Beranda blog Halaman 786

Guru SD/MI Ikuti Workshop Pelatih Bola Tangan di Cibungbulang

0

Guru SD/MI Ikuti Workshop Pelatih Bola Tangan di Cibungbulang

Bogor -medisitana.com

Sejumlah guru dari jenjang SD dan MI di Kecamatan Cibungbulang mengikuti Workshop Pelatih Olahraga Bola Tangan yang diselenggarakan di gedung Pondok Pesantren Cinta Rosul, Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh KH. Abdul Basid Mahfuf, S.Pd., selaku pimpinan pondok pesantren.

Workshop terselenggara sebagai hasil kolaborasi antara Indonesia Islamic-Sport Solidarity Academy (IISA) dengan pengelola Pondok Pesantren Cinta Rosul. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencetak pelatih-pelatih olahraga bola tangan yang kompeten, yang nantinya akan membina dan melatih siswa-siswi di sekolah dan pesantren masing-masing.

Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari para narasumber yang merupakan pelatih dan praktisi olahraga bola tangan tingkat nasional, antara lain
Suryadi Gunawan, M.Pd, dosen dan praktisi olahraga; dan Rika Atiya, S.Pd, M.M. dari Universitas Budi Luhur Jakarta dan praktisi Bola Tangan. Materi yang disampaikan mencakup teori dasar, teknik permainan, strategi pelatihan, serta simulasi pertandingan. Dengan pendekatan yang interaktif dan aplikatif, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara efektif di lingkungan pendidikan mereka.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju ajang pertandingan persahabatan atau invitasi bola tangan se-Kecamatan Cibungbulang yang direncanakan akan digelar pada Januari 2026. Pertandingan nanti akan menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para pelatih dan siswa yang telah mendapatkan pelatihan, sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi antar sekolah dan pesantren.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, yang sekaligus memberikan sambutan dan arahan. “Saya menyambut baik adanya workshop pelatih bola tangan ini. Marilah kita mulai memperkenalkan jenis olahraga bola tangan atau handball di kalangan anak-anak kita, dan berupaya menjadikan olahraga ini sebagai cabang olahraga idola baru bagi masyarakat,” kata alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dalam sambutannya.

IISA berharap olahraga bola tangan dapat semakin dikenal dan diminati di kalangan pelajar, serta menjadi sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan kerja sama tim sejak usia dini. Turut hadir pada acara pembukaan workshop, terlihat Ayep Koswara, S.Pd, MM, Ketua Kelompok Kerja Kepala SD (K3S) se-Cibungbulang, dan Abdurrohim, S.Pd, M.Pd, Sekretaris PGRI Kecamatan Cibungbulang; dan Iip Almaripin, S.Pd, Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga Cibungbulang. (APL/Red)

Mediaistana red Maulana

GELAR RUANG KOMUNIKASI TERBUKA, KAPOLDA JABAR SILATURAHMI DAN

0

 

GELAR RUANG KOMUNIKASI TERBUKA, KAPOLDA JABAR SILATURAHMI DAN DIALOG KAMTIBMAS BERSAMA KONFEDERASI BURUH

Kapolda Jabar -mediasitana.com

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menggelar kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kamtibmas dengan Konfederasi Buruh pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Hotel Horison Bandung. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, dihadiri para pimpinan konfederasi buruh dari berbagai federasi dan serikat pekerja di Jawa Barat.

Kegiatan ini digagas sebagai ruang komunikasi terbuka antara Polda Jabar dan elemen buruh guna memperkuat sinergitas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Jawa Barat.
Para pimpinan buruh yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Roy Jinto Ferianto (Ketua DPD KSPSI Jabar), H. M. Sidarta (Ketua PD FSP LEM SPSI Jabar), Azhar Hariman (Ketua GASPERMINDO Jabar)
Dani Ramdani (Ketua FSPM Jabar), Dadan Sudiana (Ketua DPD SPN Jabar)
Suparno (Ketua DPW FSPMI Jabar), Krisdianto (Ketua DPD KEP KSPI Jabar)
Anna Sumarna (Ketua SPTI SPSI Jabar), Edy Antara (Ketua DPD KSPN Jabar)
Agus Koswara (Ketua PD FSP KEP SPSI Jabar), Mulyani Wangi (Ketua GOBSI Jabar)
Lili Hambali (Ketua PPMI Jabar)
Sudaryanto (Ketua PW KASBI Jabar), Guruh Hudyanto (Ketua PD FSP TSK SPSI Jabar)
Ajat Sudrajat (Ketua SBSI ’92 Jabar), Asep Syaepudin (Ketua PD FSP KAHUT SPSI Jabar), Asep Saepudin (Ketua SARBUMUSI Jabar), Arpanidi (Ketua PD FSP RTMM SPSI Jabar), Baharudin Simbolon (Ketua KSBSI Jabar)
Fahmi Dwi Fauzi (Ketua BISS Jabar), Iyan Sopyan (Sekretaris Gabungan SP/SB Jabar).

