kediamannya di Hambalang.

Kepala Rumah Tangga Padepokan Garuda Yaksa berkordinasi dengan pemerintah Kecamatan Babakan Madang dan Pemerintah Desa SE Kecamatan Babakan Madang agar penyaluran bantuan sembako tersebut dapat berjalan tertib dan tepat sasaran kepada ( mediaistana reporter Maulana

Potensi Kratom Berau menjanjikan, Harga Kompetitif Buka Peluang Ekonomi Baru Bagi Petani

0

Media Istana

Tanjung Redeb, 16 Maret 2026

Tanaman kratom yang telah lama dikenal oleh masyarakat lokal sebagai obat tradisional kini semakin menunjukkan potensi besar sebagai komoditas unggulan Kabupaten Berau, dengan harga yang kompetitif baik di pasar lokal maupun ekspor. Langkah pengembangan yang terencana dan bertanggung jawab diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membuka peluang inovasi dalam bidang kesehatan berbasis sumber daya alam lokal.

Dalam rapat koordinasi yang diikuti kunjungan kerja ke kebun kratom milik kelompok tani di Kecamatan Gunung Tabur, Bupati Berau menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan komoditas ini dengan prinsip keberlanjutan dan kepatuhan peraturan. “Kita melihat bahwa kratom bukan hanya sekadar tanaman tradisional, tetapi bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dikelola dengan benar. Harga yang menjanjikan menjadi daya tarik utama bagi petani untuk mengembangkannya secara profesional,” ucap Bupati dalam kesempatan tersebut.

Kondisi lingkungan Berau yang sangat mendukung menjadi modal utama dalam mengembangkan tanaman ini. Iklim tropis dengan suhu rata-rata 23-32°C serta jenis tanah aluvial dan organosol yang kaya humus sangat sesuai untuk pertumbuhan kratom yang membutuhkan suhu ideal 20-30°C dan lingkungan lembap.

Menurut data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Berau, harga kratom di pasar lokal Berau saat ini menunjukkan perkembangan yang positif. Daun segar dijual dengan harga sekitar Rp6.000 hingga Rp8.000 per kilogram, sedangkan daun kering atau remahan berkualitas baik dapat mencapai Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram. Untuk daun yang melalui proses fermentasi khusus, harga bahkan bisa mencapai Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram, tergantung pada kualitas dan usia pohon yang menghasilkan daun tersebut.

“Saya sudah menanam kratom selama 2 tahun, dan sekarang pendapatan saya meningkat sekitar 30% dibandingkan sebelumnya. Harga lokal yang stabil membuat kami lebih termotivasi untuk menjaga kualitas produk,” ungkap Siti Aminah, salah satu petani kratom dari Kelompok Tani Sejahtera di Kecamatan Sambaliung. Sementara itu, Suyanto, seorang petani dari Kecamatan Sambaliung yang telah mengelola kebun kratom secara tradisional selama lebih dari 10 tahun, juga menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah akan membantu mereka meningkatkan kualitas produk dan mengakses pasar yang lebih luas.

Di pasar ekspor, potensi keuntungan menjadi lebih besar. Berdasarkan laporan dari Asosiasi Pengusaha Kratom Indonesia (APKI) Cabang Berau, harga ekspor kratom dari Berau berkisar antara $35 hingga $85 per kilogram tergantung strain, kualitas, dan volume pembelian. Untuk pembelian besar di atas 500 kilogram, harga bisa mencapai $30 hingga $40 per kilogram. Pada beberapa pengiriman terakhir ke negara tujuan seperti India dan beberapa negara di Eropa, 100 kilogram kratom berkualitas premium berhasil dijual dengan nilai sekitar Rp52 juta, atau setara dengan Rp520.000 per kilogram.

Selain itu, pada bulan Oktober 2025 lalu, sebuah perusahaan ekspor lokal berhasil mengirimkan 150 ton kratom dari Pelabuhan Tarakan menuju pasar internasional dengan nilai total sekitar Rp7 miliar, atau rata-rata Rp46.600 per kilogram. Angka ini menunjukkan bahwa kratom dari Berau memiliki daya saing yang tinggi dibandingkan dengan produk dari daerah lain di Indonesia.

