Beranda blog Halaman 785

Mengakhiri Masa Lajang, Bagas dan Intan Resmi Menjadi Suami Istri

0
Pasangan Sri Bagas Sugiharto, S.H., putra dari Ir. Heri Sanyoto, M.M, dan Sugiyarti., bersama Intan Permatasari Islami, S.Ak, putri dari Purnawirawan TNI AD Ribahan Daud, dan Siti Julaeha, S.Pd.i, M.Si.

Bekasi, Mediaistana.com – Kabar bahagia dari pasangan Sri Bagas Sugiharto, S.H., putra dari Ir. Heri Sanyoto, M.M, dan Sugiyarti., bersama Intan Permatasari Islami, S.Ak, putri dari Purnawirawan TNI AD Ribahan Daud, dan Siti Julaeha, S.Pd.i, M.Si., yang telah resmi mengakhiri masa lajang mereka. Akad nikah dan resepsi pernikahan, berlangsung meriah di Gedung Dewi Sartika Bekasi Selatan. 30 November 2025.

Acara akad nikah dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Quran oleh seorang Qoriah, menciptakan suasana khidmat dan sakral. Kemudian, Kepala KUA Bekasi Selatan menyampaikan khotbah nikah yang penuh makna. Dalam khotbahnya, beliau menekankan bahwa pernikahan harus dilandasi dengan niat tulus untuk mendapatkan Ridho Allah SWT.

“Pernikahan adalah ibadah yang sangat agung. Oleh karena itu, niatkanlah pernikahan ini untuk mencari ridho Allah SWT, agar rumah tangga yang dibangun senantiasa dilimpahi keberkahan dan kebahagiaan,” ujar Kepala KUA Bekasi Selatan.

Prosesi akad nikah berlangsung dengan lancar dan penuh haru. Bagas dengan mantap mengucapkan ijab kabul dihadapan penghulu, saksi, dan keluarga besar. Raut bahagia terpancar dari wajah kedua mempelai setelah dinyatakan sah sebagai suami istri.

Setelah akad nikah, acara dilanjutkan dengan prosesi tradisi adat jawa dan adat sunda. Kedua mempelai tampak serasi dan bahagia saat menjalani setiap rangkaian prosesi, mulai dari ijab Kabul hingga berakhir acara.

Resepsi pernikahan Bagas dan Intan digelar dengan konsep modern yang elegan. Dekorasi pelaminan yang indah, tata cahaya yang memukau, serta hiburan musik yang menghibur, semakin menambah kemeriahan acara. Para tamu undangan yang hadir tampak menikmati suasana pesta yang penuh kebahagiaan.

Berbagai hidangan lezat disajikan untuk memanjakan lidah para tamu undangan. Mulai dari hidangan tradisional hingga hidangan nasional, semuanya tersaji dengan cita rasa yang istimewa.

Para tamu undangan yang hadir turut berbahagia atas pernikahan Bagas dan Intan. Mereka memberikan ucapan selamat dan doa restu agar kedua mempelai senantiasa diberikan kebahagiaan, keberkahan, dan langgeng hingga akhir hayat.

“Selamat menempuh hidup baru Bagas dan Intan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kalian berdua. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ucap salah seorang saksi keluarga perempuan H. Atang, S.Pd, M.M.

Pernikahan Bagas dan Intan menjadi momen yang tak terlupakan bagi kedua keluarga dan para tamu undangan yang hadir. Semoga pernikahan ini menjadi awal dari kehidupan rumah tangga yang bahagia dan penuh berkah, Amin Ya Rabbal Alamin.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par)

Dikerjakan Pakai Alat Berat Pemkab Lab.batu. Proyek Siluman Bermunculan Dan Pekerjaan Asal Asalan

0

MediaIstana.com Labuhanbatu||- Minggu (30/11/2025, Pagi, terlihat beberapa orang selaku aparatur sipil negara (ASN) pada organisasi perangkat daerah (OPD) dinas pekerjaaan umum penataan ruang (PUPR) Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera, bergerak bersama dua unit alat berat berupa Bulldozer dan Wheel Loader. Petugas lapangan ASN dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu terpantau awak media langsung menuju arah titik lokasi pekerjaan proyek yaitu jalan aspal dilingkungan Kampung Jawa Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu.

