Asbumpi ( asosiasi badan usaha milik pesantren ) kota/kabupaten Semarang Jawa barat,sebagai bentuk kontribusi mensukseskan program Asta cita presiden Prabowo subianto di bidang kemandirian pangan,meluncurkan program smart green house aquaponik berbasis pesantren.
Her Suherman selaku ketua umum asbumpi menjelaskan bahwa ketahanan pangan berbasis pesantren melalui smart green house aquaponik akan menjadi salah satu solusi untuk mewujudkan ketahanan pangan,selain itu smart green house aquaponik juga bisa menjadi supplier untuk ketersediaan bahan baku program makan bergizi gratis ( MBG )
Kenapa smart green house aquaponik di pilih oleh asbumpi karena dengan smart green house aquaponik selain panen Sayur juga busa sekaligus panen ikan,tegas her Suherman
Program smart green house aquaponik ini akan diterapkan di asbumpi kota/kabupaten yang anggotanya pesantren pesantren yang sudah terbentuk bump ( badan usaha milik pesantren )
Besar harapan dengan smart green house aquaponik ini bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap suksesnya program Asta cita presiden Prabowo subianto,ujar her Suherman di akhir pembicaraannya
Bandung 4 Agustus 2025 ( Media Istana.Com
Smart green House aquaponik Ketahann Pangan Berbasis pesantren
Wakil Ketua Forum RT/RW Se-DKI Jakarta Kunjungi Pos Keamanan RT/RW /12/13ungi ta
Mediaistana.com | Jakarta Utara – Wakil Ketua Forum RT/RW se-DKI Jakarta, Amalludin, melakukan kunjungan kerja ke Pos Keamanan RT 012 RW 012, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (5/8/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pemantauan langsung terhadap kinerja pengurus lingkungan yang dinilai aktif dalam menjaga keamanan wilayahnya.
Pos keamanan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemantauan lingkungan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai tempat peristirahatan dan sarana ibadah bagi anggota keamanan yang berjaga, sehingga keberadaannya sangat mendukung kegiatan operasional dan spiritual petugas di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, Amalludin menyampaikan dukungan atas semangat swadaya dan partisipasi warga yang digerakkan oleh Ketua RT 012, Tony Salim. Menurutnya, RT 012 menjadi salah satu contoh positif dalam membangun sistem keamanan berbasis masyarakat.
“Kepedulian dan keterlibatan warga seperti ini harus terus didorong. Ini adalah bentuk nyata bahwa lingkungan yang aman dimulai dari sinergi bersama,” ujar Amalludin.
Ketua RT 012, Tony Salim, menyampaikan bahwa kegiatan keamanan dan kebersihan lingkungan dilakukan atas dasar semangat gotong royong dan keterbukaan. Ia juga berharap semua elemen, baik RW maupun kelurahan, dapat mendukung penuh langkah-langkah positif tersebut.
> “Saya berharap Ketua RW dan Pak Lurah bersikap netral dan mendukung upaya kami dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Jangan sampai ada pihak yang memperkeruh suasana atau menimbulkan perpecahan di tengah warga,” tegas Tony.
Ia juga menambahkan bahwa perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan secara bijak dan difasilitasi oleh pihak kelurahan agar tidak berkepanjangan dan mengganggu kenyamanan warga.
> “Kami di RT hanya menjalankan amanah warga. Ini kerja sosial. Tidak ada kepentingan pribadi, yang penting lingkungan tetap aman, bersih, dan guyub,” sambungnya.
Di akhir kunjungan, Amalludin menyampaikan bahwa Forum RT/RW se-DKI Jakarta akan terus mendorong model pengelolaan lingkungan yang inklusif dan partisipatif, serta siap menjembatani komunikasi bila terjadi miskomunikasi antara pengurus RT dan RW.
Acara ditutup dengan dialog santai bersama warga, serta komitmen bersama untuk mempererat silaturahmi demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Sunter Agung.
(red/tim)
Rakor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mamasa
Mamasa- mediaistana.com- Wakil Bupati Mamasa yg juga Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mamasa membuka Rapat Koordinasi pencegahan dan penurunan stunting di Resto Kareba Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Selasa 5/8/2025
Wakil Bupati H. Sudirman menekankan bahwa pekerjaan rumah kita sekarang adalah perlunya kajian data stunting supaya betul-betul akurat.