Seorang peneliti dari Universitas Mulawarman yang terlibat dalam studi kratom di Kalimantan Timur menjelaskan bahwa beberapa penelitian menunjukkan potensi zat aktif dalam kratom untuk mendukung terapi penyalahgunaan zat dan mengelola gejala gangguan kecemasan, asalkan digunakan dengan dosis yang tepat dan pengawasan medis yang ketat.

Untuk mendukung pengembangan ini, pemerintah Kabupaten Berau telah menyusun program pendampingan yang meliputi pelatihan budidaya kratom yang baik (Good Agricultural Practices/GAP), pembentukan pusat pengolahan awal, serta pendaftaran produk untuk memenuhi standar ekspor. Pihak terkait juga bekerja sama dengan BPOM dan BNN untuk memastikan seluruh proses produksi dan pemasaran sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kita tidak hanya fokus pada harga dan pendapatan, tetapi juga pada keamanan produk dan kepatuhan hukum. Setiap batch produk yang akan diekspor harus melalui uji laboratorium untuk memastikan mutunya sesuai standar internasional,”jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Berau.

Rencananya, pada tahun 2026 mendatang pemerintah akan membuka pusat informasi dan pemasaran kratom Berau untuk memudahkan petani dalam mengakses pasar dan mendapatkan informasi harga terkini. Selain itu, juga akan dilakukan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait pengembangan produk olahan kratom dengan nilai tambah lebih tinggi, seperti ekstrak terstandarisasi dan suplemen kesehatan berbahan dasar kratom lokal.

Dengan dukungan yang komprehensif dan potensi harga yang menjanjikan, diharapkan kratom dapat menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Berau yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

 

Aroel Mandang

Lima Kawasan Kuliner Berau Ditingkatkan, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Pariwisata

0

Media Istana

TANJUNG REDEB, 16 Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Berau resmi melaksanakan tahapan peningkatan dan revitalisasi bagi lima kawasan wisata kuliner yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2019. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pariwisata lokal sekaligus mengangkat pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner daerah.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Berau telah pengembangan kawasan kuliner yang dilakukan secara bertahap. Kawasan Tepian Jalan Ahmad Yani telah selesai penataan dan kini fokus pada pengawasan kebersihan serta kualitas produk, dengan menampilkan ikon penyu khas Berau yang menjadi daya tarik visual.

Sementara itu, kawasan Tepian Jalan Pulau Derawan tengah dalam tahap pendataan untuk zona malam, dengan rencana revitalisasi senilai Rp33,9 miliar yang akan dilengkapi ikon ikan pari. Tiga kawasan lainnya yaitu Tepian Jalan Antasari, Tepian Sambaliung, dan Tepian Gunung Tabur juga mendapatkan perhatian khusus terkait penataan fasilitas umum, pemasangan rambu petunjuk, serta pelatihan bagi para pedagang.

“Kami berharap dengan peningkatan ini, kawasan kuliner Berau tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga destinasi wisata yang dapat memperkenalkan kekayaan kuliner lokal seperti kalampuri crispy, terasi Berau, dan abon ikan kepada wisatawan dari dalam dan luar daerah,” ujar Ilyas Natsir kepada Biro Media Istana beberapa waktu lalu sebelum pensiun.

Para pelaku UMKM menyambut baik langkah ini. Siti, seorang pedagang ikan bakar di kawasan Ahmad Yani, menyatakan bahwa penataan yang lebih baik telah meningkatkan jumlah pengunjung dan membuat mereka lebih termotivasi untuk menjaga kualitas hidangan.

Jam operasional kawasan wisata kuliner dianjurkan mulai pukul 17.00 hingga maksimal pukul 02.00 WITA, dengan penerapan standar kebersihan yang ketat untuk menjaga kenyamanan pengunjung dan warga sekitar.

 

Aroel Mandang

Kapolres Priok Pimpin Pelayanan dan Pengamanan Pelepasan Mudik Gratis Pelindo Group 2026

0

MediaIstana | Jakarta Utara – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Pengamanan dan Pelayanan kegiatan Pelepasan Program Mudik Gratis bersama Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Pelindo Group Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin pagi (16/03/2026).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Pengamanan dan Pelayanan Mudik Gratis Pelindo Group dengan melibatkan 68 (enam puluh delapan) Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” tersebut dilaksanakan di Lapangan Buffer Area Tanjung Priok, eks Lapangan Pacific Paint, Jalan Industri I, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga 08.45 WIB dan diikuti oleh 2.450 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 49 unit bus menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa, yaitu Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Malang, dan Surabaya.