Dalam dialog tersebut, Kapolda Jabar menyampaikan beberapa poin penting sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung dan memperjuangkan hak serta kesejahteraan buruh di Jawa Barat.

Kapolda Jabar menyampaikan
Kesejahteraan masyarakat, termasuk buruh, merupakan prioritas penting dalam menciptakan stabilitas sosial di Jawa Barat.

Polda Jabar memahami kebutuhan dan aspirasi yang diperlukan oleh para buruh sebagai bagian dari peningkatan taraf hidup pekerja, Kapolda Jabar berkeinginan menyerap masukan dari para pimpinan buruh untuk disampaikan langsung dalam pertemuan bersama Gubernur Jawa Barat, Teknis pertemuan dengan Gubernur akan difasilitasi oleh Kapolda Jabar agar menjadi ruang komunikasi efektif antara buruh dan pemerintah daerah, Terkait upah, Kapolda Jabar menegaskan pentingnya kelayakan upah bagi buruh di Jawa Barat, Kenaikan upah setiap tahun adalah hal yang wajar dan patut diperjuangkan demi kesejahteraan pekerja, Kepolisian memiliki komitmen kuat untuk mengawal perjuangan buruh serta berada di barisan yang membela hak-hak pekerja,

Kapolda Jabar menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara serikat buruh dan Polda Jabar, agar setiap dinamika dapat diselesaikan secara dialogis, Beliau menitipkan agar para pimpinan serikat pekerja senantiasa ikhlas memperjuangkan hak-hak anggota SP/SB masing-masing, Kapolda Jabar juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Jawa Barat agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, Kegiatan silaturahmi dan dialog tersebut diakhiri dengan diskusi terbuka yang berlangsung hangat, penuh rasa kebersamaan, serta komitmen kuat untuk menjaga keharmonisan antara elemen buruh dan aparat kepolisian dalam rangka menciptakan iklim ketenagakerjaan yang aman, sehat, dan produktif di Jawa Barat.

Bandung, 29 November 2025

Dikeluarkan Oleh Bidhumas Polda Jabar

Mediaistana red Maulana

Polres Rokan Hulu Gelar Rakor Kesiapan Penanganan Banjir, 496 Personel Disiagakan

0

Mediaistana.com

ROKAN HULU — Polres Rokan Hulu melaksanakan rapat koordinasi lintas instansi dalam rangka kesiapan penanganan bencana alam banjir yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan berlangsung pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di Ruang Bag Ops Lantai II Polres Rokan Hulu. Rapat dipimpin Wakapolres Rokan Hulu KOMPOL I Made Juni Artawan, S.I.K., M.H., dan dihadiri Kalaksa BPBD Rohul H. Ridarmanto, S.IP., M.IP., Plt. Kepala Dinas Sosial P3A April Liyadi, S.E., M.Si., Kabag Ops Polres Rohul KOMPOL Amru Hutauruk, serta pejabat dari BPBD, Satpol PP, Dinsos, dan jajaran Polres Rokan Hulu lainnya.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Bupati Rokan Hulu telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor melalui Surat Keputusan Nomor Kpts.100.3.3.2/BPBD/895/2025 tertanggal 25 November 2025. Status siaga berlaku selama 14 hari dan dapat ditingkatkan jika situasi di lapangan menunjukkan peningkatan kerawanan.

