29.9 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 104

TPQ Bhaiturahman Nalbesy Gelar Acara Wisuda dan Khatam Alquran

0

Buru selatan – TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) Bhaiturahman yang berlokasi di Desa Nalbesy Kecamatan Leksulan Kabupaten buru menggelar acara wisuda dan khatam Al-Quran, Wisudawan sebanyak 44 orang dan Khatam Alquran sebanyak 20 Orang

Acara ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan sukacita pada
Pada hari Senin, tanggal 23 Maret 2026 pukul 09.Wit,
dan ini menjadi momen puncak perjalanan belajar para santri dalam menghafal dan mempelajari kitab suci Al-Quran selama satu periode pendidikan.

Acara yang dihadiri oleh Bapak Bupati Buru Selatan Bapak La Hamidi.S.H, sejumlah OPD, Kemenag, Anggota DPRD Zainal Adoa, Camat Letsula, Kapolsek Leksula, Ketua TPQ Baiturrahman Desa Nalbessy Fatma Buton, dan kemenag Kabupaten Buru Selatan H. Raba La Embo, S.Ag, orang tua santri, tokoh masyarakat, pengurus takmir masjid, serta warga Desa Nalbesy

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan tertib. Suasana terasa sangat haru dan membanggakan saat para santri yang mengenakan busana adat dan seragam wisuda tampil di depan para tamu undangan untuk menunjukkan kemampuan bacaan Al-Quran mereka.

Bupati Buru Selatan Bapak La Hamidi.SH dalam sambutannya menyampaikan Apresiasi kepada para santri dan beliau juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak. “Wisuda ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti kesungguhan anak-anak kita dalam menuntut ilmu dan ketekunan para asatizh dalam membimbing mereka. Semoga ilmu yang didapat menjadi bekal kehidupan dan cahaya bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Salah satu momen paling dinanti adalah prosesi khatam Al-Quran yang dilakukan bersama-sama, menandakan selesainya hafalan atau pembelajaran tahsin dan tajwid bagi para santri yang dinyatakan lulus. Para wisudawan juga menerima penghargaan dan sertifikat sebagai tanda keberhasilan mereka,ungkapnya

Bupati juga berharap agar setelah acara ini, para santri tidak berhenti belajar. “Khatam Al-Quran adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar, yaitu mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga berpesan kepada orang tua untuk terus memantau dan memotivasi anak-anak agar tidak melupakan apa yang telah mereka hafal dan pelajari,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua murid menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para guru dan pengurus TPQ Bhaiturahman. “Kami sangat bangga melihat perkembangan anak-anak kami. Terima kasih kepada para Ustadz dan Ustadzah yang telah sabar membimbing putra-putri kami hingga bisa mencapai tahap ini,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian santunan kepada para santri sebagai bentuk dukungan dan semangat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memicu semangat generasi muda Desa Nalbesy untuk semakin mencintai dan mendalami Al-Quran.

Book Review, Perburuan

0

 

Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP, MA
Staf Dosen Fisipol, Universitas Pattimura

“Masa lalu adalah cermin diri untuk berbuat lebih baik”. Kata-kata ini merupakan qoutes Aleksei Maksimovich Peshkov (1868–1936), yang populer dengan nama pena Maxim Gorky, seorang penulis berkebangsaan Rusia, pendiri metode sastra realisme sosialis. Diksi masa lalu pada awa qoutes penulis beraliran kiri (komunisme) tersebut, relevan dengan novel karya Pramoedya Ananta Toer, yang juga merupakan seorang sastarawan yang berafiliasi dengan kaum kiri Indonesia pada zamannya.