Ironisnya, terlihat pemandangan pada saat pekerjaan di jalan aspal lingkungan Kampung Jawa Kelurahan Padang Matinggi. Dengan mengguna alat berat, Bulldozer. Namun, miris, pekerjaan paket proyek yang bersumber dari dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu tidak ada judul nama papan Plank dilokasi.

“Proyek apa itu pak,” ucap Andre bertanya kepada wartawan ini, Minggu (3011/2025)

Pasalnya, Andre salah seorang warga Lingkungan Kampung Jawa merasa heran ada pekerjaan proyek dijalan aspal lingkungan Kampung Jawa. Namun, dilokasi tidak terlihat nama paket proyek berupa Plank nama paket proyek. Dari mana sumber paket proyeknya, dari mana anggaran berapa besar anggarannya dan siapa perusahaannya selaku pekerjaaan proyek tersebut.

Ironisnya lagi, dilokasi tidak ada yang dapat dikonfirmasi dan hanya ada beberapa petugas selaku operator alat berat Bulldozer, tidak mau berbicara kepada awak media ini, memilih diam.

Sebab, didalam pantau awak media, terlihat Bulldozer tidak meng-korek matrial jalan aspal yang lama, rusak parah itu dan juga tidak dibersihkan. Terlihat, jalan aspal yang berlubang lubang itu, langsung ditimbun dengan material berupa Sirtu yang didatangkan oleh pihak Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu.

Pertanyaannya, apakah benar begitu pekerjaan dilapangan terkait pekat proyek Pemkab Labuhanbatu.. Bekas jalan lama yang sudah lama tidak tersebut, aspalnya tidak dilakukan pengkorekan dan pembersihan dahulu dijalan aspal yang mau diaspal kembali jalannya. Namun, begitu lah kenyataannya dilapangan sesuai dengan gambar fhoto jalan aspal dan video nya.

By ( Dariter Ritonga).

Banjir Putuskan Akses, TNI Tempuh 12 Mil Lalui Danau Singkarak Salurkan Bantuan

0

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). TNI melalui Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol terus mempercepat penanganan darurat banjir di Sumatera Barat. Terputusnya akses darat menuju sejumlah wilayah terdampak membuat personel Bekangdam XX/TIB harus menyalurkan bantuan logistik melalui jalur alternatif, yaitu perairan Danau Singkarak, Sabtu (29/11/2025).

Pengiriman bantuan dari titik evakuasi menuju wilayah Paninggahan ditempuh melalui jalur air sejauh sekitar 12 mil dengan durasi perjalanan kurang lebih dua jam. Setibanya di lokasi, personel langsung mendistribusikan bantuan bagi warga dan para pengungsi yang sangat membutuhkan pasca-terisolasi akibat banjir.

Bantuan logistik yang dikirim merupakan hasil kolaborasi Forkopimda dan Kodam XX/TIB sebagai respon cepat menghadapi keterbatasan akses serta tingginya kebutuhan masyarakat. Bantuan mencakup berbagai kebutuhan dasar yang diperlukan secara segera untuk mendukung keberlangsungan hidup warga.

Kabekangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Cba Arie Prabuadi, S.E., menyampaikan bahwa pengiriman bantuan dilakukan oleh personel terlatih dengan mengutamakan ketepatan dan keamanan distribusi. “Tugas pendistribusian logistik diperkuat oleh empat personel TNI AD dari Bekangdam XX/TIB yang memastikan seluruh bantuan tiba aman dan tepat sasaran melalui Danau Singkarak, yang saat ini menjadi satu-satunya akses menuju wilayah terdampak,” ujarnya.