“Pengolahan data jangan satu sumber supaya memiliki data yang tepat sehingga pengelolaan dan penanganan pencegahan dan penurunan stunting di Mamasa tepat sasaran.” Kata Wakil Bupati.
Wakil Bupati menambahkan bahwa target stunting adalah bagaimana memperbaiki kualitas generasi masa depan, krn kalau sudah kena stunting orang sdh sulit untuk diperbaiki. Maka pencegahan adalah mutlak kita laksanakan. Anak-anak kita sejak dalam kandungan otomatis harus diperhatikan gizinya.
Sekretaris Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Mamasa Otoviani Cahyani sebagai salah satu leading Sector dalam acara ini mengatakan bahwa berbagai persoalan yg masih sering terjadi seperti, Kabupaten Mamasa selalu bermohon ke luar terkait ibu hamil krn belum memiliki dokter ahli obgyn.
Persoalan lain adalah pernikahan dini yg selalu dikoordinasi dengan Kemenag dan pihak berkepentingan lainnya. Kemudian pencemaran udara seperti asap rokok, terutama di dekat ibu hamil dan anak balita. Juga ketahanan pangan dan gizi yang harus terus diperbaiki.
(NURDIN)
Srikandi Giri Satlantas Polres Gresik Hadir di Tengah Masyarakat,Berbagi Berkah Jumat
Gresik — Jumat, 1 Agustus 2025.
Sejumlah Polwan Satlantas Polres Gresik yang tergabung dalam Srikandi Giri tampak berjaga di sekitar Masjid Baitus Salam, Gresik. Bukan hanya soal mengatur lalu lintas, mereka hadir untuk memastikan rasa aman dan tertib di jalan, saat para pria muslim melaksanakan ibadah salat Jumat.
Langkah ini merupakan arahan langsung dari Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, S.I.K., yang menekankan pentingnya pembagian peran. “Karena salat Jumat merupakan kewajiban bagi laki-laki, maka kami mengatur jadwal sedemikian rupa agar anggota pria bisa fokus menjalankan ibadahnya, sementara rekan-rekan Polwan mengambil alih tugas pelayanan di lapangan,” tegasnya.
Setelah salat Jumat usai, para Srikandi Giri juga membagikan paket nasi kepada jamaah sebagai bagian dari program Jumat Berkah Berbagi. Bukan soal jumlah atau mewahnya, tetapi soal konsistensi dalam melayani dan mengabdi.
“Apa yang kami lakukan mungkin terlihat kecil, tapi ini bagian dari langkah istiqomah kami dalam hadir dan berbagi di tengah masyarakat,” ujar salah satu anggota Polwan.
Kegiatan ini bukan hanya mencerminkan kedisiplinan, tapi juga kepedulian. Hadir bukan hanya sebagai petugas, tapi sebagai bagian dari kehidupan warga Gresik.
Ancam Penuhi Pintu Gerbang Mapolda Jatim, Jika Bupati Situbondo 1 Kali 24 Jam Tidak Minta Maaf
Mediaistana.com – Surabaya | Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT), mengecam dan mengutuk tindakan anarkis atas kekerasan terhadap wartawan saat wawancara Bupati Situbondo, yang tampak emosi saat menerima sejumlah massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat.
Akibat kekerasan itu, seorang wartawan Radar Situbondo, Humaidi, dirawat di Rumah Sakit setempat karena menderita luka memar di tulang rusuknya.
Ade. S Maulana ketua umum yang memimpin ratusan jurnalis/wartawan komunitasnya, menyesalkan kejadian itu, tindakan yang dilakukan oknum yang diduga ‘pendukung’ atau simpatisan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, itu termasuk merusak kebebasan pers, dan menghalang-halangi tugas wartawan.
Jelas kata Ade, pasal tersebut berbunyi. Menghalangi tugas wartawan diatur dalam pasal 18 ayat (1) Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Pasal ini menyatakan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dan dengan sengaja menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat (2) dan (3) dapat dikenai sanksi pidana. Sanksinya berupa pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000.
“Bila perlu kasus tersebut tidak jadi ‘bola liar’ segera ditarik dan ditangani pihak penyidik polda jatim, kami lebih percaya itu. Tidak ada intervensi dari pihak manapun,” pintanya, Senin (04/08/2025).
