Polsek Indramayu Kota Diduga Tak Serius Menangani Kasus Penganiayaan Ojol, Ada Apa?
INDRAMAYU-MEDIAISTANA. COM
Telah terjadi pengeroyokan yang menimpa 2 orang ojol kamptibmas, Kabupaten Indramayu, berinisial A (24) dan F (31), mereka menjadi korban pengeroyokan oleh Bos Juragan Kelapa Berkah dan gerombolannya yang berjumlah 5 orang dalam pengaruh alkohol di pasar baru indramayu pada Rabu malam, 27 mei 2026, sekitar pukul 10.30 WIB.
Kronologi kejadian tersebut berawal ketika korban F (31) yang telah menurunkan penumpang di pasar meminggirkan kendaraannya, lalu datang gerombolan pelaku yang dalam pengaruh alkohol tiba-tiba melayangkan tindakan arogansi hendak memukul korban sontak korban kaget dan menanyakan tindakan para pelaku apakah korban F (31) melakukan kesalahan, namun bukannya jawaban yang di dapatkan korban tapi bogem mentah yang di layangkan para pelaku terhadap korban, tidak lama kemudian datang korban A (24) yang melihat adanya keributan dan melihat rekan sesama ojol yang sedang di keroyok bermaksud untuk melerai serta menanyakan salah korban F (31) kepada para pelaku namun korban A (24) mengalami penganiayaan dari salah satu pelaku.
2 korban ojol kamptibmas A (24) dan F (31) mengalami luka-luka atas insiden tersebut, setelah melapor di Polsek Indramayu 3 gerombolan pelaku di amankan 2 kabur, namun menurut kesaksian para ojol tidak lama kemudian 3 pelaku yang sudah di amankan tadi di lepaskan pihak Polsek Indramayu salah satu oknum polisi menyuruh untuk di alihkan ke polres saja karena oknum polisi tersebut mengenali para pelaku serta korban belum membuat laporan lalu terjadilah cekcok antara para pelaku dan rekan-rekan ojol yang datang, setelah itu para pelaku di amankan kembali di Polsek Indramayu namun setelah pihak korban di mintai keterangan dan hendak melakukan proses visum 3 pelaku tersebut di lepaskan kembali oleh pihak Polsek Indramayu dengan alasan “mereka sedang dalam pengaruh alkohol jadi di pulangkan suruh sadar dulu” ucap oknum polisi di Polsek Indramayu.
Menurut warga sekitar para pelaku kerap bersikap arogan bahkan pernah menganiaya seorang pengemis dan orang berkebutuhan khusus.
Keluarga dari korban F (31) dan A (24) menolak damai karena tidak ada itikad baik sama sekali dari para pelaku bahkan paginya setelah kejadian salah satu pelaku terlihat makan bersama dengan oknum polisi di lingkungan polsek Indramayu setelah itu sampai saat ini keberadaan para pelaku tidak di ketahui, para keluarga korban meminta pihak kepolisian untuk bertindak tegas dan diproses secara hukum, namun kasus ini sedang di tangani dengan serius oleh pihak Polsek Indramayu.
IYONS74