33.2 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 95

Spirit Tandang Bareng Jadi Komitmen Diaspora Banyuwangi

0

Mediaistana.com

BANYUWANGI – Diaspora Banyuwangi kembali digelar di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Senin (23/3/2026). Acara tahunan yang jadi ajang pertemuan para perantau tersebut berlangsung penuh keakraban. Diiringi musik kendang kempul dan aneka kuliner lokal, juga jadi ajang membangun solidaritas para perantau Banyuwangi yang hadir dari Sumatera, Sulawesi, Papua, hingga Jerman dan Amerika Serikat.

Solidaritas tersebut terpancar pada spirit tandang bareng yang jadi komitmen para diaspora Banyuwangi. Tandang bareng merupakan aksioma bahasa Osing yang menggambarkan spirit kebersamaan, gotong royong, dan kerjasama.

“Semangat tandang bareng ini adalah modal yang terus kita jaga. Tak bisa kita berjalan sendiri-sendiri. Tapi, harus kompak dan saling membantu,” terang Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka kegiatan tersebut.

Bupati Ipuk mengajak seluruh diaspora Banyuwangi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Berkat kerjasama kita semua, saat ini Banyuwangi terus menunjukkan tren pertumbuhan positif di tengah tantangan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Beberapa capaian Banyuwangi, beber Ipuk, adalah tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil. Pertumbuhan Ekonomi kita pada tahun 2025 mencapai 5,65 persen. Lebih tinggi dari rata-rata Nasional (5,11 persen) dan Provinsi Jawa Timur (5,33 persen). Pendapatan Perkapita juga naik menjadi Rp67,08 juta pada 2025. Tertinggi di kawasan Sekarkijang (Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang).

Kemiskinan juga semakin menurun. Saat ini tinggal 6,13 persen (turun 0,41 persen dari tahun sebelumnya). Lebih rendah dari kemiskinan tingkat Nasional dan Provinsi Jawa Timur. Gini Rasio juga tersisa 0,29 persen dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) hanya 3,94 persen.

“Capaian ini, bukan semata kerja kami. Tapi, atas doa, dukungan dan tandang bareng semua pihak. Termasuk juga para diaspora yang terus mengharumkan Banyuwangi,” ungkap Ipuk.

Spirit Tandang bareng tak hanya semata dari luar ke dalam. Namun, juga berlaku sebaliknya. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Nur Hidayat dari Ikawangi Sumatera Utara. Ia menceritakan kontribusi masyarakat Banyuwangi yang turut membantu warga Sumatera Utara pasca bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

“Atas bantuan dari warga Banyuwangi, kami bisa membuka puluhan sumur bor untuk akses air bersih bagi warga yang tinggal di Sibolga dan Aceh,” ungkap Nur Hidayat.

Spirit yang sama juga ditunjukkan oleh Wulan, seorang diaspora asal Kalibaru yang tinggal di Osaka, Jepang. Ia yang bekerja untuk kedutaan Indonesia di negeri Sakura tersebut, siap memfasilitasi warga Banyuwangi yang akan mengadu nasib di sana.

“Kami siap membantu, jika ada warga Banyuwangi yang ingin bekerja di Jepang. Melalui program G to G (kerjasama antar pemerintah), sedang dibutuhkan banyak nakes (tenaga kesehatan) di Jepang,” ajak perempuan yang telah tinggal 30 tahun lamanya di Jepang.

Penasehat Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Pusat Arief Yahya menyampaikan bahwa seluruh diaspora dapat berkontribusi untuk membangun kampung halamannya dengan cara terbaik masing-masing. Untuk itu, perlu diketahui core utama prospek ekonomi Banyuwangi guna menjadi acuan dan wawasan para diaspora.

“Ada tiga core utama ekonomi Banyuwangi. Yang pertama, pariwisata. Semuanya bisa turut mempromosikan wisata Banyuwangi di tempat perantauan masing-masing. Jadilah duta terbaik Banyuwangi,” ungkap Menteri Pariwisata Republik Indonesia 2014-2019.

