Beranda blog Halaman 639

Polresta Banyuwangi Dukung Gerakan Banyuwangi Asri di Grand Watu Dodol

0

Mediaistana.com

 

Banyuwangi – Polresta Banyuwangi turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Banyuwangi Asri yang digelar di kawasan wisata Grand Watu Dodol, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Gerakan Banyuwangi Asri mengusung empat pilar utama, yakni Aman (keselamatan, kesehatan, dan bebas risiko), Sehat (higienis serta mendukung kualitas hidup dan kerja), Resik (bersih, tertib, dan disiplin), serta Indah (estetika dan kenyamanan visual). Implementasinya dilakukan melalui aksi bersih-bersih sepanjang pesisir Pantai Grand Watu Dodol yang melibatkan berbagai elemen.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang diikuti seluruh peserta dan dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi serta didampingi jajaran Forkopimda. Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama bahwa kebersihan dan ketertiban kawasan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polresta Banyuwangi dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan konkret terhadap terciptanya ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, kawasan wisata yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada peningkatan rasa aman, kesehatan lingkungan, serta citra positif daerah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan masyarakat, termasuk di kawasan wisata, berlangsung dalam suasana yang aman, sehat, dan tertib. Ini bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh stakeholder terkait, unsur TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Seluruh peserta bersama-sama melakukan aksi bersih pantai dengan mengumpulkan sampah dan memastikan area pesisir tetap terjaga kebersihannya.

Melalui Gerakan Banyuwangi Asri, Polresta Banyuwangi berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang terawat bukan hanya mencerminkan kedisiplinan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Launching Gerakan Banyuwangi ASRI di Grand Watu Dodol

0

Mediaistana.com

BANYUWANGI – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, mewakili Komandan Kodim 0825, menghadiri peluncuran Gerakan Banyuwangi ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dipusatkan di Wisata Grand Watu Dodol, Rabu (18/02/2026). Kehadiran Kasdim dalam agenda yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, merupakan bentuk komitmen nyata TNI dalam mendukung akselerasi program Presiden RI untuk menciptakan lingkungan yang berkualitas. Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa keterlibatan jajaran Kodim 0825 bukan sekadar pendampingan seremonial, melainkan bagian dari fungsi pembinaan teritorial guna memastikan keamanan dan kenyamanan wilayah tetap terjaga melalui integrasi sistem Smart Kampung serta respons cepat keamanan yang menjadi pilar utama gerakan ini.

Dalam aksi nyata di lapangan, Kasdim bersama unsur Forkopimda dan lintas sektoral turut memimpin personel TNI dalam pembersihan sepanjang garis pantai sebagai edukasi langsung kepada masyarakat dan generasi muda. Mayor Kav Suprapto menekankan pentingnya sinergi “Tandang Bareng” antara aparat, pemerintah, dan warga untuk mengimplementasikan instruksi 15 menit kebersihan setiap hari guna mengubah perilaku kolektif. Melalui partisipasi aktif ini, Kodim 0825/Banyuwangi memposisikan diri sebagai motor penggerak stabilitas sosial dan lingkungan, memastikan bahwa program Banyuwangi ASRI tidak hanya mempercantik destinasi wisata, tetapi juga membangun fondasi pertahanan wilayah yang sehat, bersih, dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Sat Narkoba Polres Tulang Bawang Barat Ringkus Dua Orang Pria Kedapatan Miliki Narkotika

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com – Jajaran Sat Res Narkoba Polres Tulang Bawang Barat berhasil mengamankan dua pria karena telah terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika pada hari Minggu tanggal 15 Februari 2026 sekira Pukul 01.30 WIB.

Adapun identitas kedua tersangka berinisial IS (35) Warga Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tubaba dan DKY (29) Warga Tiyuh Mulya Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tubaba.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni S.Ik, M.I.K., diwakili Kasat Narkoba AKP Samsi Rizal S.E, M.H membenarkan terkait penangkapan kedua tersangka tersebut.

