Beranda blog Halaman 646

Sekolah MAN 3 Aceh Tenggara Bertekad Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dan siswa,

0

Sekolah MAN 3 Aceh Tenggara Bertekad Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dan siswa,

Mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindikat II Serahkan Hewan Meugang untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Timur

0

 

 

Aceh Timur-Mediaistana.com

Dalam rangka menyambut tradisi meugang di Aceh, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II yang sedang melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat di Aceh Timur turut menyerahkan bantuan hewan meugang kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, utamanya di wilayah hukum Polres Aceh Timur. Senin, (16/02/2026).

 

Bantuan hewan meugang berupa enam ekor lembu dan tiga ekor kambing itu diserahkan langsung oleh Perwira Pendamping mahasiswa, Kombes Pol Firdaus Wulanto, S.I.K., kepada Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. yang diwakili oleh Kabag SDM AKP Dasril, S.E. untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat melalui panitia meugang Polres Aceh Timur.

 

Kombes Pol Firdaus mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa STIK yang sedang melaksanakan program pengabdian masyarakat di Aceh Timur.

 

“Tradisi meugang memiliki makna sosial yang sangat kuat bagi masyarakat Aceh. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi dampak bencana hidrometeorologi, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu AKP Dasril

 

menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II. Ia menyebutkan, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, terutama yang terdampak bencana.

Salah satu mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindikat II AKP Ananda Ajeng, S.Tr.K.menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan bagi para peserta didik, tidak hanya dalam aspek akademik dan manajerial kepolisian, tetapi juga dalam membangun empati sosial.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat, terutama saat momentum meugang yang penuh nilai kebersamaan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” katanya.

 

Hal senada juga dikatakan oleh Iptu Muhammad Aldwi Ashary, S.Tr.K. menurutnya kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindkat II untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai calon perwira, tetapi juga sebagai insan yang memahami nilai-nilai lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh Timur tetap bisa merasakan kebahagiaan meugang bersama keluarga. Ini bagian dari pembelajaran kami tentang empati dan pengabdian. Melalui momentum meugang ini, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat, khususnya yang terdampak bencana hidrometeorologi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memperkuat kebersamaan.” Ungkap Iptu Aldwi.

Mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindikat II Serahkan Bantuan  Warga Terdampak Banjir di Aceh Timur

0

 

Aceh Timur-Mediaistana.com

Mahasiswa S-1 STIK Angkatan ke-83/WPS Sindikat II menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Minggu, (15/02/2026).

 

Sebanyak 21 paket bantuan sosial tersebut diserahkan langsung kepada warga guna membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana.

 

Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II, Kombes Pol Firdaus Wulanto, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.

 

“Keterlibatan mahasiswa STIK dalam kegiatan kemanusiaan ini menjadi sarana pembelajaran langsung dalam memahami kondisi sosial masyarakat sekaligus memperkuat empati serta kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi warga.” Ujar Kombes Pol Firdaus.

 

Melalui kegiatan pembagian bantuan sosial ini, mahasiswa STIK tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap situasi.

 

Sementara itu perwakilan Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II Iptu Krisna Bayu Narendra, S.Tr.K. menyebutkan, melalui kegiatan bantuan sosial ini, mahasiswa STIK tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap situasi.

 

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.” Ungkap Iptu Krisna.

Milad ke-3 Majlis Al-Muhibbin, Sumberjati Bersholawat Berlangsung Khidmat

0

Mediaistana.com

BANYUWANGI — Peringatan Milad ke-3 Majlis Al-Muhibbin dikemas dalam kegiatan Sumberjati Bersholawat yang berlangsung khidmat di Dusun Sumberjati, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (15/2/2026) malam.