Kodam XX/TIB bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, dan relawan terus memantau perkembangan situasi serta kebutuhan tambahan masyarakat. Posko terpadu tetap dioperasikan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara cepat, merata, dan tepat sasaran.

Melalui langkah terencana dengan memanfaatkan jalur danau sebagai akses utama sementara, TNI berharap distribusi logistik dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak banjir Sumatera Barat.

HAMDAN A.md

Peresmian Penutupan Festival Gerbang Nusantara 2025 Provinsi Kalimantan Selatan

0

Jakarta, Mediaistana.com-Sabtu (29/11/2025) Festival Gerbang Nusantara 2025 Kalimantan Selatan yang berlangsung selama dua hari 28-29 November bertempat di pelataran Sarinah Plaza,Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat Resmi ditutup secara langsung oleh Dr.Ir.Galuh Tantri Narindra,S.T.,MT selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

Festival Gerbang Nusantara dengan tema Berkolaborasi dan Bertranformasi dalam Harmoni Budaya, kegiatan peresmian Penutupan Festival Gerbang Nusantara ini dihadiri oleh kepala dinas yang membidangi kebudayaan Kalimantan Selatan,Tamu khusus urang Banjar Bapak Camat Matraman dari Jakarta Timur serta rekan-rekan kerukunan Banjar yang berada di Jakarta dan rekan-rekan Kesurtanan Banjar kemudian tamu tourist dari Malaysia, Tiongkok serta Eropa yang berkenan hadir di kegiatan ini, Khususnya Kalimantan Timur yang sebagai Ibukota Negara,Visi yang dimiliki Kalimantan Selatan adalah Kalimantan Selatan Maju, Makmur, Sejahtera dan berkelanjutan sebagai gerbang Ibu Kota Negara,hal ini lah yang mendasari Festival Gerbang Nusantara,” jelas Dr.Ir.Galuh Tantri Narindra,S.T.,MT selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami ingin memperkenalkan bagaimana Budaya Kalimantan, bukan hanya Kalimantan Selatan sebenarnya dan ini kita padukan dalam kegiatan gastonomi, gastonomi adalah suatu ilmu menyajikan makanan yang mencirikan Budaya kita serta kita padukan juga dengan berbagai tarian,”ujarnya.

Ucapan Terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Kementerian Kebudayaan RI,para Seniman,Menstru, maupun Ekonomi kreatif, designer kontrans, UMKM Budaya serta para seluruh team Kalimantan Selatan yang telah mendukung Festival Gerbang Nusantara 2025 termasuk MP, EO dan seluruh penyelenggara kegiatan ini serta tidak lupa saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan ruang bagi Provinsi Kalimantan Selatan untuk tampil dan memperkenalkan kekayaan Budaya Banuang dipanggung Nasional,”jelasnya.

Ada 13 Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan dengan berbagai tarian dan makanan tetapi hanya sebagian yang ditampilkan di Festival Gerbang
Nusantara 2025,Saya berharap Masyarakat Indonesia dapat bisa mengenal dan merasakan Budaya Kalimantan Selatan kedepannya dalam kegiatan Festival Gerbang Nusantara di tahun 2025, Kegiatan ini diharapkan akan diadakan setiap tahun untuk semua Provinsi,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Dr.Ir.Galuh Tantri Narindra,S.T.,MT.

GRAND LONCENG Keindahan Destinasi Wisata Air Ciwayang

0

Media istana.com – Minggu 30 November 2025 -Desa Cimindi kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran kembali menampilkan daya tarik wisata alam yang unik melalui keberadaan Lonceng Wisata Ciwayang, sebuah ikon baru yang semakin populer di kalangan wisatawan. Berlokasi di kawasan objek wisata Ciwayang, Kecamatan Cijulang, tempat ini menawarkan pengalaman wisata air yang memadukan petualangan, ketenangan alam, dan spot foto yang ikonik.

