27.2 C
Jakarta
BerandaBeritaOganisasi wartawan DJ PRO JAKUT Mengucap kan Selamat Hari Raya IDUL ADHA...

Oganisasi wartawan DJ PRO JAKUT Mengucap kan Selamat Hari Raya IDUL ADHA 1447 H.

Mediaistana.com Jakarta, (27/052026). Hari ini adalah hari dimana umat Islam sedunia merayakan hari besar Qurban, yaitu hari yang dimana ada sebuah sejarah yang tak dapat di lupakan oleh umat Islam se dunia,dimana Nabi Ibrahim, As.Di perintah oleh ALLOH SWT untuk mengurban kan anak laki laki satu satu nya yang ber nama Ismail.

Nabi ALLOH Ibrahim tersebut di perintah untuk menyembelih anak nya Ismail, untuk di Korbankan sebagaimana perintah tuhan nya. Hal itu semata mata hanya untuk menguji seberapa cinta nya beliau kepadaTuhan nya dibanding dengan anak laki laki nya tersebut.

Ismail, yang pada masa itu masih terbilang anak anak, mendengar seruan Tuhan nya beliau pun bersedia lalu beliau berkata kepada Ayah nya Nabi Ibrahim, As. “Wahai Ayah, lakukan lah apa yang telah di perintah oleh ALLOH ke pada mu, dan in syaa ALLOH kamu akan mendapatkan aku sebagai orang orang yang bersabar.” (Q,S. As-affat ayat : 102) perkataan Nabi Ismail ini sebagaimana tertulis di dalam kitab suci AL QURAN AN, surat As- affat Ayat : 102.

Atas keimanan beliau yang begitu kuat kepada ALLOH SWT, maka perintah itu di lakukan nya. Namun ALLOH SWT, yang maha pengasih lagi maha penyayang itu mengganti kan pengorbanan Nabi Ibrahim, As yang mencoba untuk menyembelih anak nya dengan seekor kambing gibas yang ALLOH turunkan dari surga.

Seekor kambing gibas yang begitu bagus itu sengaja di turun kan oleh ALLOH SWT dari surga nya untuk menggantikan anak Nabi Ibrahim,As.Yaitu Nabi Ismail, As.Ini Semata mata adalah bukti ke cintaan ALOH kepada mahluk nya yang ber taqwa ke pada nya. Dan akhir nya yang di Qurban oleh Nabi Ibrahim.As bukan lah anak beliau Ismail, melainkan seekor kambing gibas yang ALLOH turun kan dari surga.

Momentum yang sangat berarti itu akhir nya di jadikan sebuah bentuk perintah ibadah yang bersifat wajib bagi mereka yang mampu untuk ber Qurban setahun sekali di hari raya Idul Adha, agar menjadi manusia manusia yang bertaqwa.

Akhir nya perintah tersebut dilakukan oleh umat Islam seluruh dunia sampai saat ini di bulan haji. Ada pun hewan Qurban yang di wajib kan dalam syariat Islam adalah berupa hewan ternak berkaki Empat tak memiliki taring dan kuku kuku tajam seperti layak nya seekor kambing dan sapi atau kerbau yang tak bertaring dan tak berkuku tajam. Sementara hewan ternak yang memiliki taring dan kuku kuku tajam tak di perkenan kan untuk menjadi hewan Qurban.

Atas perintah ALLOH SWT jugalah, seluruh umat muslim sedunia sampai saat ini selalu mengadakan penyembelihan hewan Qurban yang daging Qurban nya di wajib kan untuk di bagikan kepada kaum fakir miskin dan kaum duafa. Tujuan nya perintah tersebut tiada lain untuk mematuhi perintah nya dan sekaligus menambah ke keyakinan atas iman Islam diri seorang hamba yang meyakini ALLOH sebagai ROBB nya dan MUHAMMAD sebagai utusan nya.

Seperti pengorbanan Nabi Ibrahim, As. BerQurban bukan semata mata untuk kita merasa mampu berbagi dari sebagian harta kita yang kita punya, namun lebih dari itu di wajib kan ber Qurban semata mata untuk supaya umat Islam dapat lebih menyadari sebuah makna perintah dan makna kepatuhan atas perintah tersebut.

Qurban yang dilaksanakan setiap bulan Haji ini menjadi sebuah acuan yang harus terus di laksanakan dengan baik untuk seluruh umat Islam se dunia sampai akhir jaman nanti.

Hikmah dari itu semua pun menyadarkan diri kita agar dapat mampu merasakan nikmat nya berbagi kebersamaan dengan saudara saudara kita yang sedarah, se suku, se negara dan terlebih se iman dan keyakinan. ALLOH SWT menganjur kan kepada seluruh hamba nya agar senantiasa mau berbagi kasih sayang,rukun, damai dan saling membantu antara sesama dalam menciptakan satu persaudaraan seagama, sesuku, sebangsa se tanah air.

Disini terlihat tidak ada yang di nilai tinggi atau rendah nya seseorang itu di mata ALLOH SWT, terkecuali dialah yang memiliki ke imanan dan ketaqwaan ke pada ALLOH SWT. Dan sebaik baik manusia itu adalah dia yang bermanfaat untuk sesama manusia lain nya.

ALLOH SWT hanya melihat mahluk nya dari sisi keimanan dan ke ketakwaan nya saja, bukan dari sisi finansial nya, bukan pula dari  kedudukan nya. Melain kan dari ke imanan dan ke taqwaan nya.

Oleh sebab itu moment yang begitu sakral ini, dan di bulan dan tahun yang baik ini, mari kita wujud kan nilai QURBAN yang kita lakukan menjadi sebuah nilai ke taqwaan yang dapat di terima oleh ALLOH SWT agar kita semua menjadi mahluk yang pandai bersyukur atas nikmat yang ALLOH SWT berikan kepada kita semua. Dan semoga kita semua menjadi masyarakat yang mampu membawa nilai kebersamaan hidup lebih kepada sifat kerukunan yang harmonis dalam ber agama dan bernegara.

BerQurban bukan lah semata mata untuk mensucikan harta kita dari segala balak rizki yang kita dapat, tapi nilai ber Qurban bertujuan untuk mengingat kan kita betapa indah nya hidup bisa berbagi kepada satu dan yang lain nya.

Selamat merayakan hari Raya IDUL ADHA 1447 H semoga ALLOH selalu memberkahi kehidupan kita semua, Aamiin.(Red). Penulis : Bang Beks

Latar belakang : ketua Organisasi Dinamika Jurnalis Progresif DPC Jakarta Utara.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!