Pasalnya novel dengan judul : Perburuan, yang diterbitkan Hasta Mitra, cetakan   keempat, pada Januari 2002 tersebut mengambil setting masa lalu, yang tak lain pada era pendudukan tentara Kekaisaran Jepang, di seputaran Pulau Jawa bagian timur (Oost-Java). Karya sastranya ini dituliskannya justru tatkala ia mendekam di Penjara Bukit Duri Jakarta pada Mei 1949.
***
Tidak hanya novel ini yang ditulisnya, saat ia di tahan di penjara oleh pemerintah kolonial Belanda. Namun juga terdapat tiga karya sastra legendaris lainnya, dalam bentuk novel dan cerita pendek, yakni : Keluarga Gerilja, Cerita Dari Blora, dan Subuh. Pram sosok yang luar biasa, dimana kebanyakan karya-karya sastra legendarisnya, justru lahir saat ia tengah mendekam di penjara.

Ketika Pram menjadi tahanan politik (tapol) Pemerintah Orde Baru di Pulau Buru pada 13 Oktober 1965, lantaran afiliasinya dengan Lembaga Kebudayaan Rakyat (LEKRA), yang tersuboordinasi dibawah Partai Komunis Indonesia (PKI), ia menuliskan novel yang dikenal sebagai Tetralogi Buru. Merupakan empat novel sejarah mengisahkan kebangkitan nasional Indonesia melalui tokoh Minke, yang terinspirasi Tirto Adhi Soerjo, tokoh pers dan tokoh kebangkitan nasional Indonesia, Nndiantaranya : Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca.

Selanjutnya terdapat juga karya Pram lainnya, yang turut ditulisnya tatakala menjadi buangan politik di Bumi Bupolo yakni : Arus Balik, Mangir, Arok Dedes, Ensiklopedi Citra Indonesia, dan Mata Pusaran. Kebanyakan karya-karya Pram tersebut, dituliskan di tengah-tengah keterbatasan, dan pengawasan yang ketat dari tantara.

Untuk menarasikan karya-karyanya tersebut, kadang Pram kekurangan kertas, maka ia pun menggunakan kertas semen untuk menulis. Sedangkan pena untuk menulis Pram dapatkan dari rohaniawan Khatolik yang secara berkala mengunjungi Pulau Buru, untuk membimbing para tapol. Sedangkan, untuk mendapatkan mesin ketik pun tidak mudah.

Hal ini dikarenakan, tentara enggan memberikan kemudahan bagi Pram, untuk memperoleh mesin tik, agar bisa digunakan untuk menulis. Namun atas desakan dunia internasional barulah di tahun 1973 Pram mendapat bantuan mesin tik lengkap dengan kertas dan pita tiknya. Begitu pula karya-karya sastranya secara diam-diam diselundupkan koleganya ke luar Pulau Buru agar bisa dibaca dan dicetak.(CNN Indonesia, 2015).
***
Terlepas dari itu, seperti karya-karya Pram lainnya yang menarik bagi khalayak pembaca, novel Perburuan juga sama, dimana menarik perhatian pembaca. Novel ini mengisahkan seorang pejuang yang sangat mencintai negerinya. Rentang waktu cerita berkisar pada penjajahan Jepang sampai awal kemerdekaan Republik Indonesia (saat Jepang menyerah pada sekutu).

Sang pejuang ini rela meninggalkan orang tuanya, tunangannya, harta, dan kesenangan-kesenangannya demi satu tekad: merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Kalau disimak dengan teliti, cerita dalam novel inipun berciri nasionalistis. Semangat nasionalisme dan patriotisme selalu menginspirasi Pram dan karya-karyanya. (Benz Manroe, 2026).

Meskipun novel Perburuan merupakan karya lawas Pram, yang ditulis ketika ia mendekam di Penjara Bukit Duri Jakarta pada Mei 1949 lampau. Namun tetap layak di baca oleh para khalayak pembaca, yang sejak lama menyukai karya penulis kelahiran Blora, Jawa Timur tersebut. Pasalnya mengisahkan tentang eksistensi kecintaan seorang pemuda terhadap tanah airnya, dengan berbagai kompleksitas problem yang dihadapinya, ditengah pendudukan tentara Kekaisaran Jepang tersebut.