Beberapa kecamatan yang masuk dalam kategori rawan banjir antara lain Kecamatan Rokan IV Koto, Kunto Darussalam, Rambah, Kepenuhan, dan Bonai Darussalam. Sebagai langkah antisipasi, Posko Siaga Bencana telah didirikan di depan Kantor PMI Pasir Pengaraian, sementara Posko Pusat Kendali berada di Kantor BPBD Kabupaten Rokan Hulu.

Untuk mempercepat arus informasi, grup WhatsApp lintas instansi juga telah dibentuk sehingga koordinasi dapat dilakukan secara cepat dan terarah.

Sebanyak 496 personel gabungan disiagakan dalam penanganan bencana banjir ini. Kekuatan tersebut terdiri atas 200 personel Satpol PP, 18 personel BPBD, serta 278 personel Polri yang telah tersprint dan siap digerakkan sewaktu-waktu. Selain itu, sarana dan prasarana penunjang juga telah dipersiapkan oleh masing-masing instansi.

BPBD Rokan Hulu menyiapkan speed boat fiber berbagai ukuran, pelampung, dan tenda posko. Dinas Sosial menghadirkan pelampung tambahan serta mobil dapur umum lengkap dengan peralatan dan bahan masak.

Sementara Polres Rokan Hulu menyiapkan tenda Samapta posko, perahu kano, pelampung, dan sepatu bot untuk mendukung kegiatan di lapangan.

Selain kesiapan personel dan perlengkapan, rapat tersebut juga menghasilkan kesepakatan untuk melaksanakan kegiatan gotong royong bersama Pemda, TNI, Polri, dan masyarakat guna membersihkan parit, gorong-gorong, serta tepian aliran sungai sebagai langkah mitigasi awal menghadapi potensi banjir.

Seluruh rangkaian kegiatan rapat koordinasi berakhir pada pukul 10.10 WIB dan berlangsung dalam situasi aman serta kondusif.

(Humas Polres Rohul/Samiono)

Wisata Body Rafting Citumang, Destinasi Alam Terbaik yang Terus Menjadi Primadona Pengunjung

0
oplus_32

Mediaistana.comPangandaran – 29 November 2025 Destinasi wisata alam Body Rafting Citumang di Kabupaten Pangandaran kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu objek wisata terbaik dan paling diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan pesona sungai jernih berwarna hijau toska, aliran air yang tenang, serta bebatuan alam yang eksotis, Citumang mampu menghadirkan pengalaman petualangan yang aman, seru, dan menantang bagi para pengunjung.

Lokasi wisata ini dikenal sebagai “the best” untuk aktivitas body rafting berkat kombinasi panorama alam yang masih sangat asri, udara segar hutan tropis, serta aliran sungai yang cocok untuk berbagai usia. Para wisatawan dapat menikmati trekking ringan menyusuri aliran sungai, melompat dari tebing alami, hingga mengarungi jeram-jeram kecil yang menjadi ciri khas Citumang.

Sejumlah pemandu profesional juga selalu disiapkan untuk mendampingi pengunjung selama kegiatan berlangsung. Mereka memastikan seluruh aktivitas berlangsung aman mulai dari titik start, rute pengarungan, hingga area finish. Tidak hanya itu, kelengkapan fasilitas seperti pelampung, helm, serta jalur pengamanan juga terus ditingkatkan oleh pihak pengelola.

Selain menyuguhkan petualangan air, Citumang memiliki daya tarik tambahan berupa goa-goa alam, spot foto alami, hingga area hutan yang tetap terjaga kelestariannya. Banyak wisatawan menyebut Citumang sebagai destinasi “paket lengkap”, karena menawarkan rekreasi, olahraga air, sekaligus edukasi alam

Pengelola wisata menyampaikan bahwa jumlah kunjungan terus meningkat terutama di akhir pekan. Mereka mengimbau wisatawan untuk menjaga kebersihan dan mematuhi arahan pemandu demi kenyamanan bersama.

 

Dengan keindahan alam yang memukau serta layanan wisata yang semakin profesional, Body Rafting Citumang dipandang sebagai destinasi terbaik (the best) di wilayah Pangandaran yang patut dikunjungi oleh pecinta alam dan petualangan yang Menantang bagi pengunjung wisata.

.

