26.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 315

Program Jumat Curhat Kali ini Kapolsek Dramaga Bersama Siswa Siswi Pelajar SMK YAFAHI Dramaga

0

Program Jumat Curhat Kali ini Kapolsek Dramaga Bersama Siswa Siswi Pelajar SMK YAFAHI Dramaga

POLRES BOGOR -mediaistana. Com

Kapolsek Dramaga Laksanakan Program Jumat Curhat bersama Siswa Siswi Pelajar Smk Yafahi terkait Penerimaan Pelajar Magang di Polsek Dramaga.

Program Jumat Curhat dilaksanakan Pada Jumat tanggal 03 Oktober 2025, jam 10.00 wib s.d selesai Bertempat di Mapolsek Dramaga dipimpin langsung Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana,S.H.,M.H.

Pada kegiatan Jumat curhat kali ini di mana Kapolsek Iptu Desi Triana,SH.,MH bersama Siswa Siswi SMK Yafahi Dramaga Berbincang Tentang terkaitnya Penerimaan Pelajar Magang, serta curhatan lainnya masih seputar gangguan Harkamtibmas diwilayah hukum Kecamatan Dramaga, seperti kenakalan remaja, tawuran, dan Bullying yang perlu perhatian dari kita semua kami bekerjasama dengan Forkompicam dan muspika, disampaikan juga untuk mengadakan program untuk bisa sama – sama bekerja sama mengadakan penyuluhan serta edukasi dalam menekan aksi tindakan yang dapat melanggar hukum bagi anak anak juga sekolah / remaja Dan juga perlindungan perempuan dan anak dari kejahatan adanya Bullying, pelecehan Dan KDRT.

Tindakan atau langkah yang diambil akan membuat stabilitas ketertiban sekolah akan lebih tertata dan nyaman, tentunya bersinergi bersama kepala sekolah dan Forkompicam akan terus dukung tindakan atau langkah Polsek Dramaga dalam melakukan tindakan kepolisian ataupun giat operasi razia/aksi tawuran pelajar dan terus lakukan patroli mencegah adanya pencurian kendaraan bermotor yang masih sering terjadi.

Kapolsek Dramaga menyatakan sangat mengapresiasi atas respon baik dari siswa siswi SMK Yafahi Dramaga mereka untuk mengadu tentang keluh kesah Harkamtibmas dan mencari apa saja yang selama ini dirasakan masyarakat untuk berkomunikasi mencari solusi jalan keluar apa yang wajib kita pecahkan dan lakukan dalam penindakan serta memberantas apa yang mengganggu stabilitas serta ketertiban warga masyarakat Kecamatan Dramaga kabupaten Bogor khususnya, ujar Kapolsek Dramaga Iptu Desi.

Selama pertemuan, beberapa permasalahan yang menjadi perhatian dibahas, termasuk masalah keamanan lingkungan, penanganan kasus-kasus kriminal, serta upaya dalam pencegahan kejahatan. Kapolsek pun juga menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat juga para pelajar serta tenaga pendidik dalam menjaga keamanan dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian, serta peningkatan Patroli yang akan terus di lakukan anggota Polsek Dramaga.

Polsek Dramaga Polres Bogor akan terus melakukan kegiatan sambang dengan instansi dan selalu koordinasi dengan Forkompicam untuk selalu bersinergi dan mendukung dengan apa yang menjadi tugas serta Tanggung jawab Polri untuk mencegah adanya tindakan pelanggaran hukum dan Harkamtibmas lainnya, dan diharapkan bisa terus membantu Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Kecamatan Dramaga yang menjadi wilayah aman nyaman kondusif.

Dikesempatan lain Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani,SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke *Call Center (021) 110 operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587*.

Mediaistana red maulana

Anak Masih Kecil Kecil Ditinggal, Suami Diduga Menikah

0

Anak Masih Kecil Kecil Ditinggal, Suami Diduga Menikah Lagi, Dengan Gadis Dibawah Umur, Istri Laporkan Suaminya Ke Polres Bogor

BOGOR -media istana. Com

Dwi Sulastri istri dari ZA seorang pemuka agama yang juga dikenal sebagai pemilik sebuah boarding school ternama di Jakarta Timur dan Depok, melaporkan suaminya ke Polres Bogor pada hari Rabu, 1 Oktober 2025

Laporan tersebut dilayangkan atas dugaan tindakan pidana menikah lagi, Laporan nomor perkara No. Pol : LP/B/1885/X/2025/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat tersebut bermula saat Dwi Sulastri mengetahui suaminya melangsungkan pernikahan lagi pada tanggal 12 Juli 2025 di salah satu hotel di kawasan Cibinong.

