MEDIAISTANA – LAMPUNG SELATAN — Kontroversi pelantikan 101 pejabat ditambah 4 Pelaksana Tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memanas. Setelah gelombang pertanyaan tajam dari masyarakat.Langganan Berita Digital
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Lamsel, Darma Kurniawan, S.STp., M.M. akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Namun yang semakin mencurigakan: Sekretaris Daerah Supriyanto hingga saat ini belum memberikan jawaban apa pun! Pada hari Selasa tanggal 8 September 20026.
KLARIFIKASI LENGKAP KEPALA BKD DARMA KURNIAWAN:
1️⃣ SIAPA YANG MENYUSUN DAFTAR?
“Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Tidak ada pihak lain, semuanya murni hasil penilaian Tim Baperjakat.”Unduh Panduan Wisata
2️⃣ MENGAPA KEPALA DINAS TIDAK TAHU BAWAHANNYA DILANTIK?
“Tidak diabaikan. Penilaian tim juga memperhatikan dan mempertimbangkan usulan Kepala Perangkat Daerah. Memang harus dirahasiakan hingga proses pelantikan dilakukan.”
3️⃣ MENGAPA NOMOR TELEPON DIMATIKAN SAAT DIKONFIRMASI?
“WhatsApp tidak aktif bukan menghindar. Saat itu saya perlu fokus dan konsentrasi guna penyelesaian tugas yang mendesak.”
4️⃣ MENGAPA PEJABAT TIDAK SESUAI LATAR BELAKANG DITEMPAKAN?Buka Peta Digital
“Latar belakang pendidikan bukan satu-satunya ukuran kompetensi. Ada juga pengalaman kerja dan penilaian perilaku kerja yang dipertimbangkan pihak tim.”
5️⃣ SATU ORANG DUA JABATAN — ANDI SOPIYANTO
“Dimungkinkan dan sifatnya sementara. Ini bukan kali pertama dilakukan. Diberi tugas tambahan berdasarkan pertimbangan kompetensi dan pengalaman kerjanya.”
6️⃣ ADA JUAL BELI JABATAN?
“Saya pastikan tidak ada uang berpindah tangan atau titipan apa pun. Ini murni seleksi dari Tim”Urus Izin Usaha
7️⃣ DI MANA TRANSPARANSI?
“Sudah kami umumkan kepada masyarakat. Tentunya akan ada evaluasi dari semua proses yang sudah berjalan, kepala OPD tinggal mengusulkan kembali”
SEKDA SUPRIYANTO MASIH BUNGKAM — 8 PERTANYAAN BELUM TERJAWAB!
Saat dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah Supriyanto belum memberikan tanggapan apa pun atas seluruh pertanyaan masyarakat. Redaksi masih menunggu jawaban resmi beliau:
PERTANYAAN TEGAS UNTUK SEKDA SUPRIYANTO BELUM TERJAWAB:
1 Apakah Bapak mengetahui daftar 101 + 4 pejabat ini? Atau Bapak juga tidak tahu seperti para Kepala Dinas?
2 Mengapa tidak ada koordinasi sama sekali dengan Kepala Dinas? Ini kelalaian atau sengaja dirahasiakan?
3 Dugaan jual beli jabatan makin kuat. Apa langkah konkret Bapak menyelidikinya?
4 Siapa yang benar-benar memegang kendali? Bupati, Bapak, atau “orang kuat” di balik layar?
5 Apakah Bapak berani menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah tanpa pandang bulu?
6 Mengapa pejabat berprestasi dipinggirkan? Apa kriteria sebenarnya yang dipakai?
7 Kapan Bapak membuka semua dokumen proses penyusunan daftar ke publik? Rakyat berhak tahu!
8 Siapa yang sebenarnya mengatur jabatan di Lamsel? Bupati, Sekda, BKD, atau orang yang tidak terlihat namanya? Jawab sekarang — rakyat tidak akan diam!.Buka Peta Digital
SUARA TEGAS MASYARAKAT:
“Jika tidak ada yang ditutupi, mengapa Sekda diam saja? Rakyat berhak tahu siapa yang sebenarnya memegang kendali mutasi di Lamsel. Jangan sampai rahasia negara justru dipakai untuk menutupi kepentingan pribadi!” — tegas warga Kalianda yang terus memantau proses ini.
Redaksi Tim akan terus menunggu penjelasan resmi dari Sekda Supriyanto dan dari bupati Lamsel Radityo Egi Pratama. Untuk informasi yang memuaskan masyarakat yang kami harapkan! Tetap pantau perkembangannya — kami tidak akan berhenti menuntut transparansi!