32.6 C
Jakarta
BerandaPENDIDIKANDewan Pendidikan Probolinggo Pantau Sekolah, Dorong Mutu dan Sistem 5 Hari

Dewan Pendidikan Probolinggo Pantau Sekolah, Dorong Mutu dan Sistem 5 Hari

Probolinggo, Mediaistana.com
Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus memastikan kebijakan hari sekolah berjalan optimal.

Sepanjang April 2026, Dewan Pendidikan mengunjungi berbagai satuan pendidikan, mulai dari SMP hingga SMA, termasuk MTs. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memetakan potensi dan tantangan pendidikan.

Beberapa sekolah yang dikunjungi antara lain SMP Negeri 1 Krejengan, SMP Negeri 2 Besuk, SMP Negeri 1 Dringu, dan SMP Negeri 2 Gending.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo Prof. Dr. Abdul Aziz Wahab menyampaikan, Dewan Pendidikan hadir sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan. Dewan Pendidikan berupaya menjadi mitra terbaik, mitra produktif, serta memberi masukan dan langkah strategis agar pendidikan di Kabupaten Probolinggo semakin baik sesuai visi-misi kepala daerah, ujarnya.

Dari hasil kunjungan, Dewan Pendidikan menemukan sejumlah potensi positif, seperti lingkungan sekolah yang bersih, suasana belajar kondusif, dan mulai terbentuknya karakter siswa. Namun, masih ada aspek yang perlu ditingkatkan, terutama penguatan karakter dan penataan lingkungan sekolah. Sekolah yang sudah baik akan kami dorong untuk terus berkembang, sementara yang masih perlu pembenahan jadi fokus pembinaan, jelas Aziz.

Selain mutu pendidikan, Dewan Pendidikan juga memantau pelaksanaan kebijakan lima hari dan enam hari sekolah yang mengacu pada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah dan Perbup Nomor 7 Tahun 2026 tentang Hari Kerja ASN.

Hasil pemantauan menunjukkan kedua sistem berjalan baik dan tetap menjaga kualitas pembelajaran. Kolaborasi sekolah dengan masyarakat serta lembaga pendidikan keagamaan jadi salah satu kunci keberhasilan. Pendidikan karakter, keagamaan, dan akademik tetap jadi prioritas utama, tegasnya.

Aziz mengungkapkan, respons siswa terhadap sistem lima hari sekolah cukup positif. Tidak ada kejenuhan berarti, bahkan ada perkembangan perilaku dan kedisiplinan. Sekolah yang masih menerapkan enam hari pada dasarnya sudah siap jika beralih ke lima hari. Ini didukung fasilitas seperti musala, tempat wudu, hingga kegiatan keagamaan di sekolah, lanjutnya.

Program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dinilai menunjang kebijakan tersebut. Dengan MBG, siswa tidak lagi terbebani membawa bekal dari rumah. Ini jadi salah satu faktor pendukung kesiapan sekolah, ungkapnya.

Ke depan, Dewan Pendidikan akan menyusun model sekolah ideal sebagai rujukan pengembangan pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Berbagai temuan lapangan akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi untuk Disdikdaya Kabupaten Probolinggo.

Dalam waktu dekat, Dewan Pendidikan juga menggelar halakah pendidikan pada 18 April 2026 dengan tema “Probolinggo Zero ATS” untuk menekan angka anak tidak sekolah. Harapan ke depan, semua satuan pendidikan terus berbenah agar kualitas pendidikan semakin merata dan meningkat, tambahnya.

Dengan langkah tersebut, Dewan Pendidikan optimistis memberi kontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing di Kabupaten Probolinggo.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!