“Berbekal informasi dari masyarakat, team opsnal kami telah berhasil menangkap Dua orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika, keduanya kami amankan saat berada di rumah tersangka IS di Tiyuh Candra Kencana,” ucapnya. Kamis (19/02/26)

Saat dilakukan penggerebekan dari kedua tersangka anggota berhasil menyita barang bukti 1 (satu) bungkus plastik bening yang didalamnya terdapat 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal-kristal putih diduga narkotika jenis shabu yang dilapisi 1 (satu) lembar tissu sebanyak 2 (dua) bungkus plastik klip yang masing-masing didalamnya terdapat 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal-kristal putih diduga narkotika jenis shabu, 1 (satu) bungkus plastik klip yang didalamnya terdapat 2 (dua) bungkus plastik klip berisi kristal-kristal putih diduga narkotika jenis shabu total seberat 16,55 Gram

” 1 (satu) bungkus plastik klip yang didalamnya terdapat 1 (satu) butir pil warna merah muda dan 1 (satu) buah potongan pil warna merah muda diduga narkotika jenis extacy, 1 (satu) bungkus plastik klip berisi serbuk warna merah muda diduga narkotika jenis extacy seberat 0,67 Gram,” imbuh AKP Samsi.

1 (satu) buah pirek kaca tersambung 1 (satu) buah selang pipet warna hitam didalam 1 (satu) buah botol bekas minuman merk MILKU yang terpasang tutup botol yang berada di dalam 1 (satu) buah tas warna hitam,1 (satu) buah botol bekas minuman merk MILKU yang didalamnya terdapat 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal-kristal putih diduga narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah pirek kaca dan 2 (dua) buah selang pipet bengkok ditemukan Polisi di dalam 1 (satu) buah tas slempang kulit merk LEVIS warna hitam,1 (satu) bungkus plastik klip yang didalamnya terdapat 110 (seratus sepuluh) bungkus plastik klip, 1 (satu) bungkus plastik klip yang didalamnya terdapat 80 (delapan puluh) bungkus plastik klip 1 (satu) unit timbangan digital merk FENYUEER warna hitam oranye ditemukan di dalam 1 (satu) buah tas slempang kulit merk LEVIS warna hitam,1 (satu) unit handphone merk VIVO Y03 warna hijau.

Saat dilakukan interogasi kedua tersangka mengakui bahwa semua barang bukti yang diamankan Polisi adalah miliknya dan selanjutnya kedua tersangka di bawa Mapolres Tulang Bawang Barat guna pengembangan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya kedua pelaku akan di jerat dengan Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Juncto Undang-Undang No 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Juncto Undang-Undang No 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang No 1 tahun 2023 tentang KUHP Juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.” pungkasnya‎.**

*(humas_tubaba_R)*

Danrem 072/Pamungkas Resmikan Kompi Produksi Kodim 0708/Purworejo, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

0

PURWOREJO  || Mediaistana.com – Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, meresmikan Kompi Produksi Kodim 0708/Purworejo yang berlokasi di Komplek Mess Kodim, Jalan Urip Sumoharjo, Purworejo, Kamis (19/02/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi para Kasi Korem serta Dandim 0708/Purworejo,Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja.

Kompi Produksi yang diresmikan meliputi tiga bidang utama, yakni pertanian, perikanan, dan peternakan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, penyebaran bibit ikan lele di kolam yang telah disiapkan di area Kompi Produksi, serta penandatanganan surat keputusan oleh Danrem 072/Pamungkas.

Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa pembentukan Kompi Produksi bukan sekadar validasi organisasi, melainkan implementasi nyata tugas TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, Kompi Produksi memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan ketahanan pangan di wilayah guna mengoptimalkan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

“Melalui transformasi ini, Kodim menjadi ujung tombak TNI AD dalam mengoptimalkan aset, lahan tidur, serta potensi wilayah menjadi pusat produksi pangan yang masif, mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan,” ungkapnya.

Danrem juga menegaskan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara saat ini tidak lagi hanya bersifat militer konvensional, tetapi telah bergeser ke arah ancaman nonmiliter. Perkembangan global yang asimetris dan kompleks menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama dalam sistem pertahanan negara.

Krisis pangan global, gangguan rantai pasok, hingga perubahan iklim ekstrem dinilai sebagai bentuk ancaman baru yang dapat melemahkan bangsa tanpa harus melalui konflik bersenjata.

“Pangan adalah senjata strategis. Bangsa yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri akan rentan terhadap infiltrasi, tekanan politik internasional, serta destabilisasi keamanan dalam negeri. Oleh karena itu, ketahanan pangan adalah harga mati dalam menjaga kedaulatan nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Danrem menuturkan bahwa Kompi Produksi yang diresmikan tersebut memikul tanggung jawab besar untuk menjadi solusi atas berbagai tantangan tersebut. Dengan struktur yang terdiri dari Peleton Pertanian, Peleton Peternakan, Peleton Perikanan, Peleton Konstruksi, dan Peleton Kesehatan, satuan ini dirancang untuk mengoptimalkan setiap potensi wilayah di bawah jajaran Korem 072/Pamungkas.