Ratusan Calon Kuwu Dari 139 Desa Mengelar Deklarasi Ikrar Damai Di Pendopo Kabupaten Indramayu

0

Ratusan Calon Kuwu Dari 139 Desa Menggelar Deklarasi Ikrar Damai Di Pendopo Kabupaten Indramayu

Indramayu,mediaIstana.com–
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak tanggal 10 Desember tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Doa Bersama dan Deklarasi Damai di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jumat sore (28/11/2025).

Kegiatan ini diikuti ratusan calon kuwu dari 139 desa, sebagai upaya menciptakan kontestasi yang aman, kondusif, dan bermartabat.

Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., Wakil Ketua DPRD Indramayu Kiki Zakiyah, perwakilan Kodim 0616 Indramayu, Kejaksaan Negeri Indramayu, serta camat se-Kabupaten Indramayu.

Selain itu, ketua panitia Pilwu serta 492 calon kuwu turut mengikuti kegiatan yang menjadi simbol komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno mengatakan deklarasi damai merupakan momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh pihak agar Pilwu berjalan aman.

“Deklarasi ini menjadi pengingat bahwa perbedaan pilihan tidak boleh menimbulkan gesekan di tengah masyarakat. Polres Indramayu berkomitmen menjaga keamanan, namun harmoni desa tetap harus dibangun oleh seluruh elemen,” ujar AKP Tarno.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi semua pihak menjadi faktor kunci terciptanya Pilwu yang tertib dan demokratis.

AKP Tarno berharap seluruh calon kuwu dan para pendukung dapat menjunjung sportivitas serta menghindari tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu ketertiban.

“Semoga seluruh rangkaian Pilwu Serentak 2025 berlangsung damai. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas desa agar proses demokrasi ini berjalan lancar, aman dan kondusif,” tuturnya.

Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” ujarnya.

Deklarasi damai ditutup dengan doa bersama lintas tokoh, sebagai simbol harapan agar Indramayu tetap rukun, aman, dan diberkahi dalam setiap proses pembangunan desa.

Iyons74
(Kabiro Indramayu)<img src="https://mediaistana.com

Aksi Kekerasan di Depan Rumah, Warga Rawalo Akhirnya Adukan ke Polisi

0

Banyumas-Mediaistana.com.
Niat baik seorang warga untuk meminta ketenangan justru berujung pada tindak kekerasan dan dugaan penganiayaan.
Kuswanto, warga Desa Tipar, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, akhirnya memilih jalur hukum setelah upaya penyelesaian kekeluargaan dan mediasi di tingkat desa mengalami kebuntuan.

Peristiwa yang meresahkan tersebut terjadi pada Rabu, 26 November 2025, sekitar pukul 12.00 WIB, tatkala dirinya pulang habis menengok orang tua di Tanjung (Purwokerto), dimana Kuswanto mendapati keramaian tak terduga karena di depan kediamannya, di RT.05 RW.10, dijadikan “ajang sabung ayam.”

Merasa lelah dan lapar, suami dari Sulastri ini awalnya memilih masuk ke dalam rumah. Namun, suasana gaduh yang ditimbulkan oleh aktivitas tersebut kian mengganggu istirahatnya, sehingga sambil menyantap makanan, Kuswanto berinisiatif menegur para pelaku dengan harapan mereka bersedia pindah ke lokasi yang lebih lapang.

“Tolong, jangan melakukan aktifitas sabung ayam di depan rumahku, kan di tempat lain justru lebih luas,”pintanya, berusaha tetap bersikap persuasif.

Nahas, teguran yang disampaikan dengan itikad baik itu justru disalahartikan.
SIAM, salah satu diantara mereka justru menghampirinya dan tanpa basa-basi, langsung menampar piring yang masih dipegang korban, disusul dengan tendangan yang membuat piring beserta isinya terlempar jauh hingga ke area sawah.

Ternyata, aksi kekerasan ini tidak berhenti sampai di situ, karena di luar dugaan, SIAM lantas mencekik kerah bajunya sambil mendorongnya ke belakang.
Tindakan agresif ini menimbulkan rasa sakit di dada korban, dan yang lebih memprihatinkan, seluruh insiden tersebut terjadi di depan mata istri dan anaknya yang menjadikannya tontonan bagi kerumunan warga.

​Ironisnya, pasca-kejadian, alih-alih meminta maaf, pelaku justru menunjukkan sikap menantang.