Ketum LSM TriNusa Ucapkan MINAL AIDZIN WALFAIZIN dan Perkuat Silaturahmi

0

 

Mediaistana.com – Selasa 24 Maret 2026 Kabupaten Bekasi  Jawa Barat — Ketua Umum LSM Triga Nusantara, H. Rahmat Gunasin, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh kader LSM Triga Nusantara yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan ini, beliau juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat tali silaturahmi serta menjaga soliditas organisasi.

Dalam sambutannya di kediamannya di Kabupaten Bekasi, H. Rahmat Gunasin menegaskan bahwa momen Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan rasa kebersamaan, dan memperkokoh kekompakan antaranggota organisasi.

“Mari kita jadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai momentum untuk saling memaafkan, memperkuat silaturahmi, dan menjaga soliditas seluruh kader LSM Triga Nusantara di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Beliau menekankan bahwa peran aktif kader sangat penting dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Sepanjang tahun terakhir, LSM Triga Nusantara telah melaksanakan lebih dari 1.200 kegiatan sosial, pendidikan, dan lingkungan, yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, sebagai bagian dari komitmen organisasi untuk membangun kesejahteraan masyarakat.

H. Rahmat Gunasin menambahkan, melalui penguatan silaturahmi dan kerjasama lintas elemen masyarakat, seluruh kader diharapkan dapat terus menjaga nama baik organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab sosialnya.

Dengan semangat Idul Fitri, beliau berharap LSM Triga Nusantara semakin solid, tangguh, dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak demi kemajuan bersama.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga seluruh kader dan masyarakat Indonesia senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan.

Mediaistana.com
David E SE

Gubernur HL Menyusuri Pelosok Maluku Damaikan Warga

0

Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP, MA
Staf Dosen Fisipol, Universitas Pattimura

Mengawalinya meminjam ungkapan kontemplatif Albert Einstein (1879-1955), seorang ilmuwan kelahiran Jerman, yang populer melalui teori relativitas, mekanika kuantum dan teori realisme ilmiah, yang memilih hengkang dari tanah kelahirannya ke Negeri Paman Sam-Amerika Serikat di tahun 1933 lampau bahwa, “perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan; perdamaian hanya dapat dicapai dengan pengertian.”
***
Realitas demikian dilakukan Gubernur Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa (HL). Dengan komitmennya untuk menjaga Maluku tetap aman dan damai, ia pun turun menyusuri berbagai pelosok kawasan, yang berjuluk “provinsi seribu pulau” ini, untuk mengupayakan perdamaian diantara sesama anak negeri yang berkonflik.

Gubernur HL membangun pemahaman diantara sesama anak negeri yang berkonflik bahwa, damai itu indah dan damai itu lebih baik daripada saling konflik sesama saudara. Tujuannya mulia yakni, untuk merealisasikan Maluku pung bae. Dari sisi teoritik apa yang dilakukan Gubernur HL tersebut, sesuai dengan fungsi pemerintahan, sebagaimana dikemukakan John Adam Smith (1723-1790), seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia.

Penulis buku legendaris : “The Wealth of Nations”, yang populer dan dipublish, untuk pertamakalinya di tahun 1776 lampau tersebut, mengatakan bahwa, fungsi pemerintah terbatas (laissez-faire), dimana fokus pada tiga bidang utama. Salah satu fungsi pemerintah adalah memelihara keamanan dalam negeri, disamping menegakkan keadilan internal (peradilan), serta menyediakan infrastruktur dan barang publik yang tidak mampu dikelola sektor swasta.

Dalam kiprah Gubernur HL menyusuri berbagai pelosok negeri di Provinsi Maluku, untuk menyelesaikan konflik sesama anak negeri, yang terjadi pada beberapa negeri. Diantaranya : Gubernur HL mengunjungi Negeri Sawai, Negeri Adninistratif Masihulan, dan Negeri Rumah Olat Maluku Tengah pada 4 April 2025, yang sebelumnya ketiga negeri tersebut pada 3 April 2023 mengalami konflik, yang berdampak pada jatuhnya korban, kerusakan rumah dan kebun para warga negeri.(Antara Maluku, 2025).

