26 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 9

Kantah Tangsel Tetap Melayani Selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

0

mediaistana.com

Tangsel – Dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat dalam pengurusan surat tanah pada hari Libur Besar Agama. Kantor Pertahanan BPN Tangsel mengajak masyarakat yang mau melakukan pelayanan pertanahan bisa berkunjung sesuai jadwal pelayanan pada pukul 09:00 WIB s/d 12:00 WIB.

( fiqi )

Dandim 1710/Mimika Pimpin Upacara 17-an, Bacakan Amanat Pangdam XVII/Cenderawasih

0

Dandim 1710/Mimika Pimpin Upacara 17-an, Bacakan Amanat Pangdam XVII/Cenderawasih

Jakarta -MEDIA ISTANA Timika – Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Redi Dwi Yuda Kurniawan, S.I.P., memimpin pelaksanaan upacara bendera rutin tanggal 17 yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 1710/Mimika, Selasa (17/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh prajurit Kodim 1710/Mimika, Yon TP 820/DAAI dan satuan Balak di wilayah Mimika.

Dalam kesempatan itu, Dandim membacakan amanat Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Dalam amanatnya, Pangdam menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, serta kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di wilayah.

Selain itu, Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS untuk senantiasa menjaga sinergitas serta membangun komunikasi yang harmonis dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Hal ini dinilai penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif serta mendorong pembangunan di wilayah Papua.

Upacara 17-an merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis sebagai sarana penyampaian kebijakan pimpinan, sekaligus sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas satuan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Kodim 1710/Mimika dapat terus meningkatkan kinerja, memperkuat soliditas, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah. (Pendim 1710/Mimika)

HAMDAN

Proyek SR Muncar Disorot Publik, Dugaan Tambang Ilegal Mengiringi Pembangunan

0

Mediaistana.com

Banyuwangi – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi kini berada di bawah sorotan tajam publik. Proyek bernilai sekitar Rp250 miliar di atas lahan 6,5 hektare milik PDAU itu tidak hanya menuai keluhan warga, tetapi juga memunculkan berbagai pertanyaan serius terkait asal-usul material yang digunakan.

Dari pantauan di lapangan, aktivitas proyek terlihat masif. Truk-truk pengangkut material hilir mudik di area proyek yang masih berupa tanah basah dan berlumpur. Saat hujan, jalan berubah menjadi kubangan yang licin dan berbahaya. Sebaliknya, saat cuaca panas, debu tebal beterbangan dan mengganggu pengguna jalan.

Kondisi tersebut diperparah dengan material yang tercecer di sepanjang jalan, menyebabkan permukaan jalan menjadi tidak rata (geronjal) dan rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Namun yang menjadi sorotan lebih dalam adalah dugaan bahwa material pasir dan sirtu yang digunakan dalam proyek ini berasal dari sumber yang legalitasnya dipertanyakan.

Sejumlah warga menyebut, distribusi material ke proyek terkesan dikuasai oleh pihak-pihak tertentu, yang diduga dapat mengatur harga, volume, hingga kualitas material yang masuk ke lokasi pembangunan.

“Ini proyek besar, proyek pemerintah. Tapi kenapa materialnya diduga dari sumber yang tidak jelas? Seolah ada yang mengatur semuanya,” ujar salah satu warga.

Narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan juga menyebut adanya sejumlah pihak berinisial YT, VF, dan Q yang disebut-sebut berperan dalam rantai pasok material. Bahkan, muncul dugaan adanya keterkaitan dengan oknum tertentu sehingga aktivitas tersebut seakan berjalan tanpa hambatan.

Jika dugaan ini benar, kondisi tersebut dinilai sebagai ironi besar. Proyek yang menjadi bagian dari program prioritas pemerintah di sektor pendidikan justru dipertanyakan karena diduga menyerap material dari aktivitas yang tidak memiliki kejelasan izin.

Lebih jauh, masyarakat juga mempertanyakan pengawasan dari aparat penegak hukum terhadap aktivitas tambang yang diduga menyuplai material ke proyek tersebut.

“Kalau memang ada tambang ilegal yang menyuplai proyek sebesar ini, kenapa bisa berjalan terus? Di mana pengawasannya?” ujar warga lainnya.