Kegiatan religius ini dihadiri ratusan jamaah serta tokoh masyarakat setempat. Lantunan sholawat menggema sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai, menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Acara menghadirkan Habib Abdurahman Al Jufri sebagai penasehat Zahirmania Banyuwangi dan Habib Muhammad Jawad Assegaf selaku khodimul Majlis Al-Muhibbin. Keduanya memimpin rangkaian sholawat, doa bersama, serta tausiyah yang menekankan pentingnya memperkuat keimanan, persatuan umat, dan menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus wujud rasa syukur atas perjalanan Majlis Al-Muhibbin yang memasuki tahun ketiga pengabdian kepada masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tradisi sholawat terus hidup sebagai sarana pembinaan spiritual dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Kasatpolairud Polres Aceh Timur: Cuaca Buruk, Upaya Pencarian Awak KM Camar 29 Dihentikan Sementara

0

 

Aceh Timur-Mediaistana.com

Upaya pencarian korban kecelakaan laut kapal penangkap ikan KM Camar 29 masih terus dilakukan di perairan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. Hingga Minggu, (15/02/2026) petang,

 

para korban belum ditemukan.

Kapal penangkap ikan KM Camar 29 dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan Lhokseumawe. Sejak Sabtu, (14/02/2026) pagi, tim gabungan menyisir laut yang bergelombang. Tiga personel Satuan Polisi Air dan Udara dan tiga anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Timur dikerahkan untuk menelusuri titik-titik yang diduga menjadi lintasan arus.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

 

melalui Kasatpolairud, AKP Ade Candra, S.H., M.H., mengatakan arus kuat menjadi tantangan utama dalam operasi ini. “Dugaan sementara, bagian haluan kapal terbawa arus hingga ke perairan Nurussalam. Kami melakukan pencarian berdasarkan pergerakan arus dan koordinat terakhir yang terpantau,” ujar AKP Ade Candra.

 

Disebutkan, penyisiran dari perairan Idi Rayeuk menuju perairan Nurussalam. Dalam rentang dua jam pertama, tim bergerak di sekitar koordinat 4° 59,75083’N – 97° 44,55917’E. Menjelang siang, pencarian berlanjut di titik 5° 2,06855’N – 97° 42,15775’E. Sore hari, tim kembali memperluas radius penyisiran di sekitar 5° 2,21114’N – 97° 42,06482’E.

Namun cuaca di laut tak sepenuhnya bersahabat, memasuki pukul 18.00 WIB, angin menguat dan gelombang meninggi. Cahaya meredup lebih cepat dari perkiraan. Tanpa penerangan memadai, risiko bagi personel di lapangan meningkat.

Hingga berita ini diturunkan, keempat korban belum ditemukan. Tim Satpolairud dan BPBD masih bersiaga di Kuala Idi, bersiap melanjutkan pencarian esok hari dengan pola penyisiran yang diperluas mengikuti arah arus.

 

“Demi keselamatan anggota, pencarian kami hentikan sementara. Kondisi cuaca sudah memburuk dan mendekati malam hari.” Terang Kasatpolairud Polres Aceh Timur AKP Ade Candra, S.H.,M.H.

 

Sebelumnya dilaporkan, kapal penangkap ikan KM Camar-29 tenggelam setelah diduga bertabrakan dengan kapal kargo bernama Dante di perairan Lhokseumawe, Jumat, (13/02/2026) dini hari. Informasi awal diperoleh dari nelayan yang kembali melaut dan menemukan puing kapal dalam kondisi hancur.

 

Data sementara menyebutkan, KM Camar-29 membawa 10 awak. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, empat masih dalam pencarian, dan lima lainnya selamat. Para korban selamat, berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, telah berada di Belawan, Sumatera Utara, setelah dievakuasi kapal nelayan yang melintas saat kejadian.

 

Hasil koordinasi dengan Ditpolairud Polda Sumatera Utara memastikan kapal tersebut berasal dari Gudang Bincuan, Gabion Belawan, Sumatera Utara. Identitas lengkap para korban masih dalam pendataan.

Jalan BTN Kayong Kendawangan merupakan Aspirasi Masyarakat Bukan Konflik Kepentingan,Ungkap Hasyim

0
Oplus_131072

Ketapang,Kalimantan Barat_MEDIA ISTANA _ Hasyim Ashari DPRD Ketapang membantah adanya konflik kepentingan Dana Aspirasi Jalan BTN Kayong Kendawangan,16/2/2026.

