32 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 97

Takbir Di Tepi Laut: Ketika Fajar Lebaran Menyatu Dengan Doa Di Ancol

0

Jakarta, Mediaistana.com — Suasana Idul Fitri 1447 Hijriah di pesisir utara Jakarta terasa berbeda,Di tengah hembusan angin laut dan debur ombak yang bersahabat, ribuan jamaah memadati kawasan Pantai Lagoon, Ancol Taman Impian, untuk menunaikan Shalat Idul Fitri dalam nuansa yang penuh khidmat dan kehangatan, Sabtu (21/3/2026).

Sejak pagi buta, gema takbir telah menggema, menyambut fajar kemenangan, Hamparan pasir putih di Plaza Masjid Apung Ancol pun berubah menjadi lautan sajadah, tempat umat Islam bersujud dan bersyukur atas satu bulan penuh perjuangan di bulan Ramadan.

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Yayasan Baiturrahman kembali menggelar Shalat Idul Fitri berjamaah yang terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, Mengusung tema “Harmoni Kemenangan – Bersinergi dalam Kesabaran, Menggapai Kejayaan Bersama”, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya persatuan dan spiritualitas di hari yang fitri.

Shalat Id dipimpin oleh Imam sekaligus Khatib, Dr. KH. Samsul Ma’arif, MA, yang juga menjabat sebagai Ketua PWNU Jakarta Utara,Tepat pukul 07.00 WIB, suasana hening seketika menyelimuti kawasan pantai, saat ribuan jamaah larut dalam kekhusyukan ibadah dengan latar keindahan alam yang menenangkan.

Momentum ini tidak sekadar menjadi ritual tahunan, melainkan juga refleksi mendalam akan makna kemenangan sejati, Bukan tentang gemerlap pakaian baru atau hidangan khas Lebaran, melainkan tentang hati yang kembali suci serta eratnya tali silaturahmi antar sesama.

“Idul Fitri adalah tentang kembali ke fitrah, Di sini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga menyentuh secara spiritual,” demikian semangat yang diusung manajemen Ancol dalam penyelenggaraan kegiatan ini,Tak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia Shalat Idul Fitri 1447 H Masjid Baiturrahman juga telah menghimpun zakat fitrah, zakat mal, serta infaq dan sedekah dari masyarakat, baik dalam bentuk beras maupun uang,Seluruh donasi tersebut nantinya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai wujud nyata kepedulian sosial di hari kemenangan.

Ancol Taman Impian pun mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Lebaran sebagai ajang mempererat hubungan keluarga dan sahabat, Dengan suasana alam terbuka yang memukau, Ancol menawarkan pengalaman merayakan Idul Fitri yang berbeda—lebih dekat dengan alam, lebih hangat dalam kebersamaan.

Informasi lebih lanjut terkait kegiatan dan kunjungan dapat diakses melalui situs resmi www.ancol.com maupun media sosial resminya @ancoltamanimpian.

Di tepian laut itu, takbir tak hanya berkumandang—ia hidup dalam setiap doa, senyum, dan pelukan hangat yang menyatukan ribuan hati dalam satu kemenangan: kembali suci, kembali saling memaafkan.

Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Informasi Lebih Lanjut:

Daniel Windriatmoko                       Corporate Communication                         PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk

Email:Corsec@ancol.com                                HP:08128405156

Pastikan Keamanan Pengunjung Pantai Dewaruci, Pemkab Purworejo Buka Posko

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Dewaruci Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), membuka Posko Pengamanan, mulai 22 hingga 29 Maret 2026, pukul 07.30-16.30 WIB.

Apel pembukaan posko dilaksanakan di halaman TIC Dewaruci, Minggu (22/3/2026), diikuti oleh tim gabungan dari personel Polsek, Koramil Purwodadi, Pos Lanal (TNI AL) Jatimalang, Dinkesda, Kecamatan, Pemdes Jatimalang, Pokdarwis dan Dinporapar.

