mediastana.com
Pamulang – Personel Polsek Pamulang di bawah pimpinan Panit Reskrim IPDA Aries Munandar, S.H., bergerak cepat mengamankan situasi menyusul adanya keributan di salah satu sekolah swasta di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (22/8/2026).
Pengamanan dilakukan di lingkungan TK Islam Pembangunan dan SD Islam Pembangunan setelah sejumlah orang mendatangi lokasi. Kehadiran massa tersebut sempat memicu situasi tegang sehingga personel kepolisian langsung diterjunkan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
IPDA Aries Munandar mengatakan, pihaknya langsung melakukan langkah pengamanan dan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak terjadi tindakan yang dapat memperbesar persoalan.
“Kerusuhan indikasinya dari para pihak yang bersengketa. Kami belum ada data spesifiknya, tapi yang beredar di media sosial bisa jadi acuan,” ujar IPDA Aries Munandar.
Sejumlah orang yang berada di lokasi terlihat berkumpul di halaman sekolah dan sempat berupaya mendobrak pagar. Polisi kemudian melakukan pengamanan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya benturan antara pihak-pihak yang terlibat.
Terkait adanya informasi bahwa massa tersebut diduga merupakan orang suruhan dari salah satu kampus negeri di Tangerang Selatan, IPDA Aries menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam proses pendalaman.
“Untuk informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat maupun latar belakang persoalan, masih kami dalami. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta dan informasi dapat dipastikan,” jelasnya.
Penanganan situasi turut mendapat perhatian langsung dari Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, yang turun ke lokasi untuk melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang bersengketa.
Mediasi dilakukan sebagai upaya kepolisian mengedepankan penyelesaian secara damai sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
AKBP Boy Jumalolo menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lapangan tidak hanya bertujuan mengamankan situasi, tetapi juga memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan secara tertib.
“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan memberikan ruang kepada para pihak untuk menyelesaikan persoalan secara baik. Kami meminta semua pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” ujar AKBP Boy Jumalolo.
Setelah mediasi dilakukan, situasi di sekitar sekolah berangsur kondusif. Massa yang masih berada di lokasi kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing menggunakan kendaraan milik Polres Tangerang Selatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali keributan maupun gesekan setelah proses mediasi.
IPDA Aries Munandar memastikan jajaran Polsek Pamulang akan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi.
“Kondisi saat ini alhamdulillah sudah kondusif dan aman terkendali,” ungkap IPDA Aries Munandar.
Polsek Pamulang juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan proses penyelesaian persoalan kepada pihak yang berwenang.
Dengan respons cepat personel Polsek Pamulang di bawah koordinasi IPDA Aries Munandar, situasi di sekolah swasta wilayah Pamulang berhasil dikendalikan. Kepolisian memastikan pengamanan dan pemantauan tetap dilakukan guna menjaga wilayah hukum Polsek Pamulang tetap aman dan kondusif.
(Rafiqi)