Seremonial pelepasan mudik ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Achmad Mushtasyar, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Pelindo (Persero) Dwi Fatan Lilyana, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo (Persero) Hendri Ginting, serta Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra.

Turut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H., Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, M.M., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Pater Sahli Kolinlamil Kolonel Laut (P) Indra Dhani, serta perwakilan dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dan jajaran direksi subholding PT Pelindo (Persero).

Rangkaian kegiatan diawali dengan inspeksi kesiapan dan kelayakan kendaraan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo bersama jajaran terkait, serta pengecekan jumlah kendaraan yang akan diberangkatkan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Saman Hudi.

Disamping itu Kapolres juga memberikan imbauan kamtibmas kepada sopir agar mengemudi bis dengan hati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas serta menempelkan stiker Hotline pengaduan Polri 110 bebas pulsa dan siaga 24 dikandung maksud apabila pemudik mengetahui, melihat adanya gangguan kamtibmas atau kejadian yang membutuhkan kehadiran Polisi harap segera menghubungi 110.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan menuju kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga di Hari Raya dengan Mudik Aman Keluarga Bahagia.

Kapolres Priok Pimpin Pelayanan dan Pengamanan Pelepasan Mudik Gratis Pelindo Group 202626

0

MediaIstana | Jakarta Utara – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Pengamanan dan Pelayanan kegiatan Pelepasan Program Mudik Gratis bersama Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Pelindo Group Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin pagi (16/03/2026).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Pengamanan dan Pelayanan Mudik Gratis Pelindo Group dengan melibatkan 68 (enam puluh delapan) Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” tersebut dilaksanakan di Lapangan Buffer Area Tanjung Priok, eks Lapangan Pacific Paint, Jalan Industri I, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga 08.45 WIB dan diikuti oleh 2.450 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 49 unit bus menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa, yaitu Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Malang, dan Surabaya.

Seremonial pelepasan mudik ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Achmad Mushtasyar, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Pelindo (Persero) Dwi Fatan Lilyana, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo (Persero) Hendri Ginting, serta Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra.

Turut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H., Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, M.M., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Pater Sahli Kolinlamil Kolonel Laut (P) Indra Dhani, serta perwakilan dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dan jajaran direksi subholding PT Pelindo (Persero).

Rangkaian kegiatan diawali dengan inspeksi kesiapan dan kelayakan kendaraan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo bersama jajaran terkait, serta pengecekan jumlah kendaraan yang akan diberangkatkan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Saman Hudi.

Disamping itu Kapolres juga memberikan imbauan kamtibmas kepada sopir agar mengemudi bis dengan hati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas serta menempelkan stiker Hotline pengaduan Polri 110 bebas pulsa dan siaga 24 dikandung maksud apabila pemudik mengetahui, melihat adanya gangguan kamtibmas atau kejadian yang membutuhkan kehadiran Polisi harap segera menghubungi 110.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan menuju kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga di Hari Raya dengan Mudik Aman Keluarga Bahagia.

Kapolres Priok Pimpin Pelayanan dan Pengamanan Pelepasan Mudik Gratis Pelindo Group 2026 20

0

MediaIstana | JAKARTA UTARA – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Pengamanan dan Pelayanan kegiatan Pelepasan Program Mudik Gratis bersama Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Pelindo Group Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin pagi (16/03/2026).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Pengamanan dan Pelayanan Mudik Gratis Pelindo Group dengan melibatkan 68 (enam puluh delapan) Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” tersebut dilaksanakan di Lapangan Buffer Area Tanjung Priok, eks Lapangan Pacific Paint, Jalan Industri I, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga 08.45 WIB dan diikuti oleh 2.450 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 49 unit bus menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa, yaitu Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Malang, dan Surabaya.

Seremonial pelepasan mudik ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Achmad Mushtasyar, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Pelindo (Persero) Dwi Fatan Lilyana, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo (Persero) Hendri Ginting, serta Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra.

Turut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H., Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, M.M., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Pater Sahli Kolinlamil Kolonel Laut (P) Indra Dhani, serta perwakilan dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dan jajaran direksi subholding PT Pelindo (Persero).