Apel dipimpin Sekretaris Dinporapar, Dyah Woro Setyaningsih SSos MM, dihadiri pula oleh Kapolsek Iptu Sutarto dan Danramil Kapten CPM Sutiyono serta Kabid Destinasi Pariwisata Dinporapar Edi Nur Widyoko ST.

Dalam arahannya, Woro menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Dari tahun ke tahun, pasti suasana dan kondisi di lapangan berbeda. Tujuan pembukaan posko ini adalah untuk pengamanan di Pantai Dewaruci Desa Jatimalang. Selain posko, ada tiga pos pemantauan yang dibuat untuk mengawasi keselamatan pengunjung,” tutur Woro.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula perlengkapan antisipasi laka laut, seperti tambang, jaket dan ban pelampung, pengeras suara (toa) dan papan batas serta larangan mandi di laut.

“Para personel Pos Pengamanan terdiri dari Polri (Polsek Purwodadi) TNI (Koramil Purwodadi dan Pos Lanal Jatimalang) Dinkesda yang diwakili Puskesmas Bubutan dan Bragolan, Tim SAR Dewaruci, Pokdarwis Desa Jatimalang, kecamatan dan desa. Untuk BPBD dan Polres mobile (keliling ke destinasi wisata). Jumlah yang terlibat setiap hari 30 orang, bertugas mulai pukul 07.30-16.30 WIB. Akan tetapi jika sampai batas jam formal pengunjung masih banyak, kami juga masih standby hingga pengunjung pulang,” tutur Woro.

Woro juga mengimbau para pengunjung, agar bekerja sama dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama berwisata.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Pantai selatan ini ombaknya besar, apalagi memasuki musim kemarau. Nikmati saja liburannya, mohon juga dijaga anak-anaknya agar tak mandi di laut. Jangan sampai orang dewasa yang membawa anak-anak sibuk dengan gadgetnya, lalu abai dengan anak,” imbaunya.

Tak lupa, dia juga mengajak pengunjung Pantai Dewaruci menjaga kebersihan dengan membuang sampah di tempat-tempat yang tersedia.

Pemkab Purworejo melakukan berbagai upaya untuk menjaga agar pengunjung aman dan nyaman menikmati libur Idulfitri 1447 Hijriah ini. Berbagai imbauan juga disampaikan dengan voice over melalui pengeras suara secara masif, tiap 15 menit sekali. Jika pengunjung banyak, maka imbauan akan diputar lebih sering.

Kabid Destinasi Pariwisata, Edi Nur Widyoko menambahkan, prediksi peningkatan jumlah pengunjung akan terjadi pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026).

“Perkiraan, jumlah pengunjung bisa mencapai 10 kali lipat dari hari biasa. Kemudian di hari-hari terakhir libur anak sekolah, atau pas syawalan (hari ke-7) prediksinya tren pengunjung akan meningkat,” kata Edi.

Sementara itu, Danramil 14/Purwodadi, Kapten CPM Sutiyono menyampaikan pentingnya sosialisasi agar pengunjung mengawasi anggota keluarga atau rombongan masing-masing.

“Para orang dewasa, jangan sibuk dengan HP atau kegiatan masing-masing. Hal ini untuk menghindari timbulnya kecelakaan laut. Ke depan, juga perlu kerja sama dengan operator selular agar jaringan sinyal di wilayah pantai diperkuat, sehingga, saat terjadi laka laut, bisa cepat tersambung ke nomor petugas,” tegasnya. ( Joko )

Warga Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan, Sengketa Masjid Masih Bergulir di Pengadilan

0

Mediaistana.com

BANYUWANGI – Aksi kekerasan brutal terjadi di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi. Seorang warga berinisial Toriq menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekitar lima orang, menyusul memanasnya sengketa masjid yang kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah di bagian wajah. Dari kondisi yang terlihat, wajah Toriq tampak babak belur, dengan mata bengkak, memerah, dan diduga kuat akibat pukulan bertubi-tubi.