Lonceng Wisata Ciwayang awalnya dibangun sebagai simbol penanda area sungai sekaligus sebagai daya tarik tambahan yang memperkaya pengalaman pengunjung. Namun seiring waktu, lonceng tersebut justru berubah menjadi magnet wisata, karena keunikan bentuknya dan lokasi strategis yang menawarkan pemandangan sungai Ciwayang yang jernih dan hijau alami.

selain destinasi wisata, launching ini juga meresmikan peresmian Kantor sebagai bentuk keseriusan pemerintah desa untuk memajukan destinasi wisata ciwayang yang berada di desa Cimindi .

Para pengunjung dapat menikmati kegiatan wisata air seperti river tubing, body rafting, hingga susur sungai menggunakan perahu tradisional. Suasana alam yang masih asri, tebing batu unik, serta pepohonan lebat di kiri–kanan sungai membuat setiap sudut Ciwayang terasa menenangkan. Lonceng Ciwayang yang berada di salah satu titik pandang memberikan nuansa berbeda, menghadirkan sensasi petualangan sekaligus kesempatan untuk berfoto dengan latar sungai yang menawan.

Menurut sejumlah wisatawan, keberadaan lonceng ini menjadi penanda khas yang jarang dijumpai di objek wisata sungai lainnya di Pangandaran. Banyak pengunjung mengaku kembali lagi karena suasananya yang damai serta keramahan para pemandu lokal yang sudah profesional dalam memandu aktivitas wisata air.

Pihak pengelola Ciwayang menyampaikan bahwa mereka terus berupaya mengembangkan fasilitas wisata, termasuk meningkatkan keamanan jalur susur sungai, memperbaiki area foto Lonceng Ciwayang, serta menambah sarana pendukung seperti gazebo, titik istirahat, dan akses jalan yang lebih nyaman. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan pengunjung mendapatkan pengalaman terbaik saat berwisata.

Wisata Ciwayang saat ini menjadi salah satu destinasi favorit di Pangandaran, terutama bagi pecinta wisata petualangan dan pencari ketenangan alam. Keberadaan Lonceng Wisata Ciwayang membuat kawasan ini semakin dikenal sebagai destinasi yang menawarkan keasrian sungai, pesona alam hijau, serta pengalaman wisata yang berkesan.

Dengan promosi yang semakin gencar dan fasilitas yang terus dibenahi, Ciwayang diyakini akan menjadi salah satu ikon wisata air yang semakin diperhitungkan di Jawa Barat.

 

Tradisi Methil Mbok Sri dan Rokat, Petani di dusun.Sumbersuko. Mejayan,Kembali hidup

0
oppo_0

Madiun.media istana.com

–Tradisi kuno masyarakat agraris kembali menggeliat di Dusun Sumbersuko, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.di tengah hamparan padi menguning yang menandai awal musim panen, kelompok tani Dewi Sri bersama warga setempat kembali menggelar ritual adat Methil Mbok Sri sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, Minggu (30/11/2025

Tepat pukul 08.00 WIB,prosesi adat dimulai di sebuah gubuk kecil yang berada di tengah,jalan area persawahan. Para petani dan tokoh masyarakat menggelar tikar di jalan tengah pematang sawah,tempat sesaji utama berupa jenang sengkolo dua nasi buceng.dan juga ada tambahan nasi yang di sebut berok’an sederhana lengkap dengan lauk-pauk khas Jawa kuno: berupaurap-urap,lalapan.telur rebus,ikan teri,tahu tempe ingkung ayam panggang dua ekor utuh

“Menurut para sesepuh Nasi buceng,tersebut memiliki makna simbolik dalam tradisi Jawa. Methil berarti memetik atau memulai panen, sedangkan Mbok Sri merujuk pada Dewi Sri, dewi padi yang diyakini sebagai lambang kesuburan. Ritual ini menjadi bentuk penghormatan kepada Dewi Sri sekaligus ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas

oppo_0

keberhasilan para petani selama masa tanam-mulai dari terhindarnya hama hingga melimpahnya hasil bumi.Selain Methil Mbok Sri, masyarakat juga melaksanakan prosesi Rokat. sebagai wujud syukur sekaligus permohonan perlindungan dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu pertanian. Doa dipimpin oleh tokoh agama setempat, Ustadz Muhammad Sajali. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.Tradisi ini bukan sekadar kebiasaan turun-temurun. Ini bentuk rasa syukur kita bahwa hasil bumi bukan hanya buah kerja keras manusia, tetapi juga rahmat Tuhan melalui alam,” ujar Ustadz Sajali di hadapan warga.

