32 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 96

Ketua SOKSI R. Boy Sangadji Ajak Masyarakat Refleksi dan Perkuat Sinergi Sosial Lewat Halal Bihalal

0

Ambon, 22 Maret 2026 – Depidar Soksi Maluku menggelar kegiatan open house dalam rangka Halal Bihalal pasca Idul Fitri, Minggu (22/3/2026). Acara ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Ketua Depidar Soksi Maluku, Rohalim Boy Sangadji, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mempererat kembali hubungan sosial yang sempat renggang.

Menurutnya, esensi kebersamaan tidak terletak pada kemewahan acara, tetapi pada ketulusan dan keikhlasan dalam menjalin silaturahmi. “Kesederhanaan justru menjadi kekuatan karena di situlah nilai kebersamaan tumbuh dengan tulus,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari refleksi pasca Idul Fitri, yang dimaknai sebagai titik kembali kepada nilai-nilai kemanusiaan, termasuk saling memaafkan dan memperkuat rasa empati antar sesama.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan oleh Polam Indonesia. Pihaknya menilai Halal Bihalal memiliki peran strategis sebagai medium sosial untuk memperkuat persatuan, mengurangi potensi konflik, serta membuka peluang kolaborasi di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan ini, para peserta tampak saling berinteraksi dan menjalin komunikasi dalam suasana kekeluargaan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membuka ruang dialog, mempererat hubungan, serta membangun kembali kepercayaan sosial.

Melalui open house ini, Depidar Soksi Maluku berharap dapat terus mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis, dengan memperkuat nilai persaudaraan, sinergi sosial, dan semangat kebersamaan di masa mendatang.

Gugur dalam Tugas Negara,Brigadir Fajar Permana Jadi Simbol Pengabdian Tanpa Batas di Arus Mudik Lebaran 2026

0

JAKARTA, Mediaistana.Com – Duka mendalam menyelimuti jajaran Polda Metro Jaya setelah salah satu putra terbaiknya, Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), gugur usai menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Kepergian almarhum menjadi simbol nyata pengorbanan aparat negara demi keselamatan masyarakat luas.

Brigadir Fajar Permana mengembuskan napas terakhirnya setelah diduga mengalami kelelahan fisik ekstrem (exhaustion) disertai gangguan pernapasan, Kondisi tersebut terjadi usai dirinya bertugas tanpa henti di sejumlah titik pelayanan dan pengamanan pemudik dalam rangka Operasi Ketupat 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam keterangan resminya, Senin (23/3), menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya sosok Bhayangkara muda yang dikenal berdedikasi tinggi dan penuh tanggung jawab.

“Almarhum adalah representasi nyata dari semangat pengabdian Polri, Beliau mengesampingkan kepentingan pribadi demi memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, Brigadir Fajar Permana mengalami penurunan kondisi fisik secara drastis akibat intensitas tugas yang tinggi di lapangan,Dalam situasi arus mudik yang padat, almarhum tetap menjalankan kewajiban dengan penuh loyalitas tanpa mengenal lelah.

Sebagai bentuk penghormatan, Polda Metro Jaya memastikan seluruh hak almarhum akan dipenuhi, termasuk pemberian santunan kepada keluarga yang ditinggalkan, Prosesi penghormatan terakhir juga akan dilaksanakan secara kedinasan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan pengorbanannya.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius pimpinan.

Kapolda Metro Jaya langsung menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk meningkatkan pengawasan kondisi fisik personel di lapangan, Pemeriksaan kesehatan rutin kini diperketat guna mencegah kejadian serupa.

Langkah ini dipandang krusial mengingat tingginya beban kerja selama masa mudik dan arus balik Lebaran, di mana ribuan personel dikerahkan untuk menjamin kelancaran serta keselamatan masyarakat.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tambah Kabid Humas.

Kepergian Brigadir Fajar Permana bukan sekadar kehilangan bagi institusi, tetapi juga menjadi pengingat akan beratnya tanggung jawab yang diemban aparat kepolisian,Di balik kelancaran perjalanan jutaan pemudik, terdapat pengorbanan besar yang kerap tak terlihat.

