Mediaistana com -: Senin 2 Maret 2026 -Karawang Jawa Barat – Sorotan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menguat, khususnya terkait anggaran Rp15.000 per porsi yang dinilai sebagian pihak menyisakan keuntungan besar. Menanggapi hal tersebut, pihak pelaksana di lapangan memberikan klarifikasi terbuka guna memastikan tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Program MBG sendiri berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari kebijakan nasional peningkatan gizi masyarakat.
Kepala SPPG Yayasan Yasikal, Muhamad Faizal, menegaskan bahwa anggaran Rp15.000 per porsi tidak sepenuhnya dialokasikan untuk bahan makanan, melainkan dibagi dalam beberapa komponen operasional yang terstruktur.
“Dari Rp15.000 itu dibagi tiga. Rp10.000 untuk bahan baku pangan, Rp3.000 untuk biaya operasional, dan Rp2.000 untuk sewa yayasan,” jelasnya, Minggu (1/3/2026).
Rincian Penggunaan Anggaran
Faizal memaparkan bahwa Rp10.000 difokuskan murni untuk pembelian bahan baku guna menjaga kualitas dan standar gizi penerima manfaat.
Sementara itu, Rp3.000 untuk operasional mencakup:
Listrik, gas, dan air
Distribusi kendaraan
Upah relawan
Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Ia memastikan seluruh relawan, baik manajemen maupun petugas lapangan, telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan.
Adapun Rp2.000 dialokasikan untuk biaya sewa yayasan yang meliputi:
Sewa dapur dan bangunan
Sewa IPAL atau sistem filter air
Sewa peralatan masak modern
Penyediaan chiller, soket, dan freezer
Menurutnya, komponen ini penting untuk memastikan fasilitas dapur memenuhi standar kelayakan dan higienitas.
Perbedaan Anggaran Berdasarkan Kelompok Penerima
Faizal juga meluruskan adanya angka Rp8.000 dalam RAB yang berlaku untuk porsi kecil, yakni:
TK/PAUD
Balita
SD kelas 1–3
Sedangkan Rp10.000 untuk bahan pangan diperuntukkan bagi:
SD kelas 4–6
SMP
SMA/SMK
Ibu hamil
Ibu menyusui
Distribusi saat ini dilakukan dua kali sepekan, yakni setiap Senin untuk kebutuhan Senin–Rabu dan Kamis untuk kebutuhan Kamis–Sabtu. Pada bulan puasa, menu disesuaikan berupa makanan kering yang tahan hingga waktu berbuka.
Dukungan Penuh MGN
Ketua Umum Maung Garuda Nusantara, Fadil Yakub, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang sangat mulia dan patut didukung seluruh elemen bangsa.
Menurutnya, program ini merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.
“Program MBG ini adalah program yang sangat mulia dari Presiden Prabowo Subianto. Kami dari MGN mendukung penuh program MBG tersebut karena ini menyangkut masa depan anak-anak bangsa dan generasi penerus Indonesia,” tegas Fadil Yakub.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung serta mengawal pelaksanaan program secara objektif dan konstruktif agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
- Dengan keterbukaan informasi serta sinergi antara pemerintah, yayasan pelaksana, dan elemen masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan terus berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya di Indonesia.Transparansi Anggaran MBG di Karawang, Ketum MGN: Program Mulia Presiden Harus Didukung Penuh. .Mediaistana.com .David E .SE