31.8 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 101

Tinjau Jasa Marga Command Center, Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik Berjalan Lancar dan Aman

0

JAKARTA,Mediaistana.Com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Ia memastikan penanganan dan pengendalian lalu lintas berjalan baik dan optimal.

Sigit mengungkapkan, puncak arus balik gelombang pertama sudah berlangsung kemarin hari, Selasa 24 Maret 2026. Berdasarkan data, tercatat ada 256.338 kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Ini lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin 223.163 kendaraan. Namun Alhamdulillah artinya kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi malam, tinggal kita urai untuk yang lain,” kata Sigit, Rabu (25/3/2026).

Sigit memastikan, penanganan arus balik berjalan optimal dan aman dengan melakukan kebijakan rekayasa lalu lintas. Di antaranya menerapkan one way nasional maupun lokal hingga contraflow.

Meski begitu, Sigit menyebut, kepolisian dan pihak terkait lainnya terus mewaspadai dan mengantisipasi adanya gelombang arus balik kedua. Mengingat, masih ada pemudik yang memilih untuk menunda kepulangannya.

“Jadi, per tadi malam ya, ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk. Dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12.00 ada 82.000 sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta,” ujar Sigit.

“Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik,” tambah Sigit menjelaskan.

Di sisi lain, Sigit juga kembali meminta kepada seluruh jajarannya untuk mengingatkan kepada pemudik agar mengutamakan keselamatan. Ia mengimbau kepada pengendara untuk berisitirahat apabila sudah mengalami kelelahan.

“Ada rest area di jalur tol, kemudian juga ada tempat-tempat istirahat yang ada di jalur arteri, baik itu di pos-pos pelayanan, pos terpadu ataupun jalur-jalur jembatan timbang yang sudah disiapkan sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah laka lantas walaupun secara nasional kita turun, namun kita harapkan sampai dengan arus balik nanti jumlah laka lantasnya tidak terlalu signifikan,” papar Sigit.

Sementara itu, Sigit menyebut, Operasi Ketupat 2026 berakhir pada hari ini. Namun, Polri tetap bersiaga dalam memberikan pengamanan serta pelayanan dengan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik,” tutup Sigit.

Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

0

Jakarta,Mediaistana.Com – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 menyampaikan update situasi kamtibmas pada hari ke-13 pelaksanaan operasi. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan harian, jumlah gangguan kamtibmas tercatat sebanyak 1.387 kejadian.

“Secara umum situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-13 terpantau kondusif dan tidak terdapat kejadian menonjol. Kami terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam momentum arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Jansen.

Dari data tersebut, tercatat 1.288 kasus kejahatan, 18 pelanggaran, 8 kejadian bencana, serta 73 gangguan lainnya. Sementara itu, pada sektor lalu lintas, tercatat 226 kejadian kecelakaan dengan rincian 12 orang meninggal dunia, 73 orang luka berat, dan 440 orang luka ringan, serta kerugian materiil sebesar Rp226.150.000.

Untuk penegakan hukum lalu lintas, Polri mencatat 10 pelanggaran melalui sistem ETLE serta 27 teguran kepada pengguna jalan sebagai langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

Terkait arus lalu lintas, volume kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 135.724 kendaraan, meningkat 2,77 persen dibandingkan kondisi normal. Namun, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 11,98 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Sebaliknya, arus kendaraan yang masuk ke Jakarta menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 256.338 kendaraan masuk ke ibu kota, meningkat 99,02 persen dibandingkan volume normal dan naik 14,87 persen dibandingkan tahun lalu.

“Arus balik sudah mulai terlihat meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA), serta memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan,” jelas Jansen.

Selain itu, mobilitas masyarakat di sektor transportasi umum juga masih cukup tinggi. Pada moda penyeberangan, tercatat 1.438 trip kapal dengan total 496.130 penumpang. Sementara itu, pada moda kereta api terdapat 2.707 perjalanan dengan jumlah 1.475.203 penumpang, dan sektor penerbangan mencatat 2.473 penerbangan dengan 311.047 penumpang.

Polri juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, terutama menuju destinasi wisata dan pusat keramaian.

“Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” tambahnya.

Sebagai bentuk pelayanan, Polri juga menyediakan layanan darurat melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Mudik aman, keluarga bahagia,” tutup Jansen.