Semangat dan dedikasi almarhum kini menjadi warisan moral bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat—bahkan dalam kondisi paling berat sekalipun, Gugurnya Brigadir Fajar Permana akan selalu dikenang sebagai bentuk pengabdian tertinggi kepada bangsa dan negara.

Judi dan Bekingan: “Kebenaran Harus Ditegakkan”

0

Catatan : Jitro Atti

Pendiri IMAN Kupang

 

Di balik jeruji, tahanan menanti

Judi dan bekingan, mengikat nasibnya

Bekingan kuat, hukum tak berlaku

Keadilan terabaikan, kebenaran tak terucap

 

Tahanan harus dibebaskan, jika terbukti ada bekingan

Hukum harus ditegakkan, tanpa pandang bulu

Bekingan kuat, tidak boleh menghalangi keadilan

Kebenaran harus ditegakkan, demi masyarakat adil dan sejahtera

 

Judi dan bekingan, dua hal yang tak bisa dipisahkan

Kedua-duanya harus diberantas, demi kebaikan bersama

Hukum harus tegas, tidak ada kompromi dengan kejahatan

Demi masa depan yang lebih baik, dan masyarakat yang sejahtera

 

Peringatan bagi yang terlibat, judi dan bekingan

Jangan teruskan, sebelum terlambat

Bebaskan tahanan, yang tidak bersalah

Keadilan harus ditegakkan, demi kebenaran yang abadi

 

Harus diwaspadai, bahaya yang mengintai

Judi dan bekingan, hanya jebakan

Waspadalah, jangan sampai terjebak

Hancurkan rantai, kebebasan adalah kunci

Jangan biarkan, judi dan bekingan menguasai diri.

 

#Inspirasi; Investigasi,Narasumber,bukti#

*Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala*

0

Jakarta,Mediaistana.Com – Ditpolairud Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Ops Ketupat melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (22/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat pascabanjir yang sebelumnya merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor.

Kegiatan dipimpin Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika dengan melibatkan Pleton I Siaga Bencana sebanyak 24 personel. Sebelum pelaksanaan bersih-bersih, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan dan pencarian serta pertolongan di sekitar wilayah terdampak banjir guna memastikan situasi aman dan kondusif bagi warga.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB dan menggenangi empat RT, yakni RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 Kelurahan Kampung Melayu. Hingga saat kegiatan berlangsung, kondisi air dilaporkan mulai surut sehingga personel Ditpolairud Polda Metro Jaya bersama BPBD Jakarta Timur bergerak membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga membutuhkan bantuan pascabencana. “Kami hadir tidak hanya untuk melakukan patroli dan pengamanan, tetapi juga membantu masyarakat memulihkan lingkungan tempat tinggalnya. Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Selanjutnya, selain membantu proses pembersihan rumah warga, personel juga tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan harkamtibmas serta memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman. Langkah tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional, sejalan dengan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kombes Pol. Mustofa menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang dijalankan melalui Satgas Bang Jasri. “Melalui Satgas Bang Jasri, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian lingkungan, dan kehadiran Polri yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan di setiap wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 apabila menemukan keadaan darurat atau membutuhkan bantuan petugas secara cepat.

Soksi Maluku Gelar Open House, R Boy Sangadji Tekankan Makna Kebersamaan Pasca idul Fitri

0

Open House Depidar Soksi Maluku, 22 Maret 2026 yang digelar dalam suasana hangat pasca Idul Fitri bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, ia hadir sebagai ruang batin yang mempertemukan kembali hati-hati yang mungkin sempat berjarak, merajut ulang benang-benang persaudaraan yang sempat renggang oleh perbedaan maupun dinamika kehidupan.