Selain itu, potensi ekonomi Banyuwangi lainnya adalah blue economy dan hub penghubung antara Indonesia bagian barat dengan timur. “Seiring dengan koneksitas tol Prosiwangi yang tidak dalam waktu lama akan tersambung sampai Banyuwangi, ini akan jadi hub ekonomi baru. Banyuwangi jadi gerbang masuk barang ke Indonesia Timur,” pungkasnya.

Kapolda Lampung Sambut Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri, Tegaskan Pengamanan Arus Mudik dan Balik

0

Bandar Lampung l Mediaistana.com — Polda Lampung menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melalui penguatan pengamanan, pelayanan publik, pengawasan personel, hingga optimalisasi sistem monitoring berbasis digital.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H. didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si. menyambut kedatangan Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri di Siger Lounge Mapolda Lampung, Senin (23/3/2026).

Kunjungan Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri ke jajaran Polda Lampung itu menjadi bagian dari penguatan pengawasan operasional sekaligus evaluasi kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polda Lampung, khususnya dalam mengantisipasi mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Itwasum Polri dan menegaskan bahwa seluruh jajaran telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari aspek personel, administrasi, sarana prasarana, maupun koordinasi lintas sektoral.

“Seluruh perangkat pendukung operasi telah kami siapkan secara maksimal agar proses pengecekan dapat berjalan efektif dan menyeluruh.

Kami ingin memastikan seluruh tahapan operasi berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Kapolda Lampung.

Kapolda menjelaskan, Polda Lampung telah melaksanakan rapat internal, rapat lintas sektoral bersama seluruh pemangku kepentingan, serta simulasi pengamanan yang dipimpin langsung olehnya. Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan lapangan tetap terjaga selama operasi berlangsung.

Salah satu inovasi yang turut mendapat perhatian adalah aplikasi Siger Presisi, yang digunakan sebagai sarana monitoring pos-pos pengamanan.

Aplikasi tersebut bahkan mendapat perhatian khusus dari Kapolri dan dinilai layak menjadi percontohan bagi Polda lain dalam mendukung pengawasan operasional berbasis teknologi.

Dalam mendukung kelancaran pengamanan, Polda Lampung juga telah menyiapkan 57 pos pengamanan, 19 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu. Selain itu, skema rest area juga telah dipersiapkan secara bertahap, yakni 5 rest area untuk kondisi kuning dengan antrean 0,5 hingga 1 kilometer, dan dapat ditingkatkan menjadi 10 rest area untuk kondisi merah dengan antrean 1 hingga 4 kilometer.

Tak hanya itu, kesiapan sektor kesehatan juga diperkuat. Seluruh tenaga medis dipastikan tetap siaga dan tidak mengambil cuti selama pelaksanaan operasi, sesuai instruksi pemerintah daerah, guna menjamin pelayanan terhadap masyarakat tetap optimal.

Pada aspek transportasi laut dan kontingensi bencana, Polda Lampung bersama instansi terkait telah menyiapkan 18 kapal evakuasi dari unsur Polri, TNI, Basarnas, STP, dan KPRT dengan total 462 kru. Atas arahan pimpinan Polri, dukungan juga diperkuat dengan penempatan kapal berkapasitas besar untuk menambah daya tampung evakuasi di kawasan penyeberangan.

Kapolda juga menyoroti evaluasi teknis penyeberangan, termasuk pengalaman keterlambatan yang pernah terjadi akibat penambahan kapal dari lintasan tertentu. Namun, situasi itu telah diantisipasi agar tidak mengganggu jadwal reguler penyeberangan. Sementara itu, implementasi kebijakan SKB 3 Menteri juga terus diperkuat dengan mengarahkan kendaraan roda empat serta kendaraan sumbu tiga ke atas ke pelabuhan swasta guna menjaga kelancaran arus di dermaga utama.

“Alhamdulillah, sampai saat ini respons masyarakat relatif positif. Ini menjadi indikator bahwa kerja keras seluruh personel di lapangan berjalan baik. Kami berharap situasi ini dapat terus terjaga hingga arus balik selesai,” kata Kapolda.