“Dari Maaf ke Semangat Baru: Halalbihalal Jakarta Utara Menjadi Energi Pelayanan Publik”

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Nuansa hangat penuh kebersamaan menyelimuti Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (25/03/2026), saat jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar apel sekaligus halalbihalal pasca-Idulfitri.

Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan meneguhkan kembali komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Apel dan halalbihalal tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Fredy Setiawan serta Sekretaris Kota Iyan Sopian Hadi, bersama seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN).

Dalam sambutannya, Hendra Hidayat menekankan pentingnya rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk kembali berkumpul dalam suasana penuh keberkahan usai menjalani ibadah Ramadan, Ia mengajak seluruh pegawai menjadikan momen Idulfitri sebagai titik balik untuk memperbaiki diri, baik secara pribadi maupun profesional,“Momentum ini harus kita maknai sebagai awal baru untuk meningkatkan integritas, semangat kerja, dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas kerja serta terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan humanis,Suasana haru dan keakraban semakin terasa saat seluruh peserta saling bersalaman, saling memaafkan dengan penuh ketulusan, Tradisi ini menjadi simbol kuat kebersamaan dan persatuan di lingkungan kerja.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sarapan bersama, di mana para pegawai tampak berbaur tanpa sekat, menikmati hidangan yang telah disiapkan,Momen sederhana ini justru memperkuat hubungan emosional antarpegawai, menciptakan sinergi yang lebih solid dalam menjalankan roda pemerintahan.

Halalbihalal ini menjadi refleksi bahwa semangat Idulfitri tidak berhenti pada perayaan, melainkan terus hidup dalam etos kerja, kolaborasi, dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat Jakarta Utara.

Gawi Gibrihi: Warga Batabual Tagih Janji Gubernur HL Soal Akses Jalan dan Jembatan

0

Gawi Gibrihi, salah satu warga Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, kembali menyuarakan tuntutan kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa untuk merealisasikan janji pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah mereka.

Kata Gawi, sejak pemekaran Kabupaten Buru pada tahun 1999, masyarakat di Kecamatan Batabual belum pernah merasakan pembangunan jalan beraspal. Hingga kini, akses darat ke wilayah tersebut masih sangat terbatas, bahkan jalan dan jembatan yang layak disebut belum tersedia sama sekali.

Kondisi ini memaksa warga untuk mengandalkan jalur laut sebagai satu-satunya akses transportasi utama menuju pusat kabupaten maupun daerah lainnya. Namun, perjalanan laut tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama saat musim timur yang dikenal dengan gelombang besar dan cuaca ekstrem.

“Setiap tahun pasti ada saja korban jiwa karena tenggelam di laut. Ini bukan hal baru, tapi seperti tidak pernah mendapat perhatian serius,” ujar Gawi, Rabu, (25/3/2026).

Ia menilai janji pembangunan jalan yang sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Maluku belum menunjukkan realisasi nyata di lapangan. Ia berharap pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret untuk membuka akses darat demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain untuk mengurangi risiko kecelakaan laut, pembangunan jalan juga dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mempermudah distribusi barang, serta membuka keterisolasian wilayah.

Masyarakat Kabupaten Buru kini menunggu komitmen nyata dari pemerintah daerah, khususnya Gubernur Maluku, agar janji yang telah disampaikan tidak sekadar menjadi wacana, melainkan benar-benar diwujudkan.

Satlantas Polres Tubaba Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Jalan Simpang Pu dan Exit Tol Lambu Kibang

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com — Satuan Lalu Lintas Polres Tubaba Polda Lampung melalui Satgas Kamseltibcar Lantas Ops Ketupat Krakatau 2026 terus mengintensifkan patroli, pengaturan, serta rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis Jalan Pasar Pulung Kencana sampai dengan Simpang Pu Murni Jaya Kec. Tumijajar Kab. Tulang Bawang Barat dan pintu Gerbang exit Tol Lambu Kibang Kec. Lambu kibang Kab. Tulang Bawang Barat, Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus kendaraan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus Balik Lebaran.