Pernikahan kedua itu terjadi saat Dwi Sulastri masih berstatus sebagai istri sah secara hukum dan ironisnya istri baru ZA diduga masih berstatus sebagai pelajar

“Pada saat terlapor melakukan pernikahan, saya masih berstatus sebagai istri sah. Gugatan cerai dari terlapor baru diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Timur pada tanggal 27 Juli 2025, dan hingga saat ini prosesnya masih bergulir,” tutur Dwi Sulastri kepada awak media.

Besar harapan Dwi Sulastri agar kasus ini dapat segera diproses secara hukum oleh pihak kepolisian. “Kami berharap kasus ini bisa diusut tuntas. Tindakan suami saya ini tidak hanya melanggar hukum, tapi juga mencederai hak-hak saya sebagai istri dan merusak moral,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Bogor telah menerima laporan tersebut dan akan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan poligamitersebut

Mediaistana red maulana

BRI dan YBM Brilian Bantu Korban Kebakaran Tangki

0

MediaIstana | Jakarta, BRI Branch Office Hayam Wuruk bersama YBM Brilian Regional Office Banten (Regional 08, Jakarta 3) menyalurkan bantuan kepada penyintas bencana kebarakan di Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat, pada Senin (29/9/2025) kemarin.

Bantuan yang disalurkan berupa 200 paket survival kits seperti selimut, sarung, sandal, dan peralatan lainnya) serta 200 makanan siap santap.

Adapun, bantuan diserahkan secara simbolis dari tim YBM Region 8-RO Jakarta 3, Muhamad Fikri selaku Supervisor didampingi oleh Andi Firmansyah (Manager Operasional) dan Wahyudin Yunus (Logistik) kepada Lurah Tangki, Taufiq Zanuardi diwakili sekretaris kelurahan, Nurhayati.

“Alhamdulillah, terimakasih kami ucapkan kepada YBM BriLian dan BRI Hayam Wuruk yang telah memberikan bantuan kepada warga kami yang tertimpa musibah, bantuan ini sangat membantu warga kami,” ujar Nurhayati di lokasi.

Diketahui, kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (28/9). Menurut saksi mata, bahwa api berasal dari rumah lantai 2 yang diduga mengalami korsleting listrik dari kipas angin.

Sontak, warga berusaha memadamkan api, namun api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah-rumah warga pada lahan kurang lebih seluas 8.406 M².

Saat ini, terdapat 1.268 warga yang mengungsi dengan posko utama pengungsian di kantor Kelurahan Tangki, Jakarta Barat.

Meriahkan Hari Batik Nasional dengan Ecoprint.

0
0-0x0-0-0#

SD Islam Al Mutaqien Surabaya Meriahkan Hari Batik Nasional dengan Ecoprint.

Surabaya, Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional ke-XVI yang jatuh pada 2 Oktober 2025, SD Islam Al Mutaqien Surabaya menyelenggarakan kegiatan spesial bertajuk “Dengan Ecoprint, Menoreh Jejak Alam untuk Bumi Lestari”. Acara ini berlangsung dengan penuh semangat, melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6.

Kegiatan diawali dengan doa bersama di halaman sekolah pada pukul 07.00 WIB. Setelah itu, seluruh siswa bersama guru melaksanakan jalan sehat mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Suasana pagi semakin semarak dengan pakaian batik yang dikenakan oleh para siswa

Usai jalan sehat, para siswa menikmati makan bersama dengan penuh keakraban. Momen ini tidak hanya mempererat persaudaraan antar siswa, namun juga menumbuhkan rasa kebersamaan antara guru dan murid.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membatik ecoprint. Metode ecoprint ini menggunakan daun dan bunga sebagai bahan utama untuk menciptakan motif alami pada kain. Para siswa membawa sendiri dedaunan, bunga, serta uleg-uleg kayu sebagai alat sederhana dalam proses pembuatan motif.

Suasana terlihat begitu antusias. Anak-anak dengan penuh semangat menempelkan daun dan bunga di atas kain, lalu memukulnya perlahan dengan alat kayu hingga menghasilkan pola yang indah kemudian dicelup dalam larutan air tawas untuk mengikat warna pada kain. Hasil karya mereka kemudian dijemur dan dipamerkan di halaman sekolah.