“Acara adat ini  juga turut mendapat dukungan penuh dari para pemangku wilayah. Kepala Dusun kami tuwo (Kasun) Sumbersuko, Dodik Satrio Nugroho, memberikan apresiasi atas semangat warga dalam melestarikan tradisi leluhur yang sarat nilai kearifan lokal. Ketua Kelompok Tani Dewi Sri, Susanto, beserta bendahara kelompok, Priyanto, juga menyampaikan rasa syukurnya .”Alhamdulillah bisadilaksanakan lagi. Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak.Semoga hasil panen tahun ini lebih baik, dan semoga anak-anak muda terus menjaga tradisi seperti ini,” tutur Priyanto kepada wartawan.media istana.com

Kehadiran para pemangku adat, tokoh masyarakat, serta petani memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong yang masih terjaga di Dusun.Sumbersuko.kecamatan.mejayan kabupaten.madiun,Setelah rangkaian prosesi selesai,seluruh warga yang hadir menikmati tumpeng bersama di tengah hamparan sawah. Suasana pun menjadi hangat dan penuh kebersamaan, dengan tawa dan canda mengiringi makan bersama. Momen ini seolah menciptakan ruang harmoni antara manusia dan alam, memperkuat rasa persaudaraan antarwarga.

Tradisi Methil Mbok Sri dan.Rokat tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga berfungsi memperkuat ikatan sosial masyarakat. Melalui ritual ini, nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kepedulian sosial, dan kearifan lokal diwariskan kepada generasi muda.Di tengah derasnya arus modernisasi, warga Dusun Sumbersuko menunjukkan komitmen kuat untuk terus melestarikan tradisi agraris ini sebagai identitas sekaligus kekayaan budaya yang harus dirawat dari generasi ke generasi.

(Wartawan: tukiyo)

Kapolresta Banyuwangi Ngopi Bareng Sopir, Ajak Jaga Keselamatan di OPS Zebra Semeru 2025”

0

BANYUWANGI — Media istana.com//Suasana hangat dan penuh keakraban tampak tersaji dalam agenda “Polantas Menyapa, Ngopi Bareng Bersama Kapolresta Banyuwangi” yang digelar Satuan Lalulintas Polresta Banyuwangi, Kamis pagi. Kegiatan tersebut menghadirkan puluhan sopir angkutan dan truk yang sehari-hari menjadi penggerak distribusi barang di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang secara langsung hadir dalam kegiatan ini, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh sopir yang selama ini berperan besar dalam menjaga roda perekonomian daerah.

“Profesi dan tugas panjenengan semua, ya bolo-bolo sopir, ini sangat vital sebagai penggerak ekonomi. Mengkoneksikan distribusi barang dari satu titik ke titik lain. Saya paham betul risiko besar yang panjenengan hadapi setiap hari di jalan, terutama terkait keselamatan Berlalu lintas,” tutur Kapolresta.