Lebih lanjut kata Ade, aksi solidaritas rekan-rekan KJJT siap akan memenuhi pintu gerbang mapolda jatim. Jika 1 kali 24 jam pihak Bupati Situbondo tidak minta maaf secara terbuka kepada seluruh media baik cetak maupun elektronik.
“Jangan menguji ke kompakan profesi kami bapak Bupati, meski kami hanya bertugas sebagai kuli tinta di lapangan. Dari Sabang sampai Merauke, mereka rekan seprofesi kami, jika ada rekannya tersakiti, jelas akan turun aksi sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap korban Humaidi dari media Radar Jawa Pos Group.” Tegas Ade.
Melihat kronologi yang disampaikan terkait kejadian itu, jelas bahwa ada pelaku penganiayaan, yang bisa dijerat pasal 351 juncto UU pokok Pers nomor 40 tahun 1999, pasal 18 ayat 1 tersebut.
Menurut hemat Ade, seharusnya Bupati Situbondo tidak arogan, tidak sok kuasa dan menghina rekan jurnalis yang sedang bertugas. Betapa pun reaksi dari jurnalis saat meliput aksi unjuk rasa. Bupati tidak seharusnya menghina dan merendahkan profesi.
Ade selaku Ketua menyerukan untuk memboikot kegiatan Bupati Situbondo, dan menolak menyiarkan informasi Pemkab Situbondo, sebagai wujud protes dan keprihatinan akan iklim kebebasan pers di Situbondo, Jatim, dan Indonesia.
“Ini yang justru kita khawatirkan terjadi, bahwa data penelitian Dewan Pers bahwa Berdasarkan data Dewan Pers, skor IKP Jawa Timur turun dari 76,55 poin pada 2023 (kategori Cukup Bebas) menjadi 67,45 poin pada 2024 (kategori Agak Bebas). Skor ini berada di bawah rata-rata nasional (69,46 poin), dan menempatkan Jawa Timur di peringkat 33 dari 38 provinsi, turun tajam dari posisi ke-14 pada tahun sebelumnya,” ujarnya, (04/08/2025).
Berikut Disampaikan Kronologi Aksi Kekerasan Yang Dialami Wartawan Radar Situbondo Humaidi Saat Meliput Aksi Demo Bupati
1. Kamis tanggal 31 Juli 2025, sekitar pukul 09.30, wartawan Jawa Pos Radar Situbondo atas nama Humaidi masuk ke tengah aksi unjuk rasa sekelompok massa (LSM) yang memprotes pernyataan Bupati Situbondo Rio Wahyu Prayogo terkait konten video Tiktok.
2. Sebagai seorang wartawan yang melaksanakan tugas jurnalistik, Humaidi bermaksud meliput aksi unjuk rasa yang berlangsung di sebelah utara Alun-Alun Situbondo tersebut.
3. Ketika terjadi dialog antara Bupati Rio dengan puluhan aktivis, Humaidi bermaksud mengambil video. Humaidi juga mengajukan sejumlah pertanyaan yang ditujukan kepada Bupati Rio.
4. Begitu pertanyaan diajukan, Bupati Rio langsung menepis tangan Humaidi. Beruntung HP tidak sampai terjatuh. Tapi, Humaidi tetap berupaya mengonfirmasi Bupati Rio terkait aksi demo LSM tersebut.
5. Lagi-lagi Bupati Ro menunjuk-nunjuk wajah Humaidi disaksikan pendemo dan wartawan dari media lain yang sedang melakukan tugas jurnalistik. Dalam kondisi terintimidasi, Humaidi berupaya mengambil HP-nya dengan dua tangannya.
6. Saat Bupati Rio memegang HP Humaidi dengan tangan kirinya, dia berusaha mempertahankannya. Selanjutnya Humaidi berusaha menarik HP dari tangan kiri Bupati Rio menggunakan tangan kanannya. Humaidi sempat membentak Bupati Rio yang sudah berupaya merampas HP sehingga memanggil reaksi dari pengawal bupati, yaitu satu anggota Satpol PP dan anggota Polres Situbondo.
