Beranda blog Halaman 844

‎Bupati Garut Resmikan Sekolah Rakyat, Implementasi Program Presiden RI

0
‎Bupati Garut bersama unsur Forkompimda Resmikan Sekolah Rakyat, tingkat SD dan SMP.

Garut, Mediaistana.com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Launching dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Program Presiden RI, Tahun Anggaran 2025/2026 di Sekolah Rakyat Rintisan yang berlokasi di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Selasa (30/9/2025).



‎Dalam sambutannya, Bupati Garut menegaskan bahwa Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis untuk memutus rantai transmisi kemiskinan antar generasi dengan membuka akses pendidikan berkualitas.

‎”Hal ini terjadi karena keterbatasan akses, utamanya akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Oleh karena itu, Pak Presiden Prabowo berpikiran bahwa harus ada yang diputus, jangan ditransmisikan lagi. Caranya adalah dengan membuka akses-akses tadi, dan yang paling gampang adalah membuka akses pendidikan,” jelasnya.

‎Bupati menerangkan, Program Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.



‎Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Iyan Kusmadiana, memaparkan percepatan realisasi program ini. Ide Sekolah Rakyat datang langsung dari Presiden Prabowo dan sejak dicetuskan sekitar Februari, hingga September sudah berdiri 165 sekolah, dengan 65 di antaranya serentak melaksanakan MPLS.

‎”Luar biasa, kita applause dulu untuk pemerintah kita. Kita sudah didirikan berkolaborasi bersama itu sejak bulan Juli tanggal 14, dan sekarang 65-nya serentak seluruh Indonesia melakukan pembukaan masa pengenalan lingkungan ini,” kata Iyan.

‎Ia menambahkan, pelaksanaan Sekolah Rakyat melibatkan kerja sama antar kementerian, termasuk Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, dan Kementerian Keuangan.

Pada tahap rintisan, program juga bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja, sehingga Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia banyak digunakan sebagai lokasi sementara.

‎Sekolah rintisan ini didirikan sambil menunggu pembangunan sekolah permanen oleh Kementerian PUPR di setiap kabupaten/kota.



‎Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, melaporkan tahapan penjaringan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Garut yang dilaksanakan sejak Agustus.

‎”Calon siswa ini merupakan para warga masyarakat yang masuk Desil 1 dan Desil 2 sesuai dengan data tunggal sosial ekonomi nasional,” terang Aji.

‎Setelah melalui pleno yang dihadiri Sekda, Kepala BPS, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Disnakertrans, diputuskan jumlah peserta didik sebagai berikut : tingkat SMP sebanyak 50 orang (17 perempuan, 33 laki-laki), terbagi dalam dua rombongan belajar, dan tingkat SD sebanyak 25 orang (8 perempuan, 17 laki-laki) dalam satu rombongan belajar.



‎Saat pembukaan MPLS, para siswa dari 28 kecamatan ini diantar oleh camat dan keluarga mereka. Orang tua siswa difasilitasi untuk menginap semalam sebelum kembali ke kecamatan masing-masing, sementara para siswa mulai tinggal di asrama.

‎Dinas Sosial Garut juga menyampaikan, apresiasi atas bantuan Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial dalam pembangunan sarana dan prasarana di BLK Disnakertrans yang digunakan sebagai lokasi Sekolah Rakyat Rintisan, seperti ruang guru, ruang kelas, asrama, dan ruang makan, pungkasnya.

Sumber : (Humas Diskominfo Garut)
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD, KD., C.BJ., C.EJ.)

Kadinkes Garut Ajak Masyarakat, Cegah Penyakit Jantung dengan Pola Hidup Cerdik

0
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, membuka peringatan Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day (WHD).

Garut, Mediaisatana.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, membuka peringatan Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day (WHD) 2025 di Lapang Makorem 062/Tarumanegara, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota. Minggu (28/9/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani, menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara sekaligus mengungkapkan keprihatinan atas tingginya kasus penyakit jantung di Garut.

“Berdasarkan data BPJS, terdapat sekitar 7.000 lebih rujukan dari puskesmas ke rumah sakit terkait kasus jantung,” ujar Leli Yuliani

Menurut Leli, acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit jantung sebagai salah satu penyebab utama kematian di dunia.