Rangkaian kegiatan diawali dengan inspeksi kesiapan dan kelayakan kendaraan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo bersama jajaran terkait, serta pengecekan jumlah kendaraan yang akan diberangkatkan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Saman Hudi.

Disamping itu Kapolres juga memberikan imbauan kamtibmas kepada sopir agar mengemudi bis dengan hati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas serta menempelkan stiker Hotline pengaduan Polri 110 bebas pulsa dan siaga 24 dikandung maksud apabila pemudik mengetahui, melihat adanya gangguan kamtibmas atau kejadian yang membutuhkan kehadiran Polisi harap segera menghubungi 110.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan menuju kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga di Hari Raya dengan Mudik Aman Keluarga Bahagia.

Kapolres Priok Pimpin Pelayanan dan Pengamanan Pelepasan Mudik Gratis Pelindo Group 2026 ta

0

MediaIstana | JAKARTA UTARA – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Pengamanan dan Pelayanan kegiatan Pelepasan Program Mudik Gratis bersama Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Pelindo Group Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin pagi (16/03/2026).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Pengamanan dan Pelayanan Mudik Gratis Pelindo Group dengan melibatkan 68 (enam puluh delapan) Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” tersebut dilaksanakan di Lapangan Buffer Area Tanjung Priok, eks Lapangan Pacific Paint, Jalan Industri I, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga 08.45 WIB dan diikuti oleh 2.450 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 49 unit bus menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa, yaitu Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Malang, dan Surabaya.

Seremonial pelepasan mudik ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Achmad Mushtasyar, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Pelindo (Persero) Dwi Fatan Lilyana, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo (Persero) Hendri Ginting, serta Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra.

Turut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H., Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, M.M., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Pater Sahli Kolinlamil Kolonel Laut (P) Indra Dhani, serta perwakilan dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dan jajaran direksi subholding PT Pelindo (Persero).

Rangkaian kegiatan diawali dengan inspeksi kesiapan dan kelayakan kendaraan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo bersama jajaran terkait, serta pengecekan jumlah kendaraan yang akan diberangkatkan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Saman Hudi.

Disamping itu Kapolres juga memberikan imbauan kamtibmas kepada sopir agar mengemudi bis dengan hati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas serta menempelkan stiker Hotline pengaduan Polri 110 bebas pulsa dan siaga 24 dikandung maksud apabila pemudik mengetahui, melihat adanya gangguan kamtibmas atau kejadian yang membutuhkan kehadiran Polisi harap segera menghubungi 110.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan menuju kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga di Hari Raya dengan Mudik Aman Keluarga Bahagia.

Lapas Sidoarjo Gelar Penyuluhan Hukum Bersama UMSIDA Bahas Restorative Justice dalam Pembaruan KUHAP

0

Mediaostana.com||Sidoarjo – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar kegiatan penyuluhan hukum bekerja sama dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 10.00 WIB di Aula Lapas Kelas IIA Sidoarjo.(16/3/26)

Kegiatan ini mengangkat tema “Konsep dan Prosedur Restorative Justice yang Terdapat pada Pembaharuan KUHAP di Indonesia” yang disampaikan oleh tim dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum UMSIDA. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terkait perkembangan sistem peradilan pidana, khususnya konsep restorative justice yang saat ini menjadi bagian penting dalam pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Dalam kegiatan tersebut, narasumber menjelaskan bahwa pendekatan restorative justice menitikberatkan pada penyelesaian perkara pidana melalui dialog dan kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat, sehingga dapat memulihkan hubungan sosial serta memberikan keadilan yang lebih humanis.

Kegiatan penyuluhan hukum ini diikuti oleh sejumlah Warga Binaan yang tampak antusias mengikuti materi serta sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung mengenai berbagai persoalan hukum yang mereka hadapi.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan di bidang kesadaran hukum bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan penyuluhan hukum ini, kami berharap Warga Binaan dapat memahami hak dan kewajiban mereka secara hukum, serta mengetahui perkembangan sistem peradilan pidana di Indonesia, termasuk konsep restorative justice yang mengedepankan pemulihan dan keadilan bagi semua pihak,” ujarnya.

Lebih lanjut, kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UMSIDA juga diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif dalam peningkatan layanan bantuan hukum serta edukasi hukum bagi Warga Binaan di Lapas Sidoarjo.