Hasyim merupakan anggota DPRD Kabupaten Ketapang dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Daerah Pemilihan (Dapil) 6, memberikan klarifikasi terkait adanya pemberitaan dugaan konflik kepentingan dalam usulan pembangunan jalan di kawasan BTN Kayong, Kecamatan Kendawangan.

Hasyim yang duduk di Komisi IV bidang pembangunan menegaskan bahwa usulan tersebut murni merupakan aspirasi masyarakat yang ia serap saat kegiatan reses di Dapil 6, bukan kepentingan pribadi sebagaimana yang dituduhkan.

“Pembangunan jalan BTN Kayong atas usulan aspirasi dan masih tahapan persiapan, karena masih ada persyaratan kewajiban developer yang harus dipenuhi sebelum pembangunan dilakukan. Sebagai anggota dewan, saya berkewajiban menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik yang dekat maupun jauh dari tempat tinggal saya,” ujarnya saat ditemui di sebuah warkop Minggu(15/02) sore.

Ia menjelaskan, pengusulan pembangunan jalan di kawasan BTN Kayong disampaikan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Ketapang. Hal ini karena lokasi tersebut berada dalam lingkup kawasan perumahan dan permukiman, sehingga menjadi kewenangan dinas tersebut. Lebih dari itu persiapan pembangunan jalan lingkungan tersebut berada di perumahan bersubsidi yang juga merupakan dukungan program nasional bagi masyrakat berpenghasilan rendah (MBR)

Sementara itu, perbaikan jalan di Dusun Jati yang disebut mengalami kerusakan hingga 80 persen diusulkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ketapang, sesuai dengan kewenangan penanganan infrastruktur jalan umum.

Oplus_131072 /Perkim LH lakukan Peninjauan 

“Jadi mekanismenya berbeda. BTN Kayong melalui Perkim LH karena masuk kawasan perumahan, sedangkan jalan Dusun Jati melalui PUPR karena merupakan jalan umum. Semua sudah sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing dinas,” tegasnya.

Terkait anggaran, Hasyim menyampaikan bahwa perbaikan jalan Dusun Jati telah dialokasikan sebesar Rp1 miliar pada tahun anggaran berjalan melalui Dinas PUPR Kabupaten Ketapang. Pelaksanaan pembangunan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Ia juga menepis tudingan adanya konflik kepentingan pribadi dalam usulan tersebut. Menurutnya, kawasan BTN Kayong telah ada sejak 2018 dan pembangunannya sempat terhenti oleh pihak pengembang. Saat ini sekitar 70 kepala keluarga bermukim di lokasi tersebut dan membutuhkan perhatian pemerintah.

“Tidak ada kepentingan pribadi dalam usulan ini. Warga yang tinggal di sana juga masyarakat Kendawangan yang berhak mendapatkan akses infrastruktur yang layak,” katanya.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Ketapang, Hasyim menegaskan komitmennya bersama rekan-rekan dewan untuk terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di Dapil 6, termasuk di Kecamatan Kendawangan.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal pembangunan daerah secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

( PURBA )

Pemberhentian Warek Tanpa Alasan: Ancaman bagi Kebebasan Akademik”

0

 

Catatan: JITRO ATTI

Pendiri IMAN Kupang

Mediaistana,com. NTT, 16/02/2026. Pemberhentian wakil rektor (warek) oleh seorang rektor dalam sebuah Perguruan Tinggi tanpa alasan mendasar adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan merusak prinsip-prinsip tata kelola yang baik di perguruan tinggi. Keputusan ini tidak hanya mempengaruhi karir dan reputasi warek, tetapi juga menciptakan ketidakstabilan dan ketidakpastian di lingkungan akademis.

Rektor sebagai pemimpin perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa keputusan-keputusan yang diambil adalah berdasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Pemberhentian warek tanpa alasan mendasar adalah contoh nyata dari keputusan yang tidak memenuhi standar-standar tersebut.