 

Peristiwa ini disebut-sebut sebagai imbas dari konflik kepemilikan masjid yang sebelumnya telah masuk dalam proses gugatan di pengadilan. Ironisnya, menurut keterangan aktivis Banyuwangi M. Yunus Wahyudi, objek yang disengketakan selama ini telah digunakan oleh masyarakat luas sebagai tempat ibadah.
“Ini sudah menjadi milik umat secara sosial, digunakan warga banyak. Awalnya disebut akan diwakafkan, tapi justru malah digugat di pengadilan. Ini yang memicu kemarahan dan konflik di lapangan,” tegas Yunus.

 

Namun yang lebih mengejutkan, Yunus mengungkap dugaan kuat adanya aktor intelektual di balik aksi pengeroyokan tersebut.

 

“Kami menduga ada dalang di belakang, bahkan mengarah ke oknum pengacara. Ini bukan kejadian spontan, ini terstruktur dan harus dibongkar!” ujarnya dengan nada keras.

 

Ia pun secara terbuka mendesak Kapolresta Banyuwangi untuk tidak ragu bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.
“Jangan hanya tangkap pelaku di lapangan! Usut siapa yang menyuruh, siapa yang mendanai. Ini sudah ada korban dengan luka serius. Kalau dibiarkan, hukum bisa kehilangan wibawa!” tegasnya lagi.

 

Kasus ini kini menyulut perhatian publik luas. Konflik yang menyangkut tempat ibadah dinilai sangat sensitif dan berpotensi memicu perpecahan jika tidak segera ditangani secara adil dan transparan.

 

Desakan keras pun menguat agar aparat penegak hukum segera mengungkap seluruh pelaku, termasuk pihak yang diduga menjadi otak di balik aksi brutal terhadap Toriq.

Banjir Masih Menggenangi Sawah, Petani Kedokan Bunder Keluhkan Dinas Terkait,Butuh Di Bangun Irigasi

0
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;

Akibat Banjir, Petani Kedokan Bunder, Belum Bisa Menanam Padi, Butuh Saluran Irigasi

Disaat umat muslim sedang menjalani hari kemenangan idulfitri,nampak terlihat sejumlah petani di area persawahan di blok perumahan BTN Kedokan Bunder sedang melakukan penyedotan air dikarenakan sawah mereka masih tergenang banjir yang diakibatkan hujan, minggu (22/03/2026).

Hal ini di picu dengan tidak adanya irigasi di wilayah area sawah mereka, sehingga air yang banjir tidak bisa mengalir dan akibatnya terjadi banjir.

Salah satu petani yang bernama Uuk mengeluhkan kondisi sawah saat ini karena dirinya dan teman petani lainnya tidak bisa menanam pinian, di saat yang lain sudah tumbuh.

“Iya Pak, Kami masih kesulitan menanam padi, dikarenakan kondisi sawah masih banjir, ” Ujarnya.

Dilanjutkan menurut Uuk,

Pasalnya di area persawahan ini tidak ada irigasi saluran air yang bisa buat mengalihkan air, apakah ini pengaruh dengan adanya bangunan perumahan BTN.
Namun harapan kami, pemerintah terkait sudi kiranya membantu petani yang sedang kesulitan untuk menanam akibat banjir, bagaimana solusinya kami harap pemerintah juga membangun saluran irigasi, agar kami bisa menanam padi seperti yang lainnya.

Menurutnya kalau irigasi atau pengairan di lahan pertanian dinormalisasi, maka diharapkan banjir bisa dicegah, kalaupun sampai merendam, diharapkan tidak sampai terlalu lama sehingga tanaman padi para petani tidak sampai mati, dan tidak membuat petani merugi.