Menurut pihak sekolah, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai cinta budaya batik sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Dengan metode ecoprint, siswa diajak untuk memahami bahwa karya seni dapat tercipta dari bahan-bahan alami yang ramah lingkungan.

Puncak acara ditutup dengan istirahat sejenak sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berjalan seperti biasa. Melalui kegiatan ini, SD Islam Al Mutaqien Surabaya berharap dapat menanamkan nilai budaya, kreativitas, dan kepedulian lingkungan sejak dini kepada seluruh siswanya.

Gebyar Polisi Cilik Kapolres Cup 2025:Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Gresik

0

Polri,GRESIK//Mediaistana.com – Suasana Atrium Gress Mall Gresik pada Selasa (30/09/2025). Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik hadir untuk mengikuti ajang bergengsi Gebyar Polisi Cilik (Pocil) Kapolres Cup 2025, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70.(1/10/2025)

Kasat lantas polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menyebutkan sebanyak 17 tim Pocil binaan Polsek jajaran dengan total 374 siswa tampil memukau. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik melalui keterampilan baris-berbaris, 12 gerakan dasar lalu lintas, serta menampilkan seni kearifan lokal yang penuh warna.

“Penilaian juri tak hanya menyoroti kekompakan gerak, namun juga memperhatikan kostum, kreativitas, hingga peran komandan peleton (danton). Para peserta bersaing memperebutkan predikat Juara Umum, Juara Favorit, serta kategori khusus seperti Best Kostum, Seni Kearifan Lokal, dan Kekompakan Gerak.”Kata Kasat lantas

Acara dibuka resmi oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui pemukulan gong, disaksikan pejabat utama Polres, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, serta manajemen Gress Mall. Rangkaian pembukaan juga diisi doa bersama dan penampilan spesial dari tim Pocil yang sebelumnya meraih prestasi di tingkat Polda Jatim.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa ajang Pocil bukan sekadar lomba keterampilan baris-berbaris.

“Lomba ini adalah wadah menanamkan disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta cinta tanah air sejak dini,” ungkap AKBP Rovan.

Ia juga memberi pesan khusus kepada para peserta.

“Hari ini adik-adik bukan sekadar peserta lomba, tetapi juga calon pelopor keselamatan lalu lintas. Kekompakan dan semangat yang kalian tunjukkan adalah teladan yang membanggakan,” tambahnya.

Lebih jauh, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk turut peduli pada keselamatan jalan raya.

“Peringatan 70 Tahun Lalu Lintas Bhayangkara menjadi momentum memperkuat komitmen bersama. Keselamatan di jalan bukan hanya tugas Polisi, melainkan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Dengan penuh semarak, Gebyar Pocil Kapolres Cup 2025 menjadi wujud nyata komitmen Polres Gresik dalam membina generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan siap menjadi pionir tertib berlalu lintas di masa depan.

0

Polri,GRESIK//mediaistana.com  – Suasana Atrium Gress Mall Gresik pada Selasa (30/09/2025). Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik hadir untuk mengikuti ajang bergengsi Gebyar Polisi Cilik (Pocil) Kapolres Cup 2025, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70.(01/10/2025)

Kasat lantas polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menyebutkan sebanyak 17 tim Pocil binaan Polsek jajaran dengan total 374 siswa tampil memukau. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik melalui keterampilan baris-berbaris, 12 gerakan dasar lalu lintas, serta menampilkan seni kearifan lokal yang penuh warna.

“Penilaian juri tak hanya menyoroti kekompakan gerak, namun juga memperhatikan kostum, kreativitas, hingga peran komandan peleton (danton). Para peserta bersaing memperebutkan predikat Juara Umum, Juara Favorit, serta kategori khusus seperti Best Kostum, Seni Kearifan Lokal, dan Kekompakan Gerak.”Kata Kasat lantas

Acara dibuka resmi oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui pemukulan gong, disaksikan pejabat utama Polres, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, serta manajemen Gress Mall. Rangkaian pembukaan juga diisi doa bersama dan penampilan spesial dari tim Pocil yang sebelumnya meraih prestasi di tingkat Polda Jatim.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa ajang Pocil bukan sekadar lomba keterampilan baris-berbaris.

“Lomba ini adalah wadah menanamkan disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta cinta tanah air sejak dini,” ungkap AKBP Rovan.