Selanjutnya Gubernur HL meninjau Desa Hunut Kota Ambon pada 19 Agustus 2025, dimana awalnya terjadi konflik sebagai akibat tawuran antar pelajar pada 19 Agustus 2025 di desa tersebut. Akibatnya jatuhnya korban dan rumah warga terbakar. Kemudian Gubernur HL mengunjungi Negeri Kailolo dan Negeri Kabau Maluku Tengah pada 10 September 2025. Sebelumnya kedua negeri jiran ini berkonflik, yang dipicu dugaan penganiayaan orang tak dikenal (OTK) terhadap warga Negeri Kailolo.(Kompas, Potret Maluku 2025)

Dalam perkembangannya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019-2024 ini juga mengunjungi Negeri Kariu Maluku Tengah, pada 18 Januari 2026, untuk meninjau tenda pengungsian warga korban konflik, sebagai akibat konflik dengan tetangganya Negeri Pelau, yang terjadi sejak 25 hingga 27 Januari 2022 lalu. Begitu pula, Gubernur HL mendatangi Negeri Liang Maluku Tengah pada 29 Januari 2026.(Siwalima, Teras Maluku 2026).

Sebelumnya pada 18 Oktober 2025 terjadi penganiyaan warga Negeri Liang, klimaksnya konflik antar dua kubu di negeri ini pada 4 Januari 2026. Ada pula Gubernur HL tidak langsung turun ke area konflik. Namun ia memfasilitasi penyelesaian konflik antara Negeri Hitu Mesing dan Negeri Morela Maluku Tengah, pada 5 Maret 2026 di ruang rapat Kantor Gubernur Provinsi Maluku. Awalnya kedua negeri jiran itu mengalami konflik pada 6 Februari 2026. Akibatnya rumah terbakar, warga masyarkat dan aparat keamanan mengalami luka.(Siwalima, Patrolinews 2026).

Dalam dinamikanya, Gubernur HL juga melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Alkatiri, serta tokoh agama untuk menggelar rapat koordinasi di Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, pada 26 Desember 2025 terkait bentrok antar pemuda di kawasan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) A. M. Sangadji Ambon, yang terjadi pada 26 Desember 2025. Akibatnya 10 orang mengalami luka.(Antara Maluku, Info Ambon 2025).

Terlepas dari itu, kunjungan Gubernur HL di kawasan konflik, tidak seremonial belaka dengan bertemu para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, menggelar makan patitah, memberikan bantuan, mengecek kondisi sosial ekonomi, dan memberikan sambutan. Namun aspek substansinya mengajak warga masyarakat, untuk hidup berdampingan dengan aman, dan damai ditengah kemajemukan sosial, ekonomi dan budaya warga masyarakat, yang pernah berkonflik. Sehingga ekspetasi par Maluku pung bae dapat terwujud, dan dirasakan warga masyarakat Maluku.

Akhirulkalam mengutip qoutes Helen Adams Keller (1880-1968), penulis Amerika Serikat, yang meraih dua piala Oscar, tahun 1955 untuk kategori Best Documentary Feature, dan tahun 1963 untuk kategori Aktris Pendukung Terbaik bahwa, “optimisme adalah kepercayaan yang menuju pencapaian. Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa harapan dan keyakinan.” Dan rill Gubernur HL adalah sang juru damai terbaik. Ia mendamaikan warga masyarakat Maluku, yang berkonflik hingga ke pelosok, dengan harapan dan keyakinan berjalan sukses. Dampak positifnya demi kemaslahatan warga masyarakat Maluku.