Sorotan terhadap pembangunan di Banyuwangi sebelumnya juga sempat disampaikan oleh anggota DPR RI, Sony T. Danaparamita, yang menyinggung berbagai persoalan pembangunan dan dampaknya terhadap masyarakat.

Kini publik menunggu langkah tegas dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menelusuri asal-usul material proyek, sekaligus memastikan bahwa proyek strategis pemerintah tidak disusupi praktik-praktik yang melanggar hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan penggunaan material dari sumber ilegal tersebut.

Proyek pendidikan yang seharusnya menjadi simbol harapan, kini justru dibayangi tanda tanya besar: apakah pembangunan ini benar-benar berjalan sesuai aturan, atau ada praktik yang luput dari pengawasan?

Polsek Tulang Bawang Tengah Terima Titipan Belasan Sepeda Motor dari Pemudik

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com — Polsek Tulang Bawang Tengah Polres Tubaba Polda Lampung, menerima penitipan 17 unit sepeda motor dari masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran. Penitipan kendaraan ini dilakukan pada hari Selasa (17/32026), sore.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni S.I.K., M.I.K, melalui Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol M. Taufiq, S.H., M.H, menyampaikan bahwa program penitipan kendaraan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan aset masyarakat selama periode mudik, sesuai yang telah kita berikan imbauan dan Informasi kepada masyarakat yang ingin Mudik Aman Keluarga Bahagia. Kamis (19/03/2026)

Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi risiko pencurian atau kehilangan kendaraan saat rumah pemiliknya ditinggalkan.

“Berdasarkan imbauan dan informasi yang kami sampaikan ke masyarakat akhirnya menitipkan 17 unit kendaraan mereka di Polsek Tulang Bawang Tengah karena akan melaksanakan mudik,” ujar Kompol M. Taufiq

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya siap membantu menjaga keamanan kendaraan yang dititipkan oleh masyarakat.

Pihaknya juga membuka kesempatan bagi warga lainnya yang ingin menitipkan kendaraan di kantor polisi untuk memastikan keamanan selama mereka berada di kampung halaman.

Selain menerima penitipan kendaraan, Polsek Tulang Bawang Tengah juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sebelum meninggalkan rumah saat mudik.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain memastikan rumah dalam keadaan terkunci, mengamankan barang berharga, serta berkoordinasi dengan tetangga atau pihak keamanan setempat.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk tidak meninggalkan kendaraan di tempat yang rawan atau tanpa pengawasan. Jika ragu, kami siap membantu dengan fasilitas penitipan kendaraan di Polsek,” tambah Kompol M. Taufiq

Selain program penitipan kendaraan, pihak kepolisian juga telah meningkatkan patroli di daerah-daerah rawan pencurian selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah atau tempat usaha mereka untuk mudik.

Untuk itu, Kapolsek berharap kepada masyarakat yang rumahnya ditinggal mudik dalam keadaan kosong tidak ada penghuninya. Agar menginformasikan kepada pihak Polsek Tulang Bawang Tengah.

“Nantinya menjadi sasaran patroli, mencegah terjadinya pencurian rumah kosong,” tandasnya.

“Dengan adanya koordinasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, keamanan selama musim mudik diharapkan dapat tetap terjaga.” pungkasnya **

*(humas_tubaba_R)*

Kapolres Buru Pastikan Operasi Ketupat Salawaku 2026 Siap, Pos Pengamanan hingga Pelayanan Fully Ready

0

Menjelang arus mudik Idul Fitri, jajaran kepolisian di Kabupaten Buru memastikan kesiapan penuh pengamanan melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026. Langkah ini dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K. MM, yang turun ke lapangan bersama unsur Forkopimda dan OPD untuk mengecek kesiapan sejumlah pos strategis.

Kegiatan pengecekan dimulai dengan peninjauan Pos Pelayanan (Pos Yan) Wisata Desa Jikumerasa, yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat. Di lokasi ini, rombongan memastikan fasilitas pelayanan publik, keamanan wisatawan, serta kesiapan petugas dalam menghadapi lonjakan pengunjung.