“Penerapan pola hidup CERDIK disebut sebagai upaya penting untuk menekan prevalensi penyakit jantung. Pola ini meliputi ; Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres (CERDIK),” jelas Leli.

Lanjut Leli, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terus melakukan sosialisasi terkait pencegahan terhadap penyakit jantung, agar masyarakat mengetahui dan melaksanakannya, dan prevalensi terhadap penyakit jantung menurun.

“Pasien penderita jantung diimbau rutin kontrol, konsisten menjalankan pola CERDIK, aktif dalam komunitas, serta segera mengakses fasilitas kesehatan jika muncul gejala serangan mendadak, tutup Leli.

Ketua Panitia, Fadli Amarulloh, melaporkan kegiatan ini diikuti sekitar 2.500 peserta dari berbagai kalangan, termasuk tenaga kesehatan, kader, dan komunitas.

Sebanyak 39 instansi pemerintah maupun swasta turut mendukung acara tersebut. Rangkaian WHD 2025 berlangsung selama sepekan dengan agenda Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, screening jantung gratis, Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta puncak kegiatan berupa Senam Jantung Bersama.

“Semua kegiatan ini kami rancang, bukan hanya sebagai bentuk edukasi saja, tetapi pengalaman nyata untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan jantung,” jelas Fadli.

Ketua YJI Kabupaten Garut, Kadar Lesmana, menyoroti meningkatnya kasus jantung akibat perubahan pola makan dan gaya hidup yang kini bahkan menyerang usia muda.

Ia menganjurkan masyarakat melakukan olahraga ringan, seperti berjalan cepat selama 30 menit hampir setiap hari, serta tidak menunda pemeriksaan kesehatan ke fasilitas terdekat, pungkasnya.

Sumber : (Humas Diskominfo Garut)
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD, KD., C.BJ., C.EJ.)

Sinergitas TNI–Polri: Polsek Cileungsi Sambang Warga dan Berikan Pesan Kamtibmas di Sekolah

0

Sinergitas TNI–Polri: Polsek Cileungsi Sambang Warga dan Berikan Pesan Kamtibmas di Sekolah

Bogor –mediaistana .com

Polres Bogor,. Sinergitas antara TNI dan Polri terus ditingkatkan dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cileungsi. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan sambang yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Cileungsi, Iptu Wardi, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Mulyanto bersama Babinsa pada Rabu (01/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, rombongan mendatangi salah satu sekolah yang berada di wilayah Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kedatangan mereka bertujuan memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada pihak pengurus sekolah terkait pencegahan kenakalan remaja.

Melalui kesempatan ini, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa menekankan pentingnya peran sekolah dalam membina para siswa agar terhindar dari berbagai permasalahan sosial. Pesan kamtibmas ini disampaikan sebagai upaya preventif untuk mencegah tindakan negatif yang dapat merugikan masa depan generasi muda.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan bahwa kegiatan sambang tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

“Bhabinkamtibmas mengajak para siswa agar tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang tidak produktif, menjauhi perilaku bullying, menghindari tawuran, serta tidak menyalahgunakan narkoba maupun obat-obatan terlarang. Hal ini menjadi bagian dari langkah pencegahan kenakalan remaja,” ungkap Kompol Edison.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keterlibatan pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat penting dalam mengawasi tumbuh kembang remaja. Dengan sinergi bersama, permasalahan kenakalan remaja diharapkan bisa ditekan seminimal mungkin.

Terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Yulista Mega Stefani, S.H., menuturkan bahwa intensifikasi kegiatan sambang dan komunikasi langsung dengan warga maupun pihak sekolah dapat membantu aparat mengidentifikasi sekecil apapun persoalan yang muncul di masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres, dengan hadirnya polisi di tengah masyarakat, setiap permasalahan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan begitu, solusi cepat bisa dicari sehingga permasalahan tidak berkembang menjadi lebih besar,” jelas Ipda Yulista.