Meta Pastikan Akun Instagram Badan Perwakilan Nitizen Sebar Hoaks, Admin Ajukan Banding

0

MediaIstana | Jakarta — Perusahaan teknologi Meta memastikan bahwa akun Instagram milik “Badan Perwakilan Nitizen” terbukti memposting konten yang dikategorikan sebagai berita hoaks. Temuan tersebut membuat akun tersebut terancam dinonaktifkan oleh pihak platform. Dalam keterangannya, Meta menyebutkan bahwa konten yang diunggah akun tersebut melanggar kebijakan terkait misinformasi disertai postingan kekerasan dengan teror petasan.

Penilaian dilakukan berdasarkan sistem moderasi serta laporan dari pengguna yang menilai unggahan tersebut menyesatkan dan tidak memiliki dasar fakta yang jelas. Menanggapi hal tersebut, pihak admin akun “Badan Perwakilan Nitizen” mengajukan banding kepada Meta dengan harapan akun tersebut tidak dinonaktifkan.

“Kami sudah mengajukan banding dan berharap pihak Meta dapat meninjau kembali keputusan tersebut secara objektif,” jelas postingan dalam akun Perwakilan Badan Nitizen (24/3).

Di tengah polemik ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial. Maraknya penyebaran berita yang belum tentu kebenarannya menuntut publik untuk melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut.

Selain itu, aparat penegak hukum juga didorong untuk segera mengusut kasus teror petasan yang belakangan ini dilaporkan meresahkan warga. Aksi tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Pengamat menilai, penanganan tegas terhadap penyebaran hoaks dan gangguan keamanan seperti teror petasan menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas sosial di tengah derasnya arus informasi digital. Menanggapi peristiwa yang meresahkan Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Reynold E.P. Hutagalung mengingatkan masyarakat untuk tak main hakim sendiri jika ada dugaan praktik ilegal di lingkungan sekitar, seperti di lansir tempo.co pada 20 Maret 2026.

Hingga berita ini diturunkan, proses banding yang diajukan admin akun tersebut masih dalam tahap peninjauan oleh pihak Meta-Instagram.

 

 

 

 

 

 

 

*Warga Sampaikan,”Polri Telah Melayani Masyarakat Dengan Baik,Usai Titip Motor Di Polsek Batu Ceper

0

Jakarta,Mediaistana.Com – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri pada momentum mudik dan libur Lebaran 2026 kembali terlihat. Salah satunya disampaikan oleh Wahyu, warga Batu Ceper, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan penitipan kendaraan di Polsek Batu Ceper. Ia menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali dari kampung halaman dengan selamat dan mendapati sepeda motornya tetap aman tanpa kekurangan apa pun.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Wahyu mengucapkan terima kasih kepada Polsek Batu Ceper yang telah menerima penitipan sepeda motor saya saat mudik Lebaran ke kampung halaman. Alhamdulillah, saya sudah kembali ke Batu Ceper dengan selamat, dan motor saya juga dalam keadaan aman, tidak kurang satu apa pun. Terima kasih kepada Polsek Batu Ceper. Polri telah melayani masyarakat dengan baik. Bravo Polri,” ujar Wahyu, Senin (23/3/2026).

Apresiasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri melalui pelayanan penitipan kendaraan gratis benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Layanan itu dihadirkan untuk membantu warga yang meninggalkan rumah saat mudik, sekaligus memberikan rasa aman terhadap kendaraan yang dititipkan selama ditinggal ke kampung halaman.

Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa apresiasi yang diberikan masyarakat merupakan indikator bahwa pelayanan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik Lebaran menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman, perlindungan, dan ketenangan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.

“Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat yang mudik merasa lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya terlihat dalam aspek pengamanan, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan jajaran Polda Metro Jaya selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Menurutnya, respons positif dari masyarakat menjadi energi dan dorongan moral bagi seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas,Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya*

0

Jakarta,Mediaistana.Com – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri kembali terlihat pada momentum mudik Lebaran 2026. Salah satunya disampaikan oleh Samsul Tomo, warga yang menitipkan kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Polres Metro Jakarta Timur, pada Senin (23/3/2026). Ia mengaku merasa terbantu dan lebih tenang karena dapat meninggalkan kendaraannya di tempat yang aman saat mudik bersama keluarga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Ciracas atas pelayanan penitipan kendaraan ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dan lebih tenang saat mudik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya,” ujar Samsul.

Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil selama meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.

Program ini dihadirkan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya saat permukiman ditinggal mudik. Selain membuka layanan penitipan kendaraan, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli di kawasan permukiman guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan Polri yang humanis benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang kepada warga selama masa mudik Lebaran.

“Apresiasi dari masyarakat tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Layanan penitipan kendaraan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat dapat mudik dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, sekaligus memastikan momentum Lebaran dapat dirasakan masyarakat dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.

Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan serta apresiasi yang diberikan warga menjadi energi positif bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Gerak Senyap Tengah Malam di Tanah Abang:Polisi Sapu Bersih Jalur Rawan Obat Terlarang,Pesan Keras Menggema

0

Jakarta, Mediaistana.Com — Dalam senyapnya malam yang nyaris melewati pergantian hari, aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan komitmen tanpa kompromi dalam memerangi peredaran obat-obatan terlarang. Patroli intensif digelar di kawasan rawan Tanah Abang, tepatnya di Jalan KS Tubun, Jati Bunder, Jembatan Tinggi, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB.

Dipimpin langsung oleh jajaran Sat Res Narkoba bersama personel Polsek Metro Tanah Abang, operasi ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk menutup setiap celah peredaran obat ilegal di jantung ibu kota.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa patroli malam hari bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret dalam menjaga wilayah hukumnya tetap bersih dari ancaman narkotika dan obat terlarang.

“Ini adalah upaya preventif sekaligus penegakan hukum, Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran obat ilegal,” tegasnya, Selasa (24/3/2026).

Operasi dilakukan secara mobile dengan menyisir titik-titik yang selama ini dianggap memiliki potensi kerawanan tinggi, Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap individu yang dicurigai, sebagai bagian dari deteksi dini terhadap aktivitas ilegal.

Kasat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Wisnu S. Kuncoro, mengungkapkan bahwa pendekatan patroli yang fleksibel dan dinamis menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran.

“Fokus kami adalah lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik transaksi. Kami bergerak cepat dan terukur,” ujarnya.

Meski hasil patroli kali ini belum menemukan barang bukti maupun pelaku, pihak kepolisian menegaskan bahwa nihilnya temuan bukan berarti ancaman telah hilang,Justru sebaliknya, kondisi ini menjadi indikator penting bahwa tekanan terhadap pelaku terus diperkuat.

“Kami pastikan kegiatan ini akan terus ditingkatkan, Tujuan kami jelas: menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” lanjut Wisnu.

Lebih jauh, Kapolres juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari peredaran obat-obatan terlarang, Sinergi antara warga dan aparat dinilai sebagai benteng utama dalam pencegahan sejak dini,
“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Dibutuhkan kepedulian bersama agar lingkungan kita tetap aman dan sehat,” pungkas Reynold E.P. Hutagalung.

Dengan langkah senyap namun pasti, aparat kepolisian terus menunjukkan bahwa perang terhadap obat-obatan terlarang tak pernah berhenti—bahkan ketika kota terlelap.

Kapolres Madiun Laksanakan Patroli R2, Pastikan Arus Balik Lebaran Tetap Lancar dan Aman

0
Oplus_131072

Madiun,media istana.com
– Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran 2026, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun melaksanakan patroli menggunakan kendaraan roda dua (R2) dengan menyasar sejumlah titik strategis arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Madiun, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Madiun dalam mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada masa arus balik, sekaligus memastikan situasi lalu lintas tetap aman, lancar, dan terkendali. Adapun lokasi yang menjadi fokus pemantauan meliputi Pos Pengamanan (Pos Pam) Widas Saradan dan Pos Pam Terpadu Dumpil, yang merupakan jalur utama perlintasan pemudik dari arah Surabaya menuju Madiun maupun sebaliknya.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua, Kapolres bersama rombongan dapat menjangkau titik-titik rawan kemacetan secara lebih fleksibel dan cepat. Hal ini memungkinkan pemantauan situasi arus lalu lintas dilakukan secara langsung dan menyeluruh, termasuk di ruas-ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.