Dalam kesempatan itu, Kombespol Rama juga menyinggung pelaksanaan OPS Zebra Semeru 2025 yang saat ini tengah berjalan. Menurutnya, operasi tersebut bukan sekadar penegakan aturan, namun bagian dari evaluasi dan upaya berkelanjutan untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

“Kepolisian masih melaksanakan Operasi Zebra. Ini merupakan langkah terpusat dari kepolisian untuk menilai, mengedukasi, sekaligus mengingatkan masyarakat betapa pentingnya keselamatan di jalan. Kegiatan ngopi bareng seperti ini juga bagian dari edukasi itu,” jelas Kapolresta.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Satuan Lalulintas Polresta Banyuwangi yang telah menggagas kegiatan dengan konsep lebih humanis dan dialogis tersebut.
“Saya terima kasih kepada Pak Kasat Lantas dan seluruh jajaran. Acara seperti ini sangat bermanfaat dan saya belajar banyak dari panjenengan semua para supir.”

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan “Polantas Menyapa” sengaja digelar sebagai ruang komunikasi dua arah dengan para sopir, terutama yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.

“Kegiatan ini kami lakukan demi keselamatan para sopir di Banyuwangi. Apalagi saat ini sedang berlangsung OPS Zebra Semeru 2025 yang dilaksanakan sesuai arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Edukasi tidak harus selalu formal—bahkan bisa lebih menyentuh ketika duduk bareng sambil ngopi seperti ini,” ungkap Kompol Elang.

Dirinya berharap kegiatan seperti ini dapat digelar secara berkala sehingga hubungan antara kepolisian dan para pengemudi tetap harmonis, serta berdampak pada berkurangnya risiko kecelakaan lalu lintas.

Acara ditutup dengan sesi dialog terbuka antara petugas kepolisian dan para sopir. Dalam suasana santai, para peserta bebas menyampaikan keluhan, masukan, hingga harapan terkait kondisi lalu lintas di Banyuwangi. Harapannya, kedekatan ini dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa keselamatan adalah tanggung jawab semua pihak.

Reporter ( NURSALIM)

Dandim 0611/Garut Letkol Inf. Andrik Fahrizal : Klarifikasi Pencuri Cabai Bukan Anggota TNI Aktif

0

Garut, Mediaistana.com – Dandim 0611/Garut Letkol Inf Andrik Fahrizal, klarifikasi pencuri cabai yang viral dimedia sosial TikTok, bukanlah Anggota TNI Aktif. Penyataan tersebut disampaikan di Makodim 0611/Garut. Sabtu (29/11/2025).

Komandan Kodim 0611/Garut Letkol Inf Andrik Fahrizal, dalam konferensi pers menyampaikan, peristiwa pencurian cabai yang terjadi di Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, itu benar terjadi dimalam hari tanggal (23/11). Isu yang menyebutkan bahwa pelakunya adalah anggota TNI aktif, dipastikan tidak benar.

“Berdasarkan laporan dari Koramil 1113/Bayongbong, pencuri cabai tersebut menggunakan pakaian seragam Dinas TNI. Saat dipastikan pelaku bukan anggota TNI aktif. Tentunya ini kejadian kriminal murni,” tegas Letkol Inf Andrik Fahrizal kepada sejumlah wartawan.

Lanjut Dandim 0611/Garut menekankan, bahwa yang bersangkutan kini sepenuhnya adalah warga sipil, tanpa keterkaitan tanggung jawab maupun kewenangan apapun dengan TNI.

“Diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi viral yang belum terverifikasi. Tentunya Komitmen TNI selalu menjaga kedisiplinan, dan kehormatan institusi ditengah derasnya arus informasi digital,” tandasnya.

Sumber : (Pendim 0611/Garut).
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Ketua LSM LEP Buru Soroti Masalah Warisan Manajemen Lama di RSUD Namlea

0

Namlea, 29 November 2025

Ketua LSM Ekologi Pembangunan ( bidang pemerhati lingkungan) Buru Chairul Syam, memberikan tanggapan terkait ramainya sorotan publik terhadap kondisi pelayanan RSUD Namlea. Ia menegaskan bahwa banyak persoalan yang muncul saat ini bukanlah kesalahan manajemen yang sedang bekerja, melainkan warisan dari kebijakan dan kelalaian manajemen sebelumnya.