Selanjutnya, tim bergerak menuju Pos Terpadu Pelabuhan Laut Namlea, titik vital arus mudik dan mobilitas penumpang. Di sini, perhatian difokuskan pada pengaturan lalu lintas, keamanan pelabuhan, serta kelancaran distribusi penumpang dan barang.

Sementara itu, Wakapolres Buru Kompol H. Akmil Djapa bersama tim lainnya melakukan pengecekan di Pos Pam Pasar Inpres Namlea dan Pos Pam Tugu Tani. Kedua lokasi ini dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat yang berpotensi mengalami peningkatan keramaian selama masa mudik.

Dari hasil peninjauan menyeluruh, seluruh pos—baik Pos Pam, Pos Yan, maupun Pos Terpadu—dinyatakan siap operasional. Kesiapan tersebut meliputi kelengkapan personel, sarana dan prasarana, hingga administrasi yang telah tertata dengan baik.

Kapolres menegaskan bahwa sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman.

Operasi ini mengusung semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sejalan dengan komitmen aparat untuk memberikan pelayanan terbaik selama momentum Lebaran.

Dengan kesiapan yang matang, masyarakat Kabupaten Buru diharapkan dapat merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan, tanpa khawatir akan gangguan keamanan maupun ketertiban.

Polres Berau Musnahkan 800,74 Gram Sabu, Kapolres Tegaskan Perang Tanpa Kompromi Terhadap Narkotika

0

Media Istana

Polres Berau, 17 Maret 2026

Satuan Reserse Narkoba Polres Berau melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu, pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di Ruang Rupatama Polres Berau. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Bumi Batiwakkal.

Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus selama bulan Januari 2026. “Hari ini kami melaksanakan pemusnahan barang bukti sabu hasil pengungkapan delapan kasus dengan total 11 tersangka. Ini adalah bentuk transparansi sekaligus komitmen kami dalam pemberantasan narkotika,” ujarnya.

Dijelaskan, dari total delapan kasus tersebut, terdapat 11 tersangka yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Sementara total barang bukti sabu yang dimusnahkan mencapai 800,74 gram. “Barang bukti ini memiliki potensi merusak ribuan generasi muda jika beredar di masyarakat. Oleh karena itu, kami pastikan dimusnahkan sesuai prosedur,” tegasnya.

Kegiatan pemusnahan turut dihadiri oleh unsur aparat penegak hukum, mulai dari penyidik, Jaksa Penuntut Umum hingga hakim, serta para tersangka dan penasihat hukumnya. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bagian dari proses hukum yang transparan dan akuntabel. “Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Kapolres.

Adapun metode pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan sabu ke dalam air yang telah dicampur detergen, kemudian hasil larutan tersebut dibuang ke dalam septic tank. Proses ini dilakukan untuk memastikan barang bukti benar-benar hancur dan tidak dapat disalahgunakan kembali. “Pemusnahan dilakukan sesuai standar agar barang bukti tidak bisa digunakan lagi,” jelasnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya penindakan terhadap para pelaku narkotika. Para tersangka dijerat dengan pasal berat, di antaranya Pasal 609 KUHP dan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman hingga pidana mati. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkotika. Penegakan hukum akan kami lakukan secara tegas dan berkelanjutan,” tandasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. “Peran masyarakat sangat penting. Mari bersama kita jaga generasi muda dari bahaya narkotika,” pungkasnya.

 

Aroel Mandang

 

Sat Narkoba Polres Berau Ungkap Kasus Peredaran Sabu 10 Kg

0

Media Istana
Berau, 17 Maret 2026

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Berau berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Seorang pelaku diamankan dengan barang bukti sabu seberat 10 kilogram (Kg) yang diperkirakan bernilai hingga Rp10 miliar.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam rilis yang digelar pada Selasa (17/3/2026) pukul 11.00 Wita. Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto didampingi Kasat Resnarkoba AKP Agus Priyanto menjelaskan bahwa pelaku diamankan pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di Jalan Ahmad Yani, poros Kalimantan Timur–Kalimantan Utara.