“Gagal panen akibat banjir tidak hanya menimbulkan kerugian bagi para petani, tetapi juga rawan menimbulkan masalah. Hal itu lantaran berkurangnya hasil panen sehingga berdampak terhadap ketahanan pangan daerah ini.

“Kami minta pemerintah segera membantu para petani untuk melakukan normalisasi irigasi supaya aliran air di lahan pertanian menjadi lancar, Jangan sampai terjadi lagi ada sawah milik petani kebanjiran yang akan membuat mereka merugi,” tutupnya.

IYONS74

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 43;

Keluarga Besar Toko Nusantara Baru Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M

0

Hari kemenangan yang dinanti akhirnya tiba. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa—menahan lapar dan dahaga, mengendalikan hawa nafsu, serta memperkuat keimanan—umat Muslim kini menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh sukacita, keikhlasan, dan rasa syukur yang mendalam.

Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum suci untuk kembali kepada fitrah. Sebuah ruang refleksi untuk membersihkan hati, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai luhur ini sejalan dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling mendukung demi kesejahteraan bersama.

Sebagai Pimpinan Toko Nusantara Baru Kabupaten Buru, saya, Hong Dyanto Fredy ( Tuya ), mewakili keluarga besar Toko Nusantara Baru di Namlea, dengan penuh kerendahan hati mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.Mohon maaf lahir dan batin.

Semoga di hari yang fitri ini, kita semua senantiasa dianugerahi keberkahan, kesehatan, dan kekuatan untuk melangkah ke depan dengan semangat baru yang lebih baik. Mari jadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen dalam membangun manusia seutuhnya, serta mempererat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Akhir kata, semoga kebahagiaan dan keberkahan Idul Fitri senantiasa menyertai langkah kita semua. Mari kita rajut kembali kebersamaan dengan hati yang bersih, tulus, dan penuh keikhlasan.

“Ragunan Ramai, Keselamatan Jadi Prioritas: Polri Gaungkan Libur Lebaran Tanpa Lengah”

0

Jakarta, Mediaistana.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali mengingatkan pentingnya keselamatan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur dan arus balik Lebaran 2026,Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, usai melakukan peninjauan di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Sabtu (21/3/2026).

Dalam keterangannya, Brigjen Pol. Tjahyono menegaskan bahwa momen Idulfitri bukan hanya soal kebersamaan, tetapi juga tentang kewaspadaan.

Lonjakan aktivitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata, dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara matang, menjaga kondisi fisik, serta tidak memaksakan diri apabila lelah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kewaspadaan selama berada di lokasi wisata,Terlebih destinasi wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang menjadi titik rawan yang membutuhkan perhatian ekstra dari pengunjung.

Pengunjung diminta untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, arus air, serta mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas,Orang tua pun diingatkan agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anak, guna mencegah potensi kejadian yang tidak diinginkan.

Di sisi lain Polri juga memberikan penekanan kepada para pengelola tempat wisata agar tidak mengabaikan aspek keselamatan, Pengelola diminta memastikan kapasitas pengunjung tetap terkendali, menyediakan fasilitas keselamatan yang memadai, serta menyiagakan petugas pengamanan dan layanan pertolongan pertama.

Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 12.00 WIB di kawasan Ragunan, jumlah pengunjung tercatat mencapai 43.348 orang, Kendaraan yang masuk terdiri dari 52 unit bus, 2.030 mobil, 5.519 sepeda motor, dan 36 sepeda,Menariknya, hingga saat ini tidak ditemukan laporan anak terpisah maupun kejadian menonjol lainnya.

Polri pun memberikan apresiasi kepada pengelola Ragunan atas kesiapan fasilitas dan pelayanan yang dinilai optimal, Berbagai fasilitas umum seperti ruang menyusui, akses bagi penyandang disabilitas, hingga kehadiran pelaku UMKM di dalam area wisata turut memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Dari sisi manajemen, pengelola telah menerapkan standar operasional berbasis kapasitas, yakni kategori hijau untuk jumlah pengunjung hingga 80.000 orang, kuning antara 80.000 hingga 100.000 orang, dan merah jika melebihi 100.000 orang,“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

Dengan sinergi antara petugas, pengelola, dan masyarakat, kami optimistis seluruh rangkaian libur Lebaran, termasuk arus balik, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” tutup Tjahyono.