Jika rektor tidak mempertimbangkan kembali keputusan ini, maka warek berhak untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). PTUN memiliki kewenangan untuk memeriksa dan memutuskan sengketa antara individu atau badan dengan badan atau pejabat pemerintah, termasuk keputusan rektor yang dianggap tidak sah.

Jika PTUN memutuskan bahwa keputusan rektor tidak sah, maka rektor dapat diwajibkan untuk mengembalikan warek ke posisinya semula dan memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami. Selain itu, rektor juga dapat dikenakan sanksi administratif dan/atau pidana jika terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang.

Perguruan tinggi harus menjadi tempat di mana kebebasan akademik dan kebebasan berpendapat dihormati, dan keputusan-keputusan diambil berdasarkan pada merit dan bukan pada kepentingan pribadi atau politik. Pemberhentian warek tanpa alasan mendasar adalah ancaman bagi kebebasan akademik dan kebebasan berpendapat, dan harus ditentang oleh semua pihak yang peduli dengan masa depan perguruan tinggi.

Saya menyerukan kepada rektor untuk mempertimbangkan kembali keputusan ini dan memberikan alasan yang jelas dan mendasar untuk pemberhentian warek. Saya juga menyerukan kepada semua pihak yang peduli dengan perguruan tinggi untuk berdiri bersama warek dan menuntut keadilan dan transparansi dalam pengambilan keputusan.

Hilang Nyawa Di KTV, Aktivis Labuhanbatu Diduga Meninggal Dunia di KTV Perumahan DL Sitorus

0

LABUHANBATU – Viralnya kabar seorang Aktivis di Kabupaten Labuhanbatu hilangnya nyawa diduga di salah satu tempat hiburan malam KTV Sing Together (ST) di lokasi Perumahan DL Sitorus Jalan Adam Malik By Pass, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Rantauprapat, Kamis (12/2/2026).

Korban seorang pemuda inisial AIS (28) itu dibawa ke RSUD Rantauprapat sudah kaku dalam keadaan meninggal dunia.

“Pagi sekitar jam delapan udah di rumah sakit. Kalau gak salah polisi yang bawa” kata seorang sumber yang tidak mau disebutkan inisialnya di RSUD Rantauprapat saat dikonfirmasi awak media.

Informasinya, sebut sumber, korban dibawa dari salah satu KTV di Jalan Baru, Komplek Perumahan DL, di Jalan Adam Malik.

“Sampai sini (rumah sakit) sudah dalam keadaan meninggal dunia, tubuh udah tegang (kaku)” akunya.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu saat dikonfirmasi terkait peristiwa tewas nya seorang aktivis mahasiswa itu mengarahkan awak media koordinasi kepada Kasat Reskrim.

“Abg koordinasi dgn kasat reskrim yg mlkn penyelidikan” pinta Wahyu, Kamis malam, (12/2/2026).

Sementara, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP M. Jihad Fajar Balman mengaku bahwa penyebab korban meninggal bukan karena Over Dosis (OD) juga bukan karena pembunuhan.

“Sore, bukan OD SM pembunuhan ya bg” jawabnya, Minggu (15/2/2026) setelah dikonfirmasi ulang sejak Kamis (12/2/2026).

AKP. M.Jihad menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan adanya narkoba melainkan hanya minuman keras.

“Olah tkp tidak ditemukan nkb (narkoba) maupun bekas pemakaian nkb di lokasi melainkan hny miras Merk singleton di TKP di temukan” sebutnya, melalui pesan elektronik.

Namun, anak buah Kapolres itu belum menjawab penyebab meninggalnya korban.

Jejak rekam Inisial AIS adalah sosok aktivis di Kabupaten Labuhanbatu yang aktif yang peduli dengan permasalahan masyarakat dan melakukan aksi demo di legislatif, Eksekutif, Polres Labuhanbatu, Kejaksaan Negeri Labuhanbatu dan lainnya.