Sementara itu, Ketua Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri Brigjen Pol. Susanto, S.I.K., M.H. memberikan apresiasi atas kesiapan Polda Lampung, termasuk dari sisi publikasi dan inovasi digital. Menurut dia, Polda Lampung menunjukkan performa yang menonjol, termasuk di ruang media sosial yang dipenuhi respons positif dari masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran Tim Wasops tidak semata untuk melakukan penilaian, tetapi juga memastikan seluruh aspek administrasi dan tata kelola anggaran berjalan tertib. Hal itu penting agar pelaksanaan operasi tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga kuat dari sisi pertanggungjawaban administrasi dan keuangan.

Tim Wasops turut mengingatkan pentingnya pengawasan personel, khususnya di kawasan Bakauheni, agar seluruh anggota tetap bekerja sesuai prosedur dan terhindar dari pelanggaran selama operasi berlangsung.

Kedatangan Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri di Polda Lampung berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen kuat Polda Lampung untuk menghadirkan pengamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.**

(R)

Pakar Hukum vs Non-Pakar Hukum: “Perbedaan Pendapat yang Berbahaya”

0

Catatan : Alfred Snae

Alumni IAKN KUPANG

Ketika pakar hukum dan non-pakar hukum memberikan opini tentang kasus yang sama, perbedaan pendapat bisa terjadi. Namun, perlu diingat bahwa pakar hukum memiliki pengetahuan dan pengalaman yang lebih luas dalam bidang hukum.

Pakar Hukum:

– Memiliki pengetahuan yang mendalam tentang hukum dan peraturan

– Memahami proses hukum dan prosedur yang berlaku

– Dapat menganalisis kasus dengan lebih objektif dan berdasarkan hukum

– Opini mereka lebih dapat dipercaya karena berdasarkan pengetahuan dan pengalaman

Non-Pakar Hukum:

– Mungkin tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang hukum dan peraturan

– Mungkin terpengaruh oleh emosi atau opini pribadi

– Opini mereka mungkin tidak berdasarkan fakta atau hukum

– Bisa mempengaruhi opini publik dan merusak reputasi pihak yang terkait

Aturan bagi Non-Pakar Hukum:

– Tidak diperbolehkan memberikan opini yang menyesatkan atau tidak berdasarkan fakta (Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana)

– Tidak diperbolehkan menyebarkan berita atau keterangan yang dapat menimbulkan keresahan atau kekacauan (Pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946)

– Harus berhati-hati dalam memberikan opini agar tidak melanggar hak-hak orang lain (Pasal 310 KUHP)

Khusus untuk Putusan Inkracht (Inkracht) PTUN:

– Putusan Inkracht PTUN adalah putusan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Pasal 66 UU No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara)

– Tidak dapat diganggu gugat lagi melalui jalur hukum biasa

– Hanya dapat dibatalkan melalui proses hukum yang lebih tinggi, seperti Mahkamah Agung (Pasal 67 UU No. 5 Tahun 1986)

– Non-pakar hukum sebaiknya tidak memberikan opini yang menyesatkan tentang putusan inkracht PTUN, karena bisa mempengaruhi opini publik dan merusak reputasi pihak yang terkait

Dasar Hukum:

– UU No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara

– UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman

– UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana

– KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Pakar hukum, selalu berikan opini yang objektif dan berdasarkan hukum,

Non-pakar hukum,  jangan gebyar-gebryar  memberikan opini sebelum tahu kebenarannya.

 

Inspirasi; Bertindak Sesuai Aturan Yang Berlaku

Alun-Alun Kuningan Jadi Favorit Warga dan Pemudik di Libur Lebaran

0

MediaIstana | Kuningan, Jawa Barat – Alun-Alun Kuningan yang terletak di pusat Kota Kuningan, tepatnya di Jalan Siliwangi, kini menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat. Wajah barunya yang modern dan tertata rapi menjadikan kawasan ini sebagai pusat rekreasi sekaligus ikon kebanggaan warga.

Setelah diresmikan kembali pada tahun 2022, Alun-Alun Kuningan hadir dengan berbagai fasilitas menarik. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah ikon patung kuda yang berdiri megah dan menjadi spot foto favorit pengunjung.

