27.8 C
Jakarta
BerandaInfodr. Hj. Ratnawati. M. KKK. Melaksanakan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA. 2026

dr. Hj. Ratnawati. M. KKK. Melaksanakan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA. 2026

dr. Hj. Ratnawati. M. KKK. Melaksanakan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA 2026

Indramayu-mediaistana.com
Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, dr. Hj. Ratnawati, M.KKK, dari Dapil Jabar XII ( kota cirebon,kab.cirebon dan kab. Indramayu) melaksanakan agenda pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan pemerintah desa dan masyarakat yang tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang cukup signifikan.

Kepala Desa Kalianyar, Syahroni Agus (yang akrab disapa Ade), menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dr. Ratnawati. Namun, di sisi lain, ia tidak dapat menyembunyikan kekhawatirannya terkait kondisi keuangan desa saat ini.

Menurut Ade, pemerintah desa merasa “dikebiri” dengan adanya pemangkasan anggaran yang sangat tajam. Dari yang sebelumnya mampu mengelola dana hingga Rp1 miliar untuk pembangunan infrastruktur, kini Desa Kalianyar hanya menerima sekitar Rp300 juta.

“Pemerintah desa yang selalu diharapkan masyarakat untuk membangun wilayahnya, sekarang seolah tidak ada anggaran. Kami hanya bisa mengandalkan wakil-wakil kami yang duduk di legislatif karena kebutuhan masyarakat tetap banyak sementara dana terbatas,” ungkap Ade.

Selain masalah anggaran pembangunan, Ade juga menitipkan aspirasi mendesak terkait pengadaan mobil siaga. Fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk membantu mobilitas warga yang membutuhkan layanan kesehatan darurat.

Menanggapi keluhan tersebut, dr. Hj. Ratnawati yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar, menjelaskan bahwa kondisi efisiensi anggaran tidak hanya dirasakan di tingkat desa.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri mengalami pemangkasan anggaran yang mencapai Rp2,8 triliun. Sebagai anggota Komisi 3 (Bidang Keuangan), Badan Anggaran (Banggar), dan Badan Musyawarah (Banmus), ia memahami betul kesulitan fiskal yang sedang terjadi.

“Cukup tidak cukup, harus cukup. Kita berharap pemerintah desa tetap bisa kreatif membangun, baik melalui dana aspirasi maupun pengajuan lewat SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah),” ujar dr. Ratnawati.M.kkk

Terkait kebutuhan mobil siaga, dr. Ratnawati memberikan angin segar. Meskipun hibah langsung dari Pemprov Jabar sudah ditiadakan, masih ada celah melalui pengajuan proposal ke Rumah Aspirasi di Jatibarang yang siap melayani 24 jam.

Lebih lanjut, dr. Ratnawati menegaskan bahwa arah pembangunan Jawa Barat tahun ini tetap fokus pada tiga sektor utama, yakni Infrastruktur, Pertanian dan Kesehatan. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan di lapangan.

“Jika menemukan pembangunan jalan atau infrastruktur yang tidak sesuai spesifikasi, silakan laporkan. Bawa datanya saat kami rapat di DPRD, akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

IYONS74

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!