Probolinggo, Mediaistana.com
Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diisi dengan upacara. Afiasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) bersama DPD Ahlulbait Kabupaten Probolinggo memilih mengisinya dengan aksi nyata berbagi kepada masyarakat.

Kolaborasi sosial itu disalurkan di Desa Ngadirejo, Dusun Mranti, Kabupaten Probolinggo. Bantuan sosial (bansos) diberikan kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian di momentum kemerdekaan, Minggu (23/8/2026).
Ketua AWPR, Fahrul Mozza, menegaskan insan pers punya tanggung jawab lebih dari sekadar mencari dan menulis berita. Wartawan juga harus hadir langsung untuk masyarakat.
Wartawan bukan sekadar pencari berita. Wartawan juga harus bisa turun langsung ke masyarakat, melihat kondisi mereka, dan ikut berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu, ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa media memiliki kepedulian sosial. Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat untuk terus menjaga semangat gotong royong.
Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, kepedulian, serta membantu sesama, tambahnya.
Kolaborasi antara AWPR dan DPD Ahlulbait ini diharapkan menjadi contoh bahwa kepedulian sosial bisa dilakukan semua elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang.
Penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan. Para pengurus dan anggota AWPR bersama DPD Ahlulbait langsung turun ke lapangan dan berdialog dengan warga Dusun Mranti.
Bagi penerima, bantuan ini tidak hanya meringankan beban secara materi. Kehadiran mereka juga memberi rasa diperhatikan dan tidak sendirian dalam menghadapi keterbatasan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran pers yang lebih luas. Selain menyajikan informasi akurat, wartawan juga bisa menjadi bagian dari gerakan sosial yang mendorong solidaritas.
Peringatan HUT RI ke-81 pun menjadi momentum meneruskan nilai perjuangan melalui aksi nyata. Bukan hanya mengenang sejarah, tetapi menghidupkannya dengan kepedulian.

Dari Dusun Mranti, semangat kemerdekaan diwujudkan sederhana: berbagi, membantu, dan hadir bersama masyarakat. AWPR dan DPD Ahlulbait berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bagian mengisi kemerdekaan dengan kemanusiaan.