Lebih jauh, Ipda Yulista juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas. Ia menekankan agar warga segera melaporkan apabila menemukan indikasi perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

“Praktik perekrutan semacam itu termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Apabila warga menemukan hal tersebut atau ada gangguan kamtibmas lainnya, segera laporkan melalui Call Center (021) 110 yang beroperasi 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” tegas Ipda Yulista Mega Stefani.

Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah demi kenyamanan seluruh warga Kabupaten Bogor.

Mediaistana red maulana mansur

Kapolsek Dramaga Bersama Forkompincam Kec Dramaga Hadir Dalam Kegiatan Upacara

0

Kapolsek Dramaga Bersama Forkompincam Kec Dramaga Hadir Dalam Kegiatan Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Jaga Kondusifitas Dan Sinergitas Kec Dramaga

POLRES BOGOR -mediaistana. Com

Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana S.H M.H pada hari Rabu, tanggal 01 Oktober 2025, jam 07.30 WIB, s.d selesai telah mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Adapun Yang Hadir dalam kegiatan tersebut
Camat Dramaga Atep S. Sumaryo,.S.H,.M.M, Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana,S.H.,M.H, Danramil Ciomas 2113 diwakili Danpos, Kepala KUA Dramaga, Ketua MUI Kec Dramaga para Kepala Puskesmas se-Kecmatan Dramaga, Para Kepala Desa Beserta Staf, Para Kepala Sekolah dan Guru beserta staff serta Ketua TP. PKK Se-kecamatan Dramaga.
Para Babinsa Se Kecamatan Dramaga Dan Bhabinkamtibmas Se Kec Dramaga.

Dengan menjadikan Pancasila ideologi Bangsa, maka setiap perbedaan semua bersatu dalam Bhineka Tungal Ika, dan ketika ada permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

Mediaistana red maulana mansur

Dihara

ANTUSIAS LUAR BIASA WARGA MESSAWA SAMBUT BUPATI WELEM SALURKAN PUPUK GRATIS

0

 

Media Istana.com – Mamasa.

Selasa, 30 September 2025, ribuan warga dari berbagai desa di Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, tumpah ruah ke jalan poros untuk menyambut kedatangan Bupati Mamasa, Welem Sambolangi’, SE., MM. Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga aktivitas lalu lintas sempat terhambat akibat padatnya pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.

Kehadiran Bupati Welem Sambolangi’ di Messawa merupakan bagian dari program penyaluran pupuk gratis bagi kelompok tani, sebagaimana telah dilaksanakan sebelumnya di beberapa kecamatan lain di Kabupaten Mamasa. Pada kesempatan ini, pupuk dan benih padi diserahkan langsung oleh Bupati dan disaksikan unsur Forkopimda, anggota DPR, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Welem menekankan pentingnya penerapan pola tanam serempak, karena selain meningkatkan produktivitas, metode ini juga memperkuat efisiensi pengelolaan lahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat—termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan kelompok tani—untuk membangun pemahaman bersama dalam menerapkan pola tanam yang terkoordinasi dan gotong royong.

“Pola tanam bukan hanya soal teknis. Ini adalah kolaborasi lintas sektor, termasuk pembangunan dan pemeliharaan irigasi. Kita harus bergerak bersama agar hasil pertanian semakin optimal,” tegasnya.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Elisabeth, menyebut program pupuk gratis ini sebagai terobosan nyata yang menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada petani.

“Ini baru namanya pemerintah hadir untuk rakyat. Semoga program seperti ini berkelanjutan dan memberi dampak signifikan bagi petani di Kabupaten Mamasa,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Bernard, melaporkan bahwa pada tahun 2025 total penerima pupuk gratis mencapai 1.898 kelompok tani dengan luas lahan 12.398 hektare. Adapun kebutuhan dan nilai bantuan pupuk adalah sebagai berikut:

Pupuk Urea: 2.414,2 ton senilai Rp 5,43 miliar

Pupuk NPK: 3.723,2 ton senilai Rp 8,56 miliar

Total nilai bantuan: Rp 13,9 miliar

Untuk Kecamatan Messawa, realisasinya mencakup:

Luas lahan: 496,55 hektare

Pupuk Urea: 99,3 ton senilai Rp 223,45 juta

Pupuk NPK: 148,96 ton senilai Rp 342,62 juta

Total nilai bantuan: Rp 566,07 juta

Acara penyerahan pupuk di Kecamatan Messawa dihadiri oleh:

Bupati Mamasa Welem Sambolangi’

Anggota DPRD Provinsi Sulbar Elisabeth

Anggota DPRD Kabupaten Mamasa Mangguali

Direktur Hak Tani Haris

Kapolsek Sumarorong

Kajari

Danramil Sumarorong

Kepala Bappeda

Kepala Keuangan Daerah

Kasatpol PP

Kepala Dinas Pertanian

Rohaniawan

Tokoh masyarakat

Camat Messawa

Para kepala desa se-Kecamatan Messawa

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)

Para ketua kelompok tani

Pemerintah berharap melalui penguatan kelompok tani dan dukungan sarana produksi, produktivitas pertanian di Kabupaten Mamasa akan terus meningkat, ketahanan pangan tetap terjaga, serta kesejahteraan petani semakin baik.

(Nurdin P.)

Konferensi Pers Poros Tengah Bersama Caketum PPP Prof.Dr.KH.Husnan Bey Fananie

0

Jakarta, Mediaistana -Selasa (30/9/2025) Caketum PPP Prof.Dr.KH.Husnan Bey Fananie dalam konferensi persnya dijakarta dihadiri juga Eksponen 4 Fusi 1973 (NU,PARMUSI,Syarikat Islam,Perti)Pendiri PPP menanggapi kekisruhan Muktamar x PPP yang terjadi didalam partai itu bukan salah dari partainya tetapi dari oknum yang telah merusak nama partai dengan secara langsung tiba-tiba masuk dan tidak sesuai dengan kategori sebagai ketua umum partai karena tidak adanya pengalaman dalam Partai.

Partai PPP sebuah partai ternama dan tersohor dari jaman orde baru saat ini terkait dengan adanya kisruh diantara dua kubu sudah tidak akan bisa lagi disatukan karena sudah terlalu cacat,hal ini harus dibersihkan dengan memulai bangun kembali dari nol dan membentuk Management yang berkualitas dengan mengikuti ajaran agama agar partai tetap berpegang pada keyakinan sesuai ketuhanan yang maha esa,”jelas Caketum PPP Prof.Dr.KH.Husnan Bey Fananie.

Harapan saya kedepannya Partai PPP tidak akan ada lagi oknum yang hanya ingin memiliki kursi dan kekuasaan semata melainkan membentuk suatu partai yang berdedikasi tinggi yang sesuai dengan lambang Kah’bah, bangkit dengan ridho dan jalan Allah SWT yakin PPP akan kembali bersinar dikalangan Partai.

Somasi Kepada Ketua Gerakan Dapur Indonesia Nofalia, tak Digubris Investor akan Tempuh Jalur Hukum

0

MediaIstana | JAKARTA – Korban investasi terkait penyediaan Food Tray (baki tempat makan) BGN dalam program Makan Gratis Bergizi (MBG) pemerintah mengungkapkan apa yang dialaminya sejak 2024 hingga sekarang belum tuntas di mana direktur perusahaan PT. BIN THALIB BERKAH ABADI, sekaligus Ketua Gerakan Dapur Indonesia (GARUDA INDONESIA) Nofalia Haekal Safar selaku penerima Surat Perintah Kerja dari BGN untuk menyediakan Food Tray, selaku pembeli dalam redaksi SPK-nya mengingkari perjanjian kerjasama dengan investor.

Klien kami AB dengan kuasa hukum Dominggus Tobu Shanitan S.H., telah melakukan investasi dengan PT. BIN THALIB BERKAH ABADI, yang diwakili oleh Ibu Nofalia selaku Direktur serta Ibu Melinda Dee selaku Wakil Direktur.

“Kerja sama investasi tersebut dimulai pada tanggal 14 September 2024, yang dituangkan dalam 12 (dua belas) perjanjian tertulis. Sebagian perjanjian ditandatangani antara klien kami dengan Ibu Nofalia selaku direktur PT. BIN TALIB BERKAH ABADI, dan sebagian lainnya ditandatangani dengan Ibu Melinda Dee selaku direktur dan wakil direktur PT. REPINDO JAGAD RAYA,” kata Dominggus, Senin, 29/9/2025.

