*SIARAN PERS*
_Untuk disiarkan segera | Jakarta, 13 Oktober 2026_
Ketua REMISI Agus Hasan Hidayat menutup Asia-Pacific Social Protection Week 2026 di Asian Development Bank dengan satu ajakan: bangun sistem perlindungan sosial bersama penyandang disabilitas, danai dukungan di komunitas, bukan di institusi.
*JAKARTA, 12 Oktober 2026* – Agus Hasan Hidayat, Ketua Revolusi dan Edukasi Masyarakat untuk Inklusi Sosial Indonesia (REMISI), menyampaikan refleksi penutup pada Asia-Pacific Social Protection (APSP) Week 2026 yang diselenggarakan ADB di Manila, 6–8 Oktober 2026.
Pada 13 Oktober 2026, Agus dijadwalkan berbicara pada Konferensi ACFID 2026 di Canberra dalam sesi “Shifting Power, Not Just Capacity”. Dua forum berbeda, satu pesan: kesehatan mental bukan hanya urusan layanan kesehatan, tapi menyangkut HAM, perlindungan sosial, dan pembagian kekuasaan dalam pembangunan.
Poin pentingnya:
– Perlindungan sosial harus untuk hidup bermartabat, bukan sekadar layanan
– Digitalisasi harus inklusif, tidak meninggalkan penyandang disabilitas
– Penyandang disabilitas bukan penerima amal, melainkan pemegang hak, pekerja, dan aktor pembangunan
