Beranda blog Halaman 822

LPK Perumda Kanjuruhan Gelar Diklat Uji Akurasi Meter se-Jawa Timur

0

pemerintah,Malang|Mediaistana.com – Lembaga Pelatihan dan Kompetensi (LPK) Perumda Kanjuruhan Kabupaten Malang menggelar kegiatan Diklat Uji Akurasi Meter yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai daerah se-Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman para peserta terhadap standar akurasi meter air yang digunakan dalam pelayanan publik.(3/11/2025)

Dalam diklat tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan teori dan praktik mengenai kalibrasi, pemeriksaan, serta pemeliharaan alat ukur sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya keakuratan data pengukuran dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan perusahaan daerah.

Pihak penyelenggara, LPK Perumda Kanjuruhan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mereka dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan air bersih dan profesionalitas SDM di bidang teknis pengukuran.

Diharapkan, melalui diklat ini, para peserta mampu menerapkan hasil pelatihan di daerah masing-masing untuk menciptakan layanan publik yang lebih transparan, efisien, dan akurat.

Kapolres Madiun Tekankan Koordinasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Alam

0
Oplus_131072

Madiun, media istana.com

– Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin pelaksanaan Apel Kesiapan Tanggap Bencana yang digelar oleh Polres Madiun dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di musim pancaroba, bertempat di Lapangan Tri Brata Mapolres Madiun, Senin (3/11/2025).

Apel tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari berbagai instansi, antara lain Wakapolres Madiun KOMPOL Mukhamad Lutfi, S.H., M.H., Pasiops Kodim 0803 Madiun, Kasatpol PP Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, para Pejabat Utama Polres Madiun, serta para Kapolsek jajaran.

Peserta apel terdiri dari berbagai unsur gabungan, meliputi personel Polres Madiun, Kodim 0803 Madiun, Sat Brimob Den C Polda Jatim, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta BPBD Kabupaten Madiun.

Oplus_131072

Dalam amanatnya, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta apel yang hadir dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa apel kesiapan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk melindungi dan melayani masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi darurat bencana.

“Melalui apel ini, kita memastikan bahwa personel, peralatan, dan sarana pendukung berada dalam kondisi siap. Dengan demikian, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, kita dapat bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem di masa pancaroba yang meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor. Ia menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Madiun telah terdampak bencana, antara lain banjir di Pilangkenceng, Saradan, Wonoasri, Balerejo, dan Wungu; tanah longsor di wilayah Kare, Dagangan, serta Gemarang; serta angin puting beliung yang melanda Pilangkenceng, Mejayan, dan Wonoasri.

Menanggapi kondisi tersebut, Kapolres menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam memperkuat sistem tanggap darurat. “Perkuat koordinasi, pastikan informasi dan peringatan dini tersampaikan cepat dan tepat. Tingkatkan kemampuan personel, siapkan sarana dan prasarana pendukung, serta berikan edukasi kepada masyarakat agar mereka siap menghadapi bencana,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan Kabupaten Madiun tidak hanya terletak pada instansi dan perlengkapannya, tetapi juga pada semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan seluruh masyarakat.

“Marilah kita jadikan apel ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat Kabupaten Madiun. Dengan kesiapan dan kebersamaan, kita mampu menghadapi segala tantangan bencana yang mungkin terjadi,” pungkas AKBP Kemas Indra Natanegara.

Reporter: tukiyo

RT 003 RW 07 Sunter Jaya, Tegaskan Semua Iuran Hasil Kesepakatan Warga

0

Jakarta -MEDIA ISTANA, 2 November 2025 — Pengurus Rukun Tetangga (RT) 03 RW 07 Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, membantah keras tuduhan praktik pungutan liar (pungli) yang sempat di beritakan, Pihak RT menegaskan bahwa seluruh bentuk iuran yang dilakukan di lingkungan tersebut telah melalui kesepakatan bersama warga dan bersifat transparan.

Ketua RT 03 RW 07,Amak, menjelaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah warga.

” kejadian yang sebenarnya saat itu pengurus RT ( Bendahara) Saya lagi nggak enak badan sehingga sayalah yang langsung turun tangan untuk meminta iuran bulanan tersebut dan besoknya Saya kasih ke bendahara, itulah kebenarannya

“Kami tegaskan lagi, tidak ada pungutan liar di wilayah RT 03. Semua iuran yang kami lakukan sudah dibicarakan dalam rapat warga, disetujui bersama, dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan lingkungan,” ujar Amar saat ditemui, Minggu (2/11/2025).