Selain itu, alun-alun ini juga dilengkapi dengan area amphitheater yang kerap dimanfaatkan untuk pertunjukan seni, kegiatan komunitas, hingga acara resmi pemerintah daerah. Keberadaan fasilitas ini menambah fungsi alun-alun, tidak hanya sebagai tempat bersantai, tetapi juga sebagai ruang ekspresi budaya.

Ruang terbuka hijau yang luas, jalur pejalan kaki yang nyaman, serta penataan lampu yang estetik membuat suasana alun-alun semakin hidup, terutama pada malam hari. Pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampak menikmati waktu bersama keluarga maupun kerabat.

Momentum Lebaran turut menghadirkan suasana berbeda. Keramaian meningkat seiring datangnya para pemudik yang memanfaatkan alun-alun sebagai tempat berkumpul dan bersantai.

Salah seorang pemudik, Andi (34), yang merantau di Jakarta, mengaku terkesan dengan perubahan wajah Alun-Alun Kuningan yang kini lebih modern dan tertata.

“Sekarang alun-alunnya jauh lebih bagus dan nyaman. Dulu tidak seramai ini, sekarang jadi tempat favorit kalau malam, apalagi saat Lebaran,” ujarnya, Senin 23/03/2026.

Hal senada disampaikan Rina (28), warga Kuningan yang bekerja di Bandung. Ia mengaku selalu menyempatkan diri datang ke alun-alun setiap kali pulang kampung.

“Lebaran itu momen kumpul keluarga. Biasanya setelah silaturahmi, malamnya ke sini. Ramai, banyak jajanan, dan suasananya hidup,” katanya.

Keramaian juga dirasakan oleh warga lokal. Dedi (40) menyebut lonjakan pengunjung saat Lebaran membawa dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar alun-alun.

“Kalau Lebaran seperti ini, alun-alun penuh. Pedagang juga ramai pembeli, jadi rezeki meningkat,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, suasana alun-alun dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah, didominasi keluarga dan anak muda yang memanfaatkan area publik untuk bersantai, berfoto, hingga menikmati hiburan.

Momen Lebaran pun semakin terasa hangat dengan kehadiran para pemudik yang turut meramaikan Alun-Alun Kuningan, menjadikannya sebagai pusat kebersamaan dan nostalgia di kampung halaman.

Empat Pelajar Tenggelam di Perairan Peudawa, Satu Masih Dalam Pencarian

0

 

Aceh Timur-Mediaistana.com 

Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Aceh Timur melakukan pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan hilang setelah insiden tenggelam di alur Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Peudawa, Kecamatan Peudawa, Senin (23/03/2026).

 

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. melalui Kaaatpol Airud, AKP Ade Candra, S.H.,M.H. menyebutkan, peristiwa tragis itu menimpa lima pelajar warga Desa Alue Itam sekitar pukul 11.00 WIB. Kejadian bermula saat kelima korban hendak menyeberangi alur perairan di kawasan tersebut. Namun, hanya empat orang yang nekat menyeberang, sementara satu lainnya memilih tidak ikut.

 

Saat berada di tengah alur, kondisi air laut yang dalam disertai arus pasang membuat keempat pelajar tersebut kesulitan. Mereka diketahui tidak mampu berenang sehingga akhirnya tenggelam.

 

“Dari kejadian tersebut, tiga korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, satu selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian,” ujar AKP Ade Candra.

 

Adapun identitas para korban yakni Rafi (10), warga Dusun Sematok, selamat. Sementara tiga korban meninggal dunia masing-masing Naura (13), warga Dusun Tepi Sungai; M. Afdal (8), dan Aliya (12), keduanya warga Dusun Sematok. Satu korban yang masih dalam pencarian adalah Agustina (13), warga Dusun Sematok, Desa Alue Itam.

 

Personel Sat Polairud Polres Aceh Timur yang berada di Pos Taktis Lebaran segera bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian dan evakuasi.