Menurut Chairul, fasilitas yang dinilai tidak layak oleh masyarakat sebenarnya sudah mengalami kerusakan sejak lama tanpa penanganan yang memadai.

“Banyak instalasi yang sudah lebih dari 12 tahun rusak total dan tidak pernah direhabilitasi. Bahkan AC bahkan di hampir semua ruangan tidak berfungsi, sehingga pihak rumah sakit terpaksa memakai kipas angin agar pasien tidak kepanasan,” jelasnya

Deretan Masalah yang Diwariskan Manajemen Sebelumnya

Chairul memaparkan sejumlah persoalan yang menurutnya menjadi beban untuk manajemen saat ini, di antaranya:

Utang obat sejak 2022 yang belum terselesaikan.AC rusak dan tidak berfungsi di berbagai ruangan.

Kerusakan pagar, instalasi IPAL, serta tidak tersedianya tirai di UGD dan PONEK.Jasa pelayanan tenaga kesehatan—termasuk untuk anak-anak—yang belum dibayarkan selama 8 bulan.Tumpukan sampah operasional yang dibiarkan menumpuk di dekat ruang oksigen.

Proyek pembangunan PHTC yang masuk kategori list merah karena banyak ketidaksesuaian.

Ia menegaskan bahwa masalah-masalah tersebut bukanlah hasil kebijakan manajemen yang sekarang bekerja, melainkan persoalan lama yang wajib dibereskan satu per satu.

Kisruh Pembangunan PHTC dan Lift yang Tak Pernah Terlaksana

Chairul juga menyoroti persoalan proyek pembangunan PHTC lantai 3 yang seharusnya dilengkapi lift. Ia mengungkapkan bahwa dana untuk pembangunan lift sebenarnya pernah disuarakan, tetapi tidak digunakan oleh pimpinan sebelumnya.

“Dana lift itu sudah pernah diajukan, tetapi tidak ditindaklanjuti hingga akhirnya dikembalikan karena melewati batas waktu tender. Akibatnya pembangunan saat ini berjalan tanpa lift,” ungkapnya.

Perbaikan Mulai Tampak

Meski banyak hambatan, Chairul mengapresiasi upaya perbaikan yang kini mulai terlihat. Ia menyebut bahwa dalam waktu satu bulan terakhir, proyek PHTC yang sebelumnya bermasalah telah menunjukkan kemajuan signifikan.

“Setelah laporan disampaikan, Bupati langsung membentuk tim pengawas. Alhamdulillah, progres pembangunan kini sudah mencapai sekitar 65 persen sesuai kontrak,” katanya.

Hindari Informasi Menyesatkan

Chairul berharap masyarakat memahami konteks masalah yang menimpa RSUD Namlea dan tidak hanya melihat kekurangan yang tampak di permukaan.

“Jangan hanya menyalahkan pihak yang sekarang bekerja memperbaiki keadaan. Ada persoalan besar yang mereka warisi dan itu semua harus diselesaikan satu per satu,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa LSM (lembaga swadaya masyarakat) yang bergerak dibidang Ekologi Pembangunan akan terus mengawal proses perbaikan tersebut dan siap memberikan kritik konstruktif demi peningkatan pelayanan publik.(AS)

Kasus Desi Susilawati: Mengurai Fakta, Dokumen, dan Dampak Hukum terhadap Ihyatour

0

Media istana.Com
Pontianak,Kalbar— Tim investigasi internal Ihyatour bersama kuasa hukum perusahaan, Eko Maulana, S.H., merilis temuan resmi terkait pemberitaan dan wawancara Desi Susilawati yang disiarkan Kompas TV dari lingkungan Polda Kalimantan Barat. Pernyataan publik tersebut dinilai tidak sesuai dengan data hukum dan berpotensi menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

1. Tidak Tercatat dalam Sistem Ihyatour – Klaim Desi Dinilai Tidak Berbasis Data

Dalam pemeriksaan administratif resmi, Ihyatour memastikan bahwa nama Desi Susilawati tidak pernah terdaftar sebagai jemaah dalam sistem perusahaan, baik dalam:

Data pendaftaran,

Rekam pembayaran,

Berkas manifest keberangkatan, maupun

Formulir resmi administrasi perusahaan.