Ke depan, Kompi Produksi tidak hanya bekerja secara konvensional, tetapi juga dituntut mengikuti perkembangan zaman melalui penerapan teknologi smart farming dan mekanisasi alat serta mesin pertanian modern.

“Pada masa damai, Kompi Produksi berperan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan dan penjaga stabilitas logistik wilayah,” pungkasnya (Joko)

Kasdam IV/Diponegoro Laksanakan Kunker, Tinjau Pembangunan KDKMP dan Jembatan Gantung Garuda di Purworejo

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Kodim 0708 Purworejo menerima kunjungan kerja Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro, M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA, Kamis (19/2/2026). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka meninjau secara langsung progres pembangunan KDKMP serta Jembatan Gantung Garuda yang tengah dikerjakan di wilayah Kabupaten Purworejo.

Dalam kegiatan tersebut, Kasdam IV/Diponegoro didampingi oleh Aster Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Kav Gede Setiawan dan Kazidam IV/Diponegoro Kolonel Czi  Parlindungan Simanjuntak. Rombongan disambut langsung oleh Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf  Ketut Hendra Budihardja beserta jajaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 072/Pamungkas Bambang Sudjarwo, para Kepala Seksi (Kasi) Korem, serta para Perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0708 Purworejo.

Peninjauan diawali di lokasi pembangunan KDKMP yang berada di Kelurahan Cangrep Lor, Kecamatan Purworejo. Di lokasi ini, Kasdam meninjau secara detail progres pekerjaan yang sedang berlangsung, mulai dari tahap pemlesteran tembok hingga pemasangan kerangka atap bangunan.Beliau juga menerima paparan singkat terkait capaian pekerjaan, kendala di lapangan, serta target penyelesaian pembangunan.

Dalam arahannya, Kasdam menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan, memperhatikan faktor keamanan, serta memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan waktu yang telah direncanakan. Pendampingan dan pengawasan yang maksimal diharapkan mampu menghasilkan bangunan yang kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat.

Setelah dari Cangrep Lor, rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi pembangunan KDKMP di Kelurahan Cangrep Kidul. Di lokasi kedua ini, Kasdam kembali mengecek kondisi fisik bangunan serta memastikan progres pekerjaan berjalan optimal dan tidak mengalami hambatan berarti.

Usai meninjau pembangunan KDKMP, rombongan kemudian bergerak menuju lokasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berada di Desa Plipir, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Di lokasi tersebut, Kasdam melihat secara langsung perkembangan konstruksi jembatan yang nantinya diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

Kunjungan kerja ini menjadi bentuk perhatian dan komitmen pimpinan terhadap pelaksanaan program pembangunan di wilayah jajaran Kodam IV/Diponegoro. Diharapkan, seluruh rangkaian pembangunan baik KDKMP maupun Jembatan Gantung Garuda dapat selesai tepat waktu, berkualitas, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Purworejo.(Joko)

Polres Priok Intensifkan Patroli KRYD, Sambang Satkamling & Ajak Pemuda Jaga Kondusivitas Ramadhan

0

MediaIstana | Jakarta Utara – Dalam rangka menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kunjungan dan sambang ke Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di wilayah Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Sunda Kelapa, Rabu malam hingga Kamis pagi (19/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 23.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Muara Angke, Aiptu Moh. Sutiyono, dengan menyambangi para pemuda RT 12 RW 22 Muara Angke.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di bulan Suci Ramadhan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Moh. Sutiyono menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada para pemuda. Ia mengajak generasi muda untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, terutama selama bulan Ramadhan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemuda agar tidak melakukan aksi tawuran maupun kegiatan negatif lainnya. Mari bersama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya di bulan suci Ramadhan,” ujar Aiptu Sutiyono.

Ditempat yang berbeda Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu, S.H., M.H., mengajak masyarakat Pelabuhan Muara Angke untuk aktif membantu kegiatan siskamling dengan meningkatkan patroli dan pengecekan di jam-jam rawan guna mengantisipasi tindak pencurian. Warga diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.

“Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau menemukan orang yang mencurigakan di wilayah Muara Angke, segera hubungi layanan kepolisian di nomor 110, lapor ke kantor polisi terdekat, atau langsung menghubungi Bhabinkamtibmas setempat,” tambahnya.

Kegiatan Patroli KRYD dan sambang berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah Muara Angke tetap terjaga dalam situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Lingkungan Terancam, Dugaan Pelanggaran Tambang Banyuwangi Masuk Sorotan Nasional

0

Mediaistana.com

Banyuwangi, 18 Februari 2026 – Amir Ma’ruf Khan atau dikenal sebagai AMK Raja Angkasa, mengeluarkan pernyataan terbuka terhadap publik nasional mengenai dugaan pelanggaran serius dalam penerbitan izin dan pelaksanaan operasi pertambangan emas di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Pernyataan itu memicu desakan agar pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengambil langkah tegas atas dugaan ketidaksesuaian tersebut.

Menurut AMK, terdapat indikasi bahwa izin operasi produksi pertambangan emas diterbitkan lebih dahulu ketimbang dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang merupakan syarat mutlak secara hukum sebelum kegiatan tambang dilakukan.

Ia menyatakan bahwa jika hal ini benar, maka proses perizinan berpotensi melanggar Undang-Undang Lingkungan Hidup dan tata kelola pertambangan nasional.

Lebih jauh, AMK juga menyoroti dugaan penggunaan lahan negara dalam skema kompensasi kawasan hutan yang diduga tidak sesuai prinsip dan mekanisme yang diatur dalam perizinan kehutanan. Isu ini muncul di tengah upaya untuk menjaga tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan serta meminimalisir kerusakan lingkungan akibat eksploitasi tambang.

Dalam rilisnya, AMK meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memerintahkan audit menyeluruh atas legalitas izin, AMDAL, dan status lahan yang terlibat. Ia juga mendesak agar Satgas PKH, yang dibentuk oleh Presiden untuk menindak aktivitas pertambangan ilegal dan pelanggaran izin kawasan hutan, melakukan verifikasi faktual di lapangan terhadap temuan-temuan tersebut.

Desakan serupa sebelumnya juga mengemuka di berbagai wilayah Indonesia, di mana pemerintah pusat melalui Satgas PKH telah aktif menindak praktik pertambangan yang diduga tidak memenuhi persyaratan administratif dan lingkungan. Contohnya, Uni Satgas PKH menjatuhkan sanksi besar kepada beberapa perusahaan tambang nikel di Maluku Utara karena beroperasi tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan, serta pelanggaran izin lain yang merugikan negara dan lingkungan.

AMK menegaskan bahwa jika temuan dugaan pelanggaran di Banyuwangi terbukti, aparat penegak hukum harus segera menindak pihak-pihak yang terbukti melanggar, termasuk kemungkinan pelanggaran pasal pidana lingkungan. Ia juga menyerukan perlunya transparansi dan hak jawab dari semua pihak terkait demi keadilan dan perlindungan lingkungan jangka pandang(tim)

Sejarah Baru UMKM: BLOCKDRINKS Jadi Pelopor Pertama Gunakan Kaspa di Indonesia

0

Mediaistana.com | Jakarta, — Tren minuman kekinian kembali hadir di kawasan Kelapa Gading Timur. BLOCKDRINKS resmi meluncurkan usaha minuman spesialis es matcha dan es coklat dengan konsep unik: menerima pembayaran menggunakan cryptocurrency seperti Kaspa (KAS), Bitcoin (BTC), dan USDT.

Berlokasi di Jl. Askes Ps. Inpres, Kelapa Gading Timur, tepatnya seberang indomaret, gerai minuman ini menawarkan Ice Matcha dan Ice Coklat dengan harga terjangkau mulai dari Rp8 ribuan. Selain minuman, tersedia juga Risol Matcha dan Risol Coklat yang dijual dengan harga Rp4 ribu per buah.

Yang membedakan BLOCKDRINKS dari gerai minuman lainnya adalah pendekatannya terhadap teknologi pembayaran digital. Namun tetap memiliki rasa matcha yang khas. Tentunya creamy dan anti Rasa Rumput!. Selain menerima QRIS, pelaku usaha ini juga membuka opsi transaksi menggunakan aset kripto, termasuk Kaspa (KAS), sebuah jaringan blockchain yang dikenal dengan teknologi BlockDAG dan kecepatan transaksi tinggi.