“Silahkan laporkan ke polisi, kalau memang kamu merasa tidak terima dan dirugikan,”ujar SIAM, seolah tidak gentar.

Kuswanto menjelaskan, saat kejadian, terdapat empat orang yang terlibat dalam aktivitas sabung ayam yang diduga sekadar ‘ngetren’ (latihan), yaitu Nuridin, Siam, Putra, dan Tuying, yang diklaim masih memiliki ikatan keluarga.

Pada sore harinya, sekitar pukul 17.00 WIB, Kuswanto mendatangi Polsek Rawalo dengan niat melaporkan tindak penganiayaan yang dialaminya. Namun, ia justru diarahkan oleh oknum Bhabinkamtibmas Desa Tipar agar mencoba melaporkan kejadian tersebut terlebih dahulu kepada Ketua RW setempat.

Coba kamu lapor dulu ke Pak RW, nanti kalau tidak bisa diselesaikan, terlebih sampai SIAM berulah lagi, silakan hubungi saya,”kata Kuswanto, menirukan arahan dari oknum polisi tersebut.

​Ternyata, proses di tingkat desa pun tak berjalan mulus. Ketua RW, yang diharapkan dapat dengan sigap melakukan mediasi, secara halus menolak dengan dalih sedang pusing menghadapi banyak masalah, sehingga menggagalkan harapan korban untuk adanya musyawarah damai.

Apalagi, pasca-kejadian, Kuswanto dan keluarganya mengaku merasa ketakutan karena para pelaku kerap mengitari rumahnya dengan wajah yang tidak bersahabat.

Merasa terpojok dan terancam, sehingga dengan didampingi oleh Ruswanto, Direktur “Ariel Mandiri Jaya” dan rekan, akhirnya korban resmi melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib pada Jumat, 28 November 2025, dengan terlebih dahulu menghadap dan berkoordinasi dengan AKP. Eddi Susianto SH, Kapolsek Rawalo.

<span;>​Kapolsek Rawalo menunjukkan kesigapan yang patut diacungi jempol. Ia langsung menghubungi Kanit Reskrim, meskipun sedang dalam kondisi sakit, untuk segera datang ke kantor guna menerima dan memproses laporan pengaduan korban.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor, SIAM, beserta rekan-rekannya belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut (suliyo).

Penghargaan He For She 2025 Mantapkan Polda Jabar sebagai Pelopor Kesetaraan Gender di Polri

0

 

Penghargaan He For She 2025 Mantapkan Polda Jabar sebagai Pelopor Kesetaraan Gender di Polri

Polda Jawa Barat-mediaistana.coc

menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya kerja yang inklusif dan berperspektif gender usai Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima penghargaan Polri Awards in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Kamis (27/11/2025).

Penghargaan tingkat nasional yang berkolaborasi dengan UN Women ini dinilai menjadi momentum penting bagi Polda Jabar dalam memperkuat implementasi program-program kesetaraan gender yang selama ini telah dijalankan. Dalam penilaiannya, juri menekankan tiga aspek utama: kepemimpinan dan partisipasi, dampak dan pengaruh positif, serta keberlanjutan program.

Kapolda Jabar mengatakan bahwa di lingkungan Polda Jabar, berbagai kebijakan pro- kesetaraan telah menghasilkan perubahan signifikan. Sejumlah Polwan kini menduduki posisi strategis, mendapatkan akses pelatihan lanjutan, serta terlibat aktif dalam fungsi-fungsi teknis yang selama ini cenderung didominasi personel laki-laki. Selain itu, Polda Jabar juga memperkuat perlindungan dan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh personel perempuan.

Penganugerahan ini sekaligus mengukuhkan Polda Jabar sebagai salah satu role model nasional dalam penerapan program kesetaraan gender di lingkungan Kepolisian. Tahun ini, sebanyak 29 satuan kerja Polri mengikuti proses nominasi, dan hanya empat Kapolda dinyatakan memenuhi seluruh aspek penilaian melalui verifikasi lapangan, termasuk Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi untuk mempercepat reformasi internal terkait pemberdayaan perempuan. “Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. “Kami akan terus memperkuat kebijakan dan program yang memastikan setiap personel—laki-laki maupun perempuan—memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025)

Melalui penghargaan ini, Polda Jabar berharap dapat memperluas dampak positif program kesetaraan gender, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat secara luas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang humanis, modern dan inklusif.