7. Beberapa saat setelah Bupati Rio memaki Humaidi, tiba-tiba ada seseorang yang bukan peserta demo maupun bukan anggota Polres Situbondo menarik tangan kiri Humaidi dari samping belakang. Begitu ditarik, Humaidi langsung dibanting di tengah kerumunan.
8. Sebelum terjatuh, Humaidi merasa ada orang yang memukul satu kali dari belakang. Pada saat posisi duduk hanya merasakan satu tendangan dari samping kanan.
9. Sekitar pukul 10.00 setelah aksi demo bubar, Humaidi mencoba untuk mewawancarai Bupati Rio. Namun, perlakuan kurang santun ditunjukkan oleh Bupati Rio dengan memaki Humaidi. Ditambah lagi ancaman-ancaman dari simpatisan Bupati Rio. Saat itu Humaidi dibantu oleh temannya bernama Lubis, 30 tahun, yang kebetulan orang dekat Bupati Rio. Dialah yang mendampinginya hingga Humaidi tiba di Pendapa Bupati.
10. Bupati Rio juga mempermalukan Humaidi di depan banyak orang. Mengatakan kepada Humaidi tidak punya malu dan saya sok-sokan. Ucapan Bupati Rio yang paling menyakitkan adalah mengataain Humaidi sebagai aktivis burik (anus).
11. Saat duduk di pendapa, Humaidi hendak dipertemukan dengan Bupati Rio. Namun, Bupati Rio langsung mengisi acara. Humaidi sempat menunggu, namun ada anggota Polres Situbondo yang mendatanginya untuk memastikan keselamatannya. Akhirnya Humaidi dibawa ke kantor Polres Situbondo dengan alasan demi kemanan.
12. Saat berada di Polres Situbondo, Humaidi langsung melaporkan kejadian yang baru saja dialami ke penyidik hingga ke SPKT Polres Situbondo dan mendapatkan surat bukti tanda lapor.
13. Dia melapor ke Polres Situbondo atas dugaan menghalang- halangi kinerja jurnalistik. Bagi seseorang yang dengan sengaja menghalangi wartawan menjalankan tugasnya dalam mencari, memperoleh dan menyebarluaskan informasi dapat dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Pihak terlapor adalah penyusup yang menarik tangan kiri Humaidi dan membantingnya.
14. Terkait kekerasan fisik yang dialami, Humaidi sudah meminta visum et repertum dan hasilnya masih menunggu keterangan dari dokter.
15. Dalam posisi berbaring di IGD di RSUD dr Abdoer Rahem, teman-teman wartawan/jurnalis banyak yang datang menjenguknya. Mereka terdiri dari anggota PWI, IWO, dan IJTI Situbondo.
Rilis Resmi Div Humas KJJT
Kapolda Sulbar Pamit: Jangan Rusak Citra Polri, Layani Masyarakat dengan Hati
Mamuju – Mediaistana sulbar | Senin, 4 Agustus 2025. Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adang Ginanjar, resmi mengakhiri masa jabatannya hari ini. Dalam apel terakhir yang dipimpinnya di Mapolda Sulbar, ia menyampaikan pesan tegas dan menyentuh kepada seluruh jajarannya.
Saya pamit undur diri. Terima kasih atas segala dukungan dan kerja keras rekan-rekan semua,” ucapnya dengan penuh haru.
Namun bukan hanya ucapan perpisahan, jenderal bintang dua itu juga menitipkan pesan penting sebagai bekal bagi institusi kepolisian di Sulbar ke depan.
Jaga solidaritas, jaga marwah institusi. Jangan ada permusuhan di antara kita. Tugas kita berat, dan hanya bisa dituntaskan dengan kekompakan dan ketulusan.”
Ia mengingatkan agar seluruh anggota Polri di Sulbar tidak larut dalam konflik internal yang hanya akan melemahkan citra kepolisian di mata publik.
Tak lupa, Adang juga menyampaikan permohonan maaf bila selama kepemimpinannya ada sikap atau kata yang kurang berkenan.
Saya manusia biasa, tak luput dari salah. Tapi saya pastikan, semua yang saya lakukan demi kebaikan organisasi,” katanya.
Di akhir sambutannya, ia mengimbau agar seluruh personel memberikan dukungan penuh kepada siapapun yang akan menggantikannya nanti.