Ia juga memberi pesan khusus kepada para peserta.

“Hari ini adik-adik bukan sekadar peserta lomba, tetapi juga calon pelopor keselamatan lalu lintas. Kekompakan dan semangat yang kalian tunjukkan adalah teladan yang membanggakan,” tambahnya.

Lebih jauh, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk turut peduli pada keselamatan jalan raya.

“Peringatan 70 Tahun Lalu Lintas Bhayangkara menjadi momentum memperkuat komitmen bersama. Keselamatan di jalan bukan hanya tugas Polisi, melainkan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Dengan penuh semarak, Gebyar Pocil Kapolres Cup 2025 menjadi wujud nyata komitmen Polres Gresik dalam membina generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan siap menjadi pionir tertib berlalu lintas di masa depan.

Puskesmas Sine Kewalahan Tangani Puluhan Siswa Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis

0

Mediaistana.com, Ngawi – Puluhan siswa SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (29/9/2025). Puskesmas Sine kewalahan menangani pasien yang datang mendadak dengan kondisi lemas, muntah-muntah, bahkan ada yang pingsan.

Sejak Selasa pagi (30/9/2025), para siswa mulai berdatangan ke puskesmas dengan keluhan serupa. Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat 27 siswa dirawat, sebagian terpaksa ditangani di kasur cadangan di selasar karena ruang perawatan penuh. Sebagian lainnya dilarikan ke klinik swasta terdekat.

“Sore itu sudah terasa pusing dan mulas. Hari ini saya paksakan masuk sekolah, tapi saat upacara Hari Kesaktian Pancasila malah tambah puyeng, lalu muntah, lemas, dan sesak napas,” ungkap Dwi, salah seorang siswa SMKN 1 Sine.

Berdasarkan keterangan korban, menu MBG yang disantap pada Senin terdiri dari nasi, sayur, dan ayam. Beberapa siswa mengaku mencium bau tidak sedap pada lauk ayam. Gejala awal berupa mual dan muntah mulai muncul sejak Senin sore, namun mayoritas siswa baru merasakan kondisi parah pada Selasa pagi.

Kondisi darurat ini membuat guru hingga petugas kepolisian dari Polsek Sine ikut bergantian mengangkut siswa ke fasilitas kesehatan. Pihak sekolah akhirnya meliburkan aktivitas belajar dan memulangkan siswa lebih cepat untuk menghindari kepanikan.

Kepala Puskesmas Sine menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi untuk menangani lonjakan pasien. Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium guna memastikan penyebab keracunan.

Kasus dugaan keracunan massal akibat program MBG ini kini masih dalam penyelidikan. Hingga berita ini diterbitkan, hasil pemeriksaan resmi laboratorium belum keluar.

Bangkitnya Pembentukan Deklarasi Institusi Jenderal Besar Suharto

0

Jakarta, Mediaistana -Pada Hari ini Rabu (1/10/2025) tepatnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila Kami warga negara Indonesia yang terdiri dari berbagai latar belakang,suku,agama dan pilihan politik  berbeda telah membentuk lembaga kajian yang mempelajari gagasan Presiden Suharto yang konstruktif dengan persoalan ideologi politik ekonomi sosial budaya pertahanan keamanan, untuk menghormati jasa Presiden Suharto serta mengingat jasa Presiden Suharto yang telah membangun negara dalam percepatan pembangunan ekonomi,teknologi dan industri serta politik internasional pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an dibawah kepemimpinan presiden Suharto memperoleh predikat sebagai Macan Asia Baru(New Asian Tiger) maka kami sepakat untuk mendeklarasikan pendirian lembaga kajian dengan nama ” Institut Jenderal Besar Suharto”,ungkap Gartono dihadapan Media

Pasca berakhirnya kepemimpinan presiden Suharto dan digantinya UUD 1945 asli dengan UUD 2002 predikat Macan Asia Baru menjadi sirna,seiring masuknya ideologi liberalisme dan komunisme yang dikemas oleh kekuatan global melalui investasi kebudayaan serta teknologi, Pancasila hanya dijadikan jargon oleh penyelenggara Negara karena kebijakan negara justru mengabaikan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab,Persatuan Indonesia,Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/Perwakilan,Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”jelas Gartono.

Kita sebagai warga negara indonesia janganlah melupakan jasa-jasa kepemimpinan Presiden Suharto yang sudah jelas dalam masa kepemimpinannya Masyarakat aman dan tentram, pembangunan jelas berdiri dengan kokoh, oleh sebab itu dengan deklarasi Institut Jenderal Suharto ini akan dikembangkan kembali apa yang sudah dibangun pada era kepemimpinan Jenderal Besar Suharto.

