Probolinggo, Mediaistana.com
Pembinaan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan. Kegiatan membatik dan pelayanan kesehatan menjadi bagian dari upaya Rutan Kraksaan memberikan pembinaan yang produktif dan humanis bagi warga binaan.
Hal tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto saat melakukan kunjungan ke Rutan Kelas IIB Kraksaan. Dalam kunjungan tersebut, Sekda Ugas melihat berbagai bentuk pelayanan dan pembinaan yang diberikan kepada warga binaan, Senin (10/8/2026).

Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo Saniwar.
Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengatakan, kegiatan membatik menjadi salah satu program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk mempelajari keterampilan produktif yang diharapkan dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kami terus mendorong kegiatan pembinaan yang dapat memberikan keterampilan dan pengalaman positif bagi warga binaan, sekaligus menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat, ujarnya.
Menurutnya, pembinaan keterampilan tidak hanya bertujuan memberikan aktivitas positif selama warga binaan berada di rutan. Keterampilan membatik juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan dan kembali ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Selain pembinaan kemandirian, Rutan Kraksaan juga memberikan perhatian terhadap pelayanan kesehatan warga binaan. Pemenuhan kebutuhan kesehatan dinilai penting untuk memastikan warga binaan tetap mendapatkan pelayanan yang layak selama menjalani masa pembinaan.
Di sisi lain, pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian kami untuk memastikan kebutuhan kesehatan warga binaan terpenuhi dengan baik, jelasnya.
Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Kraksaan dalam memberikan pembinaan secara menyeluruh. Tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan dan kesejahteraan mereka tetap menjadi perhatian.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengapresiasi pelaksanaan kegiatan membatik dan pelayanan kesehatan tersebut. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan Kraksaan dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek kebutuhan warga binaan.
Kami mengapresiasi kegiatan pembinaan membatik yang memberikan keterampilan bagi warga binaan, serta pelayanan kesehatan yang terus diberikan. Ini menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan warga binaan, tuturnya.
Sekda Ugas menilai pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan memiliki peran penting dalam mempersiapkan warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat. Keterampilan yang diperoleh selama berada di rutan diharapkan dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Rutan Kraksaan dalam mendukung berbagai program pembinaan warga binaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan agar kebutuhan warga binaan, baik dari sisi keterampilan maupun kesehatan, dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Melalui pembinaan yang mengedepankan keterampilan, kesehatan dan pendekatan humanis, warga binaan diharapkan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh bekal untuk kembali ke masyarakat dengan membawa keterampilan, pengalaman dan semangat menjalani kehidupan yang lebih baik.