Pemimpin boleh berganti, tapi loyalitas dan integritas kepada institusi jangan pernah goyah.”
Selama dua tahun menjabat, Irjen Pol. Adang Ginanjar dikenal sebagai sosok yang tegas, humanis, dan sangat dekat dengan masyarakat.
Jenderal bintang dua ini kerap menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu kerakyatan, turun langsung ke lapangan, serta menyapa warga tanpa sekat.
Kehadirannya bukan hanya dirasakan oleh institusi Polri, tapi juga masyarakat sipil yang melihatnya sebagai pemimpin yang terbuka dan peduli.
Kadispora Garut Ade Hendarsyah Buka Even Favorita Preanger Basketball League Season Tiga
Garut- Mediaistana.com,. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, membuka even Favorita Preanger Basketball League Season Tiga (3), bertempat di SOR Adiwijaya Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu 02 Agustus 2025.
Ade Hendarsyah menyampaikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Favorita Insan Mandiri dan seluruh panitia pelaksana. Ia merasa bangga bisa hadir dalam kegiatan ini dan meyakini bahwa kejuaraan basket ini lebih dari sekadar kompetisi.
”Kejuaraan ini sebagai wahana untuk membangun karakter generasi muda yang sehat, sportif, dan disiplin melalui kegiatan olahraga bola basket,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kejuaraan ini, para peserta bisa belajar tentang arti pentingnya kerja sama, kegigihan, dan respect terhadap lawan. Kejuaraan ini juga menjadi bagian penting dan strategis dalam pencapaian prestasi olahraga sebagai indikator kemajuan olahraga di Kabupaten Garut.
Ade berharap kegiatan ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan setiap tahun dengan penyelenggaraan yang semakin maju.
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Prestasi Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat, Lukmanul Haqim Lubay, menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Favorita yang telah menyelenggarakan event FBL ke-3.
”Saya ucapkan terima kasih kepada (Pengurus Cabang) Pengcab Perbasi Kabupaten Garut yang sudah memberikan ruang terkait terselenggaranya event ini, kepada Kadispora Kabupaten Garut, peserta, pelatih, official, wasit, dan panitia pelaksana,” ujarnya.
Ia berharap, event seperti ini bisa berjalan secara konsisten, sehingga di kemudian hari para pemain yang bertanding bisa menjadi bagian dari tim PON Jawa Barat.
”Dengan konsep pembinaan lini bola basket secara progresif, ini akan menjadi wadah sehingga akan muncul para atlet yang memang mempunyai karakter yang nanti akan menjadikan pemain yang benar-benar menjunjung tinggi sportivitas,” Pungkasnya. (Diskominfo)
Musdes RKP-Desa Bagendit Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

Garut – Mediaistana.com,. Pemerintah Desa Bagendit melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Ta. 2026 dan DU. RKP Desa Ta. 2027. Bertempat di Aula Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Jawa Barat. Selasa, 29 Juli 2025.
“Hadir dalam acara Musdes RKP-Desa Bagendit, Forkompimcam Kecamatan Banyuresmi, Babinsa Desa Bagendit, Bhabinkamtibmas Desa Bagendit, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, BPD Desa Bagendit serta semua unsur lembaga Desa Bagendit ”
Menurut Kepala Desa Bagendit Endang Omardani SE,. Menjelaskan, Musdes RKP-Desa tahun 2025 ini merupakan salah satu momentum dalam upaya menyatukan visi dan misi dalam pembangunan desa, untuk merumuskan rencana kegiatan pembangunan di tahun 2026 mendatang, Ucapnya.
Program kedepan yang sangat mendasar, merumuskan kebijakan-kebijakan yang relevan, sesuai alokasi anggaran dalam pelaksanaan program pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesehatan.
Selain itu pelestarian lingkungan yang menjadi perioritas sesuai dengan pencermatan dari rencana kerja pemerintah Desa jangka menengah Desa dalam menginjak tahun kelima. Maka Pemerintah Desa Bagendit fokus untuk Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat, Tandasnya.