Deklarasi Pembentukan Institut Jenderal Suharto ini diresmikan oleh tokoh:

1.Gartono

2.R.Ampi Nur Kamal Tanudjiwa

3 Toni M.Aprami

4.M.Yazid Salman

5.Mariadi

6.A.Badawy Saluy

7.Kun Nurachadiyat

8.Lukman Malanuang

9.Iskandar Abubakar

10.Taufik Rudolf Sigar

11.Wawan Ridwan

12.Hardi Ahmad

 

 

 

Deklarasi Pembentukan Institut Jenderal Besar Soeharto

0

Mediaistana.com | Jakarta, 1 Oktober 2035 – Bertepatan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila, sejumlah tokoh masyarakat lintas latar belakang mendeklarasikan berdirinya Institut Jenderal Besar Soeharto, bertempat di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025).

Acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Opik, dilanjutkan dengan prosesi pembacaan naskah deklarasi oleh para deklarator yang hadir, antara lain: Kartono, Tony M.A. Prabu, M. Yazid Salman, Maryadi, Luqman Iskandar Abu Bakar, Taufik Rudolf, Wawan Ridwan, Hardi Ahmad, Muhammad, Dartono, serta sejumlah tokoh lainnya.

Latar Belakang Pendirian

Dalam naskah deklarasi ditegaskan bahwa Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar H.M. Soeharto, merupakan tokoh yang memiliki kontribusi besar terhadap sejarah bangsa Indonesia. Beliau terlibat langsung dalam revolusi fisik, berhasil membangun stabilitas politik, menggerakkan pembangunan nasional, serta mengantarkan Indonesia meraih predikat sebagai Macan Asia Baru (New Asian Tiger) pada akhir dekade 1980-an hingga awal 1990-an, sejajar dengan Korea Selatan, Hong Kong, Taiwan, dan Singapura.

Namun, pasca berakhirnya kepemimpinan Presiden Soeharto, Indonesia justru kehilangan arah pembangunan yang konsisten. Sejak amandemen UUD 1945 pada 2002, bangsa ini dinilai semakin jauh dari cita-cita Pancasila. Liberalisme dan komunisme masuk melalui investasi, kebudayaan, hingga teknologi, sementara Pancasila hanya menjadi slogan tanpa diimplementasikan dalam kebijakan negara.

Tujuan Pembentukan Institut

Para deklarator menegaskan, meskipun Soeharto adalah manusia biasa dengan kelebihan dan kekurangan, namun warisan pemikirannya berupa gagasan pembangunan, strategi politik, stabilitas nasional, serta wawasan kebangsaan adalah aset bangsa yang perlu dijaga.

Institut Jenderal Besar Soeharto dibentuk sebagai lembaga kajian akademis independen yang akan:

1. Mendokumentasikan dan mengkaji warisan pemikiran Soeharto secara objektif-ilmiah.

2. Menyediakan ruang akademik terbuka bagi generasi sekarang dan mendatang untuk memahami dinamika sejarah nasional.

3. Menjadi referensi dalam perumusan kebijakan negara untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Pesan Deklarator

Dalam pidatonya, perwakilan deklarator menyampaikan bahwa pendirian institut ini bukanlah untuk membesarkan nama keluarga Soeharto, melainkan untuk menghormati jasa-jasanya dalam menyelamatkan Pancasila dan memajukan Indonesia.

Nama Presiden Soeharto bukanlah hak eksklusif milik keluarga atau kelompok tertentu. Ia adalah milik bangsa dan negara. Karena itu, hari ini kami mendeklarasikan berdirinya Institut Jenderal Besar Soeharto di Jakarta,” tegas Dartono selaku pembaca naskah deklarasi.

Tanggapan Media & Harapan Generasi

Dalam sesi tanya jawab, perwakilan media menyoroti pentingnya komunikasi dengan keluarga besar Presiden Soeharto terkait pendirian institut ini, agar langkah yang diambil memiliki legitimasi moral sekaligus menjadi penghargaan nasional, bukan sekadar inisiatif kelompok tertentu.