Pelaku berinisial SS alias WWN (30) ditangkap saat membawa sabu menggunakan mobil bernomor polisi KT 1379 FZ. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 10 bungkus sabu yang masing-masing memiliki berat 1 kilogram. Barang haram tersebut disimpan di bagian pintu kanan dan kiri mobil bagian belakang.Barang bukti disembunyikan pelaku di dalam pintu kendaraan, tepatnya di sisi kanan dan kiri bagian belakang,” ujar AKBP Ridho Tri Putranto.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku mengambil mobil yang telah berisi sabu di Desa Wonomulyo, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Pelaku kemudian membawa kendaraan tersebut dengan tujuan Samarinda. Namun, di tengah perjalanan, pelaku yang telah menjadi target operasi berhasil diamankan oleh petugas gabungan Polres Berau dan Bulungan.

“Pelaku sempat mengelak, tetapi setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti dalam jumlah besar,” jelasnya.

Pengembangan kasus mengungkap bahwa pelaku telah tiga kali melakukan pengiriman sabu. Pada pengiriman pertama di November 2025, pelaku membawa sekitar 3 kilogram sabu ke Makassar. Sementara untuk pengiriman kedua, pelaku mengaku tidak mengingat jumlahnya, dan pada aksi ketiga berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian.

“Semua barang diambil dari lokasi yang sama, yakni di Desa Wonomulyo. Pelaku hanya bertugas membawa kendaraan yang sudah berisi narkotika,” tambahnya.

Motif pelaku melakukan aksinya diduga karena faktor ekonomi. Hingga saat ini, pelaku masih enggan mengungkapkan besaran upah yang diterimanya. Namun, pihak kepolisian telah mengantongi satu nama yang diduga sebagai bandar berinisial MAN yang memerintahkan pelaku.

“Pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama. Dengan jumlah barang bukti yang cukup besar, pelaku terancam hukuman maksimal berupa pidana mati,” tandasnya.

Aroel Mandang

45 Tahun Tirta Kahuripan Melayani 244.675 Pelanggan

0

45 Tahun Tirta Kahuripan Melayani 244.675 Pelanggan

Bogor -mediaistana.com

Cibinong 9 Maret 2026 – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Ke-45 Pada Jumat ( 6/3 ) dengan penuh rasa syukur dan refleksi atas perjalanan panjang dalam melayani Masyarakat Kabupaten Bogor. Selama 45 tahun perusahan daerah ini, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air minum, sekaligus memperkuat perannya, sebagai Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ) yang sehat, berdaya saing dan turut serta dalam pembangunan Kabupaten Bogor.

Berdasarkan laporan evaluasi BPKP Jabar, kinerja Perumda Air Minum Tirta Kahuripan tahun buku 2024 memperoleh nilai 4,27, dengan kategori “Sehat ” sementara itu per 31 Desember 2025 ( Unaudited ) mencatat 244.675 sambungan langganan ( SL ), Cakupan Pelayanan administratif 12,85% dan cakupan teknis 32,11%

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tedi Kurniawan, dalam sambutannya memaparkan capaian tersebut menjadi fondasi penting, untuk terus memperluas layanan, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah ( PAD )

Selama 45 Tahun, kami menyadari bahwa tantangan pelayanan air minum di kabupaten bogor tidaklah ringan, keterbatasan sumber air baku, tingkat kehilangan air, serta cakupan pelayanan yang masih perlu di tingkatkan menjadi fokus utama kami kedepan. Kami akan memperkuat inovasi pencarian sumber air baku baru, Percepatan digitalisasi layanan dari hulu ke hilir, serta peningkatan efisiensi operasional untuk menurunkan kehilangan air. Kami optimistis dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pegawai, visi menjadi perusahan air minum termaju dan terbaik di Indonesia, dapat terwujud sebagai bentuk komitmen, dalam melayani dan bertransformasi untuk mendukung Kabupaten Bogor Istimewa ” ucapnya

Peringatan HUT Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Ke-45, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat, Jatnika selaku Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan kepala bagian perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Abdul Karim dan kegiatan yang bertepatan dengan bulan suci ramadhan tersebut, di rangkai dengan pemberian santunan Kepada 237 anak yatim, pengumuman pemenang lomba 5R ( Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin ) Dalam Rangka Bulan K3 Nasional, serta pemberian hadiah ibadah keagamaan kepada 10 pegawai dan di tutup dengan buka puasa bersama