Selama kegiatan berlangsung, Kapolres Madiun tidak hanya melakukan pemantauan arus lalu lintas, tetapi juga mengecek kesiapan personel yang bertugas di lapangan. Ia memastikan bahwa seluruh anggota telah menempati ploting yang telah ditentukan serta melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

Selain itu, Kapolres juga memberikan arahan secara langsung kepada personel agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang tengah melakukan perjalanan arus balik menuju tempat aktivitas masing-masing.

“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan secara langsung kondisi arus balik di wilayah Kabupaten Madiun tetap aman dan lancar. Kami juga ingin memastikan kehadiran anggota di lapangan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujar Kapolres Madiun.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan pentingnya respons cepat terhadap potensi gangguan lalu lintas, baik berupa kepadatan kendaraan maupun kecelakaan lalu lintas. Ia juga menekankan agar seluruh personel mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat serta memberikan imbauan secara persuasif kepada pengguna jalan.

Secara khusus, saat melakukan pemantauan di Pos Pam Terpadu Dumpil, Kapolres Madiun bersama rombongan mendapati adanya peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan, terutama dari arah arus balik yang akan memasuki Gerbang Tol Madiun. Lonjakan kendaraan tersebut terpantau meningkat dibandingkan hari sebelumnya, seiring dengan puncak arus balik Lebaran 2026.

Meski demikian, berkat kesiapsiagaan personel di lapangan yang melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif, arus kendaraan tetap dapat berjalan dengan lancar dan terkendali. Petugas juga secara aktif melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap tertib dan mengutamakan keselamatan.

Dari hasil pemantauan secara umum, arus lalu lintas di kawasan Pos Pam Widas Saradan maupun Pos Pam Terpadu Dumpil masih dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kemacetan panjang maupun kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran di tengah-tengah masyarakat ini juga menjadi bentuk komitmen Polres Madiun dalam memberikan pelayanan maksimal selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memberikan motivasi kepada personel agar tetap semangat dalam menjalankan tugas pengamanan.

Polres Madiun juga terus mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik, dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.

Dengan sinergi antara petugas di lapangan dan kesadaran masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh pemudik tiba di tujuan masing-masing dengan selamat.(Tukiyo)

Patroli Perintis Presisi, Sat Samapta Polres Tubaba Intensifkan Patroli Rumah Kosong Yang Ditinggal Mudik

0

Tulang Bawang Barat Mediaistana.com — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama musim mudik, Satuan Samapta Polres Tubaba Polda Lampung melaksanakan kegiatan patroli rumah kosong di wilayah hukum Polres Tulang Bawang Barat, Senin (23/03/2026) malam

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Tubaba dengan menyasar salah satunya wilayah Kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan terhadap rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh pemiliknya guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya dengan meningkatkan patroli di sekitar perumahan pada jam-jam rawan.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K, melalui
Kasat Samapta Iptu Nurwidiyanto, mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan rumah warga yang ditinggal selama mudik tetap terjaga.

“Patroli ini kami intensifkan guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya pada rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kasat Samapta

Selain itu, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan sekitar serta memastikan tidak adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tubaba tetap terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik dengan rasa aman dan nyaman sesuai tagline tahun ini “Mudik Aman Keluarga Bahagia’

“Masyarakat pun diimbau untuk tidak segan melapor ke kantor Polisi terdekat atau bisa menghubungi layanan 110, gratis bebas pulsa, apabila menjadi korban maupun melihat aksi premanisme, baik di jalur Jalan maupun dilingkungan sekitar mereka.” pungkasnya.**

*(humas_tubaba_R)*