 

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan dengan menyisir alur perairan Kuala Peudawa dan sekitarnya.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di wilayah perairan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Sinergi TNI-Polri dan Dishub, Amankan Arus Lebaran di Rest Area KM 575 Ngawi

0

Sinergi TNI-Polri dan Dishub, Amankan Arus Lebaran di Rest Area KM 575 Ngawi

Ngawi — Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran, jajaran Kodim Ngawi bersama Polres Ngawi serta petugas Dinas Perhubungan Ngawi menunjukkan kekompakan dalam melakukan pengamanan di kawasan Rest Area KM 575 Ngawi. Senin (23/3/2026).

Pengamanan ini dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang singgah untuk beristirahat. Petugas gabungan terlihat aktif melakukan patroli, pengaturan lalu lintas, serta pemantauan situasi di sekitar rest area guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Danramil Ngawi Kota, Kapten Czi Nur Volasohi, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan pengamanan ini. Ia menegaskan bahwa personel TNI akan terus bersinergi dengan kepolisian dan instansi terkait hingga seluruh rangkaian arus mudik dan balik Lebaran selesai.

“Kami berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan aman dan melanjutkan perjalanan dengan nyaman,” ujarnya.

Selain menjaga keamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada pemudik agar tetap menjaga kondisi fisik, tidak memaksakan diri saat lelah, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Dengan adanya sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan Dishub ini, diharapkan arus mudik Lebaran di wilayah Ngawi dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga pasca-Lebaran.

Dugaan Praktik “Listrik Di-los-kan” di Bekasi–Cikarang, Penegakan Hukum Harus Tegas dan Transparan

0
Oplus_131072

×Mediaistana.com – Bekasi Senin, 23 Maret 2026 — Maraknya oknum pegawai PLN melakukan dugaan praktik “listrik di-los-kan” oleh oknum petugas di wilayah Bekasi dan Cikarang memicu perhatian publik serta menimbulkan kekhawatiran terkait integritas layanan kelistrikan.

Hingga saat ini, belum terdapat bukti kuat yang menunjukkan praktik tersebut terjadi secara sistematis, namun dugaan keterlibatan oknum tetap harus ditindaklanjuti secara serius.

Istilah “listrik di-los-kan” dalam praktik masyarakat umumnya merujuk pada penyambungan listrik ilegal, manipulasi meteran, atau pembiaran pelanggaran oleh pihak tertentu.

Jika terbukti, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana maupun administratif.
Setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum pegawai PT PLN (Persero) harus diproses berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan, termasuk praktik manipulasi jaringan listrik maupun pembiaran sambungan ilegal di lapangan.

Dalam kerangka hukum nasional, pelanggaran di sektor kelistrikan dapat dijerat melalui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, serta ketentuan pidana dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) apabila terdapat unsur kejahatan. Penegakan hukum yang tegas dan transparan dinilai penting untuk memberikan efek jera serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik.

Sejumlah laporan di lapangan juga menunjukkan adanya ketidakpuasan pelanggan terkait layanan kelistrikan, mulai dari persoalan tagihan hingga interaksi dengan petugas. Dalam konteks ini, pengamat menekankan pentingnya membedakan antara tindakan oknum dan kebijakan institusi secara keseluruhan.

Pihak terkait diharapkan meningkatkan pengawasan internal serta transparansi dalam setiap proses pelayanan. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan akuntabilitas di tingkat operasional.

Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam praktik ilegal apa pun yang berkaitan dengan penggunaan listrik. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut berisiko membahayakan keselamatan serta merugikan negara.
Apabila menemukan indikasi pelanggaran, warga disarankan untuk melaporkan melalui kanal resmi yang tersedia dengan disertai bukti pendukung.

Penanganan berbasis data diharapkan dapat memastikan setiap laporan diproses secara objektif, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Mediaistana.com
Reporter David.SE

Patroli Wisata Lebaran, Pospam Islamic Center Polres Tulang Bawang Barat Pastikan Keamanan Pengunjung

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat pada momen libur Panjang Lebaran Idul Fitri 1447 H, personel Pospam Islamic Center melaksanakan patroli di Seputan objek wisata Islamic Center Kec. Tulang Bawang Tengah Kab. Tulang Bawang Barat. Senin (23/03/2026).

