26.9 C
Jakarta
BerandaInfoLibur Natal dan Tahun Baru, Wisatawan Melonjak di Body Rafting Citumang Pangandaran

Libur Natal dan Tahun Baru, Wisatawan Melonjak di Body Rafting Citumang Pangandaran

oplus_32

Pangandaran – Destinasi wisata Body Rafting Citumang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wisata alam berbasis sungai ini kembali menjadi primadona wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati liburan bernuansa petualangan dan alam terbuka.

Sejak awal libur Nataru, antrean wisatawan terlihat mulai dari area parkir hingga pintu masuk lokasi wisata. Pengunjung memanfaatkan momen libur panjang untuk mencoba sensasi body rafting di aliran sungai Citumang yang terkenal dengan airnya yang jernih dan pemandangan alam yang masih asri.

Edi polhut Menegaskan kepada awak Media“Lonjakan pengunjung mulai terasa sejak beberapa hari terakhir menjelang Natal. Kami perkirakan puncak kunjungan akan terjadi hingga menjelang Tahun Baru,” ujar salah satu pengelola Wisata Citumang, Sabtu 13 Desember 2025

Petugas Siaga , Keamanan Diperketat.

perawat kesehatan dari puskesmas Parigi.

Babinsa Koramil Parigi.

binmas Polsek Parigi.

karang taruna desa Bojong.

Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan, pihak pengelola meningkatkan kesiapsiagaan dengan melibatkan pemandu wisata, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta juru parkir. Pengamanan difokuskan pada kelancaran arus pengunjung, keselamatan wisata air, serta ketertiban di area parkir dan pintu masuk wisata.

“Kami mengutamakan keselamatan. Jumlah wisatawan yang turun ke sungai kami atur secara bergilombang, disesuaikan dengan kondisi debit air,” tambahnya.

Setiap wisatawan diwajibkan mengenakan perlengkapan keselamatan standar, seperti helm dan pelampung, serta didampingi pemandu berpengalaman selama aktivitas body rafting berlangsung.

Waspada Cuaca Akhir, TahunMengingat cuaca akhir tahun yang cenderung tidak menentu, pengelola juga secara rutin memantau kondisi cuaca dan debit air sungai. Apabila debit air meningkat akibat hujan di hulu, aktivitas body rafting akan dihentikan sementara demi menghindari risiko kecelakaan.

Sementara itu, petugas keamanan setempat mengimbau wisatawan agar selalu mematuhi aturan dan arahan pemandu.

“Kami mengajak seluruh pengunjung untuk tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan keselamatan saat berwisata,” ujar petugas di lokasi.

Pangandaran – Destinasi wisata Body Rafting Citumang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wisata alam berbasis sungai ini kembali menjadi primadona wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati liburan bernuansa petualangan dan alam terbuka.

Sejak awal libur Nataru, antrean wisatawan terlihat mulai dari area parkir hingga pintu masuk lokasi wisata. Pengunjung memanfaatkan momen libur panjang untuk mencoba sensasi body rafting di aliran sungai Citumang yang terkenal dengan airnya yang jernih dan pemandangan alam yang masih asri.

Edi polhut Menegaskan kepada awak Media“Lonjakan pengunjung mulai terasa sejak beberapa hari terakhir menjelang Natal. Kami perkirakan puncak kunjungan akan terjadi hingga menjelang Tahun Baru,” ujar salah satu pengelola Wisata Citumang, Sabtu 13 Desember 2025

Petugas Siaga , Keamanan Diperketat.
perawat kesehatan dari puskesmas Parigi.
Babinsa Koramil Parigi.
binmas Polsek Parigi.
karang taruna desa Bojong.

Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan, pihak pengelola meningkatkan kesiapsiagaan dengan melibatkan pemandu wisata, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta juru parkir. Pengamanan difokuskan pada kelancaran arus pengunjung, keselamatan wisata air, serta ketertiban di area parkir dan pintu masuk wisata.

“Kami mengutamakan keselamatan. Jumlah wisatawan yang turun ke sungai kami atur secara bergilombang, disesuaikan dengan kondisi debit air,” tambahnya.

Setiap wisatawan diwajibkan mengenakan perlengkapan keselamatan standar, seperti helm dan pelampung, serta didampingi pemandu berpengalaman selama aktivitas body rafting berlangsung.

Waspada Cuaca Akhir Tahun

Mengingat cuaca akhir tahun yang cenderung tidak menentu, pengelola juga secara rutin memantau kondisi cuaca dan debit air sungai. Apabila debit air meningkat akibat hujan di hulu, aktivitas body rafting akan dihentikan sementara demi menghindari risiko kecelakaan.

Sementara itu, petugas keamanan setempat mengimbau wisatawan agar selalu mematuhi aturan dan arahan pemandu.
“Kami mengajak seluruh pengunjung untuk tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan keselamatan saat berwisata,” ujar petugas di lokasi.

Dorong Ekonomi Masyarakat

Lonjakan wisatawan di Citumang turut membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Pedagang makanan, pemandu lokal, hingga pelaku UMKM merasakan peningkatan pendapatan selama libur Nataru.

Dengan kesiapan pengelola dan dukungan aparat keamanan, Wisata Body Rafting Citumang diharapkan tetap menjadi destinasi favorit yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.

 

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!