Menurutnya, dana yang dikumpulkan digunakan untuk berbagai kegiatan warga, mulai dari kebersihan lingkungan, keamanan, hingga kegiatan sosial. Pengurus RT juga rutin memberikan laporan keuangan setiap bulan melalui forum warga maupun grup komunikasi resmi.

“Kami selalu terbuka soal keuangan. Semua pemasukan dan pengeluaran dicatat, bisa dicek oleh warga kapan saja,” tambahnya

Pihak RT 03 RW 07 juga berencana menggelar pertemuan terbuka dalam waktu dekat, guna menjelaskan secara detail mekanisme pengelolaan iuran dan penggunaan dana. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan warga serta memperkuat semangat gotong royong di lingkungan kami, pungkasnya

HAMDAN

Satgas TMMD ke-126 Berikan Penyuluhan Bahaya Radikalisme dan Terorisme kepada Siswa SMA

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Tidore Kepulauan — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1505/Tidore melaksanakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan tentang Bahaya Radikalisme dan Terorisme kepada para siswa SMAN 14 Tidore Kepulauan, bertempat di Aula SMAN 14 Tikep, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Senin (3/11/2025).

Kegiatan penyuluhan ini menghadirkan narasumber Kasdim 1505/Tidore Mayor Inf Asihno yang memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya menjaga semangat nasionalisme, menolak paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran paham radikal di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Mayor Inf Asihno menegaskan bahwa ancaman radikalisme dan terorisme bisa menyasar siapa saja, termasuk generasi muda yang aktif menggunakan media sosial. Oleh karena itu, para siswa diimbau agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif yang dapat merusak persatuan bangsa. “Generasi muda harus memiliki filter dalam menerima informasi. Jadilah pelajar yang cerdas, kritis, dan berjiwa nasionalis. Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Mayor Inf Asihno dalam penyuluhannya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari sasaran non fisik TMMD yang bertujuan membangun sumber daya manusia yang tangguh, cinta tanah air, dan memiliki kesadaran bela negara. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan narasumber yang berlangsung dengan penuh antusiasme.

HAMDAN

Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik Resmi Dibuka, 50 Siswa Siap Terjun Masyarakat

0

Polri,GRESIK|Mediaistana.com – Sebanyak 50 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 resmi memulai kegiatan Latihan Kerja (Latja) di wilayah hukum Polres Gresik. Latja ini akan berlangsung selama enam hari, mulai 3 hingga 8 November 2025, dan diawali dengan Apel Penyambutan dan Pembukaan yang digelar di halaman Mapolres Gresik, Senin (3/11/2025).

Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, dan dihadiri oleh para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Gresik, serta personel pendukung lainnya. Momen penting apel ditandai dengan penyematan pita latihan kerja kepada perwakilan siswa, sebagai simbol dimulainya tahap akhir pendidikan tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa kegiatan Latja merupakan fase penting sebelum para siswa resmi dilantik menjadi anggota Polri.

“Latihan kerja ini adalah bagian dari rangkaian program pendidikan Polri Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi tahap pembulatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan,” ujar Kapolres Gresik.

Selama kegiatan, para siswa akan memperoleh pengalaman langsung di lapangan pada berbagai fungsi teknis kepolisian seperti Reskrim, Intelkam, Binmas, Samapta, dan Lalu Lintas. Melalui praktik tersebut, mereka diharapkan semakin siap menjadi anggota Polri yang profesional, humanis, dan berlandaskan semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Kepada para peserta latihan, Kapolres menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar di setiap penugasan.

“Jalani latihan dengan sungguh-sungguh, bersikap kritis, dan selalu patuhi aturan serta SOP yang berlaku,” pesan AKBP Rovan.

Sementara kepada para pendamping dan mentor, ia berpesan agar memberikan bimbingan dan pengawasan maksimal, sekaligus menjadi teladan dalam sikap dan profesionalisme.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres Gresik secara resmi membuka kegiatan Latja dengan penuh keyakinan.

“Dengan semangat pengabdian, kegiatan Latihan Kerja Siswa Diktuk Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Polres Gresik secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.

