Probolinggo, Mediaistana.com
Tim Satuan Tugas Minuman Keras Satpol PP Kabupaten Probolinggo menggerebek penjual miras di Kecamatan Besuk dan Kecamatan Paiton.
Operasi ini dilakukan setelah menerima aduan masyarakat yang resah karena lokasi penjualan berdekatan dengan pondok pesantren, Senin (20/4/2026).
Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan pihaknya langsung bergerak begitu laporan masuk. Keberadaan warung miras itu dikhawatirkan merusak generasi muda. Aduan masyarakat sudah sangat meresahkan. Apalagi lokasinya dekat pesantren dan ada info pemuda hingga anak sekolah beli miras di situ, katanya.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan 98 botol miras. Rinciannya 60 botol arak Bali dan 30 botol miras pabrikan. Arak Bali atau oplosan menjadi sorotan karena tidak punya standar produksi jelas dan berisiko tinggi bagi kesehatan.
Kami berusaha meminimalisir dampak miras sebagai langkah pencegahan. Arak oplosan ini sangat berbahaya karena tidak ada standar yang jelas, tegas Taufik.
Taufik menjelaskan, peredaran miras kerap menjadi pemicu tindak kriminal seperti pencurian, penjambretan, hingga begal yang mengganggu keamanan masyarakat. Penindakan ini bagian dari upaya menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.
Selain menyita barang bukti, Satpol PP juga melakukan pembinaan terhadap penjual. Mereka diminta membuat surat pernyataan dan berita acara untuk tidak lagi menjual miras, disaksikan tokoh masyarakat setempat. Kami tidak hanya menindak, tapi juga membina. Penjual sudah kami ikat dengan surat pernyataan agar tidak mengulangi, jelasnya.
Taufik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menekan peredaran miras. Upaya ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau aparat. Kami mengimbau akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda untuk bersama mengatasi miras. Mari selamatkan generasi muda dan jaga keamanan lingkungan, tambahnya.
Ia optimistis, jika semua pihak bersinergi, Kabupaten Probolinggo bisa menjadi daerah yang aman, sejahtera, dan kondusif. Kalau kita bahu-membahu berantas miras, Insya Allah Probolinggo akan aman dan kondusif, pungkasnya.