Pemilik usaha Gen Milenial ini menyebutkan bahwa penerimaan pembayaran kripto merupakan langkah untuk mendukung adopsi teknologi digital di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Banyak anak muda sekarang sudah kenal crypto. Jadi kami ingin jadi salah satu UMKM yang terbuka dengan teknologi, termasuk Kaspa,” ujarnya kepada wartawan kamis (19/02/2025).

Kaspa sendiri merupakan jaringan blockchain berbasis Proof-of-Work yang mengusung teknologi BlockDAG, memungkinkan konfirmasi transaksi lebih cepat dibandingkan blockchain tradisional. Hal ini dinilai cocok untuk transaksi ritel seperti pembelian minuman.

Konsep modern ini dipadukan dengan branding bertema Jepang yang identik dengan matcha. Dengan tagline “Fresh on Every Block”, BLOCKDRINKS menyasar konsumen pelajar, mahasiswa, hingga komunitas kripto di Jakarta Utara.

Peluncuran perdananya juga menarik perhatian warga sekitar dengan program promosi unik, termasuk pembagian minuman gratis yang dibayar dengan doa sebagai bentuk dukungan terhadap usaha kecil.

Dengan perpaduan minuman kekinian, harga ramah pelajar, dan dukungan terhadap teknologi blockchain seperti Kaspa, BLOCKDRINKS mencoba menghadirkan pengalaman berbeda dalam menikmati es matcha dan es coklat di tengah perkembangan ekonomi digital.

(red)

Lapas Sidoarjo Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Warga Binaan, Wujudkan Lingkungan Bersih dari Halinar

0

 

Pemerintah,Sidoarjo||Mediaistana.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan kegiatan razia/penggeledahan kamar hunian yang dirangkaikan dengan tes urine bagi warga binaan, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Lapas Sidoarjo dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya terkait peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di dalam lapas.

Razia dilakukan oleh jajaran petugas Lapas Sidoarjo dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya barang terlarang maupun benda berbahaya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Selain penggeledahan kamar, petugas juga melaksanakan tes urine kepada sejumlah warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan pembinaan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta tetap mengedepankan prinsip humanis dan profesionalisme petugas. Seluruh warga binaan kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Lapas Sidoarjo berharap dapat terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari halinar, menjaga situasi tetap kondusif, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas.

Lapas Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan internal serta melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba serta barang terlarang lainnya.

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas #SetahunBerdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak

Kodim 0108/Agara Salurkan Bantuan Beras Dan Belanga Ke Masyarakat Terdampak Bencana Banjir.

0

Kodim 0108/Agara Salurkan Bantuan Beras Dan Belanga Ke Masyarakat Terdampak Bencana Banjir.

ACEH TENGGARA.Media istana com.Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) menyalurkan bantuan beras dan belanga kepada masyarakat terdampak bencana yang meliputi 13 desa, dalam wilayah Kecamatan Ketambe dan Kecamatan Darul Hasanah, Rabu (18/2).

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian Kodim 0108/Agara kepada masyarakat terdampak bencana agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan Tahun 1447 H/2026 M.

Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, ST kepada Media istana com.Rabu (18/2) malam menjelaskan, hari ini pukul 13.50 WIB s.d. 12.00 WIB telah dilaksanakan kegiatan pendistribusian belanga dan beras merah putih ke wilayah Kecamatam Darul Hasanah dan Kecamatan Ketambe, katanya.

Kegiatan pendistribusian belanga dan beras merah putih ke wilayah Kec.Darul Hasanah dan Ketambe dengan rincian sebagai

(A. Posramil Darul Hasanah)

Beras 100 zak (kemasan 5 kg)
Belanga 1 buah
Sasaran desa terdampak Banjir :

Desa Simpang 4 Tanjung
Desa Mamas

Beras Merah Putih 300 zak (Kemasan 5kg)
Belanga 2 buah
Sasaran desa terdampak
banjir

(B.Posramil.Ketambhe.)

Desa Kati Maju

Desa Bener Marpapah

Desa Lawe Penanggalan

Desa Penungkunen

Desa Jati Sara

Desa Jambur Lak Lak

Desa Leuser

Desa Bukit Baru

Desa Lawe Aunan

Desa Aunan Sepakat

Desa Ketambhe

Desa Simpur Jaya

Desa Rumah Bundar.

(AR/$E)