 

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Sidoarjo berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya bersifat pembinaan kepribadian dan kemandirian, tetapi juga meningkatkan literasi hukum bagi para Warga Binaan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.

 

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur.(Djat)

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas #SetahunBerdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak

Soroti Program SPPI, Sonny T. Danaparamita Ingatkan Pemerintah Jangan Sakiti Tenaga Pengabd

0

Mediaistana.com

 

JAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, S.H., M.H., mengeluarkan pernyataan tajam terkait rencana pemerintah merekrut 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

 

Legislator asal Dapil Jawa Timur III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso) ini mengingatkan pemerintah bahwa janji pemberian status Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi lulusan baru (spesialis SPPI) berpotensi memicu kegaduhan dan melukai perasaan jutaan tenaga honorer yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun di berbagai pelosok negeri.

 

Soroti Nasib Guru, Nakes, hingga Pejuang Pangan di Garis Depan

 

Dalam keterangannya, Sonny menegaskan bahwa aspek keadilan sosial harus menjadi panglima dalam setiap kebijakan rekrutmen. Ia mencermati adanya ketimpangan jika rekrutmen baru langsung diberikan “karpet merah” menuju status ASN.

 

“Kita harus bicara jujur tentang rasa keadilan. Bagaimana perasaan guru-guru honorer di sekolah terpencil, perawat dan bidan desa yang bertaruh nyawa di garis depan kesehatan, hingga tenaga teknis dan administrasi di kantor-kantor pemerintahan yang nasibnya hingga kini masih terkatung-katung tanpa kepastian status?” ujar Wakil Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI ini dengan nada retoris kepada media, Senin (16/03/26).

 

Lebih spesifik, Sonny yang bermitra kerja dengan sektor pertanian menyoroti nasib para Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) dan Penyuluh Lapangan lainnya.

 

“Mereka ini adalah pejuang pangan yang sudah berpeluh di sawah bersama petani selama bertahun-tahun. Jika rekrutmen baru SPPI dijanjikan jalur istimewa menjadi ASN, ini adalah bentuk ketidakadilan nyata. Jangan sampai kebijakan ini justru menegasikan dedikasi mereka yang sudah lama berjuang di akar rumput,” tegasnya.

 

Kementerian Koperasi Harus Pegang Kendali (Leading Sector)

 

Selain isu SDM, Sonny mengkritisi dominasi kementerian lain di luar sektor perkoperasian dalam proses rekrutmen ini. Berdasarkan Perpres yang ada, ia menuntut agar Kementerian Koperasi dikembalikan fungsinya sebagai leading sector.

 

“Berdasarkan aturan, urusan perkoperasian adalah ranah teknis Kementerian Koperasi. Tanpa kepemimpinan dari kementerian yang kompeten di bidangnya, penempatan 30.000 sarjana ini dikhawatirkan hanya akan menjadi proyek seremonial yang bias akibat ego sektoral,” kata Sonny.

 

Peringatan Keras: Larangan Bangun Koperasi di Lahan Sawah (LSD)

 

Terkait infrastruktur fisik KDMP, Sonny juga memberikan peringatan keras mengenai isu alih fungsi lahan. Ia mencatat adanya potensi pembangunan gedung koperasi yang menabrak aturan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

 

“Saya memahami KDMP adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) berbasis Inpres, namun perlindungan lahan sawah adalah amanat Undang-Undang. Mari kita wujudkan tujuan ekonomi tanpa harus mengorbankan lahan produktif yang menjadi tumpuan hidup petani. Pembangunan tidak boleh menegasikan materi muatan hukum yang sudah ada,” tuturnya.

 

Refleksi Ramadan: Pembangunan yang Istiqomah dan Humanis

 

Menutup pernyataannya, tokoh alumni GMNI ini mengajak pemerintah memanfaatkan momentum bulan suci ramadan untuk melakukan refleksi mendalam atas tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif.

 

“Di bulan ramadan yang penuh berkah ini, saya mengetuk hati pemerintah untuk selalu istiqomah dan berpihak pada keadilan. Pastikan sinergi antar-kementerian berjalan tanpa hambatan ego sektoral. Jangan sampai upaya baik memaksimalkan potensi bangsa ini justru meninggalkan luka bagi mereka yang sudah lama berdedikasi untuk negera,” pungkas Sonny.