Berdasarkan perjanjian, lanjut Dominggus, disepakati bahwa:

* Pengembalian modal investasi serta pembagian hasil akan dilakukan selambat-lambatnya dalam jangka waktu 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal penandatanganan perjanjian.

* Sebagai bentuk jaminan, telah diberikan cek kepada klien kami.

“Namun hingga saat ini, meskipun klien kami telah memberikan kuasa hukum kepada kami untuk menindaklanjuti persoalan ini, kewajiban pengembalian dana beserta hasil investasi tersebut belum dilaksanakan oleh pihak terkait,” ujarnya.

Menurut Dominggus, riwayat Kerja Sama Investasi kliennya selaku kreditur/investor sebelumnya telah satu kali menjalin kerja sama investasi dengan pihak Ibu Nofalia.

“Kerja Sama Investasi sebelumnya telah satu kali menjalin kerja sama investasi dengan pihak Ibu Nofalia, selaku Direktur Utama PT. BIN THALIB BERKAH ABADI, dengan nilai sebesar pertama Rp. 1.375.000.000,- (satu miliar tiga ratus tujuh lima juta rupiah), kerja sama tersebut berjalan dengan baik dan pengembalian modal dilakukan sesuai kesepakatan,” terangnya.

Lebih lanjut Dominggus membeberkan bahwa Perjanjian Investasi terakhir,
melihat rekam jejak yang positif, pada tanggal 21 Oktober 2024, klien kami kembali melakukan perjanjian investasi secara tertulis (di bawah tangan) dengan pihak Ibu Nofa terkait pengadaan food tray berbahan stainless steel, dengan sistem bagi hasil.

“Nilai Investasi
Dalam perjanjian terakhir ini, klien kami menginvestasikan dana sebesar Rp. 8.250.000.000,- (delapan miliar dua ratus lima puluh juta rupiah),” ucapnya.

Kesepakatan Pengembalian Modal
Berdasarkan perjanjian, pengembalian modal beserta hasil usaha disepakati akan dilaksanakan paling lambat pada tanggal 30 November 2024.

Kewajiban itu diungkap Dominggus ternyata hingga lewat tanggal jatuh tempo, pihak Ibu Nofalia selaku Direktur Utama PT. Bin Thalib Berkah Abadi belum melaksanakan kewajiban pengembalian modal sebagaimana diperjanjikan.

Upaya Teguran / Somasi melalui kuasa hukum telah menyampaikan dua kali somasi/teguran tertulis sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, sampai saat ini kewajiban pengembalian modal tersebut belum juga dipenuhi.

“Rencana Langkah Hukum
Mengingat upaya non-litigasi tidak menghasilkan penyelesaian, klien kami berencana menempuh jalur hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, guna memperoleh kepastian hukum dan melindungi hak-haknya sebagai investor,”pungkas Dominggus dari Kantor Hukum Domitobu, DPP GRIB Jaya, Kedoya Selatan, Jakarta Barat.

DW dari pihak AB sudah menemui Nofalia dan mencoba membicarakan secara kekeluargaan terkait pengembalian investasi tersebut namun tak berhasil.

“Alasannya belum dibayar BGN (Badan Gizi Nasional) namun setelah kita cek ke BGN, bolak balik segala macam, BGN bilang gak ada urusan sama mereka langsung ke ibu Nofalia, tapi ibu Nofalia selalu alasannya ke BGN” kata DW di depan media ini, Senin, 29/9/2025.

Alasan Bu Nofalia selalu Belum di Bayar oleh BGN, sedangkan BGN bilang tidak ada Urusan dengan BGN. sementara SpK ada ? Dan Pak Budi Utomo yg sebagai Pejabat pun Nyatakan belum di bayar BGN (Wa terlampir).

Ada Korban lain yg bertemu dgn Pejabat BGN lain dan menyatakan bahwa semua telah di bayar semester pertama 2025.