Dengan meningkatnya antusiasme masyarakat menikmati libur Lebaran, pesan Polri ini menjadi pengingat penting: liburan bukan sekadar destinasi, tetapi juga tentang bagaimana setiap langkah tetap mengutamakan keselamatan.

Diburu dari Cipayung,Jejak Pelarian Berakhir,Resmob Polda Metro Jaya Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan

0

Jakarta, Mediaistana.Com — Gerak cepat aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membuahkan hasil, Seorang pria berinisial RFTJ (49) berhasil diringkus dalam pelariannya usai diduga kuat melakukan tindak pembunuhan terhadap DA (37) di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Penangkapan berlangsung dramatis pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 12.49 WIB di ruas Jalan Tol Tangerang–Merak KM 68, tepatnya di wilayah Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Tersangka diamankan saat berada di dalam sebuah bus yang tengah melaju menuju Pulau Sumatera, diduga berupaya melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas.

Peristiwa tragis yang menimpa korban pertama kali terungkap pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB,
Berdasarkan keterangan awal, saksi berinisial B yang merupakan ibu korban mendatangi kontrakan anaknya, namun mendapati pintu dalam keadaan terkunci dari dalam,Kecurigaan pun muncul hingga akhirnya saksi A, kakak korban, datang untuk membantu membuka pintu.

Saat pintu berhasil dibuka suasana pilu menyelimuti lokasi, Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lantai, dengan bercak darah yang telah mengering terlihat di sejumlah bagian ruangan, termasuk lantai dan kasur.

Laporan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 langsung ditindaklanjuti.

Petugas dari KA SPK, Unit Identifikasi, serta piket Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur segera bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi,Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri guna menjalani visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Dari hasil pendalaman awal, diketahui bahwa tersangka RFTJ merupakan mantan suami siri korban, Identitas tersebut menjadi titik terang bagi tim penyidik dalam melakukan pengejaran intensif hingga akhirnya keberadaan pelaku terdeteksi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, menegaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat dan terukur dari tim di lapangan,“Tim Subdit Resmob bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga keberadaan tersangka berhasil diketahui dan diamankan, Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menegakkan hukum secara profesional, proporsional, dan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum tanpa pengecualian,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan,
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Polri 110 dalam melaporkan tindak pidana maupun situasi darurat,Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara cepat, tepat, dan profesional,” tegasnya.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik masih mendalami motif, kronologi lengkap kejadian, serta melengkapi alat bukti guna mengungkap kasus ini secara menyeluruh.

Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, serta memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan secara transparan dan profesional.

Momen Libur Panjang Idul Fitri 1447 H, Polres Tulang Bawang Barat dan Jajaran Amankan Tempat Destinasi Wisata

0

Tulang Bawang Barat l Nediaistana.com — Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah objek wisata selama libur panjang akhir pekan dan Hari Raya Idul Fitri 2447 H, Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta kenyamanan para wisatawan yang berlibur daerah hukum Polres Tubaba. Minggu (22/03/2026)

“Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K, melalui Kabag Ops Akp Sainudin menjelaskan Pengamanan kami tingkatkan di sejumlah objek wisata yang berpotensi ramai dikunjungi guna memberikan rasa aman kepada pengunjung,” ujar Kabag Ops

Peningkatan pengamanan ini melibatkan sejumlah personel yang ditempatkan di jalur-jalur utama menuju objek wisata dan di destinasi wisata itu sendiri. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi potensi kepadatan pengunjung dan menjaga kondusifitas selama periode liburan.