Penempatan 50 siswa di Polres Gresik menjadi bentuk kepercayaan lembaga pendidikan Polri terhadap kemampuan jajaran Polres Gresik dalam membina calon Bhayangkara muda. Diharapkan, kehadiran mereka dapat membawa semangat baru dalam pelayanan masyarakat, serta memperkuat sinergi Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Gresik.

PLN Ogah Bayar Tanah,Ahli Waris Siap Unjuk Rasa

0

Jakarta, Mediaistana com-Ratusan ahli waris Ganen Bin Nisan akan berunjuk rasa di PT PLN Nusantara Power Up Muara Tawar jalan Muara Tawar Segara Jaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin (3/11/2025). Menurut Kuasa Hukum para ahli waris Muhammad Kadafi, PT PLN Nusantara Power Up Muara Tawar tidak pernah menunjukkan itikad baiknya untuk menyelesaikan pembayaran tanah sejak 2018.

“Saya selaku kuasa hukum mewakili para ahli waris Ganen Bin Nisan menilai PT PLN Nusantara Power Up Muara Tawar tak memiliki itikad baik. Mereka tidak mau bayar sisa tanah klien kami seluas 7000 m2 sejak 2018,” kata Muhammad Kadafi saat ditemui di bilangan SCBD Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).

Kadafi mengaku sudah menerima balasan surat somasi yang sudah dikirim sebelumnya. Berdasarkan jawaban dari Senior Manager PT PLN Nusantara Power Up Muara Tawar yang berisi, PLN telah melakukan pembebasan lahan dan pembayaran ganti rugi untuk pembangunan PLTGU Muara Tawar. Pembebasan lahan sudah dimulai sejak 2008.

“Mereka PT PLN mengaku pembayaran tanah sudah sesuai ketentuan yang berlaku dan memiliki putusan hukum tetap (inkracht). Selain itu PLN juga sudah memiliki SHGB di lokasi tersebut,” ungkap Kadafi.

Namun para ahli waris mempertanyakan jawaban somasi itu. Kami sudah membalas surat tersebut pada Senin (11/8/2025). Ahli waris mempertanyakan kalau sudah dibayar, kapan dibayarnya?

“Kapan dibayarnya? Dimana bayarnya? Siapa nama penerimanya? Sistemnya bagaimana? Jika melalui Bank, yang mana? Nomer rekeningnya berapa? Jumlahnya berapa? Siapa yang transfer? Berapa nomer putusan inkrachtnya? Sertifikat HGB nomer berapa? Siapa yang terbitkan sertifikat itu?” tanya pengacara berdarah Sumatera ini.

Para ahli waris memiliki bukti kuat dan otentik tanah Ganen Bin Nisan telah dijadikan akses jalan dan di pagar keliling oleh PLN. Ahli waris akan berunjuk rasa menuntut keadilan agar tanah seluas 7000 m2 segera dibayar.

“Aksi demonstrasi akan dilakukan pada Senin (3/11/2023). Seluruh ahli waris akan datang ke PT PLN Nusantara Power Up Muara Tawar. Lokasinya Jalan PLTGU Muara Tawar Segara Jaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi,” tegas Kadafi.

Ahli waris juga mengancam akan mengambil alih tanah itu jika PT PLN menolak membayar.

“Jika tanah seluas 7000 meter itu tidak segera dibayar. Kami akan ambil alih,” tandas Kadafi.

Asah Fungsi Teknis Kepolisian dan Kepekaan Sosial, 247 Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Mulai Latja

0

Polri,MOJOKERTO||Mediaistana.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Minggu (2/11/2025) pagi.

Sebanyak 247 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 mengikuti apel pemberangkatan Latihan Kerja (Latja) dan program Live In.

Apel pemberangkatan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H, didampingi Kepala Korp Siswa SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., beserta jajaran pengasuh siswa.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dody Indra Eka Putra menyampaikan amanat dan pesan khusus dari Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K.

Kepala SPN Polda Jatim menekankan bahwa Latja dan Live In adalah jembatan krusial yang menghubungkan antara teori di kelas dengan realitas sosial yang sesungguhnya di lapangan.

“Program ini bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan esensi dari pendidikan Polri,” kata AKBP Dody.

Ia mengatakan Latja dan Live In adalah ajang bagi siswa untuk mengaplikasikan fungsi teknis kepolisian secara langsung, sekaligus mengasah kepekaan dan nurani mereka terhadap denyut nadi kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut, Waka SPN Polda Jatim memberikan penekanan yang sangat tegas dan tidak dapat ditawar.

