Probolinggo, Mediaistana.com
Penanaman 1.000 pohon digelar Polres Probolinggo di kawasan Dam 8 Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini memperingati HUT Yayasan Kemala Bhayangkari, Hari Bhayangkara, serta Hari Jadi Polwan Tahun 2026.
Aksi ini menjadi wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus langkah mitigasi bencana di wilayah setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Probolinggo Fahmi Abdul Haq Zaini, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, jajaran Bhayangkari, DPRD, Kejaksaan, OPD, serta elemen masyarakat dan aliansi peduli lingkungan.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan, penanaman pohon tidak boleh berhenti sebagai seremonial. Ia meminta seluruh jajaran, khususnya Polsek di wilayah Kecamatan Maron, aktif memantau dan berkoordinasi dengan warga agar tanaman tumbuh dengan baik.
Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Saya tekankan seluruh jajaran bertanggung jawab terhadap keberlanjutan tanaman ini. Lakukan pengawasan, bangun komunikasi dengan masyarakat, dan pastikan pohon-pohon ini tumbuh dengan baik, tegasnya.
AKBP Latif menyoroti kondisi geografis sekitar Dam 8 yang rawan banjir dan longsor. Menurutnya, penanaman pohon adalah upaya preventif yang harus terus digalakkan. Kita harus berpikir ke depan. Jangan menunggu bencana baru bergerak. Penanaman pohon ini investasi jangka panjang untuk keselamatan lingkungan dan generasi mendatang. Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita, ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya merawat Dam 8 sebagai infrastruktur vital yang masih berfungsi baik meski merupakan peninggalan lama. Ia mengajak semua pihak bersama melestarikannya.
Ketua Panitia Penyelenggara Abdullah menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi lingkungan setempat yang pernah mengalami banjir besar dan terdapat sedikitnya lima titik longsor. Penanaman pohon jadi langkah strategis mengurangi risiko itu. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat, kata Abdullah. Ia mengapresiasi Bhayangkari yang menyediakan sekitar 1.000 bibit pohon untuk kegiatan ini.
Acara dilanjutkan penyerahan simbolis bibit pohon tabebuya oleh Kapolres kepada panitia, lalu penanaman bersama seluruh undangan. Lewat kegiatan ini, kesadaran masyarakat menjaga lingkungan diharapkan meningkat sekaligus memperkuat sinergi aparat, pemerintah, dan warga dalam mengantisipasi potensi bencana alam di Kabupaten Probolinggo.