Dalam momen Halal Bihalal ini, pesan yang disampaikan oleh ketua Depider Soksi Maluku, Rohalim Boy Sangadji terasa begitu jernih: esensi kebersamaan tidak diukur dari kemewahan acara, melainkan dari ketulusan niat dan kedalaman makna yang dibangun di dalamnya. Kesederhanaan justru menjadi kekuatan, karena di sanalah keikhlasan menemukan tempatnya untuk tumbuh.

Idul Fitri sejatinya adalah titik kembali—bukan hanya kepada kesucian diri, tetapi juga kepada nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Momentum ini seharusnya dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus rekonsiliasi sosial. Silaturahmi yang terjalin bukan sekadar formalitas, melainkan jembatan yang menghubungkan kembali rasa saling percaya dan empati antar sesama.

Apresiasi yang disampaikan oleh Direktur Politik Anak Muda Indonesia (Polam Indonesia) menjadi penegas bahwa kegiatan seperti ini memiliki arti strategis dalam kehidupan bermasyarakat. Halal bihalal tidak hanya berhenti pada tradisi, tetapi berkembang menjadi medium sosial yang mampu memperkuat fondasi kebersamaan, memperkecil ruang konflik, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Dalam suasana yang penuh kehangatan, setiap individu didorong untuk membuka diri, mengulurkan tangan, dan dengan lapang dada saling memaafkan. Sekat-sekat perbedaan yang selama ini mungkin terasa kokoh perlahan luruh, digantikan oleh semangat persatuan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, Open House Depidar Soksi Maluku menjadi pengingat bahwa persaudaraan adalah kekuatan utama dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Dari ruang sederhana yang dipenuhi niat baik, lahir harapan besar: terwujudnya ukhuwah yang semakin kuat, sinergi sosial yang semakin nyata, dan masa depan bersama yang lebih damai serta berkeadaban.

“Saat Banjir Surut, Kepedulian Mengalir: Aksi Humanis Polairud Bangkitkan Kampung Melayu Dari Lumpur”

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Di balik surutnya banjir yang sempat merendam permukiman warga, hadir kisah kepedulian dan gotong royong yang menghangatkan hati, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Operasi Ketupat turun langsung melakukan aksi bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (22/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak pemulihan pascabencana,Banjir yang dipicu tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor sebelumnya sempat melumpuhkan aktivitas warga, meninggalkan lumpur dan kerusakan di sejumlah rumah.

Dipimpin Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah, didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika, sebanyak 24 personel Pleton I Siaga Bencana diterjunkan ke lokasi,Sebelum memulai aksi bersih-bersih, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan serta pencarian dan pertolongan untuk memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif.

Berdasarkan data lapangan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, menggenangi empat RT di wilayah tersebut, yakni RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05. Saat ini, kondisi air telah berangsur surut, membuka ruang bagi upaya percepatan pemulihan lingkungan.

Bersama BPBD Jakarta Timur, personel Ditpolairud bahu-membahu dengan warga membersihkan sisa lumpur, mengangkat barang-barang terdampak, hingga menata kembali lingkungan yang sempat porak-poranda, Suasana gotong royong pun terasa kuat, memperlihatkan solidaritas antara aparat dan masyarakat.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di saat-saat sulit,“Kami hadir tidak hanya untuk patroli dan pengamanan, tetapi juga membantu masyarakat memulihkan lingkungan tempat tinggalnya,Ini adalah wujud kepedulian dan komitmen kami terhadap warga terdampak bencana,” ujarnya.

Tidak berhenti pada aksi pembersihan, personel juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal,Pendekatan humanis dan profesional terus dikedepankan dalam setiap langkah yang diambil.

Lebih jauh, Kombes Pol. Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang diimplementasikan lewat Satgas Bang Jasri,“Melalui Satgas Bang Jasri, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta menghadirkan Polri yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Polda Metro Jaya memastikan akan terus hadir dalam setiap situasi darurat dengan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan, Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera berkoordinasi dengan petugas jika membutuhkan bantuan.