Bandung, 28 November 2025

Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

Mediaistana red Maulana

Aksi Kekerasan di Depan Rumah, Warga Rawalo Akhirnya Adukan ke Polisi

0
  1. Aksi Kekerasan di Depan Rumah, Warga Rawalo Akhirnya Adukan ke Polisi

    ​Banyumas<span;>-Mediaistana.com.
    Niat baik seorang warga untuk meminta ketenangan justru berujung pada tindak kekerasan dan dugaan penganiayaan.
    <span;>Kuswanto, warga Desa Tipar, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, akhirnya memilih jalur hukum setelah upaya penyelesaian kekeluargaan dan mediasi di tingkat desa mengalami kebuntuan.

    ​Peristiwa yang meresahkan tersebut terjadi pada Rabu, 26 November 2025, sekitar pukul 12.00 WIB, tatkala dirinya pulang habis menengok orang tua di Tanjung (Purwokerto), dimana Kuswanto mendapati keramaian tak terduga karena di depan kediamannya, di RT.05 RW.10, dijadikan “ajang sabung ayam.”

    ​Merasa lelah dan lapar, suami dari Sulastri ini awalnya memilih masuk ke dalam rumah. Namun, suasana gaduh yang ditimbulkan oleh aktivitas tersebut kian mengganggu istirahatnya, sehingga sambil menyantap makanan, Kuswanto berinisiatif menegur para pelaku dengan harapan mereka bersedia pindah ke lokasi yang lebih lapang.

    “Tolong, jangan melakukan aktifitas sabung ayam di depan rumahku, kan di tempat lain justru lebih luas, pintanya, berusaha tetap bersikap persuasif.

    Nahas, teguran yang disampaikan dengan itikad baik itu justru disalahartikan.
    SIAM salah satu diantara mereka justru menghampirinya dan tanpa basa-basi, langsung menampar piring yang masih dipegang korban, disusul dengan tendangan yang membuat piring beserta isinya terlempar jauh hingga ke area sawah.

    ​Ternyata, aksi kekerasan ini tidak berhenti sampai di situ, karena di luar dugaan, SIAM lantas mencekik kerah bajunya sambil mendorongnya ke belakang.
    Tindakan agresif ini menimbulkan rasa sakit di dada korban, dan yang lebih memprihatinkan, seluruh insiden tersebut terjadi di depan mata istri dan anaknya yang menjadikannya tontonan bagi kerumunan warga.

    ​Ironisnya, pasca-kejadian, alih-alih meminta maaf, pelaku justru menunjukkan sikap menantang.

    Silahkan laporkan ke polisi, kalau memang kamu merasa tidak terima dan dirugikan,”ujar SIAM, seolah tidak gentar.

    Kuswanto menjelaskan, saat kejadian, terdapat empat orang yang terlibat dalam aktivitas sabung ayam yang diduga sekadar ‘ngetren’ (latihan), yaitu Nuridin, Siam, Putra, dan Tuying yang diklaim masih memiliki ikatan keluarga.

    ​Pada sore harinya, sekitar pukul 17.00 WIB, Kuswanto mendatangi Polsek Rawalo dengan niat melaporkan tindak penganiayaan yang dialaminya. Namun, ia justru diarahkan oleh oknum Bhabinkamtibmas Desa Tipar agar mencoba melaporkan kejadian tersebut terlebih dahulu kepada Ketua RW setempat.

    Coba kamu lapor dulu ke Pak RW, nanti kalau tidak bisa diselesaikan, terlebih sampai SIAM berulah lagi, silakan hubungi saya,” kata Kuswanto, menirukan arahan dari oknum polisi tersebut.

    Ternyata, proses di tingkat desa pun tak berjalan mulus. Ketua RW, yang diharapkan dapat dengan sigap melakukan mediasi, secara halus menolak dengan dalih sedang pusing menghadapi banyak masalah, sehingga menggagalkan harapan korban untuk adanya musyawarah damai.