Selain itu, media juga menegaskan tantangan besar ke depan adalah bagaimana institut ini dapat mengajak generasi muda untuk memahami sejarah secara objektif. Banyak anak-anak muda, khususnya pelajar SMA, yang bahkan tidak mengetahui apa itu PKI dan bagaimana Pancasila pernah diselamatkan dari ancaman ideologi komunisme.

Hal ini dinilai sebagai PR besar bagi bangsa, di mana Institut Jenderal Besar Soeharto diharapkan mampu menjadi wadah edukasi dan literasi sejarah agar warisan nilai-nilai kebangsaan tidak terputus dari generasi penerus.

Penutup

Deklarasi ini diakhiri dengan penandatanganan naskah pendirian oleh para tokoh yang hadir, menandai dimulainya langkah baru untuk menghidupkan kembali gagasan-gagasan besar pembangunan ala Presiden Soeharto.

Institut ini diharapkan menjadi wadah intelektual dan kebangsaan yang memberi kontribusi nyata bagi perjalanan Indonesia menuju bangsa yang lebih berdaulat, adil, dan makmur.

(red/Yazid)

‎Bupati Garut Resmikan Sekolah Rakyat, Implementasi Program Presiden RI

0
‎Bupati Garut bersama unsur Forkompimda Resmikan Sekolah Rakyat, tingkat SD dan SMP.

Garut, Mediaistana.com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Launching dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Program Presiden RI, Tahun Anggaran 2025/2026 di Sekolah Rakyat Rintisan yang berlokasi di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Selasa (30/9/2025).



‎Dalam sambutannya, Bupati Garut menegaskan bahwa Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis untuk memutus rantai transmisi kemiskinan antar generasi dengan membuka akses pendidikan berkualitas.

‎”Hal ini terjadi karena keterbatasan akses, utamanya akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Oleh karena itu, Pak Presiden Prabowo berpikiran bahwa harus ada yang diputus, jangan ditransmisikan lagi. Caranya adalah dengan membuka akses-akses tadi, dan yang paling gampang adalah membuka akses pendidikan,” jelasnya.

‎Bupati menerangkan, Program Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.



‎Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Iyan Kusmadiana, memaparkan percepatan realisasi program ini. Ide Sekolah Rakyat datang langsung dari Presiden Prabowo dan sejak dicetuskan sekitar Februari, hingga September sudah berdiri 165 sekolah, dengan 65 di antaranya serentak melaksanakan MPLS.

‎”Luar biasa, kita applause dulu untuk pemerintah kita. Kita sudah didirikan berkolaborasi bersama itu sejak bulan Juli tanggal 14, dan sekarang 65-nya serentak seluruh Indonesia melakukan pembukaan masa pengenalan lingkungan ini,” kata Iyan.

‎Ia menambahkan, pelaksanaan Sekolah Rakyat melibatkan kerja sama antar kementerian, termasuk Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, dan Kementerian Keuangan.

Pada tahap rintisan, program juga bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja, sehingga Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia banyak digunakan sebagai lokasi sementara.

‎Sekolah rintisan ini didirikan sambil menunggu pembangunan sekolah permanen oleh Kementerian PUPR di setiap kabupaten/kota.



‎Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, melaporkan tahapan penjaringan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Garut yang dilaksanakan sejak Agustus.

‎”Calon siswa ini merupakan para warga masyarakat yang masuk Desil 1 dan Desil 2 sesuai dengan data tunggal sosial ekonomi nasional,” terang Aji.

‎Setelah melalui pleno yang dihadiri Sekda, Kepala BPS, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Disnakertrans, diputuskan jumlah peserta didik sebagai berikut : tingkat SMP sebanyak 50 orang (17 perempuan, 33 laki-laki), terbagi dalam dua rombongan belajar, dan tingkat SD sebanyak 25 orang (8 perempuan, 17 laki-laki) dalam satu rombongan belajar.



‎Saat pembukaan MPLS, para siswa dari 28 kecamatan ini diantar oleh camat dan keluarga mereka. Orang tua siswa difasilitasi untuk menginap semalam sebelum kembali ke kecamatan masing-masing, sementara para siswa mulai tinggal di asrama.

‎Dinas Sosial Garut juga menyampaikan, apresiasi atas bantuan Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial dalam pembangunan sarana dan prasarana di BLK Disnakertrans yang digunakan sebagai lokasi Sekolah Rakyat Rintisan, seperti ruang guru, ruang kelas, asrama, dan ruang makan, pungkasnya.

Sumber : (Humas Diskominfo Garut)
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD, KD., C.BJ., C.EJ.)