Dalam kondisi darurat, warga juga dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 sebagai jalur cepat mendapatkan pertolongan, demi menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Takbir Di Tepi Laut: Ketika Fajar Lebaran Menyatu Dengan Doa Di Ancol

0

Jakarta, Mediaistana.com — Suasana Idul Fitri 1447 Hijriah di pesisir utara Jakarta terasa berbeda,Di tengah hembusan angin laut dan debur ombak yang bersahabat, ribuan jamaah memadati kawasan Pantai Lagoon, Ancol Taman Impian, untuk menunaikan Shalat Idul Fitri dalam nuansa yang penuh khidmat dan kehangatan, Sabtu (21/3/2026).

Sejak pagi buta, gema takbir telah menggema, menyambut fajar kemenangan, Hamparan pasir putih di Plaza Masjid Apung Ancol pun berubah menjadi lautan sajadah, tempat umat Islam bersujud dan bersyukur atas satu bulan penuh perjuangan di bulan Ramadan.

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Yayasan Baiturrahman kembali menggelar Shalat Idul Fitri berjamaah yang terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, Mengusung tema “Harmoni Kemenangan – Bersinergi dalam Kesabaran, Menggapai Kejayaan Bersama”, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya persatuan dan spiritualitas di hari yang fitri.

Shalat Id dipimpin oleh Imam sekaligus Khatib, Dr. KH. Samsul Ma’arif, MA, yang juga menjabat sebagai Ketua PWNU Jakarta Utara,Tepat pukul 07.00 WIB, suasana hening seketika menyelimuti kawasan pantai, saat ribuan jamaah larut dalam kekhusyukan ibadah dengan latar keindahan alam yang menenangkan.

Momentum ini tidak sekadar menjadi ritual tahunan, melainkan juga refleksi mendalam akan makna kemenangan sejati, Bukan tentang gemerlap pakaian baru atau hidangan khas Lebaran, melainkan tentang hati yang kembali suci serta eratnya tali silaturahmi antar sesama.

“Idul Fitri adalah tentang kembali ke fitrah, Di sini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga menyentuh secara spiritual,” demikian semangat yang diusung manajemen Ancol dalam penyelenggaraan kegiatan ini,Tak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia Shalat Idul Fitri 1447 H Masjid Baiturrahman juga telah menghimpun zakat fitrah, zakat mal, serta infaq dan sedekah dari masyarakat, baik dalam bentuk beras maupun uang,Seluruh donasi tersebut nantinya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai wujud nyata kepedulian sosial di hari kemenangan.

Ancol Taman Impian pun mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Lebaran sebagai ajang mempererat hubungan keluarga dan sahabat, Dengan suasana alam terbuka yang memukau, Ancol menawarkan pengalaman merayakan Idul Fitri yang berbeda—lebih dekat dengan alam, lebih hangat dalam kebersamaan.

Informasi lebih lanjut terkait kegiatan dan kunjungan dapat diakses melalui situs resmi www.ancol.com maupun media sosial resminya @ancoltamanimpian.

Di tepian laut itu, takbir tak hanya berkumandang—ia hidup dalam setiap doa, senyum, dan pelukan hangat yang menyatukan ribuan hati dalam satu kemenangan: kembali suci, kembali saling memaafkan.

Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Informasi Lebih Lanjut:

Daniel Windriatmoko                       Corporate Communication                         PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk

Email:Corsec@ancol.com                                HP:08128405156

Pastikan Keamanan Pengunjung Pantai Dewaruci, Pemkab Purworejo Buka Posko

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Dewaruci Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), membuka Posko Pengamanan, mulai 22 hingga 29 Maret 2026, pukul 07.30-16.30 WIB.

Apel pembukaan posko dilaksanakan di halaman TIC Dewaruci, Minggu (22/3/2026), diikuti oleh tim gabungan dari personel Polsek, Koramil Purwodadi, Pos Lanal (TNI AL) Jatimalang, Dinkesda, Kecamatan, Pemdes Jatimalang, Pokdarwis dan Dinporapar.

Apel dipimpin Sekretaris Dinporapar, Dyah Woro Setyaningsih SSos MM, dihadiri pula oleh Kapolsek Iptu Sutarto dan Danramil Kapten CPM Sutiyono serta Kabid Destinasi Pariwisata Dinporapar Edi Nur Widyoko ST.