Pengamanan di Lokasi Wisata menjadi fokus utama pengamanan, Lokasi-lokasi ini dipilih karena sejarahnya yang seringkali dipadati pengunjung selama periode liburan, seperti wisata Patung Empat Marga, Islamik Center, Uluan Nughik dan Simpang Tugu naga Kelurahan Panaragan Jaya Kec. Tulang Bawang Tengah, Waterpark dan Taman Faiz Kec.Tumijajar Kab. Lampung Tengah

Personel kepolisian tidak hanya berpatroli di area wisata, tetapi juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, terutama di jalur utama utama maupun jalur selatan yang kerap dilalui wisatawan.

“Petugas juga akan melakukan patroli rutin dan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan wisata untuk mencegah aksi kejahatan maupun aksi premanisme.

“Polres Tulang Bawang Barat menyampaikan kepada warga masyarakat dan Pengunjung yang melakukan liburan jangan sampai menjadi korban kejahatan dan jaga keselamatan serta bila akan menyampaikan pengaduan, laporan maupun informasi, dapat menghubungi Call Centre Polri 110 yang aktif selama 1×24 jam nonstop gratis.” ungkapnya.**

*(humas_tubaba_R)*

Bocah 12 Tahun Asal Semarang Terseret Ombak di Pantai Dewaruci

0

PURWOREJO   || Mediaistana.com – Gelombang ombak di Pantai Dewaruci Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, menelan korban jiwa pada Sabtu (21/3/2026). Seorang anak berusia 12 tahun asal Kabupaten Semarang dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus saat beraktivitas di kawasan pantai wisata tersebut.

Korban diketahui berinisial ALF (12), seorang pelajar asal Desa Wahyurejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, anggota Inafis Satreskrim Polres Purworejo bersama personel Samapta dan Polsek Purwodadi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses olah TKP dilakukan guna memastikan kronologi kejadian serta mengumpulkan data dan keterangan di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga terseret ombak saat berada di area pantai. Petugas bersama warga sempat melakukan upaya penanganan, namun korban tidak dapat diselamatkan.

Melalui akun resmi Instagram, Inafis Purworejo menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke obyek wisata pantai.

“Kami menghimbau kepada masyarakat apabila mengunjungi obyek wisata untuk lebih berhati-hati, memperhatikan dan menaati larangan petugas,” tulis akun resmi tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas di kawasan wisata alam yang memiliki potensi bahaya seperti pantai. (*/JK)

Sigap Dalam Gelap: Polisi Terjun Langsung Evakuasi Warga Terkepung Banjir Di Ciracas 

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Dit Samapta Polda Metro Jaya dalam menangani bencana banjir yang merendam permukiman warga di Jalan Pengantin Ali 7, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) malam,
Sekitar pukul 20.30 WIB, personel bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat melalui layanan darurat Polri 110.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap warga terdampak yang membutuhkan pertolongan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Tidak hanya melakukan evakuasi, personel juga melaksanakan patroli siaga bencana di sekitar wilayah terdampak guna mengantisipasi potensi kondisi yang dapat memburuk, Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta menjaga situasi tetap terkendali.

Dirsamapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah situasi darurat merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir atau situasi darurat lainnya mendapatkan bantuan secara cepat, tepat, dan profesional,” ujarnya.

Usai proses evakuasi, personel tidak langsung meninggalkan lokasi, Mereka tetap bersiaga guna merespons kemungkinan adanya warga lain yang membutuhkan bantuan lanjutan. Hal ini menjadi bagian dari upaya penanganan awal yang maksimal di lapangan.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian dalam kondisi darurat,“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan respon cepat Polri 110 apabila menemukan situasi darurat, bencana, atau membutuhkan bantuan kepolisian lainnya, Layanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk merespons setiap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Polda Metro Jaya memastikan akan terus mengedepankan langkah preventif dan responsif dalam menghadapi berbagai potensi bencana, Komitmen ini dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah ibu kota.