Selain itu bagi masyarakat Kebupaten Bogor, yang ingin menjadi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, bisa mendapatkan harga special HUT Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, yakni gratis biaya sambungan baru khusus untuk kategori pelanggan Sosial dan promo harga special sambungan baru hanya 450.000, khusus kategori pelanggan rumah tinggal, promo ini berlaku mulai bulan Maret hingga bulan mei 2026 dan untuk info lebih lanjut, dapat datang langsung ke cabang pelayanan terdekat atau daftar melalui aplikasi Playstore MyKahuripan

Momentum ini menegaskan bahwa perusahan tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada penguatan budaya kerja, kepedulian sosial, serta peningkatan kesejahteraan pegawai

Stefanus Victor L ( Fauzy )

Mediaistana reporter Maulana

Kapolres Buru Hadiri Gebyar 7 Likur, Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan di Namlea

0

 

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH.S.I.K.MM, menghadiri kegiatan Gebyar 7 Likur bertajuk Bupolo Berseri 1447 H / 2026 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Buru di Lapangan Pattimura, Desa Namlea, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.55 hingga 20.00 WIT tersebut turut dihadiri Bupati Buru Ikram Umasugi, Dandim 1506/Namlea Heribertus Purwanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Buru menegaskan bahwa Gebyar 7 Likur bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan ketakwaan serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Tradisi ini merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman, sejalan dengan visi Buru Berseri, Berbudaya, Sejahtera, dan Religius,” ujar Ikram.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Buru bersama jajaran Forkopimda turut ambil bagian dalam prosesi peluncuran kegiatan yang ditandai dengan pembakaran meriam bambu dan tradisi bakar damar. Prosesi ini menjadi simbol kuatnya sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyambut malam-malam akhir bulan suci Ramadan.

Selain itu, rangkaian acara juga diisi dengan penampilan seni religi, penyerahan bantuan kepada 36 pelaku UMKM, pembagian ela-ela, buka puasa bersama, serta pelaksanaan salat Magrib berjamaah.

Kegiatan yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah dan melestarikan tradisi lokal ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

Kapolsek Sekincau Pimpin Pengamanan Arus Mudik 2026, Prioritaskan Pelayanan dan Kelancaran Lalu Lintas

0

Kapolsek Sekincau Pimpin Pengamanan Arus Mudik 2026, Prioritaskan Pelayanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Lampung Barat, 17 Maret 2026 — Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran tahun 2026, Kapolsek Sekincau, AKP Arnis Daely, turun langsung memimpin kegiatan pengamanan di Pos Pengamanan (Pos PAM) Sekincau dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan pengamanan ini difokuskan pada pelayanan maksimal kepada para pemudik yang melintasi jalur utama Jalan Lintas Liwa, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga aktif membantu para pengendara agar perjalanan tetap aman dan lancar.

AKP Arnis Daely menyampaikan bahwa pengamanan tahun ini menitikberatkan pada pendekatan humanis dengan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. “Kami tidak hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik agar perjalanan mereka berlangsung lancar dan selamat,” ujarnya.

Pos PAM Sekincau sendiri dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang memadai. Di antaranya tersedia lahan parkir yang luas bagi kendaraan pemudik yang ingin beristirahat, serta layanan kesehatan gratis yang siap membantu apabila ada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Arnis Daely juga mengimbau kepada para pemudik untuk tidak memaksakan diri saat berkendara, terutama jika kondisi tubuh mulai lelah. “Apabila merasa lelah, kami sarankan untuk berhenti dan beristirahat di pos-pos pengamanan terdekat yang telah disediakan. Setelah kondisi kembali fit, silakan melanjutkan perjalanan,” pesannya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga saat ini kondisi arus lalu lintas di wilayah Sekincau terpantau cukup baik dan lancar. Tidak terdapat kendala berarti yang menghambat perjalanan para pemudik.

“Sejauh ini progres pengamanan arus mudik berjalan dengan baik dan lancar sesuai pantauan kami di lapangan,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Kapolsek kembali mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kondisi fisik agar dapat sampai di tujuan dengan selamat.

Dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, diharapkan seluruh rangkaian perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.

HAMDAN