Mana yg bisa kita Pegang !!! ..
Ada apakah dgn Ibu Nofalia tidak dapat/bisa di sentuh ? Sementara masih banyak korban yg lain. Sekarang di angkat Menjadi Garda ?? ( tolong bantu)

dari korban lainnya berinisial SF mengatakan dia pernah menghubungi orang BGN, ternyata BGN sudah membayar mereka.

Geger …! Hidangan MBG Yang Dimakan Siswa SDN 05 Sungai Paduan Ternyata…! 

0
Oplus_131072

Teluk Batang Kayong Utara _ Hari kedua Makanan Bergizi Gratis bikin geger siswa – Siswi SDN 05 Sungai Paduan.30/9/2025.

Jadwal yang sudah disepakati antara satuan pendidikan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) pada hari kedua ini sudah  terlaksana sesuai harapan.

Hamola,M.Pd disela kesibukannya memberikan pernyataannya kepada awak media, ” Untuk jadwal pengantaran MBG ini sebelumnya kami musyawarahkan bersama seluruh dewan guru, mengingat siswa kelas rendah pulang lebih awal dari kelas tinggi ,kami berinisiatif untuk pendistribusian MBG ini lebih efisien kita usulkan ke SPPG Teluk Batang dimulai antara pukul 08.30 – 09.00 Wib.pendistribusian kepada siswa pada pukul 09.00 Wib.hal ini kami rasa tidak mengganggu aktivitas tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar,Tuturnya.”

Dilain tempat,awak media mendatangi salah satu kelas yang sedang menyantap makanan,terlihat senyum tipis dari raut wajah siswa kelas III ( Tiga ) sedang asyik menikmati hidangan tersebut dan saat ditanya,Meraka berkata…

Jimmy Siswanto,S.Pd ,Wali Kelas III B saat dikonfirmasi awak media mengatakan,” karna ada 1 orang  siswa yang tidak hadir pada hari ini , maka saya tawarkan kepada siswa yang masih mau, kebetulan juga pada hari ini di jam pertama Olah Raga.ya…!  kita tahulah kalau habis olah raga biasanya tenaga terkuras luar biasa  ,oleh sebab itu saya beri ke siswa yang ingin nambah atau mau lagi, kebetulan juga siswa tersebut menerima dengan penuh semangat.Pungkasnya.

Khairul Tammi ,S.TR GZ ( Ahli Gizi ) Yang bertugas di SPPG Teluk Batang menyambangi kantor Kepala Sekolah seraya memberikan langkah – langkah apa saja yang dilakukan pihak sekolah sebelum pendistribusian dilakukan kepada para siswa-siswinya.

Selanjutnya,awak media bertanya terkait adanya masukan dari para siswa -siswi SDN 05 Sungai Paduan terkait menu selanjutnya.apakah bisa request…? Pernyataan dari Khairul Tammi ,S.TR GZ….

(ANTON PURBA)

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek RSUD Hj. Andi Depu Polman Terancam Masuk Ranah Hukum

0

RSUD Hj. Andi Depu Polman Gelontorkan Miliaran Rupiah untuk Rehabilitasi, Diduga Menyimpang dari KAK

Polewali Mandar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hj. Andi Depu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk merehabilitasi sejumlah fasilitas bangunan, pagar, serta instalasi jaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Namun, berdasarkan pantauan langsung di lapangan, pelaksanaan rehabilitasi pada ruang operasi rumah sakit tersebut diduga belum sepenuhnya memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK

Ketua Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Sulbar menyoroti dugaan penyimpangan tersebut dan meminta aparat segera bertindak.

“Kami menduga ada ketidakpatuhan terhadap KAK yang merugikan kualitas pembangunan. Proyek bernilai miliaran rupiah ini harus diawasi dengan ketat. Jika dibiarkan, masyarakat yang akan menanggung akibatnya karena fasilitas kesehatan tidak maksimal,” tegas perwakilan GEBRAK .

Selain soal teknis, GEBRAK Sulbar juga mengingatkan bahwa dalam aturan pengadaan barang/jasa pemerintah, kontraktor dilarang melakukan praktik pinjam bendera atau pinjam-pakai perusahaan.