Ia menginstruksikan seluruh siswa untuk menjaga marwah institusi dan almamater SPN Polda Jatim selama berada di wilayah hukum Polres.

“Kami titipkan nama baik almamater di pundak kalian. Jaga sikap, etika, dan perilaku. Kami tegaskan, tidak ada pelanggaran sekecil apapun. Tunjukkan bahwa Batalyon Satria Yana Anucasana Siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim adalah calon Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berintegritas tinggi,” tegasnya.

Kegiatan latja dan live in merupakan implementasi konkret dari visi Lemdiklat Polri untuk menjadi “Pusat Keunggulan Pendidikan dan Pelatihan”.

AKBP Dody menjelaskan bahwa proses untuk mewujudkan personel Polri yang ideal tidak cukup hanya dengan menempa aspek akademik dan fisik.

Menurut AKBP Dody, pendidikan Polri modern harus menyentuh aspek sosial, emosional, dan spiritual.

“Pendekatan berbasis pengalaman nyata seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa pengabdian dan kedekatan emosional peserta didik dengan masyarakat,” terangnya.

Nantinya, siswa diharapkan mampu mempraktikkan tugas fungsi teknis kepolisian (Latja), sekaligus tinggal dan berbaur secara langsung dengan warga (Live In).

Tujuannya jelas, agar mereka dapat memahami realitas sosial serta menginternalisasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya secara kontekstual.

Program Live In secara khusus dirancang untuk memperkuat nilai-nilai empati, toleransi, tanggung jawab sosial, serta kepemimpinan yang humanis.

Siswa dituntut untuk menerapkan prinsip komunikasi efektif, kerja sama tim, serta pengambilan keputusan yang berbasis nilai moral dan etika profesi.

Kegiatan Latja dan Live In ini akan dilaksanakan mulai 3 hingga 8 November 2025.

Sebanyak 247 siswa Diktukba Polri tersebut akan disebar di Lima Polres jajaran Polda Jatim, yakni Polres Blitar Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Lamongan, dan Polres Gresik.

Tunjangan Kurang Guru Pns Jualan Di Kantin Sekolahan

0

pemerintah,Surabaya|Mediaistana.com – Guru guru ASN (Aparatur Sipil Negara ) PNS & PPPK berjualan dikantin sekolah di tempat dimana para guru ini mengajar .(3/11/2025)

Hasil pantauan awak media barang dagangan yang dijual Makana dan minuman yang dibutuhkan oleh siswa .
Para guru ini mulai membuka lapaknya dijam saat dilaksanakannya pembelajaran dimana guru tersebut mengajar Namun siswa di beri tugas dan guru tersebut mulai menata dagangannya.

Salah satu sekolah SMP Negeri diwilayah Utara selain guru ASN ternyata karyawan kontrak pemerintah kota Surabaya juga ikut jualan sebagaimana dirinya juga mempunyai tugas negara membersihkan lingkungan sekolah namun ditinggal mendahulukan jualan dari pada pekerjaan utamanya.

” Saya disuruh guru ASN mas, kalo gak nurut saya bisa diberhentikan, wong kepala sekolahnya ya diam saja membiarkan gurunya jualan” ungkap karyawan kontrak dengan wajah ketakutan
Selain sekolah negeri Utara di selatan para guru ASN ini juga jualan bahkan saat tim menanyakan pada siswa kelas 9 SMP Negeri sepanjang jalan MERR surabaya ini ketika ditanya ” belum istirahat kenapa keluar, sontak siswa ini menjawab Bu guru masih jualan dikantin pak ucap siswa tersebut dengan tertawa. tim media mencoba masuk ke kantin melihat kantin di samping tangga masuk ke lantai atas yang kumuh ini ,

dengan mata tim media para guru ini sedang menata dagangannya, 15 menit kemudian bel istirahat berbunyi para guru ini 3-5 orang guru ini meladeni para siswa yang membeli dagangannya.
Melihat kondisi para guru yang dibayar negara ini publik bertanya apakah tunjangan para ASN tidak cukup hingga jualan dikantin sekolah.

Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E., Hotmix Jalan Desa Realisasi Banprov 2025

0
Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E., saat ditemui diruang Kantor Desa Bagendit.