Pengamanan dan Patroli dipimpin langsung oleh Kapospam Islamic Center Ipda Sigit Juli Adi, S.H. M.H menyasar lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat diseputaran Islamic Center.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K, melalui Kabag Ops Akp Sainudin mengatakan Personil Pos Pam melaksanakan Patroli dialogis di tempat seputaran area wisata yang mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran, guna mengantisipasi potensi Gangguan Kamtibmas sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat.

Kegiatan patroli ini merupakan salah satu rangkaian dari Ops Ketupat Krakatau 2026, Kami hadir untuk memastikan keamanan di lokasi wisata, kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang melaksanakan liburan.” ujar Kabag ops

Selama Kegiatan patroli yang dilakukan, situasi di Seputan objek wisata Islamic Center terpantau aman dan kondusif, Kehadiran petugas juga disambut baik oleh masyarakat yang merasa lebih nyaman saat beraktivitas.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati, menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat berada di lokasi wisata, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama dan jangan sampai menjadi korban kejahatan dan bilamana akan menyampaikan pengaduan, laporan maupun informasi, dapat menghubungi Call Centre Polri 110 yang aktif selama 1×24 jam nonstop gratis.” pungkasnya.**

*(humas_tubaba_R)*

Personel Call Center 110 Polres Lampung Utara All Out Layani Masyarakat di Hari Ketiga Idul Fitri 1447 H

0

Lampung Utara l Mediaistana.com — Memasuki hari ketiga perayaan Idulfitri, jajaran Polres Lampung Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi layanan Call Center 110 yang disiagakan selama 24 jam penuh. Senin (23/3/26).

Layanan ini menjadi garda terdepan dalam menerima berbagai laporan masyarakat, mulai dari gangguan keamanan dan ketertiban, kecelakaan lalu lintas, hingga permintaan bantuan darurat lainnya selama momen Lebaran.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, melalui Kasi Humas Iptu Herawati, menyampaikan bahwa seluruh personel telah disiagakan secara maksimal guna memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

“Di hari ketiga Idulfitri ini, personel kami tetap siaga penuh. Layanan Call Center 110 kami optimalkan untuk memberikan respons cepat terhadap setiap kebutuhan masyarakat. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa selain menerima laporan, petugas turut memberikan informasi serta panduan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya terkait situasi arus balik Lebaran.

Dengan kesiapsiagaan tersebut, Polres Lampung Utara berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan, tanpa adanya gangguan yang berarti di wilayah hukum setempat.**

(Red)

Ketua SOKSI R. Boy Sangadji Ajak Masyarakat Refleksi dan Perkuat Sinergi Sosial Lewat Halal Bihalal

0

Ambon, 22 Maret 2026 – Depidar Soksi Maluku menggelar kegiatan open house dalam rangka Halal Bihalal pasca Idul Fitri, Minggu (22/3/2026). Acara ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Ketua Depidar Soksi Maluku, Rohalim Boy Sangadji, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mempererat kembali hubungan sosial yang sempat renggang.

Menurutnya, esensi kebersamaan tidak terletak pada kemewahan acara, tetapi pada ketulusan dan keikhlasan dalam menjalin silaturahmi. “Kesederhanaan justru menjadi kekuatan karena di situlah nilai kebersamaan tumbuh dengan tulus,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari refleksi pasca Idul Fitri, yang dimaknai sebagai titik kembali kepada nilai-nilai kemanusiaan, termasuk saling memaafkan dan memperkuat rasa empati antar sesama.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan oleh Polam Indonesia. Pihaknya menilai Halal Bihalal memiliki peran strategis sebagai medium sosial untuk memperkuat persatuan, mengurangi potensi konflik, serta membuka peluang kolaborasi di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan ini, para peserta tampak saling berinteraksi dan menjalin komunikasi dalam suasana kekeluargaan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membuka ruang dialog, mempererat hubungan, serta membangun kembali kepercayaan sosial.

Melalui open house ini, Depidar Soksi Maluku berharap dapat terus mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis, dengan memperkuat nilai persaudaraan, sinergi sosial, dan semangat kebersamaan di masa mendatang.