Dalam pelaksanaannya, personel disebar di sejumlah titik jalan rawan kepadatan alu lintas arus Balik Lebaran, Kehadiran petugas di lapangan difokuskan untuk mengurai potensi kemacetan sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K, melalui Kasatgas Kamseltibcar Lantas Ops Ketupat Krakatau 2026 Polres Tubaba Iptu Ucida, S.K.M, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan. “Kami memaksimalkan kehadiran personel di lapangan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali, khususnya di titik-titik rawan kepadatan,” ujarnya.

Selain patroli dan pengaturan, Subsatgas Rekayasa juga melakukan pengalihan arus secara situasional di sepanjang Jalan Pasar Pulung Kencana sampai dengan Simpang Pu Murni Jaya dan pintu Gerbang exit Tol Lambu Kibang, Langkah ini terbukti efektif dalam menjaga kelancaran kendaraan yang melintas di kawasan pusat perbelanjaan dan aktivitas masyarakat.

“Rekayasa lalu lintas kami lakukan secara dinamis melihat situasi di lapangan. Jika terjadi kepadatan, petugas langsung mengambil langkah cepat untuk mengurai antrean kendaraan,” jelas Iptu Ucida,

Sementara itu, Subsatgas turut melakukan pemantauan di lokasi rawan kecelakaan, khususnya di sepanjang Jalan Pasar Pulung Kencana sampai dengan Jalan Simpang Pu Murni Jaya dan pintu Gerbang exit Tol Lambu Kibang, Pengawasan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa operasi berlangsung.

“Kami juga mengedepankan langkah preventif dengan melakukan pemantauan di titik rawan laka. Harapannya, masyarakat bisa berkendara dengan lebih tertib dan aman,” tambahnya.

Secara umum, situasi arus lalu lintas di wilayah Kab. Tulang Bawang Barat terpantau padat, terutama di kawasan pasar pulung kencana sampai dengan Simpang Pu Murni Jaya dan pintu Gerbang exit Tol Lambu Kibang dan sekitarnya, Meski demikian, berkat pengaturan dan rekayasa yang dilakukan petugas, arus kendaraan tetap berjalan lancar dan terkendali.

“Kondisi lalu lintas memang mengalami peningkatan, namun masih dalam kategori lancar. Ini berkat sinergi seluruh personel di lapangan yang bekerja optimal,” ungkap Iptu Ucida

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. “Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas, utamakan keselamatan, dan saling menghargai sesama pengguna jalan,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila menemukan gangguan keamanan maupun kemacetan di jalan. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, silakan menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan layanan chatbot Si Polan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan cepat dari kepolisian,” pungkas Iptu Ucida.**

*(humas_tubaba_Red)*

0

Diduga Oknum Ormas Intimidasi Wartawan, Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers”

Mediaistana.com – Bekasi – Cikarang – Jawa Barat, 25 Maret 2026 — Penegasan terhadap prinsip negara hukum kembali mengemuka menyusul dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Peristiwa ini memicu perhatian publik karena dinilai mencederai kebebasan pers yang dijamin dalam sistem demokrasi Indonesia. Wartawan sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tanpa tekanan, ancaman, maupun intervensi dari pihak mana pun.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, oknum ormas yang tidak dapat disebutkan identitasnya diduga melakukan tindakan verbal yang bernada ancaman serta upaya intimidasi terhadap wartawan di lapangan.

Insiden tersebut terjadi saat proses peliputan berlangsung, yang seharusnya dilindungi oleh undang-undang.
Sejumlah tokoh masyarakat dan insan pers menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan tersebut. Mereka menegaskan bahwa segala bentuk intimidasi terhadap wartawan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip demokrasi dan supremasi hukum.

“Wartawan bekerja dilindungi undang-undang. Tidak boleh ada pihak mana pun yang menghalangi, apalagi mengintimidasi.

Jika ada keberatan terhadap pemberitaan, tempuh jalur hukum atau hak jawab, bukan dengan ancaman,” ujar salah satu perwakilan insan pers.
Secara hukum, kebebasan pers di Indonesia dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menegaskan bahwa wartawan memiliki hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi. Setiap upaya menghalangi kerja jurnalistik dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

Selain itu, keberadaan ormas sendiri telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan sebagaimana telah diubah dengan Perppu Nomor 2 Tahun 2017, yang secara tegas melarang tindakan yang mengganggu ketertiban umum atau bertentangan dengan hukum.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan mengambil langkah tegas terhadap oknum yang terlibat. Penegakan hukum yang adil dan transparan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta melindungi kebebasan pers di Indonesia.
Pengamat sosial juga mengingatkan bahwa jika tindakan intimidasi terhadap wartawan dibiarkan, maka hal tersebut berpotensi menjadi preseden buruk bagi kebebasan berekspresi dan keterbukaan informasi publik.