Garut, Mediaistana.com – Pemerintah Desa Bagendit, Senin malam (27/10) selesai hotmix jalan Desa, realisasi Bantuan Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan di Kampung Parung RW.07, Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

“Peningkatan pembangunan infrastruktur Jalan Desa Bagendit dengan hotmix ini, Panjang 200 M, Lebar 3 M, dan Tinggi 3 Cm, menyerap anggaran Dana Bantuan Provinsi Jawa Barat sejumlah Rp.98 Juta,” ucap Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E., saat ditemui di Kantor Desa Bagendit. Kamis (30/10/2025).

Kepala Desa Bagendit mengatakan, sesuai proposal yang diusulkan ke Gubernur Provinsi Jawa Barat, Alhamdulillah peningkatan infrastruktur jalan Desa Bagendit, selesai dilaksanakan sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat umum dan khususnya warga Desa Bagendit.

“Sebagai Kepala Desa Bagendit, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jawa Barat, Bapak H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. atas perhatian terhadap Desa Bagendit, sehingga secara bertahap Pemerintah Desa Bagendit dapat menyelesaikan pembangunan jalan yang sudah rusak,” ujarnya.

Jalan Desa Bagendit, secara keseluruhan memiliki panjang 4,2 KM, saat ini masih ada 1.3 KM yang belum dikerjakan, dan sisanya akan dikerjakan secara berharap pada tahun 2026.

Menurutnya, jalan Desa tersebut merupakan jalan Desa penghubung antar desa, sebagai sarana akses mobilitas masyarakat untuk peningkatan ekonomi, akses pendidikan dan kesehatan.

“Dengan telah selesainya pembangunan jalan desa ini, diharapkan kepedulian warga masyarakat untuk menjaga dan memelihara jalan Desa, dengan cara membersihkan drainase pinggir jalan agar tidak terjadi genangan air, dan untuk menghimbau kendaraan mobil besar yang bertonasi tinggi saat melintas,” tandasnya.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par.)

Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Sambangi Warga Desa Karehkel, Sampaikan Himbauan Kamtibmas

0

Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Sambangi Warga Desa Karehkel, Sampaikan Himbauan Kamtibmas

POLRES BOGOR –mediaistana.com

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Leuwiliang, Bhabinkamtibmas Desa Karehkel melaksanakan kegiatan sambang ke warga masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (02/11/2025) di wilayah Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar menyambangi Ketua RT 01/01, Bapak Ruli, bersama warga sekitar untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Sambang tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan sambang warga ini juga menjadi salah satu sarana efektif bagi anggota Polri untuk mempererat komunikasi dan menjalin kemitraan dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara warga dan pihak kepolisian dapat terus terjalin, guna mewujudkan keamanan yang kondusif di wilayah Kecamatan Leuwiliang.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Leuwiliang Kompol Maryanto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan sambang tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga lingkungan tetap aman dan tertib.

“Dengan komunikasi yang baik, warga akan lebih mudah berkolaborasi bersama anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Selain itu, setiap informasi dari masyarakat akan sangat membantu kami dalam menindaklanjuti potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Maryanto.

Ia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu aparat kepolisian, terutama dalam memberikan informasi dini terkait kejadian atau permasalahan sosial yang dapat berdampak pada stabilitas keamanan wilayah.

Sementara itu, kegiatan sambang ini juga dimanfaatkan oleh Bhabinkamtibmas untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, seperti pencurian, penipuan, maupun tindakan kriminal lainnya yang dapat mengganggu ketenteraman warga.

Terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Hamzah Sofyan, menjelaskan bahwa sesuai arahan Bapak Kapolres Bogor, selain kegiatan sambang, petugas juga diminta untuk memberikan edukasi kepada petugas keamanan lingkungan agar senantiasa waspada dan mampu mengantisipasi setiap kemungkinan gangguan kamtibmas.

“Petugas kami juga terus mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan pekerjaan dengan imbalan besar, namun tanpa kejelasan hukum. Hal tersebut dapat masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” ungkap Ipda Hamzah Sofyan.

Lebih lanjut, ia menegaskan apabila masyarakat menemukan adanya tindakan kriminalitas, aktivitas mencurigakan, atau indikasi perekrutan tenaga kerja ilegal dengan janji gaji besar tanpa izin resmi, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587.

Dengan adanya komunikasi aktif dan partisipasi masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Leuwiliang, dapat terus terjaga aman, nyaman, dan kondusif.

Mediaistana red maulana Mansur