Larangan ini ditegaskan dalam:

•Pasal 7 ayat (1) huruf f Perpres 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang mewajibkan pelaku usaha menyampaikan dokumen yang benar dan tidak menyesatkan.

•Pasal 28 ayat (1) dan (2) Perpres 16/2018, yang mengharuskan penyedia memenuhi kualifikasi dan bertanggung jawab penuh atas kontrak.

•Pasal 78 ayat (3) huruf a Perpres 16/2018, yang menyebutkan penyedia dapat dikenakan sanksi blacklist hingga pidana bila terbukti melakukan pemalsuan data.

•Bahkan, dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, praktik pinjam bendera dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan kewenangan (Pasal 9 dan Pasal 12 huruf i).

“Praktik pinjam-pakai perusahaan adalah bentuk kecurangan. Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi bisa masuk ranah pidana korupsi. Jika kontraktor tidak mampu, jangan korbankan mutu pekerjaan,” tambah GEBRAK Sulbar.

Lebih jauh, GEBRAK Sulbar menegaskan tidak hanya akan mengawal proyek ini, tetapi juga siap mengambil langkah hukum.

“Kami dari GEBRAK Sulbar akan segera melaporkan hal ini secara resmi ke Polda Sulbar agar aparat hukum segera bertindak. Saat ini kami sedang melengkapi bukti-bukti yang ada agar laporan kami kuat dan bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tegas GEBRAK Sulbar.

  • GEBRAK Sulbar menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap proyek bernilai besar agar sesuai standar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Mereka juga meminta masyarakat turut serta dalam pengawasan demi menghindari penyalahgunaan anggaran negara

Anggota DPRD Fraksi PDIP Garut, Kunjungi Balita Disabilitas

0
Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan, blusukan (kunjungan dadakan) menengok Balita Disabilitas bibir sumbing.

Garut, Mediaistana.com – Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan, blusukan (kunjungan dadakan) menengok Balita Disabilitas bibir sumbing bernama Farel, yang ada di kampung Cibunuang RT. 01/09, Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Minggu (14/09/2025).

“Hari ini dua warga yang dikunjungi, pertama janda lansia tunggal bernama Ibu Nani warga Kp. Bojong Jengkol Desa Sukalaksana, dan Adik Farel warga Kp. Cibunuang Desa Bagendit,” ujar Yudha selaku Anggota DPRD Garut.

Lanjut Yudha mengatakan, kelurga Farel ini merupakan warga tidak mampu, dan rumahnya juga tidak layak huni. Kedepan harus diperjuangkan dan dapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Garut.

“Selain itu, nanti saat akan kontrol ke RSCM (Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo) Jakarta, mohon pihak keluarga memberi tahu, nanti keberangkatanya akan dibantu,” ucap Yudha setelah memberikan uang dan sembako yang diterima Pina sebagai ibunya.

Ditempat yang sama Ibu dari farel yang ditinggalkan suaminya, mengucapkan terimakasih atas bantuan dan perhatian Pak Dewan terhadap keluarga saya.

“Semoga kedepannya bisa lebih banyak membantu warga yang kurang mampu, seperti keluarga saya,” harap Pina setelah menerima tali asih dari Anggota DPRD Garut.

Ditempat terpisah, Ketua RT. 01/09 Asep menjelaskan, sebelumnya Alhamdulillah cepat tanggap pengurus dan urunan warga serta Pemerintah Desa sudah membantu dari awal proses pengobatannya saat pertama ke rumahsakit, baik di RSUD dr Selamat Garut, maupun di RS yang ada di Tasikmalaya.

“Alhamdulillah dari Pemerintah Desa Bagendit, Polsek Banyuresmi, pihak Dinas Sosial, serta Kepala Puskesmas Bagendit pun sudah membatu hingga dibuatkan kartu BPJS Pemerintah, ujar Asep.

Karena keterbatasan dana untuk transportasi, kami berharap dari Pemerintah Kabupaten Garut ada bantuan kembali, baik untuk transportasi maupun perbaikan rumah yang sudah tidak layak huni, pungkasnya.

Jurnalis : (Beni)