27.2 C
Jakarta
BerandaInfo“Tidur Adalah Kemewahan”: Monster Pabrik Rambut Hadirkan Horor Paling Menyakitkan Tentang Dunia...

“Tidur Adalah Kemewahan”: Monster Pabrik Rambut Hadirkan Horor Paling Menyakitkan Tentang Dunia Kerja Modern

Jakarta, Mediaistana.Com —Rabu (29/4/2026) Industri film Indonesia kembali diguncang karya tak biasa, Kali ini rumah produksi Palari Films menghadirkan film horor psikologis berjudul Monster Pabrik Rambut, sebuah karya yang bukan hanya menawarkan teror, tetapi juga menyentil keras realitas dunia kerja yang kian brutal terhadap para pekerja muda.

Melalui peluncuran official trailer, poster, dan original soundtrack (OST), film garapan sutradara Edwin ini langsung mencuri perhatian publik karena membawa konsep horor yang terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari: kerja tanpa henti, tekanan mental, kurang tidur, hingga ancaman kehilangan kemanusiaan demi bertahan hidup.

Trailer film memperlihatkan suasana sebuah pabrik rambut dengan atmosfer dingin, gelap, dan penuh rasa tidak nyaman,Di tempat itulah Putri dan Ida—diperankan Rachel Amanda dan Lutesha—berusaha mengungkap misteri kematian ibu mereka yang diduga tidak wajar saat bekerja di pabrik tersebut.

Namun semakin dalam mereka mencari jawaban, semakin banyak kejanggalan yang muncul,Pabrik itu seolah bukan hanya tempat bekerja, melainkan ruang yang perlahan menghisap energi, kewarasan, bahkan nyawa para pekerjanya.

Yang membuat film ini semakin unik adalah kehadiran karakter Bona yang diperankan Iqbaal Ramadhan,Dalam film tersebut Bona digambarkan memiliki kemampuan meregenerasi bagian tubuhnya sendiri seperti axolotl, hewan amfibi asal Meksiko yang terkenal mampu menumbuhkan kembali organ tubuhnya.

Simbolisme itu menjadi metafora keras tentang pekerja modern yang dipaksa terus produktif tanpa henti, seolah tubuh manusia bisa diperbaiki terus-menerus tanpa batas kelelahan.

Film ini juga mempertemukan nama-nama besar lintas industri kreatif Indonesia,Selain Iqbaal, hadir pula Didik Nini Thowok, Sal Priadi, hingga kreator konten Kev yang menjalani debut layar lebarnya.

Tak hanya bermain sebagai aktor, Sal Priadi juga menciptakan dan membawakan lagu soundtrack berjudul Kepala, Pundak, Kerja Lagi,Lagu tersebut diprediksi menjadi “lagu kebangsaan” baru bagi pekerja yang hidup dalam tekanan lembur dan budaya kerja berlebihan,Menariknya lagu itu lahir dari sebuah adegan sederhana dalam film yang kemudian berkembang menjadi OST utama setelah diskusi kreatif antara Edwin dan Sal Priadi.

Secara produksi, Monster Pabrik Rambut juga menunjukkan kelas internasional,Film ini merupakan kolaborasi lima negara: Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis, Naskah film ditulis Edwin bersama Eka Kurniawan, melanjutkan chemistry kreatif keduanya setelah sukses film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas,Sejumlah nama besar juga terlibat sebagai produser eksekutif, di antaranya Ernest Prakasa, Dian Sastrowardoyo, dan Maudy Ayunda.

Dalam pandangan banyak pengamat film, karya ini berpotensi menjadi salah satu horor Indonesia paling relevan tahun ini karena mengangkat ketakutan yang nyata, bukan sekadar hantu atau darah.

Film ini seperti cermin bagi generasi muda yang hidup dalam budaya hustle culture, ketika tidur dianggap kemalasan dan kelelahan menjadi sesuatu yang dinormalisasi,“Horor terbesar hari ini mungkin bukan lagi makhluk gaib, tetapi sistem kerja yang membuat manusia kehilangan dirinya sendiri,” menjadi kesan kuat yang tertinggal setelah trailer film tersebut dirilis.

Monster Pabrik Rambut dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 4 Juni 2026.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!