    Apalagi, pasca-kejadian, Kuswanto dan keluarganya mengaku merasa ketakutan karena para pelaku kerap mengitari rumahnya dengan wajah yang tidak bersahabat.

    Merasa terpojok dan terancam, sehingga dengan didampingi oleh Ruswanto, Direktur “Ariel Mandiri Jaya” dan rekan, akhirnya korban resmi melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib pada Jumat, 28 November 2025, dengan terlebih dahulu menghadap dan berkoordinasi dengan AKP. Eddi Susianto SH, Kapolsek Rawalo.

    Kapolsek Rawalo menunjukkan kesigapan yang patut diacungi jempol. Ia langsung menghubungi Kanit Reskrim, meskipun sedang dalam kondisi sakit, untuk segera datang ke kantor guna menerima dan memproses laporan pengaduan korban.

    ​Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor, SIAM, beserta rekan-rekannya belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut (suliyo)

Harkuna Litiloly Lawan Fitnah dan Tegaskan Pentingnya Penertiban Gunung Botak

0

Di tengah riuh aksi penolakan rencana penertiban tambang emas tanpa izin (PETI) di Gunung Botak, muncul satu suara yang berdiri tegak—jernih, tegas, dan tanpa kompromi. Harkuna Litiloly, SH, advokat muda sekaligus tokoh pemuda Kabupaten Buru, menolak hanyut dalam arus narasi miring dan fitnah yang dilemparkan pihak-pihak berkepentingan. Ia memilih berada di garis depan untuk menyuarakan kebenaran: Gunung Botak harus ditertibkan, sekarang juga.

Aksi demonstrasi yang berlangsung berhari-hari sah-sah saja—itulah bagian dari ruang demokrasi yang dijamin konstitusi. Namun, bagi Litiloly, di balik kebebasan berpendapat, ada persoalan yang jauh lebih mendesak: kerusakan lingkungan yang sudah mencapai titik kritis. Selama hampir 15 tahun, Gunung Botak telah menjadi saksi bisu kegiatan tambang ilegal yang meninggalkan jejak pencemaran mendalam. Sianida, merkuri, dan bahan berbahaya lainnya meresap tanpa kendali, mematikan biota, merusak tanah, dan mengancam air yang menjadi nadi kehidupan masyarakat Buru.

Ketika Litiloly mengungkap bahwa ribuan ton sianida telah masuk ke kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir, itu bukan sekadar data—itu peringatan keras. Dampaknya mungkin belum terasa penuh hari ini, tetapi konsekuensinya pasti menunggu generasi berikutnya. Inilah alasan mengapa ia berdiri teguh mendukung langkah pemerintah.

Tak hanya itu, Litiloly secara gamblang membongkar ketimpangan yang selama ini bersembunyi di balik aktivitas tambang ilegal. Para pemasok bahan kimia meraup keuntungan puluhan juta rupiah per kaleng, sementara para penambang lokal hanya menerima ratusan ribu dengan risiko keselamatan yang tinggi. Perputaran uang besar justru tidak mengangkat ekonomi daerah.

Di tengah langkah pemerintah menghadirkan 10 koperasi—baik pemegang IPR maupun non-IPR—yang seluruhnya beranggotakan anak adat, muncul fitnah bahwa ada koperasi yang sengaja tidak diberi izin. Litiloly tidak tinggal diam. Ia menantang pihak penyebar isu untuk membuktikan tudingannya. Sikap ini bukan sekadar pembelaan terhadap koperasi, tetapi pembelaan terhadap kebenaran dan kehormatan masyarakat adat yang selama ini turut dirangkul untuk bekerja sama secara legal.

Dalam konteks inilah seruan Litiloly terasa begitu relevan: hentikan fitnah, dukung penertiban, dan beri kesempatan bagi pemerintah serta koperasi untuk mengelola kekayaan daerah secara sah dan bertanggung jawab. Penertiban bukanlah langkah mematikan nafkah rakyat seperti yang digaungkan pihak tertentu. Sebaliknya, ini adalah upaya memutus rantai eksploitasi tak adil, menyelamatkan lingkungan, dan memastikan bahwa kekayaan Gunung Botak kembali kepada masyarakat Buru—bukan kepada para cukong.

