PUSKOMPONTREN BANTEN GEBRAK EKONOMI: PENGUSAHA, PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI JANGAN JALAN SENDIRI

MEDIAISTANA.COM — BANTEN — 9 Oktober 2026 — Di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat dan perkembangan teknologi yang bergerak cepat, membangun kekuatan ekonomi dengan berjalan sendiri-sendiri bukan lagi pilihan. Dunia usaha, pendidikan, ekonomi kreatif dan teknologi harus berani membuka ruang kolaborasi serta bergerak bersama membangun kekuatan ekonomi yang nyata, kompetitif dan berkelanjutan.
Pesan tegas tersebut disampaikan Muh. Afrizal Fuady, S.T., M.IT., Direktur Eksekutif Puskompontren Provinsi Banten, yang mengajak para pengusaha, perusahaan, lembaga pendidikan, pelaku ekonomi kreatif serta sektor teknologi untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi.

Menurut Muh. Afrizal Fuady, Banten memiliki potensi besar yang harus dikembangkan melalui kolaborasi konkret. Dunia usaha memiliki jaringan dan pengalaman, lembaga pendidikan memiliki ilmu serta sumber daya manusia, sementara sektor teknologi memiliki inovasi dan kemampuan mempercepat berbagai aktivitas ekonomi. Jika kekuatan tersebut disatukan, maka akan terbentuk ekosistem ekonomi yang lebih produktif dan berdaya saing.
Puskompontren Provinsi Banten membawa visi “Sinergi dalam Berkontribusi.” Visi tersebut, kata Muh. Afrizal Fuady, tidak boleh berhenti sebagai slogan. Sinergi harus diwujudkan melalui program, kerja sama, kontribusi dan hasil nyata yang memberikan manfaat.

“Kalau kita bicara sinergi, maka harus ada kontribusi. Jangan hanya berkumpul dan berbicara, tetapi harus ada kerja nyata yang menghasilkan manfaat,” tegasnya.
Dalam menjalankan visi tersebut, Puskompontren Banten mendorong tiga sektor utama, yakni pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas pendidikan, serta percepatan sektor teknologi yang mumpuni.

Sektor ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena kreativitas, inovasi dan teknologi dapat menjadi kekuatan ekonomi baru. Para pelaku ekonomi kreatif perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide menjadi produk dan layanan yang memiliki nilai tambah serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Di bidang pendidikan, Puskompontren mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kompetensi, keterampilan, integritas dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia usaha serta perkembangan teknologi.

“Pendidikan berkualitas adalah fondasi. Kita ingin sumber daya manusia bukan hanya memiliki ijazah, tetapi memiliki kompetensi dan mampu memberikan kontribusi,” ujarnya.
Sementara sektor teknologi harus mampu bergerak lebih jauh. Teknologi tidak boleh hanya menjadi alat pendukung, tetapi harus menjadi instrumen untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, pemasaran, pelayanan dan pengembangan usaha.

Karena itu, Puskompontren Banten mengajak pusat layanan teknologi dan para pelaku industri teknologi untuk membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha dan pendidikan.
Muh. Afrizal Fuady juga secara terbuka mengajak perusahaan dan para pengusaha untuk menjadi bagian dari kolaborasi tersebut melalui keanggotaan dan kerja sama yang produktif.

“Harapan kami, para rekan perusahaan, pengusaha, lembaga pendidikan dan sektor teknologi dapat menjadi bagian dari Puskompontren secara maksimal. Kita ingin membangun kekuatan bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi harus dibangun dengan prinsip profesionalitas, keterbukaan, tanggung jawab dan saling memberikan manfaat. Organisasi tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi harus mampu menjadi jembatan yang mempertemukan potensi, membuka peluang dan menghasilkan program nyata.

Lebih jauh, Puskompontren Banten ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang tetap berlandaskan nilai moral dan akhlak. Kemajuan ekonomi tidak semata-mata diukur dari keuntungan, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan ekonomi tersebut mampu memberikan manfaat dan menciptakan keberlanjutan.
“Ekonomi harus maju, tetapi akhlak tidak boleh ditinggalkan. Teknologi boleh berkembang pesat, tetapi harus memberikan manfaat. Dunia usaha boleh semakin kuat, tetapi harus tetap memiliki tanggung jawab,” tegas Muh. Afrizal Fuady.

Menurutnya, Banten membutuhkan keberanian untuk membangun model kolaborasi yang lebih konkret. Pengusaha memiliki peran, pendidikan memiliki peran, ekonomi kreatif memiliki peran dan teknologi memiliki peran. Seluruh kekuatan tersebut harus dipertemukan agar mampu menjadi energi baru bagi pembangunan ekonomi.
“Jangan menunggu perubahan. Mari kita menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Yang memiliki ilmu berkontribusi dengan ilmu, yang memiliki teknologi memberikan solusi, yang memiliki usaha membuka peluang, dan semuanya bergerak untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih kuat,” ujarnya.

Melalui semangat “Sinergi dalam Berkontribusi”, Puskompontren Provinsi Banten mengajak perusahaan, pengusaha, lembaga pendidikan, pelaku ekonomi kreatif dan pusat layanan teknologi untuk membangun kerja sama yang lebih luas dan terarah.
Tujuannya jelas: memperkuat kompetensi, membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, mempercepat pemanfaatan teknologi, serta membangun sumber daya manusia yang mampu bersaing.

Puskompontren Banten menegaskan bahwa membangun ekonomi yang kuat membutuhkan keberanian untuk bersinergi dan bergerak bersama. Bukan sekadar wacana, bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata.
“Mari kita satukan kekuatan, bangun kolaborasi, tingkatkan kompetensi dan ciptakan ekonomi yang berdaulat, kompetitif, produktif serta berakhlak,” pungkas Muh. Afrizal Fuady, S.T., M.IT., Direktur Eksekutif Puskompontren Provinsi Banten.

Red David E,S.E.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!