Harapan kami sebagai Pemerintahan Desa, peran penting lembaga kemasyarakatan, salah satu instrumen dalam mengoptimalkan semua aspek dalam penyelenggaraan pembangunan desa dan juga menitikberatkan kepada keterlibatan masyarakat baik dalam partisipasi aktif dalam proses perencanaan, dan pengambilan keputusan, sehingga program pembangunan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Dengan dilaksanakan Musdes RKP-Desa inipun bertujuan untuk mensinergikan antara program Pemerintah Desa dengan kebijakan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, dengan mengoptimalkan kemanfaatan sumber daya yang ada di Desa Bagendit. Pungkasnya.
Jurnalis : (Beni)
Cegah Stunting, Babinsa Bersama Kader Dampingi Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Balita
Mediaistana.com – Ngawi | Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus digalakkan, kali ini oleh Babinsa Desa Rejomulyo Koramil 0805/05 Karangjati Kecamatan Karangjati, Minggu (03/08/2025).
Serka Ali Mustofa bersama dengan Kader Stunting POKMAS (Kelompok Masyarakat) dan Kepala Dusun Ibu Paikem, melaksanakan pendampingan dalam kegiatan pemberian Penambahan Makanan Tambahan (PMT) bagi anak balita yang teridentifikasi stunting.
Kegiatan ini berlangsung di Dusun Gondang Desa Rejomulyo, RT 04 RW 05, Kegiatan ini merupakan bagian dari program Puskesmas Kecamatan Karangjati untuk meningkatkan gizi anak-anak yang memerlukan perhatian khusus dalam masalah pertumbuhan.
Penambahan Makanan Tambahan (PMT) yang diberikan bertujuan untuk membantu memperbaiki asupan nutrisi balita yang terdaftar dalam program stunting. Diharapkan, dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI melalui Babinsa, masalah stunting di wilayah tersebut dapat ditekan dan angka gizi buruk pada anak balita bisa berkurang.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Serka Ali Mustofa mengungkapkan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir dan berkontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam upaya menjaga generasi penerus bangsa agar tumbuh sehat dan kuat.
Kegiatan berjalan lancar dan aman, serta disambut baik oleh warga setempat yang berharap upaya ini dapat terus berlanjut guna mengatasi masalah stunting di wilayah mereka.
Di Bawah Kepemimpinan Jenderal Sigit, Ketua PBNU Akui Ketentraman Dirasakan Masyarakat
Di Bawah Kepemimpinan Jenderal Sigit, Ketua PBNU Akui Ketentraman Dirasakan Masyarakat
Cirebon.mediaistana.com
Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengungkap bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi. Sebab, dengan kepemimpinanya di Polri, ketertiban dan keamanan masyarakat dapat dirasakan kondusif oleh seluruh masyarakat.
Ia pun memandang bahwa Jenderal Sigit seperti jimat yang mewujudkan keamanan di tengah masyarakat.
“Kita semua mengalami bahwa di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini, kita masyarakat mengalami keadaan relatif tentram tertib aman sehingga seolah-olah pak Listyo ini telah berfungsi sebagai jimat ketertiban dan keamanan masyarakat selama ini,” ujar Ketua PBNU dalam sambutannya di Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Sabtu (2/8/25).
Tak dipungkiri, ujarnya, Jenderal Sigit paham betul mengenai lingkungan para tokoh agama yang bisa bersinergi mewujudkan ketentramam dan keamanan di masyarakat.
“Pak Listyo ini pernah bertugas di Jogja kalau tidak salah, beliau tahu betul di Jogja banyak jimat-jimat yang disebut kiyai,” jelas Ketua PBNU.
Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Jawa Barat. Haul ini juga dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer.
Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kh. Adib Rofiuddin Izza pun mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Sigit atas segala kontribusinya selama ini terhadap Pondok Buntet Pesantren. Tak dipungkiri, berbagai bantuan telah diberikan dari Polri sebagai bentuk kepeduliannya.
“Terima kasih Pak Kapolri seluruh bantuannya, terima kasih, beliau berbaik hati,” jelasnya dalam sambutan, Sabtu (2/8/25).
Ditegaskan Kh. Adib, keluarga besar pesantren ini mempercayai bahwa keamanan negeri ini terjamin dengan kepemimpinan Jenderal Sigit. Persatuan dan kesatuan menjadi komitmen bersama untuk menjaga bangsa ini.
“Kami di sini hanya menitipkan bangsa dan negara saja, tidak lebih dari itu,” ujarnya.
Mediterania red maulana