Gunung Botak bukan semata tanah gersang yang ditambang. Ia adalah warisan, identitas, dan masa depan. Dan seperti yang ditegaskan Harkuna Litiloly, masa depan itu tidak boleh dirampas oleh mereka yang mengedepankan kepentingan pribadi sambil menyebar fitnah untuk mempertahankan praktik ilegal.

Kini waktunya Kabupaten Buru bersatu mendukung langkah penertiban. Demi lingkungan yang pulih, ekonomi yang sehat, dan generasi yang terlindungi.

Harkuna Litiloly telah bersuara. Saatnya kita mendengar.

(A.H)

Pemerintah Desa Sukamulya Hotmix Jalan Desa, Wujudkan Desa Terdepan dan Jabar Istimewa

0
Perangkat Desa Sukamulya, Memiliki Jiwa Korsa untuk Membangun Desa Terdepan untuk Indonesia

Garut, Mediaistana.com – Pemerintah Desa Sukamulya Hotmix Jalan Desa mewujudkan Jawa Barat Istimewa, bertempat di Kampung Panyaweyan Desa Sukamulya kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut. Rabu (26/11/2025).

“Kegembiraan anak-anak disore hari bermain sepedah. Setelah jalan diperbaiki dengan hotmix warga masyarakat mengapresiasi kepala Desa Sukamulya, sejak 2017 baru kali ini diperbaiki totalitas mulai dari batas rel kereta api hingga perkampungan,” ujar warga masyarakat yang ikut mendampingi anaknya.

Kepala Desa Sukamulya Uus Kustiwa, S.E, menyampaikan melalui pesan tertulis, semoga semua yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa, khusunya insfrastruktur bisa bermanfaat untuk seluruh warga Desa Sukamulya khusunya, umumnya untuk semua.

“Semakin bagusnya akses jalan, bisa lebih memperlancar ekonomi warga. Sehinga tujuan Negara dalam mengentaskan kemiskinan segera bisa diatasi dengan semakin berkembangnya roda ekonomi,” ujarnya.

Lanjut Uus Kustiwa, mengucapakan terimakasih kepada seluruh stakeholder baik Masarakat, Karangtaruna, Tokoh Agama, Lembaga Desa; (RW, RT, Kader Posyandu, PKK, dan BPD), Bhabinkamtibmas, Babinsa serta rekan Media, yang ikut menjadi bagian dari mensukseskan dalam kelancaran program Desa Sukamulya.

“Semoga apa yang menjadi Visi dan Misi Saya. Pemerintah Desa Sukamulya bisa terealisasikan dengan dukungan dari semua,” tutupnya.

Menurut Sekertaris Desa Sukamulya Indra Fauzi Rahman menjelaskan, untuk pembangunan infrastruktur jalan Desa diwilayah Dusun 3, dengan Hotmix, Insyaallah mulai Tahun 2025 sampai tahun berikutnya akan diselesaikan sesuai RPJMDes Kepala Desa Sukamulya.

“Rencana Kepala Desa Sukamulya Uus Kustiwa, S.E, sesuai aspirasi masyarakat dan hasil Musdes 2025, pembangunan jalan Desa diwilayah Dusun Tiga akan diselesaikan secara bertahap hingga tahun 2026,” ucap Indra Fauzi Rahman Kepada Wartawan saat ditemui di Kantor Desa Sukamulya.

Lanjut Indra Fauzi, pembangunan jalan desa tersebut merupakan lanjutan. Pertama dari Dana Desa Pemerintah Pusat, menyerap anggaran Rp.196 Juta sepanjang 400 Meter, dan Kedua dilanjutkan dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp.98 Juta sepanjang 197 M.

“Dengan telah selesai pembangun Infrastruktur jalan desa dan drainase pertanian secara bertahap, sesuai motto Desa, Desa terdepan untuk Indonesia, serta Menuju Jabar Istimewa dengan motto Kampung diurus kota ditata, sesuai arahan Pemerintah Kecamatan Sukamulya,” tuturnya.

Selain itu, Alhamdulillah Pemerintah Desa Sukamulya juga, selesai melaksanakan program ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDes Mitra Sejahtera. Antara lain; mengolah Jamur, ternak ikan nila, membeli hasil pertanian, dan kedepannya, akan menggarap potensi lahan carik, pungkasnya.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par)