Vita Selaku Plt Ketua KORMI Kabupaten Labuhanbatu Tidak Mengetahui Terbentuk Caretaker Diketuai Irwan

LABUHANBATU – Komite Olah raga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Labuhanbatu rencana melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang ke-2 yang dijadwalkan pada tanggal 20 September 2026 mendatang.

Dikutip dari salah satu media, Untuk pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) KORMI Kabupaten Labuhanbatu mendatang, telah terbentuk Caretaker KORMI Kabupaten Labuhanbatu yang diketuai Irwan, bersama anggota Caretaker Edi Supanto.

Dipemberitaan tersebut, Irwan selaku Ketua Caretaker KORMI Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan mengingatkan seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) agar segera menertibkan administrasi kepengurusan sebagai salah satu persyaratan mengikuti Muskab.

“Kita ingatkan syarat peserta Muskab KORMI Labuhanbatu dengan melampirkan SK kepengurusan Inorga,” ujar Irwan, Kamis (27/08/2026).

Irwan mengatakan, pihaknya sebagai Steering Committee (SC) akan melakukan seleksi administrasi secara ketat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan struktur kepengurusan Inorga tertib dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Terkait persyaratan dan prasyarat bagi calon kandidat, Irwan menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan Organizing Committee (OC). Karena itu, SC tidak akan melakukan intervensi terhadap proses tersebut.

“Jadi kita tidak ada intervensi siapapun, dan tidak diintervensi siapapun. Kita sesuai regulasi yang ada,” tegasnya.

Irwan menyebutkan, saat ini terdapat 16 Inorga yang eksis dan terdaftar di KORMI Labuhanbatu, dari 52 pengurus Inorga yang ada di Sumatera Utara.

Namun, menjelang Muskab, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap keberadaan Inorga, termasuk memastikan keabsahan SK kepengurusan serta status aktif atau tidak aktifnya organisasi.

“Kita akan mengecek kebenaran jumlah Inorga. Baik kebenaran SK, maupun yang aktif dan tidak aktif,” katanya.

Terkait hal tersebut, awak media mengkonfirmasi Dian Novita (Vita Yazid) selaku Pelaksana tugas (Plt) KORMI Kabupaten Labuhanbatu mengatakan Bahwasanya pembentukan caretaker ada dibentuk pada pelaksanaan ditetapkan susunan panitia pelaksana (OC) Musyawarah Kabupaten (Muskab) KORMI Kabupaten Labuhanbatu, melalui hasil rapat pleno pengurus KORMI Kabupaten Labuhanbatu, (28/7/2026).

Tak Hanya itu, Dirinya tidak mengetahui adanya pembentukan karateker yang dibentuk KORMI Sumut untuk Caretaker KORMI Kabupaten Labuhanbatu, dan tidak ada pemberitahuan pembentukan karateker tersebut kepada saya sebagai Pelaksana tugas (Plt) KORMI Kabupaten Labuhanbatu, ujar Vita.

Terkait adanya pembentukan Caretaker KORMI Kabupaten Labuhanbatu oleh Ketua Kormi Sumut yang diketuai Irwansyah, Novita merasa dirinya dilangkahi atau merasa tidak dihargai sebagai Pelaksana tugas (Plt) KORMI Kabupaten Labuhanbatu, ucapnya.

“Mungkin bang, Pembentukan Caretaker KORMI Kabupaten Labuhanbatu yang diketuai Irwan, untuk latihan aja bang, itu lucu aja, sebelumnya kita sudah membentuk caretaker sebelum Ketua Nurmina habis masa baktinya”, ucap Novita sambil tertawa.***

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!