Dalam arahannya, Woro menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Dari tahun ke tahun, pasti suasana dan kondisi di lapangan berbeda. Tujuan pembukaan posko ini adalah untuk pengamanan di Pantai Dewaruci Desa Jatimalang. Selain posko, ada tiga pos pemantauan yang dibuat untuk mengawasi keselamatan pengunjung,” tutur Woro.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula perlengkapan antisipasi laka laut, seperti tambang, jaket dan ban pelampung, pengeras suara (toa) dan papan batas serta larangan mandi di laut.

“Para personel Pos Pengamanan terdiri dari Polri (Polsek Purwodadi) TNI (Koramil Purwodadi dan Pos Lanal Jatimalang) Dinkesda yang diwakili Puskesmas Bubutan dan Bragolan, Tim SAR Dewaruci, Pokdarwis Desa Jatimalang, kecamatan dan desa. Untuk BPBD dan Polres mobile (keliling ke destinasi wisata). Jumlah yang terlibat setiap hari 30 orang, bertugas mulai pukul 07.30-16.30 WIB. Akan tetapi jika sampai batas jam formal pengunjung masih banyak, kami juga masih standby hingga pengunjung pulang,” tutur Woro.

Woro juga mengimbau para pengunjung, agar bekerja sama dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama berwisata.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Pantai selatan ini ombaknya besar, apalagi memasuki musim kemarau. Nikmati saja liburannya, mohon juga dijaga anak-anaknya agar tak mandi di laut. Jangan sampai orang dewasa yang membawa anak-anak sibuk dengan gadgetnya, lalu abai dengan anak,” imbaunya.

Tak lupa, dia juga mengajak pengunjung Pantai Dewaruci menjaga kebersihan dengan membuang sampah di tempat-tempat yang tersedia.

Pemkab Purworejo melakukan berbagai upaya untuk menjaga agar pengunjung aman dan nyaman menikmati libur Idulfitri 1447 Hijriah ini. Berbagai imbauan juga disampaikan dengan voice over melalui pengeras suara secara masif, tiap 15 menit sekali. Jika pengunjung banyak, maka imbauan akan diputar lebih sering.

Kabid Destinasi Pariwisata, Edi Nur Widyoko menambahkan, prediksi peningkatan jumlah pengunjung akan terjadi pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026).

“Perkiraan, jumlah pengunjung bisa mencapai 10 kali lipat dari hari biasa. Kemudian di hari-hari terakhir libur anak sekolah, atau pas syawalan (hari ke-7) prediksinya tren pengunjung akan meningkat,” kata Edi.

Sementara itu, Danramil 14/Purwodadi, Kapten CPM Sutiyono menyampaikan pentingnya sosialisasi agar pengunjung mengawasi anggota keluarga atau rombongan masing-masing.

“Para orang dewasa, jangan sibuk dengan HP atau kegiatan masing-masing. Hal ini untuk menghindari timbulnya kecelakaan laut. Ke depan, juga perlu kerja sama dengan operator selular agar jaringan sinyal di wilayah pantai diperkuat, sehingga, saat terjadi laka laut, bisa cepat tersambung ke nomor petugas,” tegasnya. ( Joko )

Warga Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan, Sengketa Masjid Masih Bergulir di Pengadilan

0

Mediaistana.com

BANYUWANGI – Aksi kekerasan brutal terjadi di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi. Seorang warga berinisial Toriq menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekitar lima orang, menyusul memanasnya sengketa masjid yang kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah di bagian wajah. Dari kondisi yang terlihat, wajah Toriq tampak babak belur, dengan mata bengkak, memerah, dan diduga kuat akibat pukulan bertubi-tubi.