Negara hukum harus berdiri tegak dalam melindungi seluruh warganya, termasuk insan pers. Tidak ada ruang bagi intimidasi, tekanan, maupun gaya premanisme terhadap wartawan. Kebebasan pers adalah fondasi demokrasi yang wajib dijaga bersama oleh seluruh elemen bangsa.

Red : David E SE

Kapolsek Ciputat Timur Bersilaturahmi dan Salurkan Bantuan Sembako kepada Mahasiswa Papua

0

mediaistana.com

Tangerang Selatan, 25 Maret 2026 – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan kunjungan dan pemberian bantuan sosial berupa sembako kepada mahasiswa asal Papua yang tidak melaksanakan mudik Lebaran tahun ini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Mahasiswa Papua yang berlokasi di Jalan Masjid Darussa’adah, Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Ciputat Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya kepada para mahasiswa yang merantau dan tidak dapat berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idul Fitri.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi serta memberikan dukungan moral kepada adik-adik mahasiswa Papua yang tetap berada di perantauan saat momen Lebaran,” ujar Kompol Bambang.

Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polsek Ciputat Timur dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif melalui pendekatan humanis kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan berbagai kegiatan sosial yang sebelumnya juga dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Para mahasiswa Papua menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian. Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah keberagaman.

(fiqi)

Pemulung Terseret Kereta Api di Kemayoran Surabaya, Alami Patah Kaki Kanan

0

Mediaistana.com||Surabaya – Insiden kecelakaan tragis terjadi di jalur rel kereta api kawasan Kemayoran Baru, Surabaya, Rabu pagi (25/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Seorang warga bernama Roepijono (23) dilaporkan terseret kereta api barang hingga mengalami luka serius.
Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di petak Jalan SDT–KLM Km 3+8/9. Berdasarkan keterangan Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra, saat kejadian korban tengah memilah botol plastik bekas di sekitar rel kereta api.


“Kereta api melintas dari Stasiun Pasar Turi menuju Stasiun Kalimas. Karena korban mengalami gangguan pendengaran, diduga tidak menyadari datangnya kereta hingga akhirnya tertabrak dan terseret kurang lebih sejauh 30 meter,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius berupa patah pada kaki kanan.

Warga sekitar yang mengetahui insiden itu langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulans Tim Gerak Cepat (TGC) Kota Surabaya.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi selamat.


Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Bubutan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti berupa kain sarung milik korban yang terdapat bercak darah.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan….(red)

Polres Cianjur Gelar Operasi Penertiban Knalpot Brong, 62 Kendaraan Diamankan

0

mediaistana.com

Cianjur – Dalam rangka menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, Polres Cianjur melaksanakan kegiatan Operasi Gabungan Pengamanan dan Penertiban Knalpot Brong (tidak sesuai standar) pada Selasa, 24 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di depan Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 Polres Cianjur ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi.

Operasi dilaksanakan secara profesional dan humanis dengan mengedepankan pemeriksaan selektif terhadap kendaraan yang melintas. Selain penindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas.

Penertiban knalpot tidak sesuai standar ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan polusi suara yang kerap meresahkan masyarakat serta berpotensi mengganggu ketertiban umum. Penggunaan knalpot brong diketahui tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan publik.

Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil mengamankan sebanyak 62 unit kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kapolres Cianjur menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif.

Polres Cianjur juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kendaraan sesuai standar pabrikan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Tertib Berlalu Lintas, Wujud Kepedulian untuk Sesama.”

(fiqi)

Ujian Integritas Pers Nasional: Tegakkan Amanat UU No. 40 Tahun 1999 atau Kehilangan Kepercayaan Publik

0

 

Media istana.com – Bekasi Jawa Barat – Rabu 25 Maret 226 -Di tengah dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang semakin kompleks, eksistensi pers nasional kembali berada pada titik krusial.