Dokumen Desi Susilawati dan rombongan yang dikirim oleh Erwindra (Kemenag Kalbar) kepada ihyatour penuh kejanggalan administratif, mulai dari format, ketidaksesuaian standar dokumen resmi, hingga tidak adanya elemen verifikasi yang lazim digunakan dalam transaksi layanan umrah Ihyatour.

Kuasa hukum Eko Maulana menegaskan:
“Keterangan publik yang tidak didukung data resmi bukan hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian hukum bagi perusahaan.”

 

2. Tayangan Media Dianggap Memperkuat Persepsi Keliru dan Merusak Reputasi

Investigasi juga menyoroti lingkungan wawancara Desi, yang dilakukan di area Polda Kalimantan Barat. Menurut Eko Maulana, setting tersebut memberi kesan seolah keterangan Desi memiliki dasar institusional, padahal:

Tidak ada bukti ia pernah menjadi jemaah Ihyatour,

Tidak ada transaksi tercatat,

Tidak ada hubungan kontraktual dengan pihak perusahaan.

Eko memaparkan:
“Ketika seseorang yang tidak pernah terdaftar sebagai jemaah tiba-tiba tampil membawa nama Ihyatour di institusi penegak hukum, tentu timbul persepsi keliru di publik. Dan hal itu sangat merugikan reputasi klien kami.”

 

3. Fakta Penting yang Terabaikan Publik: Ihyatour Justru Melaporkan Desi Susilawati ke polda kalbar.

Penting dicatat bahwa Ihyatour telah mengajukan laporan resmi terhadap Desi Susilawati, yaitu:

Tanggal: 19 Agustus 2025

Nomor: STPP/386/VIII/2025/DITRESKRIMUM POLDA KALIMANTAN BARAT

Laporan tersebut menyangkut dugaan penyampaian pernyataan tidak sesuai fakta dan dampaknya terhadap nama baik perusahaan.

Eko menjelaskan:
“Kami tidak bermain opini. Kami menempuh jalur hukum. Dan laporan resmi ini sudah kami sampaikan, dan terdaftar di polda kalbar.

 

4. Pertanyakan Kejelasan Penanganan Penyidikan

Hingga saat rilis ini dikeluarkan, pihak Ihyatour belum menerima kejelasan resmi mengenai tindak lanjut laporan tersebut. Kondisi ini dinilai menimbulkan pertanyaan publik mengenai objektivitas proses laporan di polda kalbar.

“Ketika satu pihak dapat tampil bebas di media, sementara laporan resmi dari pihak lain tidak mendapat kejelasan progres, tentu muncul kesan ketidakadilan prosedural. Kami hanya meminta penegakan objektivitas sesuai KUHAP.”

 

5. Komitmen Ihyatour: Hormati Laporan, Jalankan Bukti

Ihyatour menegaskan bahwa perusahaan tetap menghormati seluruh laporan masyarakat, namun setiap informasi harus diuji oleh data.

Berdasarkan rangkuman investigasi:

Desi Susilawati bukan jemaah Ihyatour,

Dokumen yang mengatasnamakan Desi tidak memenuhi standar dan mengandung sejumlah kejanggalan,

Pernyataannya di media telah menimbulkan kerugian reputasi nyata terhadap perusahaan.

Penutup dari kuasa hukum:
“Hukum harus berjalan berdasarkan bukti, bukan viral. Ihyatour siap mempertanggungjawabkan seluruh data administratif di hadapan penyidik. Kami berharap seluruh laporan—termasuk laporan kami—ditangani profesional dan transparan.”

Rilis ini diterbitkan sebagai klarifikasi resmi berbasis investigasi internal dan pendapat hukum dari Kuasa Hukum Ihyatour, Eko Maulana, S.H.