 

Peristiwa ini disebut-sebut sebagai imbas dari konflik kepemilikan masjid yang sebelumnya telah masuk dalam proses gugatan di pengadilan. Ironisnya, menurut keterangan aktivis Banyuwangi M. Yunus Wahyudi, objek yang disengketakan selama ini telah digunakan oleh masyarakat luas sebagai tempat ibadah.
“Ini sudah menjadi milik umat secara sosial, digunakan warga banyak. Awalnya disebut akan diwakafkan, tapi justru malah digugat di pengadilan. Ini yang memicu kemarahan dan konflik di lapangan,” tegas Yunus.

 

Namun yang lebih mengejutkan, Yunus mengungkap dugaan kuat adanya aktor intelektual di balik aksi pengeroyokan tersebut.

 

“Kami menduga ada dalang di belakang, bahkan mengarah ke oknum pengacara. Ini bukan kejadian spontan, ini terstruktur dan harus dibongkar!” ujarnya dengan nada keras.

 

Ia pun secara terbuka mendesak Kapolresta Banyuwangi untuk tidak ragu bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.
“Jangan hanya tangkap pelaku di lapangan! Usut siapa yang menyuruh, siapa yang mendanai. Ini sudah ada korban dengan luka serius. Kalau dibiarkan, hukum bisa kehilangan wibawa!” tegasnya lagi.

 

Kasus ini kini menyulut perhatian publik luas. Konflik yang menyangkut tempat ibadah dinilai sangat sensitif dan berpotensi memicu perpecahan jika tidak segera ditangani secara adil dan transparan.

 

Desakan keras pun menguat agar aparat penegak hukum segera mengungkap seluruh pelaku, termasuk pihak yang diduga menjadi otak di balik aksi brutal terhadap Toriq.

Banjir Masih Menggenangi Sawah, Petani Kedokan Bunder Keluhkan Dinas Terkait,Butuh Di Bangun Irigasi

0
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;

Akibat Banjir, Petani Kedokan Bunder, Belum Bisa Menanam Padi, Butuh Saluran Irigasi

Disaat umat muslim sedang menjalani hari kemenangan idulfitri,nampak terlihat sejumlah petani di area persawahan di blok perumahan BTN Kedokan Bunder sedang melakukan penyedotan air dikarenakan sawah mereka masih tergenang banjir yang diakibatkan hujan, minggu (22/03/2026).

Hal ini di picu dengan tidak adanya irigasi di wilayah area sawah mereka, sehingga air yang banjir tidak bisa mengalir dan akibatnya terjadi banjir.

Salah satu petani yang bernama Uuk mengeluhkan kondisi sawah saat ini karena dirinya dan teman petani lainnya tidak bisa menanam pinian, di saat yang lain sudah tumbuh.

“Iya Pak, Kami masih kesulitan menanam padi, dikarenakan kondisi sawah masih banjir, ” Ujarnya.

Dilanjutkan menurut Uuk,

Pasalnya di area persawahan ini tidak ada irigasi saluran air yang bisa buat mengalihkan air, apakah ini pengaruh dengan adanya bangunan perumahan BTN.
Namun harapan kami, pemerintah terkait sudi kiranya membantu petani yang sedang kesulitan untuk menanam akibat banjir, bagaimana solusinya kami harap pemerintah juga membangun saluran irigasi, agar kami bisa menanam padi seperti yang lainnya.

Menurutnya kalau irigasi atau pengairan di lahan pertanian dinormalisasi, maka diharapkan banjir bisa dicegah, kalaupun sampai merendam, diharapkan tidak sampai terlalu lama sehingga tanaman padi para petani tidak sampai mati, dan tidak membuat petani merugi.

“Gagal panen akibat banjir tidak hanya menimbulkan kerugian bagi para petani, tetapi juga rawan menimbulkan masalah. Hal itu lantaran berkurangnya hasil panen sehingga berdampak terhadap ketahanan pangan daerah ini.

“Kami minta pemerintah segera membantu para petani untuk melakukan normalisasi irigasi supaya aliran air di lahan pertanian menjadi lancar, Jangan sampai terjadi lagi ada sawah milik petani kebanjiran yang akan membuat mereka merugi,” tutupnya.

IYONS74

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 43;