Sebagai salah satu pilar utama demokrasi, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga kebenaran, pengawas kekuasaan, serta jembatan antara negara dan masyarakat. Namun, berbagai tantangan yang dihadapi saat ini menuntut adanya refleksi mendalam terhadap integritas dan profesionalisme insan pers.
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah secara jelas mengatur tugas, pokok, dan fungsi pers nasional.

Dalam Pasal 3, pers berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Lebih lanjut, Pasal 6 menegaskan peran pers dalam memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong supremasi hukum, serta mengembangkan opini publik berdasarkan informasi yang benar, akurat, dan berimbang.

Namun demikian, implementasi di lapangan tidak selalu berjalan ideal. Sejumlah fenomena menunjukkan adanya penyimpangan yang berpotensi merusak marwah profesi wartawan.

Tekanan eksternal dalam bentuk intimidasi, ancaman, hingga kriminalisasi terhadap wartawan masih terjadi di berbagai daerah. Di sisi lain, tantangan internal berupa praktik-praktik yang tidak mencerminkan independensi dan profesionalisme juga menjadi sorotan serius.

Fenomena ketergantungan terhadap kepentingan tertentu, baik yang bersifat politik maupun ekonomi, telah menempatkan sebagian wartawan pada posisi yang rentan terhadap konflik kepentingan. Praktik semacam ini tidak hanya mencederai kode etik jurnalistik, tetapi juga berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap institusi pers secara keseluruhan.

Padahal, kepercayaan publik merupakan fondasi utama keberlangsungan pers. Tanpa kepercayaan, fungsi pers sebagai penyampai informasi dan pengontrol kekuasaan akan kehilangan legitimasi.

Dalam konteks ini, menjaga independensi dan integritas bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan yang tidak dapat ditawar.
Di sisi lain, kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang juga harus diimbangi dengan tanggung jawab yang tinggi.

Wartawan dituntut untuk bekerja secara profesional, mematuhi kode etik jurnalistik, serta menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, verifikasi, dan akurasi dalam setiap pemberitaan. Pers yang bebas bukanlah pers yang tanpa batas, melainkan pers yang bertanggung jawab terhadap kebenaran dan kepentingan publik.

Peran masyarakat dalam menjaga kebebasan pers juga menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan. Ketika wartawan menghadapi intimidasi atau upaya pembungkaman, dukungan publik menjadi kekuatan penyeimbang yang mampu menjaga ruang demokrasi tetap terbuka. Pers yang kuat tidak hanya dibangun oleh wartawan, tetapi juga oleh masyarakat yang sadar akan pentingnya informasi yang jujur dan transparan.
Lebih jauh, situasi ini membawa implikasi besar terhadap masa depan demokrasi di Indonesia.

Jika praktik-praktik yang merendahkan martabat profesi terus dibiarkan, maka bukan hanya kepercayaan publik yang terancam, tetapi juga kualitas demokrasi itu sendiri. Pers yang lemah akan membuka ruang bagi berkembangnya disinformasi, manipulasi opini, serta penyalahgunaan kekuasaan tanpa kontrol yang memadai.
Oleh karena itu, momentum ini harus menjadi titik balik bagi seluruh insan pers untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Wartawan harus kembali pada jati dirinya sebagai profesi yang menjunjung tinggi integritas, independensi, dan tanggung jawab sosial. Tidak boleh ada kompromi terhadap praktik-praktik yang menyimpang dari amanat undang-undang dan kode etik.

Organisasi pers, perusahaan media, serta pemangku kepentingan lainnya juga memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan ekosistem jurnalistik yang sehat. Perlindungan terhadap wartawan, peningkatan kapasitas profesional, serta penegakan kode etik harus menjadi prioritas utama dalam menjaga kualitas pers nasional.

di antara Pilihan dan ujian yang dihadapi saat ini sangat jelas: mempertahankan marwah pers sebagai penjaga kebenaran sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, atau membiarkan profesi ini tergerus oleh kepentingan yang merusak integritasnya.

Pada akhirnya, sejarah akan mencatat posisi pers dalam perjalanan bangsa ini. Apakah tetap berdiri tegak sebagai benteng terakhir kebenaran, atau justru ikut terjerumus dalam arus kebohongan yang dibiarkan tumbuh tanpa perlawanan.

Mediaistana com

Red.David E.SE