Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
Suasana di Kampung Kirab, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak mencekam pada Selasa dini hari (12/05/2026). Aksi massa pecah setelah tiga oknum anggota Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) Bandung diduga terlibat keributan dengan warga setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, tiga pria yang belakangan diketahui merupakan anggota POMAD Bandung datang ke Kampung Kirab sekitar pukul 03.00 WIB. Ketiganya disebut datang menggunakan pakaian sipil atau preman.
Kedatangan mereka diduga untuk memburu seorang oknum anggota TNI lainnya yang disebut-sebut terlibat dalam praktik pengoplosan gas Elpiji di wilayah tersebut.
Namun situasi memanas ketika ketiga oknum tersebut justru mengamankan dua orang warga sipil dari lokasi. Kedua warga itu kemudian dibawa menggunakan kendaraan, namun hingga kini belum diketahui ke mana mereka dibawa.
Tindakan tersebut memicu kemarahan warga Desa Dayeuh. Warga menilai tindakan penangkapan terhadap warga sipil oleh aparat Polisi Militer yang datang tanpa seragam dan tanpa koordinasi dengan aparat kepolisian setempat dianggap tidak sesuai prosedur.
“Warga kaget karena yang diamankan malah warga sipil. Mereka datang berpakaian preman, jadi situasi langsung tegang,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Ketegangan semakin memuncak ketika ketiga oknum anggota tersebut kembali lagi ke Kampung Kirab. Warga yang sudah tersulut emosi langsung mengepung ketiganya hingga terjadi aksi pengeroyokan.
Belum diketahui secara pasti kondisi para oknum anggota POMAD tersebut usai insiden pengeroyokan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polisi Militer maupun aparat kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.
Peristiwa ini sempat membuat situasi Kampung Kirab mencekam dan menjadi perhatian warga sekitar. Aparat keamanan dikabarkan telah turun tangan untuk meredam situasi agar tidak kembali memanas.