Inisial AIS pernah menjabat mantan sekretaris Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Labuhanbatu dan menjabat Sekretaris Organisasi GRIB Kabupaten Labuhanbatu hingga hembus terakhir nafasnya.***

 

Yahdi Hasan Ramud Dari DPRA Salurkan BANTUAN Bingkisan Beras ke- KPA/Dan PA,Aceh tenggara,

0

Yahdi Hasan Ramud Dari DPRA Salurkan BANTUAN Bingkisan Beras ke- KPA/Dan PA,Aceh tenggara,

Aceh tenggara MEDIA ISTANA COM.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Aceh, “Yahdi Hasan Ramud”, berbagai sembako jelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, kepada Pengurus KPA/PA Simpatisan Partai Aceh.

Yahdi Hasan mengungkapkan, bulan suci Ramadhan tinggal hitungan hari, dirinya menyalurkan bantuan berupa beras, kepada seluruh pengurus KPA/PA Partai Aceh untuk Kabupaten Aceh Tenggara, semua ini bersipat pribadi, sebagai bentuk peduli saya kepada mereka semua, dalam penyaluran sembako tersebut, berlangsung di Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, tepatnya di Kantor DPW Partai Aceh, Minggu (14/02/2026).

Bantuan ini saya berikan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan kepada saya sampai hari ini,” ungkap Yahdi Hasan.

Lebih lanjut, “Bantuan yang disalurkan ini memang tidak seberapa meski begitu, kata Yahdi, paling tidak sudah bisa berbagi dengan konstituennya. Saya harap bantuan ini tidak dilihat dari besarannya,

Tapi dari kepedulian dan keikhlasan dari orang yang memberikan,” pungkasnya.

Yahdi Hasan menambahkan, “Buat keluarga saya semua khususnya masyarakat Aceh Tenggara,

Mohon jangan terpancing dan merasa diri saya pilih kasih dalam hal ini, bantuan sembako ini saya berikan bersipat pribadi dikepengurusan Partai Aceh dan Simpatisannya,

Semoga tahun yang akan datang, rezki betambah, insya Allah di bulan suci Ramadhan kedepannya nanti, saya dan tim semua, akan berupaya untuk bisa menyalurkan sembako untuk masyarakat Aceh Tenggara,

Khususnya buat kalangan yang hidupnya dibawah menengah kebawah khususnya pakir miskin, untuk bisa menerima bantuan sembako dari saya selaku Anggota DPRA,” pungkasnya.

Insya Allah, di bulan suci Ramadhan 1447 H tahun 2026 ini, saya beserta tim, akan turun langsung kebeberapa tempat persulukan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara.

Dan Kabupaten Gayo Lues, dan kehadiran kami akan memberikan sembako nantinya,” jelas Anggota DPRA yang akrab disapa dengan bang YHR, pada media MEDIA ISTANA COM..

(AR/$E)

Reses DPRD Jatim Fraksi Partai Demokrat di Desa Dasri Serap Ratusan Aspirasi Warga

0

Mediaistana.com

BANYUWANGI — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Demokrat, Dr. Agung Mulyono, melaksanakan kegiatan reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Dusun Krajan RT 02 RW 04 Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (12/02/2025).

Kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Rupoko, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu Moza Kurnia Anatasya, serta sambutan dari perwakilan Kantor Desa Dasri bpk.Wijaya dilanjutkan sambutan dari Dr Agung mulyono.

Reses dihadiri ratusan warga bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dusun Krajan Hari, Kepala Dusun Balokan Yusak, para Ketua RT Teguh, Slamet, Katijo,Hari serta Ketua RW Nur Sahid. Hadir pula tokoh masyarakat Tumin dan Kabul Bastomi, serta Ketua Gapoktan Sutikno.

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan peningkatan pelayanan publik. Aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan perjuangan di tingkat provinsi.

Koordinator Kecamatan Tegalsari, Slamet kevin Hariyadi bersama tim SDA (Sahabat Dr Agung) menegaskan harapannya agar kegiatan reses memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan reses ini benar-benar menjadi jembatan aspirasi warga untuk diwujudkan dalam program pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib, kondusif, dan penuh antusiasme sebagai wujud partisipasi aktif masyarakat Desa Dasri dalam proses pembangunan daerah.