Kejahatan Semakin Marak & Brutal di Bojong Gede, Warga Desak Polisi Lebih Sigap & Aktif Jaga Keamanan
BOGOR — mediaistana.com
Warga wilayah hukum Polsek Bojong Gede, Kabupaten Bogor, menyampaikan kekhawatiran mendalam sekaligus desakan tegas kepada pihak kepolisian — baik Polsek maupun Polres Bogor — untuk lebih aktif, sigap, dan tegas menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan. Hal ini menyusul meningkatnya angka kejahatan yang semakin brutal dan meresahkan masyarakat sepanjang tahun 2026.
Kasus Terbaru: Pembacokan Korban COD di Jalan Sepi & Gelap
Peristiwa kekerasan yang memicu kekhawatiran warga terjadi pada Rabu, 2 September 2026, di wilayah Desa Cimanggis, Kecamatan Bojong Gede. Kejadian berawal dari transaksi jual-beli sistem COD di mana korban dijanjikan bertemu di sebuah jalan yang sepi dan gelap. Diduga pelaku telah merencanakan kejahatan tersebut sejak awal — menjebak korban di lokasi yang minim pengawasan.
Korban mengalami luka serius di tangan dan kaki akibat sabetan senjata tajam, hingga akhirnya terkapar di pinggir jalan. Peristiwa ini menggambarkan betapa tingginya tingkat kebrutalan kejahatan yang kini merajalela di wilayah tersebut.
Warga Beri Tanggapan & Langkah Mandiri
Ketua RW 06 Tanah Baru, Desa Waringin Jaya — wilayah yang berdekatan dengan lokasi kejadian — Suakarsa, menyatakan pihaknya akan memperketat penjagaan dan meningkatkan keamanan bersama warga melalui ronda dan patroli lingkungan. Namun upaya ini saja dinilai tidak cukup tanpa dukungan maksimal dari aparat keamanan.
“Warga sudah berusaha menjaga lingkungannya. Tapi kejahatan semakin brutal, semakin berani. Ekonomi memang sulit, tapi itu bukan alasan kejahatan menjadi kebiasaan. Kami memohon kepada pihak kepolisian — Polsek maupun Polres Bogor — untuk lebih hadir, lebih aktif berpatroli, dan lebih cepat menindak setiap laporan warga. Jangan sampai warga merasa tidak aman di tempat tinggalnya sendiri.”
Desakan Warga kepada Pihak Berwenang
Warga menuntut langkah-langkah tegas dan nyata segera diambil:
1. Meningkatkan intensitas patroli — terutama di jalan-jalan sepi, gelap, dan rawan kejahatan, baik siang maupun malam hari.
2. Menindaklanjuti laporan warga dengan cepat dan tuntas — agar pelaku tidak merasa “kebal hukum”.
3. Bersinergi dengan ronda lingkungan & keamanan swakelola yang sudah dilakukan warga.
4. Memberikan sosialisasi keamanan — terutama terkait modus kejahatan baru seperti penipuan & perampokan berkedok transaksi COD.
5. Menyelesaikan kasus pembacokan ini dan mengungkap pelaku secepatnya agar menjadi efek jera.
“Kami warga siap bekerja sama. Tapi keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kehadiran polisi terasa nyata di jalan-jalan kami, bukan hanya saat ada kejadian saja.”
Maulana — Reporter mediaistana.com
Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jumat, 4 September 2026